You are on page 1of 58

KIMIA FISIKA II

IGMA SANJAYA
Dosen Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Surabaya

Teori kuantum

Schrdinger memperjelas
mekanika kuantum yang
diusulkan oleh de Brogli dan
Heisenberg, dengan usulan
probability menentukan posisi
dan momentum.
Persamaan Schrdinger:

H E
Schrdinger

Postulat 1:
Untuk setiap keadaan yang mungkin terhadap
suatu sistem digambarkan dengan fungsi dari
koordinat-koordinat sistem dan waktu yang secara
lengkap menggambarkan sistem tersebut.

x, y , z , t

(Fungsi Keadaan)

atau

(Rapat kebolehjadian)

d
*

d
*

(Kebolehjadian menemukan
partikel dalam elemen volum d)

(Jumlah kebolehjadian
menemukan partikel dalam
elemen volum d)

Postulat 2:
Untuk suatu variabel dinamika (yang dapat diamati) selalu
berkaitan dengan suatu operator

x$ operator koordinat arah x

h d
p x
operator momentum arah x
i dx

Postulat 3:
Harga suatu variabel dinamika (yang dapat diamati) ditentukan
oleh

A a
dengan Psi merupakan fungsi eigen dari operator yang
berhubungan dengan harga pengukuran a.
Dengan

Postulat 4:
Fungsi keadaan ditentukan sebagai penyelesaian dari
=E
dengan merupakan operator energi total, operator
Hamiltonian.

H T V
2

2 V x, y , z
2m
r, t r t

Persamaan Schrdinger
Persamaan
Schrdinger
Konsep gelombang
dan partikel dalam
box
Pertikel box 0
dimensi

Fisika
klasik:
partikel
bebas

Pertikel box 1
dimensi

Potensial
tembus

Fenomen
a
tunnelling

Pertikel box 2
dimensi

senyawa
kojugasi
lurus

Anomali
radiasi
kimia

Atom
hidrogen

Pertikel box 3
dimensi

senyawa
kojugasi
siklik

Scaning Tunnelling
Micrscopy

Sifat
atom

senyawa
Struktu
Riset
kojugasi
r atom
fisika
kubus
material
Struktu
Tabel
r
periodik
moleku
Molekul l
Kimia
sederhana
komputasi

Persamaan Schrdinger

Dari solusi Persamaan Schrdinger ditemukan banyak hal,


misal: energi, momen dipol, muatan, orbital, dll
Persamaan Schrdinger sangat bergantung pada: dimensi
(x, y, z) dan energi potensial, V(x, y, z)

dimensi nol
partikel bebas

dimensi satu (x),


energi potensial V(x)

dimensi dua (x,y),


energi potensial V(x,y)

dimensi tiga (x,y,z), energi


potensial V(x,y,z)

Persamaan Schrdinger
Pertikel bebas:

Persamaan Schrdinger untuk box dimensi nol:


h 2 d 2 ( x)
2
0 E ( x)
2
8 m dx
Etunggal

(x)=Asin(2/)
x

2h2
E
8 2 m

V(x)= 0

Bentuk energi potensial paling sederhana, potensial tanpa


sekat dengan V= 0, di setiap tempat (partikel bebas)
Kasus klasik akan cocok dengan kasus kuantum, bila partikel
berada pada bentuk potensial tidak tersekat, dimana tidak
memiliki tingkat-tingkat energi yang terkuantisasi

Persamaan Schrdinger
Potensial box 1D, V(x)=0
V(x) =

V(x) = 0

V(x) =

elektron
terjebak
dalam
potensial
sumur tak
berhingga

dinding
potensial tak
berhingga

X=0

dinding
potensial tak
berhingga

X=L

Bentuk energi
potensial
sederhana,
potensial dengan
sekat/dinding
Memiliki tingkattingkat energi
yang
terkuantisasi

Persamaan Schrdinger box 1D


3 x

n=3

E
2 x

n=2

1 x

Persamaan Schrdinger untuk box


2
2
1D:
h d x

2m

dx

X=L

E x

Solusi persamaan Schrdinger:

n x

n=1
X=0

2
n
sin
x , dan
L
L

h2n2
En
8mL2

Solusi ini dapat menjelaskan fenomena emisi senyawa


terkonjugasi lurus, misal etena, butadiena, heksatriena,
vitamin C, -karotin, dll

Persamaan Schrdinger box 1D


En

Fungsi gelombang
elektron n(x)

Energi x h2/(8mL2)

16

(n)

(4)

(3)

Kebolehjadian menemukan
elektron 2n(x)

(2)

1
X=0

(1)
X=L

Soal Schrdinger box 1D


Tentang box
fenomena
senyawa
butadiena
Potensial
1D dapat
menjelaskan
fenomena
1. pada alat spektroskopi UV-VIS untuk mengukur max
senyawa konjugate, misal pengukuran max 1,3butadiena, yang secara eksperimen menghasilkan
spektra UV sebesar 258nm. Jelaskan masalah ini
dengan asumsi bahwa panjang L adalah panjang
ikatan dari dua C=C yaitu 2x1,35 Ao plus satu C-C
yaitu 1,54 Ao, plus jari-jari tiap atom karbon ujung
yaitu 2x0,77Ao, sehingga total L = 5,78 Ao, dan tiap
tingkat energi potensial box 1D terisi oleh 2
elektron

Jawaban soal Schrdinger box 1D


Dari rumus dan gambar di atas, didapat:

h2
2
2
E E3 E2
3

2
8mL

6, 626 x10 Js 5

8 9,11x10 kg 5, 78 x10
34

31

9, 09 x1019 J

10

hc
6,626 x10 34 Js 2,9979 x10 8 m
Sehingga:

250nm
19
E
9,09 x10 J
Spektra UV eksperimen sebesar 258nm sedang teori 250nm

Jawaban soal Schrdinger box 1D


n=4

16

+
C
-

C
+

+
C
-

C
+

Potensial teori

Energi x h2/(8mL2)

Potensial fakta

C
+

C
+

+
C
-

n=3

+
C
-

n=2

+
C
-

+
C
-

C
+

C
+

n=1

+
C
-

+
C
-

+
C
-

+
C
-

L=5,78A0

Persamaan Schrdinger
Potensial box 2D, V(x,y)=0
V(x,y) = 0

V(x,y) =

elektron
terjebak
dalam
potensial
balok
tinggi takberhingga

dinding
potensial tak
berhingga

y=0
x=0

y=L2
L

x=L1

V(x,y) =

dinding
potensial tak
berhingga

Bentuk energi
potensial
sederhana,
potensial dengan
sekat berupa luas
segi empat
Memiliki tingkattingkat energi
yang
terkuantisasi

Persamaan Schrdinger box 2D


E

Persamaan Schrdinger untuk box


2D:
h2 d 2
d 2

2 x, y E x, y

2
2m dx dy

18

Energi x h2/(8mL2)

17

2
n
m
n ,m x, y sin
x.sin
y
L
L
L
2
h
2
2
dan En ,m n m
8mL2

13

10

8
5
2

Solusi persamaan Schrdinger:

Solusi ini dapat menjelaskan


fenomena emisi senyawa
terkonjugasi siklus, misal
siklobutadiena, benzena, annulena,
dll

Persamaan Schrdinger box 2D


En,m

(n,m)

degenerasi

(3,3)

(4,1) (1,4)

(3,2) (2,3)

(3,1) (1,3)

(2,2)

(2,1) (1,2)

(1,1)

18

17
Energi x h2/(8mL2)

Fungsi gelombang
elektron n(x) m(y)

13

10

Soal Schrdinger box 2D


1.

Tentang
fenomena senyawa silkobutadiena
Kenapa senyawa siklobutadiena adalah suatu
diradikal dan bersifat paramagnetic? Konsep
potensial box 2D dapat menjelaskan fenomena
senyawa konjugate ini, pengukuran max
siklobutadiena, jelaskan?

Jawaban soal Schrdinger box 2D

Energi x h2/(8mL2)

excited state
paramagnetik

degenerate
radikal

ground state

Keadaan energi siklobutadiena: empat elektron memenuhi dua


tingkat energi terendah, dimana dua elektron teratas, yang
masing-masing memiliki fungsi gelombang berbeda tetapi
energinya sama, menyebabkan sifat diradical dan paramagnetic

Persamaan Schrdinger
Potensial box 3D, V(x,y,z)=0
Tembok potensial bervolume
tak berhingga, V(x,y,z)=

z=L3

elektron
terjebak dalam
potensial
L y=L2
kubus
L
V(x,y,z)= 0

y=0
z=0
x=0

x=L1

Bentuk energi
potensial sederhana,
potensial dengan
sekat berupa volume
kubus
Memiliki tingkattingkat energi yang
terkuantisasi

Persamaan Schrdinger box 3D

Persamaan Schrdinger untuk box 3D:

Solusi persamaan Schrdinger:


2 2
n
m
l
n , m ,l x , y , z
sin
x.sin
y.sin z
L
L
L
L
L

h2 2
2
2
2
2 2 x, y, z E x, y, z
2
8 m x y z

dan

E n , m ,l

h
2
2
2

l
8mL2

Solusi ini dapat menjelaskan dua hal:


1. Fenomena emisi senyawa terkonjugasi kubus,
2.
misal C60, dll
Model dasar orbital molekul senyawa-senyawa

Persamaan Schrdinger box 3D

Energi x h2/(8mL2)

En,m, l

Fungsi gelombang elektron


n(x) m(y) l(z)

(n,m,l)

degenerasi

17

(2,2,3)(2,3,2)(3,2,2)

14

(2,3,1)(3,1,2)(3,2,1)
(1,2,3)(1,3,2)(2,1,3)

12

(2,2,2)

11

(3,1,1)(1,3,1)(1,1,3)

(2,2,1)(1,2,2)(2,1,2)

(2,1,1)(1,2,1)(1,1,2)

(1,1,1)

Soal Schrdinger box 3D


Senyawa
sebagai
60, dikenal
Tentangkarbon-60,
fenomenaCsenyawa
fullerene
buckminsterfullerene atau buckyball, telah diteliti
1.
pada tahun 1985 oleh Kroto, Curl dan Smalley,
melalui penelitian spektrum radiasiastronomi dan
menghasilkan emisi sinar merah (maks di daerah
merah: 660-700 nm). Senyawa ini berbentuk mirip
bola sepak, yang memang terdiri dari 60 titik, dengan
memiliki 20 bentuk heksagonal dan 12 pentagonal.
Jelaskan masalah ini melalui konsep potensial box
3D?

bola sepak

senyawa C60

Persamaan Schrdinger
Potensial barier/tembus
V(x) =
3 x

n=3

E
Fungsi gelombang
mengalami perlambatan

2 x

n=2
1 x

V(x)= V0
n=1

X=0

X=L

V(x) = 0

Fungsi gelombang
tembus dinding potensial

Persamaan Schrdinger
Potensial harmonik

Persamaan Schrdinger
Potensial anharmonik
V(x) =

E
Fungsi gelombang
mengalami perlambatan

x
Potensial
non-harmonik

V(x) = 0

V0
Fungsi gelombang
tembus dinding potensial

Persamaan Schrdinger
Potensial sumur berhingga
Fungsi gelombang
mengalami percepatan

Ec

V(x) = 0

-x
E

Eb

V0 (negatif)

Ea
V(x) = V0

Fungsi gelombang
tembus dinding potensial

Persamaan Schrdinger
Potensial atom hidrogen

Fungsi gelombang
mengalami percepatan

V(r) = 0

V(r) = 0
r

-r

Ze 2
V
r

Fungsi gelombang tembus


dinding potensial

-
Inti atom H

Persamaan Schrdinger
Potensial tunnelling
Fungsi gelombang
mengalami perlambatan

E
Eb

Fungsi gelombang
tembus tunnell

Ea
tunnell
V(x) = 0

x1

V0

x2

Persamaan Schrdinger
Potensial tunnelling: fenomena inversi payung molekul
amonia
E
Fungsi gelombang
tembus tunnell

Ec
Eb

V0

Ea
V(x) = 0

tunnell

Persamaan Schrdinger
Potensial tunnelling: energi nuklir-partikel
alfa
Energi kinetik partikel
alfa

Energi potensial Coulomb repulsi,


V(r) r-1

tunnell

gaya ikatan inti

tunnell

partikel alfa tembus


tunnell

Persamaan Schrdinger
Potensial tunnelling: fungsi rotasi sudut torsi
etana

Persamaan Schrdinger

Tunnelling

Scanning Tunnelling Microscopy

Atom

Atom jarum

atom sampel didekat atom jarum

Persamaan Schrdinger
Scanning Tunnelling Microscopy: Kesan
IBM

Persamaan Schrdinger
Scanning Tunnelling Microscopy: Coral kuantum atom Cr

Tabel periodik unsurunsur


perio
de

Tabel periodik
nomor
massa
unsur
nomor
atom
logam non-logam

logam-logam
transisi
padatan

cairan

gas

gru
p

Atom hidrogen
Persamaan Schrdinger
untuk atom dan energi
hidrogen
konversi dari koordinat cartesian

menjadi koordinat polarsferik

Persamaan Schrdinger
polar-sferik atom H

Persamaan phi

Persamaan

theta

Persamaan
lm
sudut
,

Persamaan
R r
radial

Orbital atom
nlm r, , hidrogen
Rnl r lm m
Energi
atom
hidrogen

Atom
hidrogen

Persamaan Schrdinger bagi atom hidrogen: diasumsikan


bahwa e- bergerak mengelilingi inti sebagai sistem potensial
partikel dalam box 3D:
h2 2
2
2

2 2 x, y, z V r x, y, z E x, y, z

2
2 x y z

Potensial, V(r), atom hidrogen: 2D & 3D:


V(r) = 0

V(r) = 0

elektro
n

-r
E

Ze 2
V
r
-
-
Inti atom H

inti
atom

Atom hidrogen

Dalam potensial dalam box 3D: dilakukan konversi dari


koordinat Cartesian menjadi koordinat polar-sferis
z

konversi

x
Koordinat sumbu (x,y,z)

x r sin cos
y r sin sin
z r cos
r 2 x2 y2 z2

Koordinat sferik (,, r)

dengan batas-batas: 0 2 , 0 , 0 r

Didapat persamaan Schrdinger koordinat polar-sferis:


h2

2 r 2

2
1

1 2
r r r sin sin sin 2 2 V (r ) E
2 4 4 43

1 44 2 4 43
1 4 44
1 44 2 4 4 3
bergantung radial

bergantung sudut ,

bergantung sudut ,

Atom hidrogen

Persamaan phi:

d 2
2

m

2
d

Solusinya:
1 im
m
e , dimana m 0, 1, 2, 3, ...
2

Dari persamaan phi inilah muncul harga tetapan m, atau


bilangan kuantum magnetik (magnetic quantum number)
dan jau dikenal sebagai kuantum momentum sudut

Atom hidrogen

Persamaan theta:
1
sin

d
d

d
m2
sin 2 0
d
sin

Solusinya:

l
2l
d
sin

2l 1 l m ! 1
m
l , m
l
sin
l m
2 l m ! 2 l!
d
cos

l m

Dari persamaan theta inilah muncul harga tetapan l, atau


bilangan kuantum azimut (azimuthal quantum number) dan
dikenal juga sebagai bilangan kuantum proyeksi
momentum

Atom hidrogen
Fungsi sudut: lm , lm m

Faktor sudut ini dikenal sebagai fungsi


harmonik sferis, yang merupakan
gabungan atau perkalian antara
persamaan phi dengan persamaan theta
tidak mempengaruhi energi atom
hidrogen
memiliki batasan-batasan logis sebagai
berikut

l 0m0
l 1 m 0, 1
l 2 m 0, 1, 2
M
dan seterusnya

Kurva fungsi sudut

kurva dx2-y2

kurva dz2

kurva pz

kurva dxy

kurva dxz

kurva px

kurva s

kurva dyz

kurva py

Atom
hidrogen

Persamaan radial: R r
d 2 dR
2ur 2
r
2n 1 R 2 E V (r ) R 0
dr
dr
h

Solusinya:
2 l 1
n 1
d
d

n 1 n 1
Rnl r e 2
e

e
2 l 1
n 1
d
d

2Z
r
dimana
na0

Dari persamaan radial inilah muncul harga tetapan


tetapan n, bilangan kuantum utama (principal quantum
number) atau merupakan tingkat-tingkat energi individual

Atom
hidrogen

Persamaan radial menghasilkan kurva distribusi


probabilitas radial (radial probability distribution) atau
dikenal dengan kerapatan elektron dalam orbital atom
P(r)

1s

P r r 2 Rnl2 r
2p

versus

2s

3d

3p

3s

Orbital
principal

Fungsi gelombang atom hidrogen

nlm r , , Rnl r lm m

Muncul pengertian tentang orbital


atom

Orbital
sharp

3s

Atom
hidrogen
3p

2p

r 2R 2 21

r 2R 2 31

2s

1s

Orbital
diffuse
r 2R 2 10

r 2R 2 20
r

3dz2

r 2R 2 30
r

Apakah bilangan kuantum hanya ada


tiga?

r 2R 2 32

Atom
hidrogen

Spin elektron

Eksperimen pertama tentang spin elektron bilangan


kuantum keempat yaitu spin quantum number, atau bilangan
kuantum spin, dilakukan oleh Uhlenbeck dan Goudsmit:
ms 1

spin

ms 1 2

Monokromator

Sumber atom
hidrogen

Magnet S

m=-1/2

Detektor
Magnet U
m=+1/2
Berkas atom
hidrogen

Berkas atom hidrogen


terpecah dua

Atom
hidrogen

Total bilangan kuantum atom


hidrogen
Akhirnya secara total telah dapat diketahui fungsi gelombang
atom hidrogen yang memiliki empat keadaan kuantum,
dengan ungkapan
Rnl r lm m untuk ms 1

2
hidrogen nlmm
Rnl r lm m untuk ms 1 2
s

Fakta ini sangat berguna untuk menjelaskan atom selain


hidrogen (atom dengan banyak elektron atau atom dengan
lebih dari satu elektron)

hidrogen : atom serupa hidrogen : atom bukan hidrogen

Atom
hidrogen
Perbandingan tiga model energi atom hidrogen:
Model atom klasik

Model atom Bohr

Solusi pers. Schrdinger

Energi potensial

E pot

Energi atom
hidrogen

Z 2e2

4 0 r

E pot

Z 2e2

4 0 r

Z 2e 4 me
En 2 2 2
8 0 n h

Energi atom
hidrogen

Z 2 e 4 me
En 2 2 2
8 0 n h

Z 2e4
En 2 2 2
8 0 n h

Energi atom
hidrogen

Z 2e4
En 2 2 2
8 0 n h

Atom bukan
hidrogen
Atom hidrogen,
fungsi gelombang &
energinya

Atom
Atom bukan
hidrogen

Perhitungan
teori
Orbital
Hartree
Model kulit
atom

Energi atom
Hartree

Pengukuran
eksperimen
Energi
elektron

Prinsip
Aufbau
Larangan
Pauli

Aturan
Hund

Energi
ionisasi

Energi
afinitas

Konfigurasi
elektron

Konfigurasi
elektron
Klasifikasi &
stuktur atom

Energi foton
& magnet

Tabel berkala
unsur

Sifat
atom

Energi
binding

Efek
Zeeman

Atom bukan hidrogen

h2 2
eff

V
r E

nl
2
2

Pauli

Atom bukan hidrogen


Perbandingan model kuantum energi atom hidrogen:
Model atom Bohr

Solusi pers. Schrdinger

Tingkat energi Hartree


Energi potensial
l=0
E=0
n=~
n=4
n=3

Z 2 e 4 me
En 2 2 2
8 0 n h

Z 2 e4
En 2 2 2
8 0 n h

n=2

Energi atom
hidrogen

Energi atom
hidrogen

Z 2e4
En 2 2 2
8 0 n h

2s

l=2
r

4d
3d

4p
3p
2p

eff
nl

V
n=1

Z 2 e 4 me
En 2 2 2
8 0 n h

4s
3s

l=1

r Enl

Z eff n, l e 2
r

1s

Energi atom
hidrogen

Enl

Z eff n, l e 2
r

Atom bukan hidrogen


Perbandingan dua model pers. radial:
P r r 2 Rnl2 r
Solusi persamaan radial Schrdinger

Solusi persamaan radial Hartree


K

K
P (r)
P (r)

1s

1s

L
2p
M

L
2p

3d
2s

2s

3d

3p
3p

3s

3s

N
4d 4f
4s4p

4f
r

TERIMA
KASIH

H E
h d

E
2
2m dx
2
2
h d
E 0
2
2m dx
2
d 2mE
2 0
2
dx
h
2

a 0 ;
2

2mE
a 2
h
2

Ae

iax

Be

iax

A cos ax i sin ax B cos ax i sin ax


A B cos ax iA iB sin ax
c1 cos ax c2 sin ax
0 c1 cos 0
0 c1

0 c2 sin 0
0

L 0 c2 sin aL
0 c2 sin aL ; aL 0, , 2 ,3 ,...
aL n

2mEn
L n
2
h
n2 h2
En
8mL2

Jadi:

n
n x c2 sin
x;
L

c2

2
L