You are on page 1of 2

Begini Tipu Muslihat Rekondisi Ban

Botak
Kamis, 12 Maret 2015 | 08:40 WIB

You TubeSebagian karet dibuang agar membentuk kedalaman tapak seperti baru.

Berita Terkait

Tiga Ban Unik dari Korea Selatan

Kenali Perbedaan antara Ban Radial dan Bias

Waspada Ban Sepeda Motor Retak Setelah Musim Hujan

Ban Ini Sanggup Hasilkan Energi Listrik

Ottawa, KompasOtomotif - Tidak bisa disanggah, peran ban vital untuk


kendaraan. Ban adalah satusatunya perangkat yang bergesekan dengan

jalan dan harus terus prima agar dasar kendali bisa terjaga. Karena itu, selalu
usahakan membeli ban di tempat terpercaya, pilih ban dengan umur sesuai
dan jangan sampai tertipu sampai membeli ban rekondisi akal-akalan.
Di video yang satu ini, mengingatkan kita tentang usaha pebisnis menjual lagi
ban usang. Desain tapak diakali agar terlihat seperti baru. Atas nama bisnis,
risiko konsumen bisa saja di urutan nomor sekian, paling penting dapat
keuntungan.
Video berjudul cara memperbaiki ban botak ini menunjukan praktek
rekondisi, beda seperti vulkanisir yang menambah material, metode ini
membuang sebagian karet agar kedalaman tapak terlihat normal. Bila ban
demikian dipakai akan sangat berbahaya, pasalnya fungsi traksi,
pengereman, anti aquaplaning, jauh berkurang dari saran pabrikan. Ujungnya
kecelakaan maut mengintai pengendara.
Setiap ban punya batasan umur kedalaman motif tapak, biasanya sudah tidak
layak pakai bila tinggal sedalam 1,6mm. Hal ini penting diperhatikan sebab
usia pakai ban bisa saja berbeda dengan tanggal kadaluarsa.
http://otomotif.kompas.com/read/2015/03/12/084000215/Begini.Tipu.Muslihat.Rekon
disi.Ban.Botak?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp