You are on page 1of 5

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS HASNUDDIN
FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM PENDIDIKAN NERS
Jl. PERINTIS KEMERDEKAAN KAMPUS TAMALANREA KM. 10 MAKASSAR 90245
TELP : 0411-586296 (LANGSUNG) Fax : 0411-586297, (0411) 586200 pesawat 2150

AKTIFITAS SEHARI-HARI
NAMA MHS
RUANGAN
HARI/
TANGGAL
Senin
1-9-2003

: Suradi Efendi
:IRD

J AM

TANGGAL
RUMAH SAKIT

: 1 3 Agustus 2003
: BPRS Labuang Baji

KEGIATAN

07.30

Tiba di Ruang IRD BPRS Labuang Baji

07.40

Melapor ke Karu IRD Labuang Baji dan orientasi

PARAF

KET

ruangan
08.15

Terima pasien baru an. Ny. Y,


Umur : 32 tahun
No. Reg : 08 54 07
Dengan vulnus laceratum (badik) pada daerah paha
kanan bagian belakang 1/3 bawah dengan ukuran
2x1x cm, disertai dengan luka memar (Vulnus
contusium) pada kedua lutut akibat trauma tumpul
(balok-balok), haematom pada kedua kelopak mata
akibat trauma tumpul (pukulan).
Terapi :
Luka robek dijahit dengan shide 3/0 sebanyak tiga
jahitan, kemudian luka ditutup dengan gaas steril dan
verband.
Klien diberi inj. TT 1 cc/IM
Kemudian klien diberikan :
Amoxicillin 3 x 500 mg
Asam mefanamat 3 x 500 mg.
Kemudian klien diperbolehklan pulang.
Suradi Efendi, 7S.Kep, Ns (Atol) Ners FK Unhas 01

08.25

Terima pasien baru an :


1. An. D
Umur : 9 bulan
No. Reg : 08 54 11
Dengan luka bakar akibat tersiram air panas pada
daerah dada anterior, perut area hipokondria ki/ka,
epigastrium, lumbal ki/ka dan umbilicus, lengan
ki/ka bagian atas, paha ki/ka, dagu kanan dan
genitalia. Luka bakar derajat I.
Terapi :
Daerah luka bakar diberi mercuro chrom, kulit
yang mati dilakukan nekrotomi, bulla dipecahkan
kemudian diberikan inj TT ml/IM (Musculus
femoralis 1/3 anterior lateralis).
Kemudian klien dipasangi infus RL dengan
menggunakan rumus Baxter (BB anak 8 kg) =
960 cc/24 jam diberikan. 8 jam pertama diberikan
480 cc == 15 tt/menit.
Setelah ditindaki klien dipindahkan ke perawatan
anak.
2. Ny. I (Ibu dari An. D)
Umur : 31 tahun
No. Reg : 08 54 15
Dengan luka bakar akibat tersiram air panas pada
daerah dada bagian atas kanan dan bahu kanan
akibat tersiram air panas. Luka bakar derajat I.
Terapi :
Daerah luka bakar diberi mercuro chrom, kulit
yang mati dilakukan nekrotomi, bulla dipecahkan
kemudian diberikan inj TT ml/IM.
Kemudian klien diberikan :
Amoxicillin 3 x 500 mg
Suradi Efendi, 8S.Kep, Ns (Atol) Ners FK Unhas 01

Asam mefanamat 3 x 500 mg.


09.00

Terima pasien baru an. Nn. HS,


Umur : 17 tahun
No. Reg : 08 57 98
Dengan vulnus ictum (tertusuk paku) pada telapak
kaki kanan bagian tumit.
Terapi :
Disekitar luka diberikan anastesi lokal kemudian
dilakukan cross insisi. Luka dibersihkan dengan
larutan

bethadine. Kemudian luka ditutup dengan

gaas tipis dan ditutup denga verband gulung + plester.


Klien diinformasikan untuk sering membuka verband
agar terkena udara dengan maksud menghindari
berkembangnya kuman anaerob terutama Clostridum
tetani.
Klien diberikan inj TT ml/IM dan :
Amoxicillin 3 x 500 mg
Asam Mefanamat 3 x 500 mg.
Klien diperbolehkan pulang.
10.00

Menerima ps rawat jalan an. Ny. Hj. S, 60 tahun post


pengangkatan tahi lalat dan akan dilakukan aff
hecting.

12.00

Memasang infus pada klien Ny. R


Umur : 41 tahun
No. Reg : 08 54 20
Dengan observasi vertigo. Klien diberikan infus RL
16 tts/menit (maintenance).

12.15

ISHO

12.45

Terima pasien baru an. An. NN


Umur : 41 tahun
No. Reg : 08 54 20
Dengan keluhan demam.
Suradi Efendi, 9S.Kep, Ns (Atol) Ners FK Unhas 01

Demam dialami setelah klien muntah-muntah lebih


dari 10 kali disertai dengan BAB encer. BB klien =
10 Kg, SB = 37,6 oC, score dehidrasi = 13
Terapi :
Klien diberikan infus RL sistem 24 jam dengan 4 jam
pertama = 50 tts/menit.
Kemudian klien dipindahkan keperawatan anak.
Selasa

07.30

Tiba di Ruang IRD BPRS Labuang Baji.

2-9-2003

08.00

Terima pasien baru an. Tn. BA


Umur : 57 tahun
No. Reg : 08 55 17
Alamat : Jl. Veteran selatan
Dengan keluhan kesadaran menurun. Keluhan yang
menyertai berupa sesak. Klien memiliki riwayat
penyakit jantung, KP dan DM.
TTV =
TD =130/100 mmHg

SB = 36,7 oC

N = Tidak terukur (kecil dan dalam)


P = Cepat dan tidak teratur.
08.05

Memasang O2 dengan menggunakan slang binasal


dengan aliran 3 ltr/menit pada Tn. BA.

08.10

Membawa klien Tn. BA ke Poliklinik Interna untuk


dilakukan pemeriksaan EKG.

08.15

Pasang infus RL 28 tts/menit pada Tn. BA.

08.20

Melakukan pengisapan lendir (Suction) pada Tn. BA


Ket :

08.25

Klien Tn. BA meninnggal dunia pada pukul 08.25.


Klien tidak sempat dilakukan RJP.

09.00

Merapikan alat-alat diruangan tindakan termasuk


mempersiapkan

alat-alat

instrumen

pada

bak

instrumen setelah disterilkan.


Suradi Efendi,10
S.Kep, Ns (Atol) Ners FK Unhas 01

09.15

Merapikan tempat tidur yang ada diruang bedah dan


nonbedah IRD BPRS Labuang Baji.

09.30

Diskusi dengan pembimbing institusi tentang kasuskasus di UGD dan persiapan ujian.

11.00

Diskusi/responsi dengan dokter penanggung jawab


UGD tentang :
1. Patofisiologi beberapa penyakit.
2. Pengenalan penyakit dengan mengunakan
pengkajian/anamnesa yang tepat dan teknik-teknik
pemeriksaan
3. Terapi pada beberapa penyakit bedah.
4. Tindakan-tindakan yang sering dilakukan di ruang
gawat darurat.

13.00

ISHO

Rabu

07.30

Tiba di Ruang IRD BPRS Labuang Baji.

3-9-2003

08.00

Merapikan alat-alat diruangan tindakan termasuk


mempersiapkan

alat-alat

instrumen

pada

bak

instrumen setelah disterilkan.


08.30

Merapikan tempat tidur yang ada diruang bedah dan


nonbedah IRD BPRS Labuang Baji.

09.00

Ujian kepanitraan klinik IRD

12.30

ISHO

1400

Melopr ke CI lahan bahwa masa praktek di IRD


BPRSD Labuang Baji telah berakhir.

Suradi Efendi,11
S.Kep, Ns (Atol) Ners FK Unhas 01