You are on page 1of 3

Kebersihan lingkungan

Kata Pengantar
Puji dan syukur kami panjatka kehadiran Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat
dan karunian-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan karya ilmiah ini dengan judul Kebersihan
Lingkungan
Karya ilmiah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas kelompok di mata pelajaran Bahasa
Indonesia . Kami menyadari bahwa dalam penyusunan karya ilmiah ini masih jauh dari
kesempurnaan .Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun
guna sempurnanya karya ilmiah ini .
Selanjutnya terima kasih penulis, disampaikan kepada yang terhormat Guru Bahasa Indonesia
kami, Ibu Desitha, Spd. Kami berharap semoga karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi pembaca
umumnya dan bagi kami khususnya .
Fontana, 17 Juni 2013

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk di dalamnya, debu,
sampah, dan bau. Di Indonesia, masalah kebersihan lingkungan selalu menjadi perdebatan dan
masalah yang berkembang. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan lingkungan
setiap tahunnya terus meningkat.
Problem tentang kebersihan lingkungan yang tidak kondusif dikarenakan masyarakat selalu tidak
sadar akan hal kebersihan lingkungan. Tempat pembuangan kotoran tidak dipergunakan dan
dirawat dengan baik. Akibatnya masalah diare, penyakit kulit, penyakit usus, penyakit pernafasan
dan penyakit lain yang disebabkan air dan udara sering menyerang golongan keluarga ekonomi
lemah. Berbagai upaya pengembangan kesehatan anak secara umum pun menjadi terhambat.
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, penulis merumuskan beberapa masalah
yang akan dibahas dalam karya tulis ilmiah, yaitu:

Bagaimana kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan?

Bagaimana cara menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita?

C.

Tujuan Penelitian

Supaya kebersihan lingkungan di sekitar kita tetap terjaga.

Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

D. Metode dan Teknik Penelitian


Untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, penulis menggunakan metode observasi
dan kepustakaan. Adapun teknik-teknik yang dipergunakan pada penelitian ini adalah sebagai
berikut :
1. Teknik Pengamatan Langsung, pada teknik ini penulis terjun langsung meneliti ke lapangan
untuk mengetahui bagaimana kebersihan lingkungan dan bagaimana peranan pelajar
terhadap masalah kebersihan lingkungan.
2. Teknik Wawancara, tujuan dari teknik wawancara ini adalah agar diperoleh gambaran yang
lebih mengenai kasus yang dibahas. Responden meliputi para pelajar, para pengajar,
masyarakat sekitar, dan ahli kebersihan lingkungan hidup sebagai sumber informasi
mengenai studi kasus masalah kebersihan lingkungan.
3. Studi Pustaka, pada metode ini, penulis membaca buku-buku dan tulisan yang
berhubungan dengan penulisan karya ilmiah serta yang berkaitan dengan masalah
lingkungan hidup dan perilaku rem aja.

E. Sistematika Penulisan
Pada karya ilmiah ini, penulis akan menjelaskan hasil penelitian di lapangan dimulai dengan bab
pendahuluan. Bab ini meliputi latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian
serta sistematika penulisan. Bab selanjutnya, penulis melakukan penelitian lapangan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan
Kebersihan sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting
dalam kehidupan sehari-hari. Dan seperti yang kita ketahui bahwa kebersihan merupakan suatu
keadaan yang bebas dari segala kotoran, penyakit, dan lain lain, yang dapat merugikan segala
aspek yang menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkungan masyarakat. Dan sebagaimana
di ketahui bahwa kehidupan manusia sendiri tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun
lingkungan sosial. Maka sebagai individu harusnya segala aspek yang ada dalam masyarakat
harus dapat menjaga kebersihan lingkungan. Karena tanpa lingkungan yang bersih setiap
individu maupun masyarakat akan menderita sebab sebuah faktor yang merugikan seperti
kesehatan. Kesehatan itu begitu mahal harganya. Sehingga semuanya harus di olah dengan
baik . Lingkungan yang kotor berarti penganggu kesehatan yang juga berarti membuat bibit
penyakit. Namun segala sesuatu ada kata perubahan hanya saja dalam segala persoalanpersoalan, semua ini tidak dapat dijalankan tanpa sebuah kesadaran dari setiap individu
masyarakat maupun kelompok masyarakat untuk menjaga kebersihan, Maka Kebersihan itu tidak
akan berguna dan menimbulkan banyak kerugian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pandangan
masyarakat tentang sadar lingkungan sangatlah minim/kurang.
B. Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan
Berikut Tips dan trik menjaga kebersihan lingkungan:

Dimulai dari diri sendiri dengan cara memberi contoh kepada masyarakat bagaimana
menjaga kebersihan lingkungan.

Selalu Libatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh untuk memberikan pengarahan


kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Sertkan para pemuda untuk ikut aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Perbanyak tempat sampah di sekitar lingkungan anda;

Pekerjakan petugas kebersihan lingkungan dengan memberi imbalan yang sesuai setiap
bulannya.

Sosialisakan kepada masyarakat untuk terbiasa memilah sampah rumah tangga menjadi
sampah organik dan non organik.

Pelajari teknologi pembuatan kompos dari sampah organik agar dapat dimanfaatkan
kembali untuk pupuk;

Kreatif, Dengan membuat souvenir atau kerajinan tangan dengan memanfaatkan sampah.

Atur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hal tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa masyarakat masih belum peduli
terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kebanyakan dari mereka berfikir secara parsial dan
hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada
tempatnya, pembungan limbah pabrik, polusi udara, pencemaran air, dan lain-lain. Kasus-kasus
yang menyangkut masalah kebersihan setiap tahunnya selalu meningkat. Dan mengakibtakan
keadaan yang merugikan kota medan contohnya : banjir yang baru-baru ini terjadi karena
banyaknya sampah yang menumpuk di parit-parit rumah dan kanal air. Dengan sebuah
perumpaan yang dapat di bandingkan dengan teknologi maka dapat di perhatikan bahwa
secanggih-canggihnya teknologi tanpa didasari dengan kebersihan maka, teknologi itu akan
hancur. Jadi, dari hal tersebutlah kita harus menyadari kebersihan itu penting. Marilah kita
menjaga kebersihan secara bersama-sama.

DISUSUN OLEH :NATA


KELAS : X
SMA NEGERI 48 FONTANA2013

http://www.drogpatravel.biz/2013/06/contoh-karya-ilmiah-tentang-kebersihan.html