You are on page 1of 2

A.

Identitas Jurnal
1. Judul
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

: Health promotion behavior in middle-aged


Koreans: A cross sectional survey
Penulis
: Eun Ja Yeun, dkk.
Departemen Penulis : Department of Nursing, Konkuk University,
Chungju,
Tahun
: 2013
Penerbit
: Wiley Publishing Asia Pty Ltd
Jenis Penelitian
: Cross Sectional
Tujuan Penelitian
: Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan akibat
dari efek health promotion behavior moderating
dengan dukungan sosial dan self efficacy diri.
Metode
: 310 kuisioner kepada warga Korea (usia dewasalansia)

B. Ringkasan Jurnal
Yang dimaksudkan health promotion disini adalah proses untuk membuat
seseorang mampu meningkatkan kontrol teradap kesehatan mereka sendiri.
Kualitas kesehatan seseorang dimasa tua dapat dilihat dari keefektifan
perilaku kesehatan dimasa mudanya. Perkembangan zaman yang pesat
dengan sistem informasi yang juga maju memungkinkan seseorang untuk
dapat menaikkan derajat kesehatan nya, standar hidup lebih baik dan
perpanjangan harapan hidup. Kualitas kesehatan pada orang tua adalah sangat
tergantung pada promosi kesehatan perilaku (health promotion behavior).
Promosi kesehatan perilaku yang baik dapat membantu meringankan beban
fisik dan psikis.
Sikap percaya diri (self efficacy) merupakan hal yang penting sekali untuk
percaya dan berfikir bahwa dirinya sendiri mampu. Jika seseorang percaya
suatu perilaku baru yang berguna (manfaat dirasakan), tetapi berpikir dia
tidak mampu untuk melakukannya maka kemungkinan bahwa hal itu tidak
akan dia lakukan.
Ketakutan (aware) pada suatu penyakit menjadi salah satu faktor untuk
seseorang melakukan suatu pencegahan. Mengetahui tingkat keuntungan dan
manfaat-manfaat apa saja yang akan didapatkan juga salah satu faktor penting
dalam keberhasilan suatu promosi kesehatan
Membangun kepercayaan suatu individu bahwa mereka mengalami suatu
masalah kesehatan, dan menganggap serius masalah, yakin terhadap
efektivitas pengobatan, dan menerima anjuran untuk mengambil tindakan
kesehatan akan membuat suatu program kesehatan lebih efektif.
Dukungan sosial yang baik ternyata memperlihatkan juga efek yang tidak
kalah penting. Karena jika disuatu tempat telah atau sedang memperlihatkan
sesuatu yang baru maka yang pertama dilihat oleh masyarakat adalah apakah
orang yang memperagakan atau mempromosikan itu adalah orang yang baik
dan terpercaya. Karena jika jawabannya iya, maka sangat mudah untuk
mengarahkan masyarakat kepada perilaku keehatan (health promotion
behavior). Dukungan sosial disini meliputi : agama, status perkawinan,

ekonomi, pekerjaan. Dukungan sosial dari berbagai elemen yang telah


disebutkan tadi ditambah dengan self efficacy yang baik akan semakin
memudahkan peran suatu Negara atau Pemerintah dalam melakukan suatu
program Promosi Kesehatan.
Kesimpulan dari junal ini adalah self efficacy dan dukungan sosial saling
berkaitan erat dengan keefektifan promosi kesehatan yang juga akan
meningkatkan kualitas hidup dari masyarakat.