You are on page 1of 12

A.

Konformitas
1. Pengertian Konformitas
Myers (2005) mengartikan konformitas sebagai :
A change in behavior or belief to accord with others.
Konformitas adalah perubahan perilaku ataupun keyakinan agar sama dengan
dengan orang lain.
Asch (dalam Feldman, 1995) mendefinisikan konformitas sebagai perubahan
dalam sikap dan perilaku yang dibawa seseorang sebagai hasrat untuk mengikuti
kepercayaan atau standar yang ditetapkan orang lain. Konformitas juga diartikan
sebagai bujukan untuk merasakan tekanan kelompok meskipun tidak ada
permintaan langsung untuk tunduk pada kelompok (Deux, Dane & Wrigthsman,
1993). Sedangkan Feldman (1995) mengatakan:
a change in behavior or attitudes brought about by a desire to follow the
beliefs or standards of others.
Konformitas adalah perubahan perilaku ataupun sikap yang disesuaikan
untuk mengikuti keyakinan atau standar kelompok.
Franzoi (2003) mendefinisikan konformitas sebagai:
A yielding to perceived group pressure by copying their behavior and believe of
others.
Konformitas adalah kemampuan mempersepsikan tekanan kelompon dengan
jalan meniru perilaku dan keyakinan orang lain yang ada di kelompok tersebut.
Berdasarkan pengertian yang dipaparkan sebelumnya, dapat

diambil

kesimpulan bahwa konformitas adalah perubahan sikap dan perilaku individu


sesuai dengan standar ataupun harapan yang dibentuk kelompok agar individu
dapat diterima dan dipertahankan di dalam kelompok tersebut dan sebagai
bentuk interaksi yang terjadi di dalam kelompok .

2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konformitas


Menurut Myers (2005) faktor-faktor yang mempengaruhi individu untuk
konform adalah:
a. Group size
Semakin besar jumlah anggota kelompok , semakin besar pula
pengaruhnya terhadap individu.
b. Cohession
Cohession merupakan perasaan yang dimiliki oleh anggota dari
kelompok dimana mereka merasa ada ketertarikan dengan kelompok.
Myers (2005) menambahkan semakin seseorang memiliki kohesif
dengan kelompoknya maka semakin besar pengaruh dari kelompok pada
individu tersebut.
c. Status
Dalam sebuah kelompok bila seseorang memilki status yang tinggi
cenderung memiliki pengaruh yang lebih besar, sedangkan orang yang
memiliki status yang rendah cenderung untuk mengikuti pengaruh yang
ada.
d. Public Response
Ketika seseorang diminta untuk menjawab secara langsung pertanyaan di
hadapan publik, individu cenderung akan lebih konform , daripada
individu tersebut diminta untuk menjawab dalam bentuk tulisan.
e. No Prior Comitment
Seseorang yang sudah memutuskan untuk memiliki pendiriannya sendiri,
akan cenderung mengubah pendiriannya di saat individu tersebut
dipertunjukkan pada adanya aspek tekanan sosial.

3. Dasar pembentuk Konformitas


Menurut Myers (2005) terdapat dua dasar pembentuk konformitas, yaitu:
a. Pengaruh normatif, artinya penyesuaian diri dengan keinginan atau
harapan orang lain untuk mendapatkan penerimaan. Myers (2005)
menambahkan bahwa dalam pengaruhi ini, individu berusaha untuk
mematuhi standar norma yang ada di dalam kelompok. Apabila norma
ini dilanggar, maka efeknya adalah penolakan ataupun pengasingan
oleh kelompok pada individu. Adapun Pengertian yang sama oleh
Feldman (1995) bahwa pengaruh ini tampak, dengan adanya keinginan
Individu untuk berperilaku sesuai dengan keinginan dari kelompok
dan untuk menghindari dari adanya pengalaman penolakan, maupun
menghindari sanksi yang akan diterima dari kelompok pada individu.
b. Pengaruh informasional, artinya adanya penyesuaian individu ataupun
keiginan individu untuk memiliki pemikiran yang sama sebagai akibat
dari adanya pengaruh menerima pendapat maupun asumsi pemikiran
kelompok, dan beranggapan bahwa informasi dari kelompok lebih
kaya daripada informasi milik pribadi, sehingga individu cenderung
untuk konform dalam menyamakan pendapat atau sugesti. Sesuai
dengan Feldman (1995) yang memperjelas bahwa disaat individu
konform terhadap kelompoknya, hal ini didasari karena bagi individu,
kelompok memiliki informasi yang lebih akurat, sehingga individu
cenderung

untuk selalu memverifikasi informasi dan menyesuaikan diri dengan


pendapat ataupun informasi yang dimiliki kelompok selain itu juga
agar pendapat individu lebih objektif dan secara moral menghindari
perilaku yang tidak diinginkan.
Myers (2005) menambahkan bahwa kedua dasar pembentuk diatas dalam
realitas kehidupan sehari-hari sangat sering terjadi secara bersamaan.

METODE PENELITIAN
1. Konformitas
Konformitas merupakan perilaku individu dengan mengadaptasi, meniru
atau mengikuti perilaku kelompok, bertindak sesuai dengan standar ataupun
harapan yang dibentuk kelompok agar individu dapat diterima di dalam
kelompok tersebut yang dilakukan karena tekanan kelompok secara nyata
ataupun hanya merupakan persepsi individu akan keberadaan tekanan
kelompok.
Konformitas diukur dengan menggunakan skala konformitas yang disusun
sesuai dengan dasar pembentuk konformitas yang dikemukakan oleh Myers
(2005) yaitu: pengaruh normatif dan pengaruh informasional.
1. Pengaruh normatif, artinya penyesuaian diri dengan keinginan atau
harapan orang lain untuk mendapatkan penerimaan. Pengaruh ini
dioperasionalisasi sebagai berikut:
a. Individu menyesuaikan diri, memilih untuk

berperilaku,

ataupun mengikuti peran sesuai dengan keinginan kelompok


dengan

tujuan

menghindari

penolakan

dan

mencapai

penerimaan.
b. Individu berusaha untuk memenuhi standar ataupun norma
yang berlaku dalam kelompok. Adapun standar ini ditetapkan
bersama oleh kelompok untuk dilakukan oleh

seluruh

anggotanya. Pelanggaran pada standar ini, berakibat pada


pengasingan anggota kelompok.
2. Pengaruh informatif, artinya adanya penyesuaian individu ataupun
keiginan individu untuk memiliki pemikiran yang sama sebagai
akibat dari adanya pengaruh menerima pendapat maupun asumsi

pemikiran kelompok, untuk mendapat pandangan yang akurat


sehingga mengurangi ketidakpastian.
Pengaruh ini dioperasionalisasi sebagai berikut:
a. Individu cenderung untuk menerima pendapat, ide, sesuai
dengan keinginan dari kelompok. Individu mengikuti apa
yang menjadi pemikiran kelompok.
b. Individu dalam memberikan pendapat , pandangan ataupun
penilaian terhadap suatu objek, selalu meminta pendapat lain
dari kelompok. Individu cenderung memverifikasi pendapat
yang dimilikinya, dikarenakan keyakinan individu akan
informasi yang dimiliki oleh kelompok lebih banyak dan
akurat terhadap suatu objek.
Konformitas dapat dilihat dari skor nilai yang diperoleh dari skala
tersebut. Jika semakin tinggi skor total yang diperoleh dalam skala konformitas
maka semakin tinggi konformitas individu dan sebaliknya semakin rendah skor
yang diperoleh individu maka akan semakin rendah pula konformitas individu
tersebut.
Konformitas pada penelitian ini akan dinilai secara skor terpisah.
Pertama yaitu, Konformitas dengan dasar pengaruh normatif dan yang kedua
yaitu, konformitas dengan pengaruh informatif (informasional).

2. Skala Konformitas
Penyusunan skala konformitas ini didasarkan pada dua (2) dasar pembentuk
konformitas yang dikemukakan oleh Myers (2005) yakni pengaruh normatif dan
pengaruh informasional. Skala ini menggunakan skala model Likert. Skala
dalam penelitian ini menggunakan skala interval dan disajikan dalam bentuk

pernyataan- pernyataan favorable (F) dan unfavorable (UF). Aitem-aitem dalam


skala penelitian in menggunakan pernyataan dengan 4 pilihan jawaban yaitu:
Sangat Sesuai (SS), Sesuai (S), Tidak Sesuai (TS), Sangat Tidak Sesuai
(STS). Skala disajikan dalam bentuk pernyataan favorable (mendukung) dan
unfavorable (tidak mendukung). Skor yang diberikan bergerak dari 1 sampai 4.
dimana bobot penilaian untuk pernyataan favorable yaitu: SS = 4, S = 3, TS =
2, dan STS = 1, begitu juga sebaliknya.

*= coret yang
tidak perlu

DATA DIRI
Nama

Usia

Jenis Kelamin
*

Laki-laki / Perempuan
PETUNJUK PENGISIAN

Berikut ini terdapat 68 buah pernyataan.


Baca dan pahami baik-baik setiap pernyataan. Anda diminta untuk mengemukakan
apakah pernyataan-pernyataan tersebut sesuai dengan diri Anda, dengan cara memberi
tanda silang (x) dalam kotak di depan salah satu pilihan jawaban yang tersedia, yaitu :
Untuk Skala I

Untuk Skala II

SL
SR
KD
JR

SS
S
TS
STS

: Selalu
: Sering
: Kadang-kadang
: Jarang

: Sangat Setuju
: Setuju
: Tdak Setuju
: Sangat Tidak Setuju

Contoh :
No.
1.

Pernyataan

SL

SR

KD

JR

Saya hanya ingin orang disekitar saya bahagia

Jika Anda ingin mengubah jawaban Anda, berilah tanda garis sejajar horizontal pada
jawaban yang ingin Anda ubah, kemudian silanglah jawaban yang Anda anggap tepat.
Contoh :

No.
1.

Pernyataan

SL

SR

KD

JR

SL

SR

KD

JR

Saya hanya ingin orang disekitar saya bahagia

Menjadi :

No.

Pernyataan

1. Saya
hanya
ingin orang
disekitar
saya bahagia
Setiap
orang dapat
mempunyai
jawaban
yang berbeda
dan tidak ada jawaban yang

salah, karena itu pilihlah jawaban yang paling sesuai dengan diri Anda.

KUESIONER
Berilah tanda silang (X) pada kotak yang ada dibawah ini, yang menggambarkan kondisi
anda sebenarnya

No Pernyataan
1

Ya

Saya akan membeli suatu produk bila disertai dengan


hadiah. Terutama apabila hadiah tersebut merupakan
sesuatu yang saya inginkan

2.

Kemasan suatu produk yang rapi juga menentukan, saat


saya ingin membeli produk tersebut

3.

Sedapat mungkin saya membeli produk yang sedang


trend saat ini

4.

Saya senang belanja produk yang berlabel diskon.

5.

Saya suka memakai produk buatan uar negri

Saya suka memakai produk yang diiklankan oleh artis


favorit saya.

7.

Menurut

saya, produk

mahal

adalah

produk

yang

menjamin kepuasan bagi pemiliknya


8.

Saya suka membandingkan kualitas produk dengan jalan


memakai dua merek yang berbeda.

Tidak

SKALA I

16
17
18
19
20
21
22
23
24

25

26
27

28
29
30
31
32
33

No Pernyataan
1
Saya berharap bingkisan gratis yang
Saya meyakini
jenis produk
ditawarkan
produk yang
yang dibeli
saya beli
mencerminkan
status
pembelinya.
merupakan sesuatu yang saya
Saya meyakini,
produk yang diiklankan
inginkan.
2
Bila diperhadapkan pada dua
figur publik adalah produk andalan.
produk, saya akan memilih produk
Saya relayang
mengeluarkan
uang yang
termurah.
3
Saya hanya
membeli produk
banyak demi produk-produk mewah
dengan merek- merek ternama dan
Saya sukayang
mencoba
produk
sejenis
dariorang.
menjadi
idaman
banyak
merek-merek yang berbeda.
4
Sedapat mungkin saya akan
Saya sukamengikuti
memakaidan
produk-produk
meniru produkbuatan luar
negeri.
produk
yang dikenakan oleh idola
Saya5sukasaya
membeli
dimana
Saya
suka produk,
berbelanja
produk
kemasannya
dapat
dipergunakan
dengan bungkusan yang unik
kembali.
Saya6sangat
membeli
produk
dan suka
lucu
Saya
senang
menggunakan
yang menjadi
trend
pada
saat
produk yang memilikiini.
promo
Figur7publik
sangat
menentukan
produk apa
undian
Saya
gemar membeli produk-produk
yang akan
saya
gunakan.
mewah, karena mencerminkan
Menurut
saya,
elegan
tidaknya
seseorang
kepribadian
saya
8
Kemasan
produk
menentukan
mampu diwakili
mahal
tidaknya
prioritasdari
saya
dalam
berbelanja.
produk yang dikenakannya.
9
Saya suka membeli produk yang
Saya sering
memakai
produk-produk
membuat
saya
tampil lebih gaul.
keluaran terbaru, meskipun saya masih
10 Uang saya banyak terpakai untuk
memiliki produk sejenis.
membeli produk-produk perawatan
Saya senang
berbelanja produk yang
tubuh.
lebih memilih produk , bila
11 Saya
hanya ada di pusat distro tertentu saja.
produk tersebut dikemas sesuai
Bila saya warna
beradafavorit
di pusat
belanja, saya akan
saya
bila membeli suatu
12 Saya beharap
lebih dahulu mendatangi toko ataupun
produk
akan
mendapatkan
distro yang
menjual
produk
Sale .
Saya cenderung
memakai produk yang
hadiah.
senang membeli
13 Saya
berbeda sesuai mood saya.
produk yang dibungkus
Menurut saya,
produk
adalah produk
dengan
rapi mahal
14 Saya
senang
belanja produk yang
yang menjamin kepuasan bagi pemiliknya
mampu mengubah penampilan
Saya tertarik
yang
sayamembeli
terlihat produk
agar terlihat
lebih
memiliki kemasan
yang
menarik
perhatian.
keren
di mata
orang
lain.
15 Bila
suatu
produk
disertakan
Saya lebih
suka
membeli
produk
yang
dengan gift voucher, saya
tidak diproduksi
secara
massal
cenderung
akan
membeli produk
Saya sukatersebut.
berbelanja produk demi
menjaga penampilan tubuh saya
Saya bersedia mengeluarkan duit

SL SR KD JR

34
35
36
37
38

39
40

beberapapun untuk menjaga


status yang melekat pada saya.
Saya menyukai apapun yang
menjadi kesukaan arits favorit
saya. lebih bangga bila membeli
Saya
barang- barang mahal.
Saya suka berganti produk
sejenis dengan merek-merek
terbaru.
Saya
senang dengan produk yang
berlabel diskon.
Saya meyakini bahwa semakin mahal
produk
, akan meningkatkan rasa
percaya
dirimemakai
seeorangproduk yang
Saya
suka
diiklankan oleh artis favorit saya.
Produk obral sering saya
incar bila berbelanja.