You are on page 1of 12

Karya Ilmiah

Tema :

PENGGUNAAN INJEKTOR/NOZZLE PADA MOTOR


DIESEL

Oleh:
Nama : Afrian Diansyah
NIM : 5202412012

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG


SEMARANG
2013

BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Masalah


Motor diesel merupakan suatu unit peralatan yang pada umumnya
digunakan sebagai alat penggerak atau pembangkit. Motor diesel paling
sering digunakan sebagai penggerak utama pada transportasi darat (mobil),
mesin mesin pada pabrik industri, serta juga sering digunakan sebagai
penggerak utama kapal dengan berbagai variasi merk motor diesel.
Perkembangan dunia semakin maju, sehingga semua hal yang
mendukung kemajuan dunia ini dituntut untuk mengikuti perkembangan
zaman. Dengan perkembangan zaman ini diharapkan dapat meningkatkan
taraf hidup masyarakat sehingga kehidupan masyarakat lebih layak.
Transportasi juga merupakan bagian dari perkembangan yang terjadi.
Karena

transportasi

merupakan

sarana

pendukung

berjalannya

perkembangan. Transportasi yang dibutuhkan pada perkembang jaman ini


yaitu yang dapat bekerja tanpa henti, hemat, kuat, dan ramah lingkungan.
Kriteria yang dibutuhkan sangat sesuai dengan mesin diesel. Karena mesin
diesel memiliki karakter kuat, tahan lama, hemat bahan bakar, ramah
lingkungan. Maka untuk sekarang mesin diesel mengalami perkembangan
yang sangat pesat, ini dilakukan untuk mengikuti perkembangan zaman.
Akhir akhir ini dipasaran banyak beredar produk-produk motor
diesel dari China . Diperkirakan engine produk China ini digemari
konsumen karena harganya sangat murah. Umumnya pengguna produk ini
adalah masyarakat menengah kebawah. Pada umumnya spesifikasi produk
china sangat minim (kinerja motor diesel masih diragukan). Karena
informasi yang diberikan dan kenyataannya berbanding terbalik.
Perkembangan pada mesin diesel yang sangat menonjol yaitu
mengenai sistem bahan bakarnya. Yang saat ini terus diteliti yaitu masalah

sistem bahan bakarnya agar tercipta mesin diesel yang minim getaran,
bertenaga, hemat bahan bakar, serta responsive. Salah satu sistem bahan
bakar memiliki komponen utama yaitu injektor/nozzle. Nozzle berfungsi
untuk menyemprotkan serta mengabutkan bahan bakar kedalam ruang
bakar. Nozzle terdiri dari 2 tipe, yaitu: Hole Type dan Pin Type. Pada Hole
Type terdiri dari single hole dan multiple hole, sedangkan pada Pin Type
terdiri dari Throtle dan Pintle. Maka dari itu, penulis disini akan
membahas tentang nozzle. Maka judul makalah ini yaitu : FUNGSI
INJEKTOR/NOZZLE pada MOTOR DIESEL. Karena fungsi dari
komponen injektor/nozzle pada motor diesel sangat penting maka
sebaiknya hanya menggunakan komponen injektor/nozzle yang asli.

1.2

Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang muncul berdasarkan latar belakang di atas
adalah :

1.3

Nozzle :
a. Apa definisi Nozzle pada motor diesel?
b. Bagaimana rangkaian sistem bahan bakar diesel?
c. Komponen dan fungsi sistem bahan bakar diesel?
d. Tipe tipe nozzle?
e. Komponen nozzle?
f. Bagaimana cara kerja nozzle?

Tujuan Penulisan
Pembuatan makalah ini dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah
umum Bahasa Indonesia selain itu, bagi penulis karya ilmiah ini
diharapkan bisa digunakanuntuk menambah pengetahuan yang lebih serta
lebih memantapkan kemampuan yang sudah dimilikinya.
Dengan berdasarkan pada tujuan tersebut agar:
Bagi pembaca untuk mengetahui definisi nozzle,rangkaian sistem
bahan bakar diesel, nama komponen nozzle dan sistem bahan bakar ,

fungsi komponen sistem bahan bakar dan nozzle, cara kerja nozzle,
serta kerugian bila menggunakan komponen tedak asli.

BAB II
PEMBAHASAN
TEORI SINGKAT
Pada mesin diesel, udara di dalam silinder dikompresikan hingga menjadi
panas. Bahan bakar yang berbentuk kabut kemudian disemprotkan dan dibakar
oleh panas udara yang telah dikompresikan ke masing-masing silinder. Untuk
memenuhi kebutuhan pembakaran tersebut maka temperatur udara yang
dikompresikan di dalam ruang bakar harus mencapai 500oC atau lebih. Oleh
karena itu, mesin diesel perbandingan kompresinya dibuat lebih tinggi dari mesin
bensin yakni (15:1 22:1).
Pada mesin diesel, sering kita mendengar tentang sistem bahan bakar diesel.
Pada sistem bahan bakar mesin diesel, pompa mengalir menghisap bahan bakar
dari tangki bahan bakar. Bahan bakar disaring oleh saringan bahan bakar dan
kandungan air yang terdapat pada bahan bakar dipisahkan oleh fuel sedimenter
sebelum dialirkan ke pompa injeksi bahan bakar. Rakitan pompa injeksi terdiri
dari pompa injeksi, governor dan pompa pengalir. Dengan digerakkan oleh mesin,
pompa injeksi menekan bahan bakar dan dialirkan ke nozzle, dan selanjutnya
diinjeksikan ke dalam silinder menurut urutan pangapian.
A. Definisi nozzle
Nozzle merupakan komponen yang sangat vital dalam sistem motor diesel,
dan berfungsi untuk menyemprotkan dan mengabutkan bahan bakar
bertekanan tinggi dari pompa injeksi ke dalam ruang bakar

B. Rangkaian Sistem Bahan Bakar Diesel

Pada sistem bahan bakar diesel, solar di dalam tangki bahan bakar di hisap oleh
feed pump> kemudian di alirkan ke saringan bahan bakar dan water sedimenter
(kandungan air dalam bahan bakar dipisahkan oleh water sedimenter) > kemudian
mengalir pompa injeksi & dengan digerakkan oleh mesin, pompa injeksi menekan
bahan bakar dan dialirkan ke nozzle kemudian di injeksikan ke dalam silnder
menurut urutan pangapian.
C. Komponen-Komponen Sistem Bahan Bakar:
1. Tangki Bahan Bakar
Berfungsi sebagai penampung bahan bakar (solar).
2. Saringan Bahan Bakar dan Water Sedimenter
- Saringan bahan bakar berfungsi untuk membersihkan solar dari
-

kotoran.
Water sedimenter berfungsi untuk memisahkan air yang terbawa aliran
solar.

3. Priming Pump
Berfungsi untuk

menghisap

bahan

bakardari

tangki

pada

saat

mengeluarkan udara palsu dari sistem bahan bakar


4. Feed Pump
Berfungsi untuk menghisap bahan bakar dari tangki dan menekannya ke
pompa injeksi.
5. Pompa Injeksi
Berfungsi untuk memberikan tekanan pada solar yang akan di semprotkan
oleh nozzle.
6. Nozzle
Berfungsi untuk menyemprotkan dan mengabutkan bahan bakar dari
pompa ijeksi ke ruang bakar.
INJEKTOR/NOZZLE
Bagian Bagian Nozzle
Injection nozzle terdiri
dari nozzle body dan
nozzle

needle

dan

berfungsi

untuk

mengabutkan

bahan

bakar.

nozzle

Antara

body dan nozzle needle


dikerjakan

dengan

sangat presisi dengan


toleransi 1/1000 mm.
Jika kedua komponen
tersebut

rusak,

maka

D. Tipe Tipe Injection Nozzle

harus

diganti

secara

bersamaan.

Nozzle dapat
diklasifikasikan:
Hole Type :
-Single
Hole
Multiple
Hole
Kedua Nozzle ini proses
pengabutannya
baik

akan

memerlukan

sangat
tetapi
tekanan

pompa injeksi yang tinggi.

Pin Type :
-Throttle
-Pintle
Kedua nozzle ini lebih tepat digunakan pada motor diesel dengan ruang bakar
yangmemiliki combustion chamber

E. Komponen Komponen Nozzle:


Over Flow Pipe
Berfungsi untuk mengembalikan bahan bakar sisa pengabutan.
Nozzle Holder
Untuk saluran bahan bakar dan bodi komponen bagian atas.
Adjusting Washer
Untuk mengembalikan tekanan pengabutan.
Pressure Pin
Untuk poros penerus tekanan.
Distance Piece

Untuk saluran bahan bakar.


Nozzle needle
Untuk jarum pengatur pengabutan bahan bakar.
Retaining Nut
Untuk saluran bahan bakar dan lubang pengabutan.

Kebutuhan untuk Menyetel Tekanan Injeksi

F. Cara Kerja Injektor

1.Sebelum Penginjeksian
Bahan bakar yang
bertekanan tinggi mengalir
dari pompa injeksi melalui
oil passage menuju oil pool
pada bagian bawah nozzle
body.

2.Penginjeksian Bahan
Bakar
Bila tekanan pada oil pool
naik,

ini

akan

menekan

permukaan nozzle needle. Bila


tekanan ini melebihi tegangan
pegas, maka nozzle needle
terdorong

ke

menyebabkan

atas
nozzle

menyemprotkan bahan bakar.

3.Akhir Penginjeksian
Bila

pompa

injeksi

berhenti

mengalirkan bahan bakar, tekanan


bahan bakar turun, dan pressure
spring mengembalikan nozzle needle
ke posisi semula (menutup saluran
bahan bakar). Sebagian bahan bakar
yang tersisa antara nozzle needle dan
nozle

body,

melumasi

semua

komponen dan kembali ke over flow


pipe.

BAB III
PENUTUP

SIMPULAN
Injektor/nozzle merupakan bagian terpenting dalam sistem bahan bakar diesel,
karena nozzle erat kaitannya pada performa kendaraan. Injektor harus bisa
menembus tekanan hampa yang ada didalam ruang bakar, apabila injektor tidak
dapat menembusnya maka bahan bakar yang disemprotkan akan sekedar menetes
tidak berbentuk kabut, sehingga pembakaran pun tidak sempurna. Maka baiknya
nozzle harus sangat diperhatikan / melakukan pemeriksaan secara berkala.

DAFTAR PUSTAKA

Daryanto. 2006. Teknik Merawat Automobil Lengkap. Bandung: CV. Yrama


Widya Bandung.
PT. Toyota Astra Motor. Pedoman Reparasi Toyota, Jakarta, 1998.
http://belajar-otomotif-1.blogspot.com/2013/08/bentuk-ruang-bakarmotor-diesel.html