You are on page 1of 10

Petunjuk untuk mengolah makanan sehat :

1.
2.
3.
4.
5.

Pilih sayer-sayuran, bush buahan, daging dan ikan yang segar


Cuci tangan samapai bersih sebelum dan sesudah mengolah makanan
Cuci bahan makanan sampai bersih lalu potong potong
Masak sayuran sampai layu
Olah makanan sampai matang
Hindari pemakaian zat pewarna, pengawet ( vetsin )
Jangan memakai minyak yang sudah berkali kali dipakai
Perhatikan kadaluarsa dan komposisi zat gizi makanan. Jika dikemas dalam
kaleng, jangan memilih kaleng yang telah penyok/ karatan
Simpan peralatan dapur dalam keadaan bersih dan aman
Jangan biarkan binatang berkeliaran didapur
B. Kesimpulan
Gizi adalah zat nutrient yang diperlukan oleh tubuh untuk metabolisms dan
didapatkan dari berbagai jenis makanan.
Manfaat gizi bagi ibu nifas adalah untuk proses penyembuhan dan produksi ASI.
Menu seimbang ibu nifas/ menyusui hares mengandung sumber tenaga, sumber
pembangun Berta zat pelindung (mineral, vitamin dan air ).
Kebutuhan energi pads ibu nifas/ menyusui berbeda, tergantung sari umur
bayinya.
Dalam mengolah makanan kits hares memperhatikan cars pengohan makanan
yang benar.

Kebutuhan energi ibu nifas / menyusui pads enam bulan pertama kira kira 700
kkal./hari dan enam bulan kedua 500 kkalAwi sedangkan ibu menyusui bayi yang
berumur 2 tahun rata rata sebesar 400 kkal/hari.
Tabel Perbandingan angka kecukupan energi dan zat gizi wanita dewasa dan
tambahannya untuk ibu hamil dan menyusui
No

Zat Gizi

Wanita
Dewasa

Ibu Hamil

1.

Energi (kkal )

2200

285

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

Protein (g)
Vitamin A (RE)
Vitamin D (mg)
Vitamin E (mg)
Vitamin K (mg)
Tiamin (mg)
Riboflavin (mg)
Niasin (mg)
Vitamin B 12 (mg)
Asam Folat (mg)
Piidoksin (mg)
Vitamin C (mg)
Kalsium (mg)

48
500
5
8
6,5
1,0
1,2
9
1,0
150
1,6
60
500

12
200
5
2
6,5
0,2
0,2
0, 1
0,3
150
0,6
10
400

IC

Ibu menyusui
0 6 bulan 7 12 bulan
700
500
16
12
350
300
5
5
4
2
6,5
6,5
0,3
0,3
0,4
0,3
3
3
0,3
0,3
50
40
0,5
0,5
25
10
4W
400

A r

e r

12

Jenis jenis mineral prating


a.

Zat kapur
Untuk pembentukan tulang- sumbernya : susu, keju, kacang kacangan dan
sayuran ber%%-ama hijau.

b.

Fosfor
Dibutuhkan untuk pembentukan kerangka dan gigi anak, sumbernya : susu, keju
dan daging.

c.

Zat besi
Tambahan zat besi sangat penting dalam masa menyusui karena dibutuhkan untuk
kenaikan sirkulasi darah dan sel, serta menambah sel darah merah ( HB )
sehingga days angkut oksigen mencukupi kebutuhan. Sumber zat besi antara lain
kuning telur, hati, daging, kerang, ikan, ,ikan, kacang kacangan dan sayuran
hijau.

d.

Yodium
Sangat penting untuk mencegah timbulnya kelemahan mentak dan kekerdilan
fisik yang serius, sumbernya : minyak ikan, ikan laut dan garam beryodium.

e.

Kalsium
Thu menyusui membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan gigi anak, sumbernya
susu dan keju

Vitamin ini dibutuhkan untuk pertumbuhan pembentukkan sel darah merah dan
produksi inti sel. Sumber : hati, daging, ikan, jeroan dan sayuran hijau.
h.

Vitamin C
Untuk pembentukan jaringan ikat dan bahan semu jaringan ikat ( untuk
penyembuhan luka ), pertmbiihan tulang, gigi dan gusi, days tahan terhadap
infeksi, serta memberikan
kekuatan pads pembuluh darah. Sumber : jeruk, tomat, melon, brokoli, jambu biji,
mangga, papaya dan sayuran.

i.

Vitamin D
Dibutuhkan untuk pertumbuhan, pembentukkan tulang dan gigi serta penyerapan
kalsium dan fosfor. Sumbernya antara lain minyak ikan, susu, margarine dan
penyinaran kulit dengan sinar matahari pagi sebelurn pukul 09.00 )

0.

Vitamin K
Dibutuhkan untuk mencegah perdarahan agar proses pembekuan darah normal.
Sumber vitamin K adalah kuning telur, hati, brokoli, n pads pembuluh darah.
Sumber : jeruk, tomat, melon, brokoli, jambu biji, mangga, papaya dan pads
pembuluh darah. Sumber : jeruk, tomat, melon, brokoli, jambu biji, mangga,
papaya dan sa

Jenis jenis vitamin :


a. Vitamin A
Digunakan untuk pertumbuhan sel, jaringan, gigi dan tulang, perkembangan
syaraf pengkihatan, meningkatkan days tahan tubuh terhadap infeksi. Sumber
kuning telir, hati mentega, sayuran berwarna hijau dan buah berwarna kuning
wortel, tomat dan nangka ).Selain itu ibu menyusui juga mendapat tambhan
berupa kapsul vitamin A ( 200.000 IU )
b. Vitamin B 1 ( Thiamin )
Dibutuhkan agar ker a syaraf dan jantung normal, membantu metabolisms
karbohidrat secara tepat oleh tubuh, nafsu makan yang baik , membantu proses
pencernaan
makanan, meningkatkan pertahanan tubuh terhadap infeksi dan mengurangi
kelelahan. Sumbernya : hati, kuning telur, susu, kacang kacangan, tomat jeruk
nanas dan kentang bakar.
c. Vitamin B2 ( Riboflavin )
Vitamin B2 dibutuhkan untuk pertumbuhan, vitalitas, nafsu makan, pencernaan,
system urat syaraf, jaringan kulit dan mats.
Sumber : hati, kuning telur, susu, keju, kacang- kacangan, dan sayuran berwarna
hijau.
d. Vitamin B3 ( Niacin )
Disebut juga Nitocine Acid, dibutuhkan dalam proses pencernaan, kesehatan
kulit, jaringan syaraf dan pertumbuhan. Sumber : susu, kuning telur, daging, kaldu
daging, hati,
e.

Vitamin B6 ( Pyridoksin )

Dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah serta kesehatan gigi dan gusi.
Sumber : gandum, jagung, hati dan daging.
f. Vitamin B 12 ( Cyanocobalarnin )
Dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah dan kesehatan jaringan saraf.
Sumber : telur, daging hati, keju, ikan laut dan kerang laut.
g.

Folic Acid

3. Sumber pengatur dan pelindung ( Mineral, vitamin dan air )


Unsur unsur tersebut digunakan untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit dan
pengatur kelancaran metabolisms dalam tubuh. Ibu menyusui minum air sedikitnya 3
liter setiap hari (anjurkan ibu untuk minum setiap kali habis menyusui) . Sumber zat
pengatur dan pelindung biasa diperoleh dari semua semua jenis sayuran dan bush
buahan segar.

IIA

PENDAHULUAN
Masa nifas atau masa menyusui adalah masa yang sangat penting, hal ini dikarenakan
setelah ibu melahirkan akan memerlukan waktu untuk memulihkan kembali
kondisinya dan mempersiapkan ASI sebagai makanan pokok untuk bayinya.
Oleh karena itu diperlukan gizi / nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhannya' Pada
kesempatan ini marilah kits bersama sama untuk melihat jenis gizi seperti apa yang
diperlukan oleh seorang ibu dalam masa nifas atau menyusui, karena sebagai
seorang bidan tentunya haeus tahu tentang kebutuhan gizi seorang ibu nifas atau
menyusui.
A. Explanation
Nutrisi atau gizi adalah zat yang diperlukan oleh tubuh untuk keperluan
metabolismenya. Kebutuhan gizi pass mass nifas terutama bila menyusui akan
meningkat 25 % , karena berguna untuk proses kesembuhan karena sehabis
melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi.
Semua itu akan meningkat tiga kali dari kebutuhan biasa.
Makanan yang dikonsumsi berguna untuk melakukan altivitas, metabolisms,
cadangan dalam tubuh , proses memproduksi asi serta sebagai asi itu sendiri yang
akan dikonsumsi bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan.
Menu makanan seimbang yang harus dikonsumsi adalah porsi cukup dan teratu, tidak
terlalu asin, pedss atau berlemak, tidak mengandung alcohol, nikotin serta bahan
pengawet atau pewarna. Disamping itu harus mengandung:
1. Sumber tenaga ( energi )
Untuk pembakaran tubuh, pembentukkan jaringan barn, penghematan protein (jika
sumber tenaga kurang, protein dapat digunakan sebagai cadangan untuk memenuhi
kebutuhan energi ). Zat gizi sebagai sumber karbohidrat terdiri dari beras, sage,
jagung, tepung terigu dan obi. Sedangkan zat kemak dapat diperoleh dari hewani
( lemak, mentega, keju ) dan nabati ( kelapa sawit, minyak sayer, minyal kelapa dan
margarine ).
0. Sumber pembangun ( Protein )
Protein diperlukan untuk pertumbuhan dan penggantian sel sel yang rusak atau
coati. Protein dari makanan harus diubah menjadi asam amino sebelum diserap oleh
sel mukosa uses dan dibawa ke hati melalui pembuluh darah vena. portae. Sumber
protein dapat diperoleh dari protein hewani ( ikan, udang, kerang, kepiting, daging
ayam, hati, telur, susu dan keju ) dan protein nabati ( kacang tanah, kacang merah,
kacang hijau, kedelai, tahu dan temps ). Sumber protein terlengkap terdapat dalam
susu, telur dan keju, ketiga makanan tersebut jugs mengandung zat kapur, zat besi
dan vitamin B
1

Melakukan konseling

dan memberikan dukungan untuk wanita pasca aborsi.

-Melakukan kolaborasi atau rujukan pads komplikasi tertentu.


Memberikan

antibiotic yang sesuai.

-Mencatat dan mendokumentasikan temuan2 serta interpensi yang dilakukan.

c. Keterampilan tambahan
-Melakukan
insisi

pada,

hematoma

vulva.

contoh:
Dalam masa, kehamilan,bidan sudah memperkenalkan masalah menyusui pads
ibu.hal tersebut akan sangat bermanpaat karena ibu dan keluarganya memiliki banyak
waktu untuk memahami manfat ASI eklusif dari pads susu botol.ibi jugs memiliki
waktu untuk berkonsultasi denga bidan mengenai berbagai masalah dalam menyusui
dan melakukan persiapan untuk menyusui,misalnya perawatan payudara.

Indikator pda komplikasi tertentu dalam periode postpartum,seperti anemia


kronis,hematoma vulva,retensi urin dan inkontinensa. fekal.

Kebutuhan asuhan dan konseling selama dan sesudah abortus.

Tanda dan gejala komplikasi abortus.

b. Keterampilan Dasar
Mengupulkan data tentang riwayat kesehatan yang tervokus,termasuk
keterangan rinci tentang kehamilan,persalinan dan kelahiran.
Melaksanakan pemeriksaan pisik yang terpokus pada. ibu.
Pengkajian infolusi uterus serta penyembuhan perlukaan Aukajahitan.
Merumuskan diagnosis masa. nifas.
Meyusun perencanaan.

Memulai dan mendukung pemberian ASI exkulusip.


Melaksanakan pendidikan kesehatan pads ibu yang meliputi perawatan diti
sendiri,istirahat,nutrisi,dan asuhan bayi bare lahir.

Mengindentipfikasi hematoma vulva dan melaksakan ru uka j ika. perlu.


j
Mengindentifikasi infeksi pads ibu,mengobati sesuai kewengangan atau
merujuk untuk tindakan yang sesuai.
Penatalaksanaan ibu postvartwn abnormal:sisa placanta,rejatan,dan infeksi
ringan.

Melakukan konseling pada, ibu tentang sexsualitas dan KB pasca, persalinan.

ASUHAN PADA IBU NIFAS DAN MENYUSUI

Kompetensi ke-5.Bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi pads ibu nifas dan
menyusui dan tanggap tarhadap budaya setempat.
a. Pengetahuaan dasar

Fisiologi nifas

Proses involusi dan penyembuhan sesudah persalinan / abortus.

Proses laktasi /menyusui dan teknik menyusui yang benar Berta penyimpangan
yang lazim ter adijermasuk pembengkakan payudara,abses,mastitis,putting
susu lecet,putting susu masuk.

Nutrisi ibu nifas,kebutuhan istirahat,aktivitas,dan kebutuhan fisiologis


lainnya seperti pengosongan kandung kemih.
Kebutuhan nutrisi bayi baru lahir
Adaptasi fisikologis ibu sesudah bersalin dan abortus

Bonding and attachenent orang tua dan bayi baru lahir untuk menciptakan
hubungan positip.
Indikator masalah-masalah laktasi

Tanda, dan gejala yang mengancam kehidupan misalnya pendarahan


pervaginam menetap,sisa placenta,renjatan dan preeklampsia postpartum.