You are on page 1of 2

SIAPAKAH MAHASISWA ITU?

Ketika seseorang telah menuntaskan kewajiban belajarnya di tingkat sekolah SMA/SMK


sederajat, maka ada dua pilihan yang ada di hadapannya. Pilihan pertama adalah bekerja dan
pilihan kedua adalah melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi lagi, yaitu
perguruan tinggi. Orang-orang yang melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi inilah yang
disebut mahasiswa. Jadi, dengan kata lain mahasiswa merupakan orang-orang yang menempuh
pendidikan di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.
Tututan perkembangan zaman yang semakin tinggi, membuat sebagian orang
mengharuskan dirinya mencari bekal sebanyak mungkin untuk menghadapi tuntutan tersebut,
salah satunya dengan menjadi mahasiswa. Mahasiswa bukan hanya sekadar julukan, tapi juga
merupakan seorang agen perubahan. Hal ini dikarenakan mereka adalah harapan dan kompas
bagi segala bentuk perubahan. Semakin baik kualitas mahasiswa, maka perubahan yang positif di
masa depan akan terwujud. Namun, jika kualitas mahasiswa rendah, maka perubahan di masa
depan akan menuju kehancuran.
Seorang mahasiswa memikul tanggung jawab terhadap perubahan di masa depan, maka
menjadi mahasiswa bukanlah untuk meningkatkan gengsi di masyarakat. Di balik julukan
tersebut begitu besar tanggung jawab yang harus diemban. Demi masa depan yang lebih baik,
seorang mahasiswa haruslah tau akan tugas dan tanggung jawabnya ini. Mereka tidak boleh
menyalahgunakan kesempatan yang telah diberikan karena banyak orang yang memiliki mimpi
untuk menjadi mahasiswa namun terhalang beberapa masalah.
Seseorang yang telah berkesempatan menjadi mahasiswa haruslah berusaha semaksimal
mungkin untuk memenuhi tanggung jawabnya. Mereka yang berproses dengan baik, mematuhi
semua aturan, dan mempunyai penghormatan yang tulus terhadap ilmu, maka dialah yang
disebut sebagai mahasiswa sebenarnya. Selain ketiga hal tersebut, pengamalan terhadap ilmu
yang diperoleh juga menjadi kewajiban mahasiswa. Ilmu yang diperoleh tidak boleh disimpan
sendiri apalagi disombong. Ilmu tersebut haruslah digunakan untuk membantu sesama dalam hal
kebaikan. Seorang mahasiswa yang menuntut ilmu haruslah menerapkan ilmu padi, semakin padi
itu berisi, maka semakin merunduklah ia. Begitupula dengan mahasiswa, semakin ia bertambah
ilmunya, maka seharusnya dia semakin rendah hati, bukan sebaliknya.
Berbagai tantangan memang akan muncul menghadang dan menyulitkan mahasiswa
dalam misinya. Tantangan tersebut akan muncul dalam bentuk dan rupa yang beragam. Inilah
yang akan menjadi titik balik pembentukan karekter mahasiswa. Dengan adanya berbagai
tantangan tersebu, secara tidak langsung mental dan karakter dalam diri mahasiswa akan
terbentuk dengan baik. Jika tantangan itu dihadapi dengan cara yang cerdas, maka hal luar biasa
akan didapatkan. Sebalikmya, jika tantangan tersebut disikapi dengan berpasrah diri dan putus
asa, maka masiswa tidak akan memperoleh apapun kecuali penyesalan.
Menjadi mahasiswa berarti harus siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta siap
pula mengahadap segala macam bentuki tantangan. Maka dari itu, mental dan dan fisik yang

prima wajib dimiliki seorang meahasiswa dalam mengemban tugas tersebut. Hal ini dikarenakan,
mahasiswa bukan hanya peningkat rasa gengsi di masyarakat, namun menjadi soerang agen
perubahan yang membawa masa depan ke arah yang lebih baik.