You are on page 1of 14

JARAS BERKEMIH

TRANSPORT URIN DARI GINJAL MELALUI


URETER KE V.U
Transpor urin dari ginjal melalui ureter mengalir
dari duktus koligentes masuk ke kaliks renalis,
meregangkan kaliks renalis dan meningkatkan
pacemakernya, yang kemudian mencetuskan
kontraksi peristaltik yang menyebar ke pelvis
renalis dan kemudian turun sepanjang ureter,
dengan demikian mendorong urin dari pelvis
renalis ke arah kandung kemih.

Dinding ureter terdiri dari otot polos dan


dipersarafi oleh saraf simpatis dan parasimpatis
seperi juga neuron-neuron pada pleksus
intramural dan serat saraf yang meluas
diseluruh panjang ureter. Seperti halnya otot
polos pada organ viscera yang lain, kontraksi
peristaltik pada ureter ditingkatkan oleh
perangsangan parasimpatis dan dihambat oleh
perangsangan simpatis. Ureter memasuki
kandung kemih menembus otot detrusor di
daerah trigonum kandung kemih.

Normalnya, ureter berjalan secara oblique


sepanjang beberapa cm menembus dinding
kandung kemih. Tonus normal dari otot detrusor
pada dinding kandung kemih cenderung menekan
ureter, dengan demikian mencegah aliran balik
urin dari kandung kemih waktu tekanan di
kandung kemih meningkat selama berkemih atau
sewaktu terjadi kompresi kandung kemih. Setiap
gelombang peristaltik yang terjadi di sepanjang
ureter akan meningkatkan tekanan dalam ureter
sehingga bagian yang menembus dinding kandung
kemih membuka dan memberi kesempatan urin
mengalir ke dalam kandung kemih.

Fisiologi Miksi
Vesica urinaria mulai terisi dan meregang
otot-otot detrussor vesica urinaria berkontraksi
relaksasi sphincter uretra interna dan
eksterna miksi

http://academic.kellogg.cc.mi.us/herbrandsonc/bio201_McKinley/f27-9a_urinary_bladder_c.jpg

Inervasi:
1. Parasimpatis (S2 S3 nervus pelvicus plexus sacralis); sensoris &
motoris
2. Simpatis (L2 nervus hypogastricus): pembuluh darah
3. Somatis (nervus pudendus m. sphincter externus dan otot dasar panggul)

Persarafan Kandung Kemih


Persarafan parasimpatis. Persarafan motorik
kandung kemih sebagian besar parasimpatis/
nervi splankhnici pelvici, berasal dari segmen S2,
S3, dan S4 berjalan ke ganglion parasimpatis di
dinding kandung kemih dan ke otot polos sfingter
uretrae
internus.
Stimulasi
parasimpatis
menginduksi kontraksi otot polos detrusor
dinding kandung kemih dan relaksasi simultan
sfingter uretrae internus. Hasilnya adalah miksi.

Persarafan Kandung Kemih


Persarafan simpatis. Serabut simpatis yang
mempersarafi kandung kemih berasal dari neuron di
kolum sel intermediolateral segmen torakal bawah
dan segmen lumbal atas medula spinalis (segmen T12,
L1 dan L2). Serabut-serabut ini berjalan melalui
bagian kaudal rantai simpatis dan nervus
splankhnikus inferior ke ganglion mesenterikum
inferius. Serabut postganglionik simpatis kemudian
berjalan, melalui pleksus hipogastrikus inferior, ke
dinding kandung kemih (tunika muskularis) dan ke
otot polos sfingter uretrae internus.

Persarafan Kandung Kemih


Persarafan sensorik. Serabut aferen yang berasal dari
nosiseptor dan proprioseptor dinding kandung kemih, yang
berespons terhadap regangan. Ketika kandung kemih terisi,
terdapat peningkatan tonus otot secara refleks di dinding
kandung kemih dan sfingter internus yang dimediasi oleh
segmen sakral (S2-S4) dan nervus splankhnikus pelvikus.
Peningkatan tekanan dinding kandung kemih mencapat
kesadaran, ketika beberapa impuls aferen berjalan ke arah
sentral, melalui kolumna posterior, ke daerah yang disebut pusat
miksi pons, yang terletak di formasio retikularis di dekat locus
ceruleus. Dari pusat miksi, impuls berjalan ke arah lobulus
parasentralis di permukaan medial hemisfer serebri, dan ke area
otak lainnya.

Persarafan Kandung Kemih

Sistem Saraf Simpatis


Ginjal dan Kandung Kemih
Neuron preganglionik: L1-L2
Neuron postganglionik: Ganglion seliakum,
pleksus renalis dan pleksus hipogastrikus
Aktivitas: aktivasi muskulus sfingter internus,
vasokonstriksi

Sistem Saraf Parasimpatis


Ginjal dan Kandung Kemih
Neuron preganglionik: S2-S4
Neuron postganglionik: pleksus hipogastrikus
(pleksus vesikalis)
Aktivitas: relaksasi muskulus sfingter internus,
kontraksi m.destrusor, vasodilatasi

http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://clem.mscd.edu/~raoa/bio2320/uriphys/img038.jpg&imgrefurl=http://clem.mscd.edu/~raoa/bio2320/uriphys/sld038.htm&h=539&w=719&sz=43&hl=id&start=1&tbnid=RIxPxSlvLPYN0M:&tbnh=105&tbnw=140&prev=/images%3Fq%3Dmicturition%2Breflex%26svnum%3D10%26hl%3Did%26lr%3D%26sa%3DG

GRACIAS
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA