You are on page 1of 6

Nama Produk

: Kolang-Kaling

Foto

Deskripsi Produk

Kolang kaling adalah salah satu produk olahan tradisional yang berasal dari buah
kolang kaling. Buah kolang-kaling dikenal mempunyai kadar air yang cukup tinggi,
yaitu hingga 93 %, kandungan protein sebesar 0,69 %, serta kandungan karbohidarat
sebesar 4 gram per buah. Buah kolang-kaling juga kaya akan kandungan potasium,
besi, kalium, vitamin A, vitamin B, vitamin C.
Cara Pengolahan
1.

Memilih Buah
Buah yang dipilih untuk dijadikan kolang-kaling adalah yang tidak terlalu
muda dan tidak terlalu tua. Buah yang terlalu muda akan menghasilkan kolang
kaling yang masih lembek sehingga sulit untuk diolah sedangkan biah yang
sudah tua juga tidak bias diolah karena buah yang dihasilkan sangat keras
sehingga tidak bias diolah dan biasanya buah kolang-kaling yang sudah
mengeras ini dibiarkan saja sampai jatuh berguguran atau menjadi santapan
musang

2.

Mengambil Buah
Setelah didapat buah yang pas untuk diolah, para petani akan mengambil buah
yang pas tersebut dari pohon aren. Pemanenan ini dilakukan secara hati-hati
aga tidak terena getah pohon aren. Setelah buah diambil dari pohonnya
kemudian para petani akan membawanya pulang untuk diolah namun ada juga
yang langsung mengolahnya di sekitar pohon aren tersebut tentunya dengan
membawa peralatan yang dibawanya dari rumah. Dalam satu pohon aren bisa
terdapat beberapa tandan buah kolang-kaling yang siap untuk diolah. Setiap
satu tandan buah kolang-kaling bisa menghasilkan sekitar 15 sampai dengan
25 kg kolang-kaling yang siap untuk dikonsumsi.

Gambar 2. Buah Kolang Kaling


(Cookpad, 215)

3.

Merebus Buah
Buah kolang-kaling kemudian direbus sekitar 30 menit, karena dalam satu
tandan terdapat banyak buahnya tentunya perlu waktu berulang-ulang untuk
merebusnya. Perebusan ini bertujuan untuk mempermudah cara pengambilan
biji kolang-kalingnya, menghilangkan ras gatal dari getahnya, dan persiapan
untuk dikonsumsi walaupun belum diolah menjadi makanan lain.

4.

Pengambilan Biji
Setelah buah direbus sekitar 30 menit kemudian biji kolang-kaling diambil
dengan cara membelahnya, dalam satu buah kolang-kaling bisa terdapat 2 biji
dan paling banyak 3 biji kolang-kaling. Sampai tahap ini pengolahan buah
kolang-kaling sudah selesai dan tinggal merendam biji-biji yang sudah
terkumpul tersebut dengan air bersih selama 1 malam dan kolang-kaling siap
untuk dikonsumsi untuk dijadikan, manisan, kolak, campuran es buah atau
dijual ke pasar.

Gambar 3. Biji Buah Kolang Kaling


(Cookpad, 215)

Buah Kolang Kaling

Penyortiran

Buah Kolang- Kaling


Kualitas Buruk

Perebusan
30
Pembelahan
Buah

Air Bersih

Perendaman
Air
1 malam

Kolang- Kaling

Karakteristik Produk

Karakteristik produk kolang-kaling memiliki tekstur yang keras sedikit kenyal.


Berwarna putih bening dan kusam. Tidak memiliki bau dan tidak berbau spesifik.
Berbentuk lonjong dengan diameter rata-rata 3 5 cm. Kolang-kaling yang berwarna
putih dan mempunyai tekstur yang kenyal seperti agar-agar.

Bentuk

: Silinder memanjang

Warna

: Putih susu, bening

Rasa

: Tawar, sepat

Aroma

: Tidak memiliki bau, tidak berbau spesifik

Tekstur

: Sedikit keras, sedikit kenyal

Beberapa pengolahan manisan kolang-kaling :


Pembuatan Manisan Kolang-Kaling
1. Kolang-kaling direndam dengan air bersih selama satu malam kemudian dicuci. Air
rendaman dibuang dan kolang-kaling ditiriskan.
2. Kalau manisan kolang-kaling ingin diwarnai, digunakan pewarna makanan yang
tidak berbahaya. Kolang-kaling ini dicampur dengan pewarna dan diaduk-aduk
sampai merata.
3. Kolang-kaling yang sudah diberi pewarna itu dicuci hingga bersih.
4. Disiapkan larutan gula pasir sekitar 60 % , yaitu 600 gram gula dilarutkan atau
dicampurkandalam 1 liter air. Air gula ini dipanaskan sampai mendidih, kemudian di
dinginkan.
5. Kolang-kaling tersebut direndam dalam air gula yang telah dingin, perendaman
dapatdilakukan selama beberapa hari.
6. Setiap hari air perendaman perlu dipanaskan lagi, kemudian air gula yang telah
dipanaskantersebut didinginkan dan digunakan kembali untuk merendam kolangkaling air gula supaya kental.
Keunggulan dan Kelemahan Produk

Keunggulan :
Kolang-kaling kaya akan serat dan mineral. Setiap 100 gram kolang-kaling
mengandung energi 27 kkal, protein 0,4 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 6 gram,
serat 1,6 gram, kalsium 91 mg, fosfor 243 mg dan zat besi 0,5 mg. Kadar air kolangkaling mencapai 94%.
Tingginya kandungan mineral seperti kalsium, besi dan fosfor berkhasiat menjaga
tubuh tetap bugar dan sehat. Kolang-kaling banyak digunakan sebagai bahan
campuran es buah (es campur), bajigur, sirup, kolak, manisan atau makanan ringan
lainnya yang merupakan produk olahan dari kolang-kaling.
Pengolahan kolang-kaling relatif mudah dan murah karena tidak memerlukan tenaga
ahli atau teknologi yang canggih dalam pembuatannya.

Kaya akan serat pangan.

Kelemahan :
Jika disimpan dalam waktu yang cukup lama, kolang-kaling segar akan cepat
berlendir. Untuk mencegah hal itu, maka dilakukan penggantian air rendamannya.
Memiliki daya simpan yang singkat karena Aw tinggi.
Penjualan kolang-kaling di pasar tradisional tidak menggunakan pengemasan dan
hanya menggunakan baki saja. Sehingga kontan terkontaminasi.

Dapus:
Anonim. 2015. Pengolahan Kolang-Kaling.
http://www.scribd.com/doc/103553801/Pengolahan-Kolang-Kaling#scribd
Achmad, I. 2015. Kolang Kaling dan Proses Pengolahannya. Available at
www.cookpad.com