Вы находитесь на странице: 1из 5

Naskah Drama Paska Pringgolayan 201

Kebangkitan YESUS KRISTUS (versi 2010!!)


(Drama Paskah 2 Babak)
PEMAIN

1. Yesus
2. Maria Magdalena
3. Malaikat
4. Petrus
5. Tomas
6. Tukan Ojek
7. Murid 1
8. Murid 2

NASKAH
BABAK I
Narator:
Mereka menemukan kubur Yesus telah kosong, tinggal kain kafan dan kain peluh yang tergulung
disitu. Tampaknya Yesus hidup dan telah keluar dari kubura-Nya. Kenyataan bahwa kuburan
kosong, tidak menjadi jaminan bahwa para murid langsung serta merta percaya. Kepercayaan
akan kebangkitan memerlukan perjalanan waktu

Panggung dalam keadaan kosong, tanpa dekor apa pun. Terdengar suara hiruk-pikuk seperti di
jalan ramai. Sebuah motor berhenti di samping gereja,Maria Magdalena turun dari motor dan
masuk ke dalam gereja.

Tukang Ojek:
"Non...ini kembaliannya, kok maen ditinggal aja tu gimana? nanti saya bawa kabur Lho”

Maria Magdalena:
“Bapak itu lho, sengaja saya tinggal buat Bapak itu.”

Tukang Ojek:
“Makasih ya Non. Terima kasih! jarang sekarang ada orang baik seperti Non. Kalau begitu, saya
permisi dulu ya Non.”

Tukang ojek pergi lalu Maria Magdalena berjalan menuju ke depan Altar dan terkejut melihat
hanya ada kain.

Maria Magdalena:
“Tidak...Tuhan Yesus, dimana tubuh-Mu?”

Sambil panik Maria Magdalena menghubungi Simon Petrus menggunakan Handphone.

1
Naskah Drama Paska Pringgolayan 201
0

Maria Magdalena:
“Halo! Petrus... Petrus, gawat!!!Gawat Sekali!! Tuhan telah diambil orang dari kubur-Nya dan
aku tidak tahu dimana Ia di letakkan”.

Petrus:
“Apa? Oke. Tunggu sebentar. Aku kesitu sekarang.”

Terdengar suara keramaian jalan dan Petrus serta murid lain yang terburu-buru berangkat.
Lalu Petrus dan murid lain berlari-lari dengan panik mendapati Maria Magdalena yang
menangis tersedu-sedu.

Petrus:
“Dasar! Maling tak tau diri. Kenapa harus tubuh Yesus yang diambil? Biadab!! Benar-benar
kerjaan orang tidak waras! Jaman sekarang, keadaan memang memaksa orang menjadi tidak
waras! Pesugihan, Santet, penyembahan kepada Setan. Jangan-jangan tubuh Yesus menjadi
syarat praktek-praktek ilmu hitam seperti itu?? Oh tidak!!”

Maria Magdalena:
“Petrus, lalu sekarang kita harus bagaimana?”

Sejenak hening sesaat, Maria Magdalena larut dalam tangisan bersama murid lain sedang
Petrus Berdiri melamun Lalu tiba-tiba Petrus berkata

Petrus:
“Benar! Aku akan melapor ke kantor Polisi sekarang. Mari, kita ke kantor Polisi (kepada murid
lain). Maria, kami pergi dulu ya. Semoga cepat diurus.”

Petrus dan murid lain itu pergi. Sedangkan Maria masih menangis tersedu-sedu disitu. Tiba-
tiba, muncul Malaikat.

Malaikat:
“Ibu, mengapa engkau menangis?”

Maria Magdalena:
“Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu dimana Ia diletakkan”

Malaikat itu menatap ke belakang Maria Magdalane, sehingga Maria Magdalena menoleh ke
belakang.

Yesus:
“Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?”

Maria menjadi marah dan ketus karena tidak tahu bahwa itu Yesus, disangkanya orang itu
adalah penunggu taman dan orang itulah yang mengambil tubuh Yesus.

2
Naskah Drama Paska Pringgolayan 201
0

Maria Magdalena:
“Pasti Tuan!! Jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, dimana tuan meletakkan
Dia sehingga aku dapat mengambil-Nya sekarang dan tuan tidak perlu berurusan dengan polisi!

Yesus merubah sikap dan penampilan

Yesus:
“Maria...”

Lalu Maria sadar bahwa orang itu adalah Yesus.

Maria Magdalena:
“Rabuni!”

Yesus:
“Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tatapi pergilah kepada
saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada
BapaKu dan BapaMu, kepada AllahKu dan Allahmu!”

BABAK II
sembari menata untuk setting kedua

Narator:
Tidak selalu mudah bagi kita para pengikut Yesus untuk menjelaskan bagaimana iman kita akan
kebangkitan ini kita yakini. Tak seorang pun dari kita pernah mati dan bangkit dari kematian.
Sebagaimana para murid, iman dan harapan akan kebangkitan sering timbul tenggelam dalam
kehidupan. Karena itu kita memerlukan terang yang meneguhkan iman kita.

Murid-murid berkumpul bersama. Mereka berdebat tentang jalan hidup yang akan mereka
tempuh. Tiba-tiba Maria Magdalena bergabung bersama mereka.

Maria Magdalena:
“Kabar gembira teman-teman semua. Yesus telah bangkit! Aku melihat-Nya. Sungguh Ia telah
Bangkit, Yesus akan pergi kepada Bapa”.

terjadi keributan. ada yang bahagia, ada yang tidak percaya.

Murid 1:
“Gila kau Maria. Mana mungkin ada orang bangkit dari mati?”

Murid 2:

3
Naskah Drama Paska Pringgolayan 201
0

“Hey, nyatanya Lazarus pernah dibangkitan oleh Yesus. Kau masih tidak percaya?”

Murid 1:
“Oke!! Tapi mana buktinya??”

Petrus:
“Saudara-saudaraku semua, keadaan kita saat ini memang sungguh kacau. Kita benar-benar
kehilangan arah. Namun,”

Murid1:
“Itu kau tau Petrus. Lebih baik aku pergi, aku ingin keluar dari kontrakan ini. Ingin menyambung
hidup dengan mencari pekerjaan, walau sekarang pekerjaan susah. Kalian bodoh kalau masih
terus berkumpul seperti ini, kita mau makan apa kalau tidak kerja. Pakai akal kalian, Yesus
sudah mati, kalaupun bangkit pasti Dia datang kepada kita.”

terjadi keributan lagi

Yesus:
“Damai Sejahtera bagi kamu!”

semua terkejut dan terpana memandang Yesus

Yesus:
“Damai Sejahtera bagi kamu!. Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang,
dosanya diampuni dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada”

seraya narator berbicara. Yesus pergi dan Tomas datang mengendarai sepeda

Narator:
Yesus telah memberikan tanda kepada Murid bahwa Ia telah Bangkit. Yesus membuka harapan
bagi para murid untuk terus berkarya

Tomas:
“Sugeng enjing, Berkah Dalem. Selamat pagi semua. Wuah, pagi-pagi sudah pada ngumpul
..wonten napa niki kok padha nglamun? Iki lho aku nggowo sarapan”

Murid 1:
“Tomas, kami telah melihat Tuhan!”

Tomas:
“Waduh.. sinting kabeh. Yesus sudah tenang di alam-Nya. Jangan diganggu lagi, perasaan rindu
kalian ini terlalu lebaii..Lebaii!!”

Petrus:
“Benar Tomas. Kami telah melihat Tuhan”

4
Naskah Drama Paska Pringgolayan 201
0

Tomas:
“Bukane aku ra ngurmati sampeyan Petrus, tapi sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-
Nya dan sebelum aku mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak
percaya.”

Tiba-tiba Yesus berdiri di samping Tomas. Tomas langsung berlutut menangis tersedu-sedu.

Yesus:
“Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam
lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah”

Tomas:
“Ya TuhanKu dan AllahKu”

Yesus:
“Karena engkau Telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak
melihat, namun percaya”

Narator:
Sebagaimana Yesus menolong para murid untuk percaya, kita sangat memerlukan pertolongan
Yesus untuk senantiasa membaharui iman dan harapan kita kepada-Nya. Seringkali manusia
tidak setia kepada Tuhan, namun Tuhan tetap setia kepada umat-Nya.
Dalam keteduhan batinmu, serahkanlah seluruh dirimu, hati dan pikiranmu kepada Tuhan.
Serahkanlah seluruh hidupmu, jiwa ragamu kepada Yesus.
Berpihak pada yang lemah miskin dan tersingkir... mari kita berbagi berkat..Selamat Paskah
2010!!