You are on page 1of 2

Palembang 1 April 2015, menyambung dari Perhapi Mengajar Sesi II (Geust Lecturer)

yang diadakan di Aula Gedung I Fakultas Teknik Unsri Kampus Palembang, kali ini tema yang
diangkat oleh pembicara yakni Bapak Ir. Paulus W. Broto, M.M. yang merupakan Presdir
Dewata Group sekaligus merupakan Anggota Perhapi cukup unik dan sangat cocok menjadi
motivasi bagi peserta yang memilki jiwa entrepreneurship yang tinggi.
SC Perhapi Unsri yang menjadi panitia dalam acara ini bukan hanya kali ini saja
mengadakan acara serupa, sebelumnya BSO dibawah Permata FT Unsri ini telah banyak
melaksanakan acara serupa beberapa pekan lalu salah satunya adalah Seminar Efisiensi
Perusahaan Tambang ditengah Hancurnya Harga Batubara. Sekedar informasi, SC Perhapi
Unsri merupakan student chapter Perhapi pertama dan satu-satunya yang terbentuk di kalangan
Univeristas di Indonesia. Kedepannya akan banyak lagi proker-proker yang akan terus dijalankan
oleh SC Perhapi Unsri.
Acara dimulai pada pukul 9.30 dimulai dengan pembukaan secara resmi oleh Ketua
Jurusan Teknik Pertambangan Unsri yakni Ibu Hj. Rr. Harminuke Eko Handayani, S.T.,M.T.
serta penyerahan cinderamata kepada pembicara dari Jurusan Teknik Pertambangan dilanjutkan
dengan kata sambutan oleh Ketua Permata FT Unsri yang pada kali ini diwakli oleh Wakil Ketua
Permata FT Unsri yaitu saudara Gilas A. Amartha Abieyoga. Setelah itu masuk acara inti yakni
penyampaian materi oleh pembicara dengan tema How to be an Entrepreneur on Mining
Sector.
Meskipun peserta dalam acara Perhapi Mengajar Sesi II ini tidak sepadat daripada sesi
sebelumnya, namun peserta terliihat begitu antusias menyimak penjelasan yang disampaikan
ollhe Bapak Paulus dan acara ini semakin interaktif terlihat dari peserta yang banyak bertanya
kepada pembicara. Selama kurang lebih dua jam acara ini berlangsung, karena keterbatasan
waktu acara ini disudahi meskipun banyak peserta yang nampaknya masih ingin bertanya lebih
jauh lagi. Dari acara ini didapatkan suatu pelajaran yang dapat diambil, yaitu apabila setiap fresh
graduate mine engineer tidak berorientasi sebagai pegawai suatu perusahaan, melainkan
membuka usaha tambang sendiri (berwirausaha), dapat dibayangkan seberapa banyak lapangan
pekerjaan akan terbuka selebar-lebarnya.

Dokumentasi kegiatan: