You are on page 1of 7

IGNITER CORD DAN MACAMNYA

Kabel Igniter adalah salah satu komponen dari sistem peledakan


tradisional. Aksesori ini digunakan selain untuk sekering keselamatan panjang
tertentu, sampai ke ujung yang tutup peledakan standar dan kabel penyala yang
berkerut.
Ketika membuat sirkuit koneksi, Kabel Igniter diperkenalkan di slot konektor dan
berkerut dengan masing built-in kerah plastik. Dalam kondisi ini, Cord Igniter
siap untuk diaktifkan oleh api dari korek api atau agen eksternal lain.
Panjang Kabel Igniter digunakan antara dua lubang bor ditentukan oleh beberapa
faktor, yang utama menjadi: jenis pekerjaan, membakar waktu Kabel Igniter,
sirkuit koneksi dan membakar waktu sekering keselamatan. Perhatian khusus
harus diambil untuk mencegah lubang bor pertama dari merusak aksesoris
lainnya, tidak memungkinkan urutan peledakan.
Aksesori ini dimaksudkan terutama untuk menghilangkan percikan manual dari
sekering keselamatan, mencegah paparan dari operator untuk membakar asap.
Igniter cord atau plastik igniter cord
Igniter cord (IC) adalah salah satu alat untuk menyalakan sejumlah sumbu
api dalam urutan yang dingikan. Atau igniter adalah alat serupa dengan tali sumbu
plastik terbakar dengan nyala yang kuat merambat dengan kecepatan tetap.Ada
dua macam igniter cord connector yaitu : beathole type dan slotted type.
Tabel igniter cord berbagai pabrik
Fast

Medium

Slow

Thermalite

(3-5det/fit)
Hitam

(8-10det/fit)
Hijau

(15-21det/fit)
Merah

Coast fuse

Spittercord

Hijau (A)

Merah (B)

Ensing bickford

Ignitacord

Hitam

Hijau

Merah

Pabrik

Merk dagang

CIL

Penyambung Sumbu Api

Terdapat beberapa tipe penyambung sumbu api dengan bentuk dan fungsi
yang berbeda. Beberapa diantaranya adalah multiple fuse ignitor, plastic ignitor
cord, bole hole connector,dan slotted connectors.
Multiple Fuse Ignitor
Multi Fuse Ignitor adalah alat bantu penyulut beberapa sumbu api berupa
silinder terbuat dari tembaga atau alumunium dan di dalamnya terdapat
ramuan pembakar. Diameter silinder dirancang sesuai dengan jumlah
sumbuapi yang bisa dimasukan, umumnya sekitar delapan sumbu dan
sebuah sumbu pokok. Sumbu pokok atau masterfuseadalah sumbu yang
menghantarkan rambatan api ke dalam silinder MFI.

Foto 2.7
Multiple Fuse Ignitor
Plastic Ignitor Cord
Plastic Ignitor Cord adalah alat bantu penyulut beberapa sumbu api
berbentuk panjang yang bagian luarnya diselubungi plastik. Terdapat dua
jenis PIC, yaitu PIC cepat dan PIC lambat. PIC cepat mempunyai
kecepatan nominal rambatan api 30 cm/detik, sedangkan PIC lambat hanya
3 cm/detik.
blackpowder

selubung plastik

selubung plastik

kawat

3 utas tali kertas terpilin

blackpowder

tali kertas

Foto 2.8
(A).PIC-cepat dan (B).PIC-lambat

PERBEDAAN SUMBU API DAN SUMBU LEDAK


Sumbu Api
Sumbu api adalah sumbu yang digunakan untuk dapat merambatkan api
guna dapat meledakan bahan peledak. Sumbu api ini biasanya terdiri dari dua
komponen yaitu inti sumbu api yang merupakan potassium nitrat black powder
dan pembungkusnya biasanya berupa jute. Sedangkan sumbu api berdasarkan
kecepatan rambatnya di kelompokkan menjadi dua yaitu :
Sumbu api berkecepatan 120 second/yard.
Sumbu api berkecepatan 90 second/yard.

Foto 2.6
Sumbu Api
Sumbu Ledak
Sumbu ledak ( detonating fuse ) adalah suatu sumbu yang berintikan
initiating explosive yang dimasukan kedalam suatu pembungkus plastik. Fungsi
sumbu ledak ialah untuk merambatkan gelombang detonasi sampai isian. Inti dari
sumbu ledak adalah high explosive. Pada sumbu ledak ini ketika proses peledakan
akan terjadi rambatan gelombang detonasi.
Anyaman tekstil
sintetis

Selubung
plastik

Serat nylon

PETN

Inti katun

Gambar 2.1
Sumbu Ledak

METODE
PELEDAKAN

PERLENGKAPAN

PERALATAN

1. Plain detonator

1. Cap crimper

2. Sumbu api

2. Penyulut (lighter) : korek


api.

SUMBU API (CAP


3. Igneter cord
& FUSE)
4. Igneter cord conector

3. Tamper

1.

Sumbu ledak
Detonatring
Relay/ Dellay
connector
SUMBU LEDAK
3. Initator (detonator
listrik/biasa)
2.

Tergantung detonator yang


dipakai

BLASTING MACHINE
Alat Pemicu Peledakan Listrik ( Blasting Machine Electric)
Alat pemicu peledakan merupakan sumber energi pengahantar arus listrik
menuju detonator. Cara kerja blasting machine pada umumnya didasarkan atas
penyimpanan arus pada suatu kapasitor dan arus tersebut dilepaskan seketika pada
saat yang dikehendaki. Ada beberapa cara pengumpulan arus listrik yang dapat
dihasilkan yaitu :

Gerakan mekanis untuk tipe generator, yaitu dengan memutar handle untuk
mengumpulkan arus listrik yang diperlukan untuk suatu kegiatan

peledakan. Putaran handle tersebut dihentikan setelah indikator menyala

dan menandakan arus sudah terkumpul maksimum dan siap dilepaskan.


Baterai untuk tipe kapasitor, yaitu dengan mengontakkan kunci kearah
starter dan setelah lampu indikator menyala yang menandakan arus sudah
terkumpul maksimum dan arus listrik siap dilepaskan.
Arus yang terkumpul pada blasting machine dan siap dilepaskan saat akan

melakukan kegiatan peledakan harus mampu mengatasi tahanan listrik di dalam


rangkaian peledakan. Untuk itu perlu diketahui benar kapasitas dan spesifikasi
blasting machine yang akan digunakan, jangan samapai kapasitasnya lebih kecil
dibandingkan tahanan listrik seluruhnya. Tahanan rangkaian listrik harus diukur
atau dihitung terlebih dahulu dan harus dijaga jangan sampai terjadi suatu
kebocoran arus karena terdapat suatu kawat terbuka yang berhubungan dengan
tanah, air, dan material lain yang bersifat konduktor. Produsen blasting machine
biasanya mencantumkan jumlah arus yang dapat ditampung serta diledakan untuk
itu pentingnya memahami dan membaca spesifikasi blasting machine.

Foto 2.1
Blasting Machine Electric
2.1.2 Alat Pemicu Peledakan Non Listrik( Blasting Machine Non Electric )
Alat pemicu non elektrik dapat dikatagorikan menjadi dua kelompok yaitu
penyulut sumbu api dan pemicu nonel ( Shorter non electric ). Alat pemicu nonel
dinamakan shot firer. Suatu sumbu nonel mengandung bahan reaktif yaitu HMX
yang akan terinisiasi oleh gelombang kejut akibat impact. Alat pemicu nonel
dilengkapi dengan peluru disebut shot shell primer dengan ukuran tertentu. Shot
shell primer diaktifkan oleh pemicu, yaitu pegas bertekanan tinggi yang terdapat
di dalam alat pemicu nonel. Alat pemicu nonel ada yang menggunakan stiker yang
disisipkan di bagian atas barrel, dan ada juga yang menggunakan hentakan kaki.

2.2
Blasting Machine Nonel