Вы находитесь на странице: 1из 73

10 PENYAKIT MATA

TERBANYAK UTK
PERSIAPAN COSHAP
SRI FULINA

10 PENYAKIT TERBANYAK

1. KATARAK
2. KONYUNGTIVITIS
3. KELAINAN REFRAKSI
4. KERATITIS
5. UVEITIS ANTERIOR
6. GLAUKOMA AKUT DAN KRONIS
7. TRAUMA BOLA MATA
8. RADANG KELOPAK MATA
9. PROSES DEGENERASI
10. RETINOPATI DIABETIK

1.Seorang pasien wanita umur 60 thn datang dgn keluhan penglihatan


kedua mata kabur , spt ada asap, dan silau melihat cahaya.
- Apa yg harus diperiksa pd pasien tsb?
1. Pemeriksaan visus
2. Pemeriksaan tonometri
3. Pemeriksaan segmen anterior bola mata
4. Apa perkiraan diagnosis pasien tsb ,bgmn menentukan D/
U/ menentukan D/ bisa memakai senter.slit lamp,funduskopi.
tampak adanya kekeruhan pd lensa, tergtg derajad kekeruhan
Katarak senil - stad.1 ( katarak insipiens) kekeruhan msh tipis,
visus msh baik.
stad 2 ( katarak imatur ) kekeruhan lbh nyata,iris shadow +
visus sekitar 5/60 sp 6/30
stad 3 ( katarak matur) kekeruhan difus ,iris shadow visus sekitar 1/300 sp 2/60.

Gejala klinik :
Subjektif :- visus menurun , silau .
- distorsi penglihatan
- susah melihat tu pd malam hari
Objektif :
- lensa keruh wrn putih keabu-abuan
terlihat pd pupil.
- bl lensa sudah opak ,cahaya terpencar
shg pandangan kabur / redup.

Katarak matur

Indikasi operasi bl sudah menganggu kegiatan


sehari-hari.
Pemeriksaan utk persiapan operasi :

- laboratorium : darah lengkap,masa


perdarahan,masa

pembekuan, glukose darah ( sewaktu atau


puasa )

- konsul dokter ahli peny.dalam , ahli jantung


,ahli paru

- pemeriksaan Bioemetri utk menentukan


ukuran lensa.

Seorang pria usia 30 tahun mengeluh mata kanan


merah,gatal
belekan sudah 2 hari, rasa spt berpasir . Penglihatan tdk
terganggu.
1. Bgmn menentukan D/ penyakit tsb
2. bgmn membedakan sakit mata merah
Hasil pemeriksaan ditemukan :
- injeksio konyungtiva
- kornea jernih
- coa normal
- pupil isokor
Bgmn membedakan konyungtivitis kausa bakteri,virus ,
alergi?

Diferential Diagnosis
Peny.Mata merah
Sri Fulina

Red eyes all look similar!

PENYEBAB
A. Trauma :
- Aberasi Kornea ,Laserasi
kornea
- Foreign body ( bd.asing)
- Hipema
- Kimia

Non Trauma :
- Konyungtivitis
- Perdarahan subkonyungtiva
- Iritis
- Keratitis
- Glaukoma akut
- Episkleritis / skleritis

Evaluasi klinik
Riwayat penyakit mata / anamnesis
Pemeriksaan visus
Pemeriksaan fisis oftalmologi
- segmen anterior bolamata
- tipe sekret
- deteksi kekeruhan kornea
- deteksi bilik mata depan
- observasi pupil

Mata merah yg disebabkan oleh inj.siliar


atau inj.kony dpt mberikan gejl bersamasama dgn keluhan :
- penglihatan menurun / normal
- sekret + /- peningktn TIO
Kemungkinan penyeb.mata merah :
- perdarahan subkonyungtiva
- konyungtivitis akut
- iritis akut
- keratitis
- glaukoma akut dll

Subconjunctival
Haemorrhage
Diffuse or localised
area of blood under
conjunctiva.
Asymptomatic
Idiopathic, trauma,
cough, sneezing,
aspirin, HT
Resolves within 1014 days

Subconjunctival hemorrhage

Conjunctivitis

Follicles

Papillae

Redness

Chemosis

Purulent discharge

Is it conjunctivitis?
History
Itching
Exposure to person
with red eye
URTI
Past history of
conjunctivitis
Discharge with
morning crusting
Exposure to drugs

Signs
Discharge
Lid and conjunctival
edema
Conjunctival
redness
Preauricular lymph
node
Facial or eye lid
vesicles

Symptoms can help determine the


diagnosis
Symptom

Cause

Itching
allergy
Scratchiness/ burning
conjunctival,
corneal
disorders, including
foreign body, trichiasis,
dry eye
Localized lid tenderness Hordeolum,
Chalazion

Symptom

Cause

Deep, intense pain


Corneal abrasions, scleritis
Iritis, acute glaucoma, sinusitis
Photophobia
Corneal abrasions, iritis, acute
glaucoma
Halo Vision
corneal edema (acute glaucoma,
contact lens overwear)

Conjunctivitis - Discharge
Discharge

Cause

Purulent
Bacteria
Clear
Viral
White mucous
Allergies

Conjunctival hyperemia: engorgement of more superficial


vessels. Nonspecific sign.
Picture taken from Basic Ophthalmology for Medical Students and Primary Care Residents published by the American
Academy of Ophthalmology

Bacterial Conjunctivitis
Both adults and children
Tearing, foreign body sensation, burning,
stinging and photophobia
Mucopurulent or purulent discharge
Lid and conjunctiva maybe edematous
Streptococcus pneumoniae, Haemophilus
influenzae, and staphylococcus aureus and
epidermidis
Conjunctival swab for culture
Topical broad spectrum antibiotics

Bacterial Conjunctivitis

Viral Conjunctivitis
Acute, watery red eye with soreness, foreign body
sensation and photophobia
Conjunctiva is often intensely hyperaemic and there
maybe follicles, haemorrhages, inflammatory
membranes and a pre-auricular node
The most common cause is an adenoviral infection
No specific therapy but cold compresses are helpful

Viral Conjunctivitis

Allergic Conjunctivitis
Encompasses a spectrum of clinical condition
All associated with the hallmark symptom of itching
There is often a history of rhinitis, asthma and family
history of atopy
Signs may include mildly red eyes, watery discharge,
chemosis, papillary hypertrophy and giant papillae
Treatment consist of cold compresses,
antihistamines, nonsteroidals, mast cells stabilizers,
topical corticosteroids and cyclosporine

Ciliary flush injection of deep conjunctival vessels and episcleral


vessels surrounding the cornea. Seen in iritis (inflammation in the
anterior chamber) or acute glaucoma. Not seen in simple conjunctivitis
Picture taken from Basic Ophthalmology for Medical Students and Primary Care Residents published by the American Academy of Ophthalmology

Keratitis with Hypopyon

Herpes Simplex Keratitis

Herpes Zoster
Ophthalmicus

Diffuse haze: corneal edema or swelling, frequently seen in


angle closure glaucoma. Note the indistinct margins of the
corneal light reflex.
Picture taken from Basic Ophthalmology for Medical Students and Primary Care Residents published by the American
Academy of Ophthalmology

Iritis (Anterior Uveitis)


Slit lamp exam
Deposits on posterior surface of cornea (keratic
precipitates)
Inflammatory cells and protein (flare) in AC
Adhesions of iris to surface of lens (posterior synechiae)

Workup
Complete ocular history and exam
Systemic history and exam for various associated
conditions

Treatment by Ophthalmologist
Topical/oral steroids
Cycloplegic agent

Iritis (Anterior Uveitis)

Iritis

Iritis (Anterior Uveitis)

Acute Angle-closure
Glaucoma
Symptoms
Pain, headache,
nausea-vomiting
Redness,
photophobia,
Reduced vision
Haloes around
lights

Ciliary hyperaemia

Corneal oedema

Dilated pupil

Acute Angle Closure Glaucoma


Symptoms

Unilateral blurred vision


Halos around lights (monocular)
Intense pain and photophobia, frontal headache
Vasovagal symptoms (diaphoresis, N/V)

Signs

Fixed, middilated pupil


Diffuse conjunctival injection
Corneal edema with blurring of light reflex
Shallow anterior chamber bilaterally
Markedly elevated IOP, often 60-80mmHg (rock
hard)

Acute Angle Closure Glaucoma


Treatment
Emergent referral to Ophthalmology
For vision of hand motion or worse
All topical glaucoma agents, if not contraindicated
IV Diamox
IV osmotics (mannitol)

For IOP<50 and less severe loss of vision


Topical glaucoma agents
Topical steroids

Once IOP decreased significantly and angle is


open, definitive treatment is laser (or surgical)
peripheral iridotomy to both eyes

Acute Angle Closure


Glaucoma

Acute Glaucoma

KELAINAN REFRAKSI
Sri fulina FKK UMJ

REFRAKSI
Mata normal jarak titk api sama dgn
kekuatan pembiasan media
penglihatan.
Media penglihatan :
- Kornea :
. merup.jendela plg depan
. sinar masuk difokuskan kedalam
pupil
. Menfokuskan sinar yg masuk
sebnyk 80%

- Iris :
. mengatur jumlah sinar yg masuk
kedalam mata dgn besarnya pupil.
- Pupil :
. Mengatur jumlah sinar yh masuk
ke
dalam bola mata.
- Lensa :
.membiaskan sinar 20% atau 10
dioptri
.peranan lensa yg terbesar ad/ saat

MATA NORMAL = EMETROP


-Pembiasan sinar difokuskan tepat
pada
retina.
-sumbu mata panjangnya sebanding
dgn
letak sinar yg difokuskan media
penglhtn.

Refraksi Mata
Terdiri atas 2 bentuk :
1. Refraksi normal ( emetrop )
2. Anomali Refraksi ( Ametrop ):
a. Miop
b. Hipermetrop
c. Astigmat

EMETROP
Suatu keadaan refraksi mata sinar-sinar
sejajar aksis visual masuk ke mata mll
media refrakta di fokus pd satu titik tepat
di retina tanpa akomodasi.
Hal ini terjadi karena :
1. Kekuatan refraksi mata sesuai panjang
aksis bola mata
2. Permuk. kurvatur kornea dan lensa
berbentuk
sferis

Dengan optotyp Snellen memberikan


hsl visus 5/5
Jalannya sinar :

ANOMALI REFRAKSI
Suatu keadaan dimana media refrakta tdk dpt membiaskan sinar-sinar sejajar
aksis visual pd satu titik tepat di retina.
Dikenal sbg AMETROP:

- Miop
- Hipermetrop
- Astigmat

Dapat terjadi krn adanya :


- perubahan kurvatur ( ametrop kurvatur )
- perubahan indeks bias ( ametrop indeks )
- perubahan aksis ( ametrop aksial )
Kaidah pembiasan sinar tetap berlaku
Pd tes ketajaman hsl visus <5/5

Abnormalities

MIOP
Suatu kelainan refraksi dimana sinar
sejajar aksis visual tanpa akomodasi
difokuskan pd satu titik didepan
retina.
Terjadi ok:
- kekuatan refraksi mata terlalu kuat
dibanding jarak fokus retina.
- permukaan kurvatur kornea &lensa
bbtk
sferis shg grs meridian refraksi yg
tak
terhingga jlhnya memp kekuatan

Pd tes ketajaman hsl visus <5/5


Jalannya sinar :

Pembagian miop berdasarkan:


- Perkembangan btk klinik:
* Miop statik ; cenderung menetap
jarang > 6 D.
* Miop progressif ;
bersft herediter resesif
manifestasi sgt cepat
bs mencapai > 20 D
berhub.dgn perubhn degeneratif
pd
koroid dn retina yg menimbulkn
ggn

2.Berdasarkan derajad :
* Miop ringan : < 3D
* Miop sedang ; 3-6 D
* Miop berat : > 6D
3. Berdasarkan kausa:
* Miop kurvatur :lengkung kurvatur > N
keratoglobus,keratokonus,intumescen ls.
* Miop indeks :ber+ indeks refraktif media
refrakta.mis.subluksasi ls.
* Miop aksial: ber+ jrk antara kornea &fokus
bay retina.mis makroftalmia,stafiloma post.

Gejala klinik Miop:


- membaca dekat lebih mudah
tanpa kc mt
- keluhan kabur melihat jauh
- sakit kepala sering diserta dgn
juling
- celah kelopak yg sempit
- memp.kebiasaan mengernyitkan
mata
Pengobatan :
- lensa sferis minus terkecil yg
memberikan tajam penglihatan
terbaik

Komplikasi miop :
- Strabismus konvergen;
miop berat isometrop
miop berat anisometrop selisih <
3D.
- Strabismus divergen ;
miop anisometrop selisih > 3 D.
- Pencairan badan kaca
- Ablasi retina
- makular diseases

HIPERMETROP

Kead.dimana sinar sejajar difokuskan


jatuh di belakang retina.
Hipermetrop aksial ;bola mata lebih
pendek dari normal.
Hipermetrop refraktif ;pembiasan
kornea atau lensa lemah

Dengan optotyp Snellen hsl visus <5/5


Jalannya sinar :

Bentuk hipermetrop:
- Hipermetrop manifes yi hip.yg tidak diatasi
dgn
akomodasi.
- Hipermetrop laten yi hip.yg didapatkan dgn
sikloplegik.
- Hipermetrop total yi jlh hip.laten dan
manifes.
- Hipermetrop fakultatif bgn dr hip.manifes yg
msh
dpt diatasi dgn akomodasi.
- Hipermetrop absolut bgn hip.manifes yg
tidak dpt diatasi dgn akomodasi.

Gejala hipermetrop:
- sukar melihat dekat dan tidak sukar
melihat jauh.
- usia mudah tidak banyak
menimbulkan
masalah,diimbangi dgn akomodasi.
- sakit kepala tu didaerah dahi,silau
dn
kadang lht ganda.
-asthenopia akomodatif.akomodasi
terus

Pengobatan :
- lensa sferis positif terbesar yg
memberikan tajam penglihatan
terbaik.
Komplikasi :
- Ambliopia,mata tanpa akomodasi
tdk
pernah melihat objek dgn baik.
- Esotropia,selalu akomodasi
- glaukoma akbt hipertrofi otot siliar
pd

ASTIGMAT
Fokus tidak dalam bentuk satu titik.
Ditandai garis lurus tampak bengkok,
tulisan menjadi dobel dan
berbayang.
Terjadi ok permukaan kornea dn
lensa tdk berbtk sferis tp menyerupai
silinder.
Astigmat reguler,dua kekuatan
pembiasan yg saling tegak lurus pd
sistem pembiasan mata.

Gejala astigmat
Gejala sgt bervariasi, bisa spt
astenopia
Penglihatan jauh dan dekat kabur
Oftalmoskopi : papil N.optik bentuk
oval
Pengobatan : lensa silinder.

Keadaan2 mata dimana astigmat dpt


terjadi :

Mata normal 0,25 D


Keratoconus
Post op katarak
Post keratoplasti
Jar. parut kornea
Pterigium
Kalazion
Post trauma kornea
Subluksasi lensa yang miring

Koreksi kelainan refraksi :


- Kacamata
- Lensa kontak
- Bedah refraksi :
. Lasik
. Ekstraksi lensa
. Radial keratotomi (RK)

PRESBIOP .
Mata dgn kurangnya kemampuan
menfokuskan melihat dekat akbt
ggn usia.
Penyebab :
- hilangnya elastisitas lensa
- menurunnya kekuatan otot bdn
siliar.
Pengobatan :
Kacamata plus sesuai usia.