Вы находитесь на странице: 1из 8
BAHAN GERAK MELINGKAR BERATURAN AJAR I. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR 1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur
BAHAN
GERAK MELINGKAR BERATURAN
AJAR
I.
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak,

fluida, kalor dan optik.

2.1

Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti;

cermat; tekun; hati-hati; bertang-gung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implemen-tasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi.

2.1.1

Menunjukkan sikap positif

selama kegiatan diskusi, misalnya jujur,

2.1.2

cermat, bertanggungjawab, terbuka)

Menunjukkan sikap ilmiah pada saat memecahkan permasalahan (kritis,

3.5

kreatif dan inovatif)

Menganalisis besaran fisis pada gerak melingkar dengan laju konstan dan

penerapannya dalam teknologi

3.5.1

3.5.2

3.5.3

3.5.4

3.5.5

3.5.6

Menyebutkan fakta/ fenomena tentang gerak melingkar

Menjelaskan pengertian gerak melingkar.

Menentukan periode benda yang bergerak melingkar beraturan.

Menentukan frekuensi benda yang bergerak melingkar beraturan.

Menentukan posisi sudut pada benda yang bergerak melingkar beraturan.

Menentukan kecepatan sudut pada benda yang bergerak melingkar

3.5.7

beraturan.

Menentukan hubungan antara kecepatan sudut dengan kecepatan linier

pada benda yang bergerak melingkar beraturan.

3.5.8

Menentukan kecepatan linier pada benda yang bergerak melingkar

4.5

beraturan.

Menyajikan

ide/gagasan

terkait

gerak

melingkar

(misalnya

menentukan

hubungan antara kecepatan linier, kecepatan sudut dan jari-jari)

4.5.1

Melaporkan hasil diskusi tentang gerak melingkar beraturan.

II.
II.

FENOMENA/FAKTA

BAHAN GERAK MELINGKAR BERATURAN AJAR I. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR 1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur

Gambar 2.1 Jarum jam melakukan gerak melingkar

Sumber: Buku Fisika kelas X (Karyono)

Gambar 2. 2 Roler Coaster

Sumber: Buku Fisika kelas X (Sri H.)

Pernahkah kalian memperhatikan gerak jarum jam dan gerak kipas angin? Gerak apakah yang dilakukan oleh ujung jarum jam dan kipas angin? Pertanyaan-pertayanaan di atas dapat kalian jawab dengan mempelajari bab ini, sehingga setelah belajar bab ini kalian diharapkan dapat:

  • 1. Menjelaskan pengertian gerak melingkar.

  • 2. Menyebutkan contoh-contoh atau fenomena terkait dengan gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari.

  • 3. Mengidentifikasi besaran-besaran pada gerak melingkar.

III. KONSEP

Gerak melingkar

Periode

Frekuensi

Posisi sudut

Kecepatan linier

Kecepatan sudut

IV. PRINSIP

Benda yang bergerak melingkar

beraturan memiliki kecepatan linier yang

sama dengan arah yang berbeda. Kecepatan sudut pada gerak melingkar beraturan memiliki besar dan arah

selalu tetap setiap saat.

V.
V.

1.

MATERI PEMBELAJARAN

Pengertian Gerak Melingkar
Pengertian Gerak Melingkar

Ketika kalian memperhatikan jarum jam, kalian akan melihat jarum jam selalu bergerak. Gerak yang dilakukan oleh jarum jam adalah gerak memutar atau melingkar. Hal yang sama juga terjadi pada roler coaster, gerak roler coaster itu memiliki lintasan melingkar. Berdasarkan contoh tersebut, gerak melingkar

beraturan (GMB) adalah gerak suatu benda yang menempuh lintasan melingkar dengan kelajuan (besar kecepatan) tetap. Setiap benda yang bergerak melingkar memiliki dua kecepatan, yakni kecepatan linear dan kecepatan anguler. Kedua kecepatan ini tidaklah sama, akan tetapi penting dalam proses gerak melingkar.

UJI KEMAMPUAN

Sebutkan sedikitnya 10 contoh gerak melingkar yang sering kalian

jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Jelaskan gerak apakah yang dialami oleh mobil ketika menikung!

Gerak melingkar beraturan

2

2.
2.

Besaran-Besaran Pada Gerak Melingkar Beraturan (GMB)

2. Besaran-Besaran Pada Gerak Melingkar Beraturan (GMB) a) Periode dan Frekuensi Periode (T) adalah selang waktu

a) Periode dan Frekuensi Periode (T) adalah selang waktu yang diperlukan untuk menempuh satu kali putaran (atau satu kali melingkar). Misalnya kalian bersama teman-teman kalian berlari mengelilingi lapangan sepak bola. Kemudian bapak gurunya menghitung waktu satu putaran. Waktu yang dihitung dalam satu kali putaran inilah yang dinamakan periode. Mungkin bapak gurunya menggunakan aturan lain yaitu memberi batasan waktu 45 menit dan menghitung dapat berputar berapa kali. Banyaknya putaran tiap satu satuan waktu ini dinamakan

frekuensi (f).

Dari penjelasan di atas dapat dirumuskan besaran periode dan frekuensi gerak

melingkar sebagai berikut. Keterangan: T = periode (s) N = banyaknya putaran t = waktu putaran
melingkar sebagai berikut.
Keterangan:
T = periode (s)
N = banyaknya putaran
t = waktu putaran (s)
f = frekuensi (Hz)
LATIHAN SOAL 1
Sebuah benda yang diikat dengan tali yang panjangnya 10 cm
diputar horizontal 6 putaran setiap menit. Tentukan frekuensi
putarannya!
Penyelesaian:
Diketahui:
Jawab:
N
6
1
R = 10 cm
f =
Hz
t
60
10
N = 6
t = 1 menit = 60 s
Ditanyakan: f = ……?
Sebuah alroji memiliki panjang jarum jam detik 3 cm berputar
selama 6 putaran 6 menit. Berapakah periode jarum jam
tersebut?
Penyelesaian:
Diketahui:
Jawab:
R = 3 cm
T =
N = 6
Gerak melingkar beraturan
t = 6 menit = 360 s
  • b) Posisi sudut

s v O θ P
s
v
O
θ
P

A

B

Gambar 5.1 Titik P berotasi dengan

sumbu di O

Gambar 5.1 melukiskan sebuah titik P yang berputar terhadap sumbu yang tegak

  • C lurus terhadap bidang gambar melalui titik O. Titik P bergerak dari A ke B dalam selang waktu t. Posisi titik P dapat dilihat dari besarnya sudut yang ditempuh, yaitu θ yang dibentuk oleh garis AB terhadap sumbu x yang melalui titik O. Posisi sudut θ diberi satuan radian (rad). Besar sudut satu putaran adalah 360° = 2 θ radian. Jika θ adalah sudut pusat lingkaran yang panjang busurnya s dan jari- jarinya R, diperoleh hubungan:

b) Posisi sudut s v O θ P A B Gambar 5.1 Titik P berotasi dengan
b) Posisi sudut s v O θ P A B Gambar 5.1 Titik P berotasi dengan

c) Kecepatan Linier dan Kecepatan Anguler Pada gerak melingkar dikenal 2 macam kecepatan yaitu kecepatan linier dan kecepatan anguler (sudut).

Kecepatan linier

b) Posisi sudut s v O θ P A B Gambar 5.1 Titik P berotasi dengan

Gambar 5.2 kecepatan linier gerak melingkar Sumber: Buku Fisika kelas X (Suparmo)

Dari gambar di atas terlihat bahwa benda bergerak menempuh lintasan melingkar. Tampak bahwa arah vektor kecepatan linear di A dan B berbeda. Dengan demikian vektor kecepatan linear tidak konstan. Kecepatan pada

GMB besarnya selalu tetap, namun arahnya selalu berubah, dan arah kecepatan selalu menyinggung lingkaran. Artinya, arah kecepatan (v) selalu tegak lurus dengan garis yang ditarik melalui pusat lingkaran ke titik tangkap vektor kecepatan pada saat itu. Kecepatan linear adalah hasil bagi panjang lintasan linear yang ditempuh dengan waktu tempuhnya. Bila jari-jari lingkaran adalah R, maka keliling lingkaran adalah 2πR. Oleh karen itu, dalam T sekon ditempuh 2πR

sehingga dalam 1 sekon =

2πR . Telah diketahui bahwa lintasan yang

T

ditempuh tiap sekon disebut dengan kecepatan (v). Besarnya kecepatan titik yang bergerak melingkar beraturan adalah sebagai berikut.

GMB besarnya selalu tetap, namun arahnya selalu berubah, dan arah kecepatan selalu menyinggung lingkaran. Artinya, arah

Keterangan:

v = kecepatan linier (m/s)

Kecepatan anguler (sudut)

T = periode (s)

R = jari-jari (m)

Kecepatan sudut adalah besarnya sudut yang ditempuh tiap detik atau didefinisikan sebagai perubahan posisi sudut benda yang bergerak

melingkar tiap satuan waktu. Dari definisi tersebut kecepatan sudut dapat dirumuskan:

GMB besarnya selalu tetap, namun arahnya selalu berubah, dan arah kecepatan selalu menyinggung lingkaran. Artinya, arah
GMB besarnya selalu tetap, namun arahnya selalu berubah, dan arah kecepatan selalu menyinggung lingkaran. Artinya, arah

Dalam 1 putaran, besarnya sudut yang ditempuh adalah 360 0 atau 2π

radian.

Sehingga kecepatan sudutnya juga dapat memenuhi persamaan

berikut.

 

ω

atau ω

2

f

 

t

T

Dengan ω dinyatakan dalam satuan rad/s.

 

Substitusi

ω

ke

 

T

keterangan:

v

2

R

T

didapatkan bentuk persamaan:

v

2

R

T

2

fR

R

v = kecepatan linier (m/s) ω = kecepatan anguleer (rad/s) R = jari-jari (m)

2π Substitusi ω  ke T keterangan: v  2 R  T didapatkan bentuk persamaan:
  • 3. Fenomena gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari

2π Substitusi ω  ke T keterangan: v  2 R  T didapatkan bentuk persamaan:
  • a. Gerak jarum jam yang selalu bergerak melingkar berarturan dengan panjang jarum sebagai jari-jari.

  • b. Sebuah kincir raksasa yang sedang bergerak, lintasannya berbentuk lingkaran karena benda ini bergerak melingkar.

  • c. bumi mengitari matahari,

  • d. jarum jam yang berputar,

e. roda kendaraan yang berputar, f. baling-baling kipas angin yang berputar, Contoh soal 2 2. Sebuah
e.
roda kendaraan yang berputar,
f.
baling-baling kipas angin yang berputar,
Contoh
soal 2
2.
Sebuah jam dinding yang panjang jarumnya 4 cm bergerak 1 putaran tiap 60
Contoh soal 2:
menit. Tentukan kecepatan linier yang dialami jarum jam tersebut!
1.
Sebuah batu diikatkan pada pada seutas tali dan di putar dengan
Penyelesaian:
kecepatan tetap. Panjang tali 1 m dan batu melakukan 5 putaran dalam
Diketahui:
jawab:
waktu 1 sekon . berapakah kecepatan sudut batu?
t
3600
R = 4 cm = 0,04 m
T
=
s
= 3600 s
N
1
Penyelesaian:
N = 1
jadi ,
Diketahui:
Jawab:
2
R
2
0,04
0,08
m
t = 60 menit = 3600 s
v =
s
R = 1 m
T
3600
3600
Ditanyakan:
t
1
N = 5
T =
s
= 0,2 s
v = ……?
N
5
2
2
rad
3. Sebuah benda bergerak melingkar beraturan dengan jari-jari 3 m yang memiliki
t = 1 s
jadi
10
T
0,2
s
s
kecepatan linier 24π m/s. Berapakah kecepatan sudut benda tersebut?
Ditanyakan:
Penyelesaian:
ω….?
Diketahui:
jawab:
v
24
R = 3 m
ω =
 8
rad/s
R
3
v =
24π m/s
Ditanyakan:
ω = ……?
Gerak melingkar beraturan

6

Latiha Sebutkan 5 contoh fenomena gerak melingkar yang terdapat n soal di pasar malam! Coba kamu
Latiha
Sebutkan 5 contoh fenomena gerak melingkar yang terdapat
n soal
di pasar malam!
Coba kamu perhatikan gerak pada kipas angin! Jelaskan
gerak apa yang terjadi pada kipas angin!
Sebuah batu diikatkan pada seutas tali dan diputar dengan kecepatan
tetap. Panjang tali 1 m dan batu melakukan 5 putaran dalam waktu 1
sekon. Berapakah periode batu tersebut?
Bumi melakukan 1 kali rotasi diperlukan waktu 24 jam. Tentukanlah
frekuensi yang dialami bumi?
Sepotong pendulum dengan panjang 100 cm berayun melalui busur 25 cm. Berapakah
sudut dalam radian dan derajat berdasarkan ayunan tersebut?
Sebuah kipas angin yang bergerak konstan mempunyai jejari 20 cm
berputar 120 putaran tiap menit. Hitunglah kecepatan sudut kipas
Angin!
7. Sebuah arloji memiliki panjang jarum 2 cm, berputar 3 putaran
selama 180 sekon. Berapakah kecepatan linier yang dialami jarum
jam tersebut?
8.Sebuah partikel melakukan gerak melingkar beraturan dengan
kecepatan sudut 10 rad/s. Jika jari-jari lintasannya 50 cm, berapa
kecepatan linier partikel itu?
DAFTAR PUSTAKA Handayani, S. 2009. Fisika kelas X SMA dan MA . Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen

DAFTAR PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA Handayani, S. 2009. Fisika kelas X SMA dan MA . Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen

Handayani, S. 2009. Fisika kelas X SMA dan MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Karyono, 2009. Fisika kelas X SMA dan MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Nurachmandanni, S. 2009. Fisika kelas X SMA dan MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Suparmo, 2009. Panduan Pembelajaran Fisika untuk SMA dan MA kelas X. Jakarta:

Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Tim Penyusun, 2003. Fisika 1A Kelas 1 SMU Semester 1. Klaten: Intan Pariwara.