You are on page 1of 8

Al-Qur'an

Al-Qur'an (ejaan KBBI: Alquran, Arab: )adalah kitab suci agama Islam. Umat Islam percaya bahwa
Al-Qur'an merupakan puncak dan penutup wahyu Allah
yang diperuntukkan bagi manusia dan bagian dari rukun
iman yang disampaikan kepada Nabi Muhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril; dan wahyu pertama yang
diterima oleh Nabi Muhammad adalah sebagaimana yang
terdapat dalam Al-Qur'an surat Al-'Alaq ayat 1-5.[1]

serta diriwayatkan dengan mutawatir, membacanya termasuk ibadah".


Adapun Muhammad Ali ash-Shabuni mendenisikan AlQur'an sebagai berikut: Al-Qur'an adalah rman Allah
yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad penutup para nabi dan rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril dan ditulis pada mushaf-mushaf yang
kemudian disampaikan kepada kita secara mutawatir,
serta membaca dan mempelajarinya merupakan ibadah,
yang dimulai dengan surat Al-Fatihah dan ditutup dengan
surat An-Nas"

Etimologi

Dengan denisi tersebut di atas sebagaimana dipercayai


Muslim, rman Allah yang diturunkan kepada Nabi selain Nabi Muhammad , tidak dinamakan Al-Qur'an seperti Kitab Taurat yang diturunkan kepada umat Nabi Musa
atau Kitab Injil yang diturunkan kepada umat Nabi Isa.
Demikian pula rman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad yang membacanya tidak dianggap sebagai
ibadah, seperti Hadits Qudsi, tidak termasuk Al-Qur'an.

Ditinjau dari segi kebahasaan, Al-Qur'an berasal dari bahasa Arab yang berarti bacaan atau sesuatu yang dibaca berulang-ulang. Kata Al-Qur'an adalah bentuk kata
benda (masdar) dari kata kerja qara'a yang artinya membaca. Konsep pemakaian kata ini dapat juga dijumpai
pada salah satu surat Al-Qur'an sendiri yakni pada ayat
17 dan 18 Surah Al-Qiyamah yang artinya:
Sesungguhnya mengumpulkan Al-Qur'an (di
dalam dadamu) dan (menetapkan) bacaannya
(pada lidahmu) itu adalah tanggungan Kami.
(Karena itu,) jika Kami telah membacakannya, hendaklah kamu ikuti bacaannya. (AlQiymah 75:17-18)

3 Nama-nama lain Al-Qur'an


Dalam Al-Qur'an sendiri terdapat beberapa ayat yang
menyertakan nama lain yang digunakan untuk merujuk
kepada Al-Qur'an itu sendiri. Berikut adalah nama-nama
tersebut dan ayat yang mencantumkannya:

Terminologi

Al-Kitab (Buku)[2][3]
Al-Furqan (Pembeda benar salah)[4]
Adz-Dzikr (Pemberi peringatan)[5]
Al-Mau'idhah (Pelajaran/nasihat)[6]
Al-Hukm (Peraturan/hukum)[7]
Al-Hikmah (Kebijaksanaan)[8]
Asy-Syifa' (Obat/penyembuh)[6][9]
Al-Huda (Petunjuk)[6][10][11][12]
At-Tanzil (Yang diturunkan)[13]
Ar-Rahmat (Karunia)[10]

Sebuah sampul dari mushaf Al-Qur'an.

Ar-Ruh (Ruh)[14]

Dr. Subhi Al Salih mendenisikan Al-Qur'an sebagai


berikut: Kalam Allah yang merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad dan ditulis di mushaf

Al-Bayan (Penerang)[15]
Al-Kalam (Ucapan/rman)[16]
1

5 SEJARAH AL-QUR'AN HINGGA BERBENTUK MUSHAF


Al-Busyra (Kabar gembira)[17]
An-Nur (Cahaya)[18]
Al-Basha'ir (Pedoman)[19]
Al-Balagh (Penyampaian/kabar)[20]
Al-Qaul (Perkataan/ucapan)[21]

Struktur dan pembagian AlQur'an

panjang-panjang, menyangkut peraturan-peraturan yang


mengatur hubungan seseorang dengan Tuhan atau seseorang dengan lainnya (syari'ah). Pembagian berdasar fase
sebelum dan sesudah hijrah ini lebih tepat, sebab ada surat Madaniyah yang turun di Mekkah.

4.3 Juz dan manzil


Dalam skema pembagian lain, Al-Qur'an juga terbagi
menjadi 30 bagian dengan panjang sama yang dikenal dengan nama juz. Pembagian ini untuk memudahkan mereka yang ingin menuntaskan bacaan Al-Qur'an dalam 30
hari (satu bulan). Pembagian lain yakni manzil memecah
Al-Qur'an menjadi 7 bagian dengan tujuan penyelesaian
bacaan dalam 7 hari (satu minggu). Kedua jenis pembagian ini tidak memiliki hubungan dengan pembagian
subyek bahasan tertentu.

4.4 Menurut ukuran surat


Kemudian dari segi panjang-pendeknya, surat-surat yang
ada di dalam Al-Qur'an terbagi menjadi empat bagian,
yaitu:
As Sab'uththiwaal (tujuh surat yang panjang). Yaitu
Surat Al-Baqarah, Ali Imran, An-Nisaa', Al-A'raaf,
Al-An'aam, Al Maa-idah dan Yunus
Al-Qur'an yang sedang terbuka.

Al Miuun (seratus ayat lebih), seperti Hud, Yusuf,


Mu'min dan sebagainya

4.1

Al Matsaani (kurang sedikit dari seratus ayat), seperti Al-Anfaal, Al-Hijr dan sebagainya

Surat, ayat dan ruku'

Al-Qur'an terdiri atas 30 juz,114 surah (surat) dan 6236


ayat. Setiap surat akan terdiri atas beberapa ayat, di mana
surat terpanjang dengan 286 ayat adalah surat Al Baqarah
dan yang terpendek hanya memiliki 3 ayat yakni surat Al
Kautsar, An-Nasr dan Al-'Ar. Surat-surat yang panjang
terbagi lagi atas subbagian lagi yang disebut ruku' yang
membahas tema atau topik tertentu.

4.2

Makkiyah dan Madaniyah

Sedangkan menurut tempat diturunkannya, setiap surat


dapat dibagi atas surat-surat Makkiyah (surat Mekkah)
dan Madaniyah (surat Madinah). Pembagian ini berdasarkan tempat dan waktu penurunan surat dan ayat tertentu di mana surat-surat yang turun sebelum Rasulullah
hijrah ke Madinah digolongkan surat Makkiyah sedangkan setelahnya tergolong surat Madaniyah.

Al Mufashshal (surat-surat pendek), seperti AdhDhuha, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas dan sebagainya

5 Sejarah Al-Qur'an hingga berbentuk mushaf


Al-Qur'an memberikan dorongan yang besar untuk
mempelajari sejarah dengan secara adil, objektif dan tidak memihak[22] . Dengan demikian tradisi sains Islam
sepenuhnya mengambil inspirasi dari Al-Qur'an, sehingga umat Muslim mampu membuat sistematika penulisan sejarah yang lebih mendekati landasan penanggalan
astronomis.

Surat yang turun di Makkah pada umumnya suratnya 5.1 Penurunan Al-Qur'an
pendek-pendek, menyangkut prinsip-prinsip keimanan
dan akhlaq, panggilannya ditujukan kepada manusia. Se- Al-Qur'an tidak turun sekaligus, ayat-ayat al-Qur'an tudangkan yang turun di Madinah pada umumnya suratnya run secara berangsur-angsur selama 22 tahun 2 bulan

5.2

Penulisan Al-Qur'an dan perkembangannya

3
langsung menghafalkan ayat-ayat Al-Qur'an setelah wahyu diturunkan.
5.2.2 Masa Khulafaur Rasyidin

Manuskrip dari Al-Andalus abad ke-12.

22 hari. Para ulama membagi masa turunnya ini dibagi menjadi 2 periode, yaitu periode Mekkah dan periode Madinah. Periode Mekkah berlangsung selama 12
tahun masa kenabian Rasulullah dan surat-surat yang turun pada waktu ini tergolong surat Makkiyyah. Sedangkan periode Madinah yang dimulai sejak peristiwa hijrah
berlangsung selama 10 tahun dan surat yang turun pada kurun waktu ini disebut surat Madaniyah. Ilmu AlQur'an yang membahas mengenai latar belakang atau
sebab-sebab suatu atau beberapa ayat al-Qur'an diturunkan disebut Asbabun Nuzul (Sebab-sebab Turunnya (suatu
ayat).

Pemerintahan Abu Bakar Pada masa kekhalifahan


Abu Bakar, terjadi beberapa pertempuran (dalam perang
yang dikenal dengan nama perang Ridda) yang mengakibatkan tewasnya beberapa penghafal Al-Qur'an dalam
jumlah yang signikan. Umar bin Khattab yang saat itu
merasa sangat khawatir akan keadaan tersebut lantas meminta kepada Abu Bakar untuk mengumpulkan seluruh
tulisan Al-Qur'an yang saat itu tersebar di antara para
sahabat. Abu Bakar lantas memerintahkan Zaid bin Tsabit sebagai koordinator pelaksanaan tugas tersebut. Setelah pekerjaan tersebut selesai dan Al-Qur'an tersusun
secara rapi dalam satu mushaf, hasilnya diserahkan kepada Abu Bakar. Abu Bakar menyimpan mushaf tersebut hingga wafatnya kemudian mushaf tersebut berpindah kepada Umar sebagai khalifah penerusnya, selanjutnya mushaf dipegang oleh anaknya yakni Hafshah yang
juga istri Nabi Muhammad.

Pemerintahan Utsman bin Aan Pada masa pemerintahan khalifah ke-3 yakni Utsman bin Aan, terdapat keragaman dalam cara pembacaan Al-Qur'an (qira'at) yang disebabkan oleh adanya perbedaan dialek (lahjah) antar suku yang berasal dari daerah berbeda-beda.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran Utsman sehingga ia
mengambil kebijakan untuk membuat sebuah mushaf
standar (menyalin mushaf yang dipegang Hafsah) yang
ditulis dengan sebuah jenis penulisan yang baku. Standar tersebut, yang kemudian dikenal dengan istilah cara
penulisan (rasam) Utsmani yang digunakan hingga saat
ini. Bersamaan dengan standardisasi ini, seluruh mushaf
yang berbeda dengan standar yang dihasilkan diperin5.2 Penulisan Al-Qur'an dan perkemba- tahkan untuk dimusnahkan (dibakar). Dengan proses ini
Utsman berhasil mencegah bahaya laten terjadinya perngannya
selisihan di antara umat Islam pada masa depan dalam
Penulisan (pencatatan dalam bentuk teks) ayat-ayat al- penulisan dan pembacaan Al-Qur'an.
Qur'an sudah dimulai sejak zaman Nabi Muhammad. Mengutip hadist riwayat Ibnu Abi Dawud dalam AlKemudian transformasinya menjadi teks yang sudah di- Mashahif, dengan sanad yang shahih:
bundel menjadi satu seperti yang dijumpai saat ini, telah
Menurut Syaikh Manna' Al-Qaththan dalam Mahabits
dilakukan pada zaman khalifah Utsman bin Aan.
'Ulum Al Qur'an, keterangan ini menunjukkan bahwa apa
yang dilakukan Utsman telah disepakati oleh para sahabat. Demikianlah selanjutnya Utsman mengirim utusan
5.2.1 Masa Nabi Muhammad
kepada Hafsah untuk meminjam mushaf Abu Bakar yang
Pada masa ketika Nabi Muhammad masih hidup, ter- ada padanya. Lalu Utsman memanggil Zaid bin Tsabit
dapat beberapa orang yang ditunjuk untuk menulisk- Al-Anshari dan tiga orang Quraish, yaitu Abdullah bin
an Al Qur'an yakni Zaid bin Tsabit, Ali bin Abi Talib, Az-Zubair, Said bin Al-Ash dan Abdurrahman bin AlMuawiyah bin Abu Sufyan dan Ubay bin Kaab. Sahabat Harits bin Hisyam. Ia memerintahkan mereka agar meyang lain juga kerap menuliskan wahyu tersebut walau ti- nyalin dan memperbanyak mushaf, dan jika ada perbedadak diperintahkan. Media penulisan yang digunakan saat an antara Zaid dengan ketiga orang Quraish tersebut, henitu berupa pelepah kurma, lempengan batu, daun lontar, daklah ditulis dalam bahasa Quraish karena Al Qur'an tukulit atau daun kayu, pelana, potongan tulang belulang run dalam dialek bahasa mereka. Setelah mengembalikbinatang. Di samping itu banyak juga sahabat-sahabat an lembaran-lembaran asli kepada Hafsah, ia mengirimk-

7 UPAYA PENERJEMAHAN DAN PENAFSIRAN AL QUR'AN

an tujuh buah mushaf, yaitu ke Mekkah, Syam, Yaman, dan penafsiran (lebih dalam, mengupas makna) dalam
Bahrain, Bashrah, Kufah, dan sebuah ditahan di Madinah berbagai bahasa. Namun hasil usaha tersebut dianggap
(mushaf al-Imam).
sebatas usaha manusia dan bukan usaha untuk menduplikasi atau menggantikan teks yang asli dalam bahasa Arab.
Kedudukan terjemahan dan tafsir yang dihasilkan tidak
sama dengan Al-Qur'an itu sendiri.
6 Maziyyah Al Quran
Keasliannya terjamin
Daya tariknya untuk dihafalkan dan dibaca
Kebenarannya siap uji
Air susu ibu

7.1 Terjemahan
Terjemahan Al-Qur'an adalah hasil usaha penerjemahan
secara literal teks Al-Qur'an yang tidak dibarengi dengan
usaha interpretasi lebih jauh. Terjemahan secara literal
tidak boleh dianggap sebagai arti sesungguhnya dari AlQur'an. Sebab Al-Qur'an menggunakan suatu lafazh dengan berbagai gaya dan untuk suatu maksud yang bervariasi; kadang-kadang untuk arti hakiki, kadang-kadang
pula untuk arti majazi (kiasan) atau arti dan maksud lainnya.

Sejak perang dunia ke II para ahli kesehatan bayi memopulerkan temuan adanya unsur yang sangat berguna untuk
pertumbuhan bayi pada ASI. Di samping itu, ASI mengandung berbagai unsur penangkal bermacam-macam penyakit, dan bagi ibu-ibu yang ingin menyempurnakan dan
kesehatan bayinya dianjurkan untuk menyusuinya selama Terjemahan dalam bahasa Indonesia di antaranya dilak2 tahun penuh. Hal ini telah terdapat di Surat Al Baqarah sanakan oleh:
(Sapi Betina), 2:233 (terjemah bebasnya: para ibu hendaklah menyusui anaknya selama dua tahun, yaitu bagi
1. Al-Qur'an dan Terjemahannya, oleh Departemen
yang ingin menyempurnakan penyusuannya).
Agama Republik Indonesia, ada dua edisi revisi, yaitu tahun 1989 dan 2002
Pemidanaan sesorang
2. Terjemah Al-Qur'an, oleh Prof. Mahmud Yunus
Anselm Von Feuerbach (lk. 1800 M) ahli hukum yang di3. An-Nur, oleh Prof. Dr. T.M. Hasbi Ash-Siddieqy
tokohkan sebagai perintis ilmu hukum khususnya meng4. Al-Furqan, oleh A. Hassan guru Persatuan Islam
enai pemidanaan seseorang, setelah melakukan sesuatu
yang lama akhirnya dapat menyusun formula asas tentang
5. Al-Qur'anu'l-Karim Bacaan Mulia, oleh Hans Bapemidanaan sesorang. Tujuan penyusunan formula ini
gue Jassin
untuk menghindari tindakan sewenang-wenang penguasa.
Terjemahan dalam bahasa Inggris antara lain:
Formulanya sebagai berikut :
Tidak ada hukuman jika tidak ada undang-undang,
tidak ada hukuman jika tidak ada kejahatan,
1. The Holy Qur'an: Text, Translation and Commentidak ada kejahatan jika tidak ada hukuman berdasaran
tary, oleh Abdullah Yusuf Ali
undang-undang
2. The Meaning of the Holy Qur'an, oleh Marmaduke
Formula ini umunya menjadi dasar undang-undang huPickthall
kum pidana negara-negara di dunia ini yang dijabarkan
sesuai dengan kondisi masing-masing.
Terjemahan dalam bahasa daerah Indonesia di antaranya
Bandingkan formula asas tersebur dengan pernyataan Al dilaksanakan oleh:
Quran suart Al-Isra' (Memperjalankan di Malam Hari),
17:15 yang artinya Dan seseorang yang berdosa (bersa1. Qur'an Kejawen (bahasa Jawa), oleh Kemajuan Islah) tidak dapat memikul dosa (kesalahan) orang lain,
lam Jogyakarta
dan Kami (Allah) tidak akan mengazab (memidana)
suatu kaum sebelum kami mengutus seorang rasul
2. Qur'an Suadawiah (bahasa Sunda)
kepadanya" -->
3. Qur'an bahasa Sunda oleh K.H. Qomaruddien

Upaya penerjemahan dan penafsiran Al Qur'an

Upaya-upaya untuk mengetahui isi dan maksud Al


Qur'an telah menghasilkan proses penerjemahan (literal)

4. Al-Ibriz (bahasa Jawa), oleh K. Bisyri Mustafa


Rembang
5. Al-Qur'an Suci Basa Jawi (bahasa Jawa), oleh Prof.
K.H.R. Muhamad Adnan
6. Al-Amin (bahasa Sunda)

5
7. Terjemahan Al-Qur'an dalam bahasa Bugis (huruf
lontara), oleh KH Abdul Muin Yusuf (Pimpinan
Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa Benteng Sidrap Sulsel)

7.2

Tafsir

Upaya penafsiran Al-Qur'an telah berkembang sejak


zaman hidupnya Nabi Muhammad, saat itu para sahabat
tinggal menanyakan kepada sang Nabi jika memerlukan penjelasan atas ayat tertentu. Kemudian setelah wafatnya Nabi Muhammad hingga saat ini usaha menggali
lebih dalam ayat-ayat Al-Qur'an terus berlanjut. Pendekatan (metodologi) yang digunakan juga beragam, mulai
dari metode analitik, tematik, hingga perbandingan antar ayat. Corak yang dihasilkan juga beragam, terdapat
tafsir dengan corak sastra-bahasa, sastra-budaya, lsafat
dan teologis bahkan corak ilmiah.

Adab terhadap Al-Qur'an

Ada dua pendapat mengenai hukum menyentuh AlQur'an terhadap seseorang yang sedang junub, perempuan haid dan nifas. Pendapat pertama mengatakan bahwa
jika seseorang sedang mengalami kondisi tersebut tidak
boleh menyentuh Al-Qur'an sebelum bersuci. Sedangkan pendapat kedua mengatakan boleh dan sah saja untuk menyentuh Al-Qur'an, karena tidak ada dalil yang
menguatkannya.[23]

8.1

Pendapat pertama

Pendapat kelompok pertama meyakini seseorang diharuskan berwudhu sebelum menyentuh sebuah mushaf AlQur'an. Hal ini berdasarkan tradisi dan interpretasi secara literal dari surat Al Waaqi'ah diatas. Penghormatan
terhadap teks tertulis Al-Qur'an adalah salah satu unsur
penting kepercayaan bagi sebagian besar Muslim. Mereka memercayai bahwa penghinaan secara sengaja terhadap Al Qur'an adalah sebuah bentuk penghinaan serius
terhadap sesuatu yang suci. Berdasarkan hukum pada beberapa negara berpenduduk mayoritas Muslim, hukuman
untuk hal ini dapat berupa penjara kurungan dalam waktu yang lama dan bahkan ada yang menerapkan hukuman
mati.

8.2

Pendapat kedua

Pendapat kedua mengatakan bahwa yang dimaksud oleh


surat Al Waaqi'ah di atas ialah: Tidak ada yang dapat menyentuh Al-Qur'an yang ada di Lauhul Mahfudz sebagaimana ditegaskan oleh ayat yang sebelumnya
(ayat 78) kecuali para Malaikat yang telah disucikan oleh
Allah. Pendapat ini adalah tafsir dari Ibnu Abbas dan

lain-lain sebagaimana telah diterangkan oleh Al-Hadzh


Ibnu Katsir di tafsirnya. Bukanlah yang dimaksud bahwa
tidak boleh menyentuh atau memegang Al-Qur'an kecuali orang yang bersih dari hadats besar dan hadats kecil.
Pendapat kedua ini menyatakan bahwa jikalau memang
benar demikian maksudnya tentang rman Allah di atas,
maka artinya akan menjadi: Tidak ada yang menyentuh
Al-Qur'an kecuali mereka yang suci (bersih), yakni dengan bentuk faa'il (subyek/pelaku) bukan maf'ul (obyek).
Kenyataannya Allah berrman: Tidak ada yang menyentuhnya (Al-Qur'an) kecuali mereka yang telah disucikan, yakni dengan bentuk maf'ul (obyek) bukan sebagai faa'il (subyek).
Tidak ada yang menyentuh Al-Qur'an kecuali orang
yang suci.[24] Yang dimaksud oleh hadits di atas ialah: Tidak ada yang menyentuh Al-Qur'an kecuali orang
mu'min, karena orang mu'min itu suci tidak najis sebagaimana sabda Muhammad. Sesungguhnya orang
mu'min itu tidak najis.[25]

9 Hubungan dengan kitab-kitab


lain
Berkaitan dengan adanya kitab-kitab yang dipercayai diturunkan kepada nabi-nabi sebelum Muhammad dalam
agama Islam (Taurat, Zabur, Injil, lembaran Ibrahim),
Al-Qur'an dalam beberapa ayatnya menegaskan posisinya terhadap kitab-kitab tersebut. Berikut adalah pernyataan Al-Qur'an yang tentunya menjadi doktrin bagi ummat Islam mengenai hubungan Al-Qur'an dengan kitabkitab tersebut:
Bahwa Al-Qur'an menuntut kepercayaan ummat Islam terhadap eksistensi kitab-kitab tersebut.[26]
Bahwa Al-Qur'an diposisikan sebagai pembenar dan batu ujian (verikator) bagi kitab-kitab
sebelumnya.[27]
Bahwa Al-Qur'an menjadi referensi untuk menghilangkan perselisihan pendapat antara ummatummat rasul yang berbeda.[28]
Bahwa Al-Qur'an meluruskan sejarah. Dalam AlQur'an terdapat cerita-cerita mengenai kaum dari
rasul-rasul terdahulu, juga mengenai beberapa bagian mengenai kehidupan para rasul tersebut. Cerita tersebut pada beberapa aspek penting berbeda
dengan versi yang terdapat pada teks-teks lain yang
dimiliki baik oleh Yahudi dan Kristen.

10 Lihat pula
Abu Bakar

11 REFERENSI
Surah
Nabi Islam
Majlis Tilawah Al Quran Peringkat Antarabangsa

11

Referensi

[1] Al-A'zami, M.M., (2005), Sejarah Teks Al-Qur'an dari


Wahyu sampai Kompilasi, (terj.), Jakarta: Gema Insani
Press, ISBN 979-561-937-3.
[2] Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (Al-Baqarah 2:2)
[3] Demi Kitab (Al Quran) yang menjelaskan, (Ad-Dhukan
44:2)
[4] Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al
Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi
peringatan kepada seluruh alam, (Al-Furqan 25:1)
[5] Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran,
dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.
(Al-Hijr 15:9)
[6] Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakitpenyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta
rahmat bagi orang-orang yang beriman. (Yunus 10:57)
[7] "...dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran
itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab,
dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah. (Ar-Ra'd 13:37)
[8] Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu, dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan
(dari rahmat Allah). (Al-Isra 17:39)

[14] "...dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu


(Al Quran) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab (Al Quran) dan tidak
pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami,
dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk
kepada jalan yang lurus. (Asy-Syuraa 42:52)
[15] "(Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia,
dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Imran 3:138)
[16] "...dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu
meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar rman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu
disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. (AtTawbah 9:6)
[17] Katakanlah: Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan
(hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". (An-Nahl 16:102)
[18] Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang
terang benderang (Al Quran). (An-Nisa 4:174)
[19] Al Quran ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini. (Al-Jatsiyah
45:20)
[20] "(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi
manusia, dan supaya mereka diberi peringatan denganNya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia
adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang
berakal mengambil pelajaran. (Ibrahim 14:52)
[21] "...dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut
perkataan ini (Al Quran) kepada mereka agar mereka
mendapat pelajaran. (Al-Qashash 28:51)

[9] "...dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman
dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang
yang zalim selain kerugian. (Al-Isra 17:82)

[22] Rahman, A., (2007), Ensiklopediana Ilmu dalam AlQuran: Rujukan Terlengkap Isyarat-Isyarat Ilmiah dalam
Al-Quran, (terj.), Bandung: Penerbit Mizania, ISBN 9798394-43-7

[10] "...dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
(An-Naml 27:77)

[23] Almanhaj: Hukum menyentuh atau memegang Al-Qur'an


bagi orang junub, wanita haid dan nifas (diakses pada 8
Juli 2010)

[11] "...dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk


(Al Quran), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan
dosa dan kesalahan. (Al-Jin 72:13)

[24] Shahih riwayat Daruquthni dari jalan Amr bin Hazm, dan
dari jalan Hakim bin Hizaam diriwayatkan oleh Daruquthni, Hakim, Thabrani di kitabnya Mu'jam Kabir dan
Mu'jam Ausath dan lain-lain, dan dari jalan Ibnu Umar
diriwayatkan oleh Daruquthni dan lain-lain, dan dari jalan Utsman bin Abil Aash diriwayatkan oleh Thabrani di
Mu'jam Kabir dan lain-lain. Irwaa-ul Ghalil no. 122 oleh
Syaikhul Imam Al-Albani. Dia telah mentakhrij hadits di
atas dan menyatakannya shahih.

[12] Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk
dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orangorang musyrikin tidak menyukai. (At-Tawbah 9:33)
[13] "...dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, (Asy-Syuara 26:192)

[25] Shahih riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi,


Nasa'i, Ibnu Majah, Ahmad dan lain-lain dari jalan Abu
Hurairah, ia berkata: Rasulullah pernah menjumpaiku di

salah satu jalan dari jalan-jalan yang ada di Madinah, sedangkan aku dalam keadaan junub, lalu aku menyingkir
pergi dan segera aku mandi kemudian aku datang (menemui dia), lalu dia bersabda, Kemana engkau tadi wahai
Abu Hurairah?" Jawabku, Aku tadi dalam keadaan junub, maka aku tidak suka duduk bersamamu dalam keadaan tidak bersih (suci)". Maka dia bersabda, Subhanallah! Sesungguhnya orang mu'min itu tidak najis. (Dalam riwayat yang lain dia bersabda, Sesungguhnya orang
muslim itu tidak najis).
[26] "...dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran)
yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. (Al-Baqarah 2:4)
[27] "...dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan
membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan
batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan
aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya
kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.
Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu
diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu, (Al-M'idah 5:48)
[28] Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasulrasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat
pedih, dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab
(Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan
menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.
(An-Nal 16:63-64)

12

Bacaan lanjutan

Departemen Agama Republik Indonesia -- AlQur'an dan Terjemahannya.


Baidan, Nashruddin. 2003. Perkembangan Tafsir
Al Qur'an di Indonesia. Solo. Tiga Serangkai.
Baltaji, Muhammad. 2005. Metodologi Ijtihad
Umar bin Al Khatab. (terjemahan H. Masturi Irham, Lc). Jakarta. Khalifa.
Faridl, Miftah dan Syihabudin, Agus --Al-Qur'an,
Sumber Hukum Islam yang Pertama, Penerbit Pustaka, Bandung, 1989 M.
Ichwan, Muhammad Nor. 2001. Memasuki Dunia
Al-Qur'an. Semarang. Lubuk Raya.

Ilyas, Yunahar. 1997. Feminisme dalam Kajian Tafsir Al-Qur'an Klasik dan Kontemporer. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Shihab, Muhammad Quraish. 1993. Membumikan
Al-Qur'an. Bandung. Mizan.
Wahid, Marzuki. 2005. Studi Al Qur'an Kontemporer: Perspektif Islam dan Barat. Bandung. Pustaka Setia.

13 Pranala luar
(Indonesia) Dakwatuna: Mesin pencari Al-Qur'an
(Indonesia) Quran Terjemah Indonesia
(Indonesia) Al-Qur'an dalam berbagai bahasa
(Indonesia) Era Muslim: Sejarah Penulisan AlQuran
(Arab) Animasi ash Al Quran
(Inggris) Proyek Al-Qur'an Multibahasa
(Inggris) Faizani: Terjemahan Al-Quran dalam bahasa Inggris
(Inggris) Proyek Zekr software open source AlQur'an berbasis java
(Indonesia) Al-Qur'an Digital Tajwid Indonesia

14

14
14.1

TEXT AND IMAGE SOURCES, CONTRIBUTORS, AND LICENSES

Text and image sources, contributors, and licenses


Text

Al-Qur'an Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Al-Qur'an?oldid=9483044 Kontributor: Meursault2004, Hayabusa future, Aurora, Bennylin, Rintojiang, DiN, AFP, Indoboy, ARdhan, Quistnix, Borgx, RobotQuistnix, Chobot, Zwobot, YurikBot, Gpvos, Alamnirvana, Stephensuleeman, Borgxbot, IvanLanin, Hendry allen, Wiendietry, Emushaf, Jagawana, Andri.h, Escarbot, Ricky Setiawan, Naval Scene,
Thijs!bot, JAnDbot, Nashrul Hakiem, TottyBot, Reindra, Agari, Panji sn, Bombman~idwiki, Alfarq, Fakhrul Rijal, Mimihitam, J Subhi,
Djoko s, Idioma-bot, Albertus Aditya, Aibot, M. Adiputra, TXiKiBoT, Jorunn, Azmi1995, YonaBot, Titui, Loveless, Agam~idwiki, BotMultichill, SieBot, S129002kl, AlleborgoBot, Munajat, Aldo samulo, Imanov, Nizami, DerHexer, NoiX180, MimihitamBot, Mikhailov
Kusserow, Synthebot, Ficbot, Athrion, BOTarate, SkullSplitter, BodhisattvaBot, Mike.lifeguard, Purbo T, Alecs.bot, Hysocc, SilvonenBot,
MelancholieBot, CarsracBot, Jack Merridew, SpBot, Luckas-bot, Ptbotgourou, Relly Komaruzaman, Mazvi92, Anakadam1, ArthurBot,
Ezagren, Xqbot, GhalyBot, SassoBot, Minhajian, Abokhalel2, ArdWar, Bluesatellite, Tjmoel, Sy.abrar, TobeBot, FoxBot, Beaukarpo,
Ibnumaksum, KamikazeBot, Alagos, Larquran, TjBot, Kenrick95Bot, Makassarpanassekali, VoteITP, EmausBot, Iwan Novirion, Nnttoo, ZroBot, RaymondSutanto, Wagino 20100516, JackieBot, Lilis siti nur azizah, Aepri liwidiani, Ari Firdaus, Juriyahst, Eka el mad,
ArdBot, ChuispastonBot, WikitanvirBot, Mjbmrbot, Redyka94, Wagino Bot, MerlIwBot, Mahali syarifuddin, Maulana Nurhadi, Anashir, Imanuel NS Uen, AvicBot, Faheemk123, Rezabot, Fariable, Pai Walisongo, S Rifqi, AvocatoBot, Hawkeye~idwiki, Willymardian,
Yeky Putra, JYBot, Yanu Tri, Xhmee, Denny eR Ge, ZAHRUR RAJAB, SHI, Bonaditya, Lembarislam, Hanamanteo, Addbot, Ibensis,
Makan agung.k, Halodayat, Am313.minda.am, Jackoholic, Priana13, Telkea, Ign christian, Andiazamuddin, Abdulzakur, JThorneBOT,
Qurancordoba, Fajar Rizki Nursaid, M naufal yassar dan Pengguna anonim: 147

14.2

Images

Berkas:AndalusQuran.JPG Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c4/AndalusQuran.JPG Lisensi: Public domain Kontributor: ? Pembuat asli: ?


Berkas:Commons-logo.svg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4a/Commons-logo.svg Lisensi: Public domain
Kontributor: This version created by Pumbaa, using a proper partial circle and SVG geometry features. (Former versions used to be slightly
warped.) Pembuat asli: SVG version was created by User:Grunt and cleaned up by 3247, based on the earlier PNG version, created by
Reidab.
Berkas:Crystal_Clear_app_xmag.svg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/ec/Crystal_Clear_app_xmag.svg
Lisensi: LGPL Kontributor:
Crystal_Clear_app_xmag.png Pembuat asli: Crystal_Clear_app_xmag.png: Everaldo Coelho and YellowIcon
Berkas:IslamSymbol2.svg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/f1/IslamSymbol2.svg Lisensi: Public domain
Kontributor: Karya sendiri Pembuat asli: DzWiki
Berkas:Mosque02.svg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/e/e7/Mosque02.svg Lisensi: CC-BY-SA-3.0 Kontributor: ? Pembuat asli: ?
Berkas:Opened_Qur'an.jpg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/7/7b/Opened_Qur%27an.jpg Lisensi: CC BY
2.0 Kontributor: http://www.flickr.com/photos/el7bara/45540389/ Pembuat asli: Flickr.com user "el7bara"
Berkas:Portal-puzzle.svg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/fd/Portal-puzzle.svg Lisensi: Public domain
Kontributor: User:Eubulides. Created with Inkscape 0.47pre4 r22446 (Oct 14 2009). This image was created from scratch and is not
a derivative of any other work in the copyright sense, as it shares only nonprotectible ideas with other works. Its idea came from File:Portal
icon.svg by User:Michiel1972, which in turn was inspired by File:Portal.svg by User:Pepetps and User:Ed g2s, which in turn was inspired by
File:Portal.gif by User:Ausir, User:Kyle the hacker and User:HereToHelp, which was reportedly from he:File:Portal.gif (since superseded
or replaced?) by User:Naama m. It is not known where User:Naama m. got the idea from. Pembuat asli: User:Eubulides
Berkas:QUR'AN_2981c.jpg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/b0/QUR%27AN_2981c.jpg Lisensi: Public
domain Kontributor: http://www.schoyencollection.com/religions_files/ms2981c.jpg: the Schoyen Collection Pembuat asli: See Description.
Berkas:Quran_cover.jpg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c3/Quran_cover.jpg Lisensi: CC BY 2.0 Kontributor: Flickr Pembuat asli: ~crystalina~
Berkas:Wikisource-logo.svg Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4c/Wikisource-logo.svg Lisensi: CC BY-SA
3.0 Kontributor: Rei-artur Pembuat asli: Nicholas Moreau

14.3

Content license

Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0