Вы находитесь на странице: 1из 6

PROGRAM KERJA

UNIT IGD

PT. NUSANTARA SEBELAS MEDIKA


RUMAH SAKIT ELIZABETH
SITUBONDO
2015

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan
ridho-Nya Program kerja unit hemodialisa telah tersusun. Program ini sangatlah penting untuk
membantu dalam kelancaran operasional rumah sakit.
Semoga program ini dapat bermanfaat bagi rumah sakit dan pihak-pihak lain yang terkait
dengan penyelenggaraan Akreditasi Rumah Sakit.
Dan seperti program lainnya, evaluasi berkala terhadap program ini harus terus dilakukan
sesuai perkembangan program akreditasi rumah sakit
Akhirnya saran dan koreksi demi perbaikan program ini sangat kami harapkan

Terima kasih
Situbondo,1 September 2015

Marmik astutik, amd Kep

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR......................................................................................................i
DAFTAR ISI...................................................................................................................ii
1. Pendahuluan ...............................................................................................................1
2. Latar Belakang ...........................................................................................................1
3. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus ............................................................................1
4.Cara melaksanakan Kegiatan ..2
5. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan ......................................................................2
6. Sasaran .......................................................................................................................3
7. Skedul (Jadwal) Pelaksanaan Kegiatan .....................................................................3
8. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan
9. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan ............................................................3

ii

1.

PENDAHULUAN
Peningkatan mutu pelayanan kesehatan menjadi salah satu tujuan utama
2.

dari berbagai tatanan pelayanan kesehatan saat ini. Rumah sakit sebagai
3.

salah satu institusi pelayanan kesehatan yang bertanggung jawab dalam


4.

memberikan pelayanan yang bermutu kepada masyarakat sesuai standar


5.

yang ditetapkan.
Instalasi gawat darurat (IGD) adalah salah satu bagian di rumah sakit
6.

yang menyediakan penanganan awal bagi pasien yang menderita sakit dan
7.

cedera, pelayanan gawat darurat adalah salah satu ujung tombak pelayanan
8.

kesehatan disebuah rumah sakit. Setiap rumah sakit pasti memiliki layana IGD yang
melayani pelayanan medis 24jam dengan beberapa dokter dan
9.

perawat yang melayaninya.


2.

LATAR BELAKANG
Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) adalah salah satu ujung tombak pelayanan

kesehatan di sebuah rumah sakit. Setiap rumah sakit pasti memiliki layanan UGD yang melayani
pelayanan medis 24 jam. RS Elizabeth juga memiliki layanan UGD 24 jam dengan beberapa
dokter umum yang melayaninya. Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit yang sangat
penting dan paling sibuk di rumah sakit. Sebagai unit pertama yang menangani pasien dalam
keadaan darurat, IGD dituntut memberikan pelayanan ekstra dibandingkan unit-unit lainya
baik dalam hal ketersediaan tenaga medis maupun ketersediaan peralatan dan obat-obatan.
Adapun tenaga medis yang dibutuhkan di unit ini adalah dokter dan perawat. Namun pekerjaan
perawat lebih banyak dibandingkan dokter, sehingga kuantitas perawat lebih banyak
dibutuhkan pada unit ini.
10. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
TUJUAN UMUM
Tujuan dari pelayanan gawat darurat ini adalah untuk memberikan pertolongan pertama
bagi pasien yang dating dan menghindari berbagai resiko, seperti: kematian , menanggulangi
korban kecelakaan, atau bencana lainnla yang langsung membutuhkan tindakan.

Pelayanan pada Unit Gawat Darurat untuk pasien yang datangakan langsung dilakukan
tindakan

sesuai

dengan

kebutuhan

dan

prioritasnya.

Bagi

pasien

yang

tergolong emergency (akut) akan langsung dilakukan tindakan menyelamatkan jiwa pasien (life
saving). Bagi pasien yang tergolong tidak akut dan gawat akan dilakukan pengobatan sesuai
dengan kebutuhan dan kasus masalahnya yang setelah itu akan dipulangkan kerumah.
TUJUAN KHUSUS
a. Meningkatkan mutu pelayanan terhadap pasien di IGD.
b.Memberikan kemudahan, kecepatan dan ketepatan bagi para petugas yang menjalankan
c. Menjamin keselamatan pasien dan mencegah komplikasi akibat tindakan pelayanan di IGD
d. Mencegah terjadinya kesalahan dan kecelakaan kerja saat menangani pasien
4.CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Untuk melakukan tindakan pelatihan dan seminar, perlu koordinasi dengan Diklat dan
Pengembangan. Dalam hal pelatihan, perawat dialysis perlu berkoordinasi dengan penyelenggara
pelatihan, dalam hal ini yaitu di Rumah Sakit Dr.Soetomo Surabaya, sedangkan dalam hal
seminar, perawat dialysis perlu berkoordinasi dengan tim IPDI, dimulai dari tempat
penyelenggaraan seminar sampai jumlah biaya yang dikeluarkan dalam hal seminar tersebut.
5. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
A. PROGRAM YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEILMUAN
- Melakukan pelatihan dan seminar tentang kegawatdaruratan
B. PROGRAM YANG BERHUBUNGAN DENGAN FASILITAS DI IGD
- Pemeliharaan alat di IGD
- Pemeriksaan kelengkapan alat-alat dan obat yang berhubungan dengan operasional
perawat IGD
- Penambahan alat dan obat emergency yang diperlukan

6. SASARAN
1. meningkatkan perilaku petugas terhadap upaya pelanan keperawatan kegawatdaruratan.
2

2. meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas rumah sakit RSElizabeth Situbondo


3. menurunkan angka keterlamabatan pelayanan pertama gawat darurat
4. menurunkan angka kematian di ugd
5. meningkatkan kualitas pelayanan perawat kegawatdaruratan
7. Schedule (JADWAL) PELAKSANAAN KEGIATAN
- Melakukan pelatihan kegawatdaruratan pada perawat IGD. Kegiatan baru dilakukan pada
bulan ???????
- Mengikutsertakan perawat IGD dalam seminar kewatdaruratan. Kegiatan dilakukan setiap
tahun
- pemeliharaan alat alat dan obat emergency
- Pemeriksaan kelengkapan alat-alat yang berhubungan dengan operasional perawat IGD .
Perawat IGD melengkapi semua alat yang berhubungan dengan pasien setiap hari / shift.
8. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Evaluasi dilakukan terhadap perawat IGD yang telah melakukan pelatihan dan seminar
tentang kegawatdaruratan dan disosialisasikan ke pada seluruh tim dalam rapat rutin,
9. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
Setelah pelaksanaan kegiatan program di monitoring dan di evaluasi selanjutnya
hasilnya dilaporkan kepada Kepala Rumah Sakit Elizabeth untuk mendapat rekomendasi
untuk program yang sudah berjalan maupun yang belum berjalan.
Sebagian rencana dalam program kerja unit IGD yang belum terealisasi dan dijadikan
rencana kerja untuk tahun-tahun berikutnya selain penambahan perencanaan program yang
baru.