You are on page 1of 9

Akulturasi

Istilah akulturasi berasal dari bahasa Latin acculturate yang berarti


tumbuh dan berkembang bersama. Secara umum, pengertian akulturasi
(acculturation) adalah perpaduan budaya yang kemudian menghasilkan
budaya baru tanpa menghilangkan unsur-unsur asli dalam budaya
tersebut. Misalnya, proses percampuran dua budaya atau lebih yang
saling bertemu dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga bisa
saling memengaruhi.
Hasil akulturasi budaya ditentukan oleh kekuatan dari setiap budaya.
Semakin kuat suatu budaya maka akan semakin cepat penyebarannya.
Adanya berbagai suku bangsa yang terdapat di Indonesia, secara alami
akan terjadi pertemuan dua budaya atau lebih. Dalam proses akulturasi,
semua perbedaan yang ada akan berjalan beriringan dengan semua unsur
persamaan yang mereka miliki sampai pada akhirnya budaya yang
memiliki pengaruh lebih kuat akan berperan besar dalam proses
akulturasi.
Contoh : Masjid Menara Kudus atau disebut juga dengan masjid Al-Aqsa dan AlManar, merupakan sebuah bukti akulturasi budaya yang dibangun oleh Sunan
Kudus pada tahun 956 Hijriah atau 1549 Masehi.

Akulturasi

Istilah akulturasi berasal dari bahasa Latin acculturate yang berarti


tumbuh dan berkembang bersama. Secara umum, pengertian akulturasi
(acculturation) adalah perpaduan budaya yang kemudian menghasilkan
budaya baru tanpa menghilangkan unsur-unsur asli dalam budaya
tersebut. Misalnya, proses percampuran dua budaya atau lebih yang
saling bertemu dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga bisa
saling memengaruhi.
Hasil akulturasi budaya ditentukan oleh kekuatan dari setiap budaya.
Semakin kuat suatu budaya maka akan semakin cepat penyebarannya.
Adanya berbagai suku bangsa yang terdapat di Indonesia, secara alami
akan terjadi pertemuan dua budaya atau lebih. Dalam proses akulturasi,
semua perbedaan yang ada akan berjalan beriringan dengan semua unsur
persamaan yang mereka miliki sampai pada akhirnya budaya yang
memiliki pengaruh lebih kuat akan berperan besar dalam proses
akulturasi.
Contoh Dibidang Seni Rupa :
Tradisi Islam tidak menggambarkan bentuk manusia atau hewan. Seni ukir relief
yang menghias Masjid, makam Islam berupa suluran tumbuh-tumbuhan namun
terjadi pula Sinkretisme (hasil perpaduan dua aliran seni logam), agar didapat
keserasian.

Akulturasi

Istilah akulturasi berasal dari bahasa Latin acculturate yang berarti


tumbuh dan berkembang bersama. Secara umum, pengertian akulturasi
(acculturation) adalah perpaduan budaya yang kemudian menghasilkan
budaya baru tanpa menghilangkan unsur-unsur asli dalam budaya
tersebut. Misalnya, proses percampuran dua budaya atau lebih yang
saling bertemu dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga bisa
saling memengaruhi.
Contoh Akulturasi
Pakaian Adat Betawi, orang Betawi pada umumnya mengenal beberapa
macam pakaian. Namun yang lazim dikenakan adalah pakaian adat
berupa tutup kepala (destar) dengan baju jas yang menutup leher (jas
tutup) yang digunakan sebagai stelan celana panjang Melengkapi pakaian
adat pria Betawi ini, selembar kain batik dilingkari pada bagian pinggang
dan sebilah belati diselipkan di depan perut. Para wanita biasanya
memakai baju kebaya, selendang panjang yamg menutup kepala serta
kain batik. Pada pakaian pengantin, terlihat hasil proses asimilasi dart
berbagai kelompok etnis pembentuk masyarakat Betawi. Pakaian yang
digunakan pengantin pria, yang terdiri dari: sorban, jubah panjang dan

celana panjang banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Arab. Sedangkan


pada pakaian pengantin wanita yang menggunakan syangko (penutup
muka), baju model encim dan rok panjang memperlihatkan adanya
pengaruh kebudayaan Cina Uniknya, terompah (alas kaki) yang dikenakan
oleh pengantin pria dan wanita dipengaruhi oleh kebudayaan Arab.

Akulturasi

Istilah akulturasi berasal dari bahasa Latin acculturate yang berarti


tumbuh dan berkembang bersama. Secara umum, pengertian akulturasi
(acculturation) adalah perpaduan budaya yang kemudian menghasilkan
budaya baru tanpa menghilangkan unsur-unsur asli dalam budaya
tersebut. Misalnya, proses percampuran dua budaya atau lebih yang
saling bertemu dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga bisa
saling memengaruhi.
Hasil akulturasi budaya ditentukan oleh kekuatan dari setiap budaya.
Semakin kuat suatu budaya maka akan semakin cepat penyebarannya.
Adanya berbagai suku bangsa yang terdapat di Indonesia, secara alami
akan terjadi pertemuan dua budaya atau lebih. Dalam proses akulturasi,
semua perbedaan yang ada akan berjalan beriringan dengan semua unsur
persamaan yang mereka miliki sampai pada akhirnya budaya yang
memiliki pengaruh lebih kuat akan berperan besar dalam proses
akulturasi.

Contoh :
Tari Betawi. Sejak dulu orang Betawi tinggal di berbagai wilayah Jakarta.
Ada yang tinggal di pesisir, di tengah kota dan pinggir kota. Perbedaan
tempat tinggal menyebabkan perbedaan kebiasaan dan karakter. Selain
itu interaksi dengan suku bangsa lain memberi ciri khas bagi orang
Betawi. Tari yang diciptakanpun berbeda. Interaksi orang Betawi dengan
bangsa Cina tercipta tari cokek, lenong, dan gambang kromong.

Asimilasi

Asimilasi adalah proses sosial yang timbul apabila ada kelompok


masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, saling
bergaul secara interaktif dalam jangka waktu lama.
Dengan demikian, lambat laun kebudayaan asli akan berubah sifat dan
wujudnya

menjadi

kebudayaan

baru

yang

merupakan

perpaduan

kebudayaan dan masyarakat dengan tidak lagi membeda-bedakan antara


unsur budaya lama dengan kebudayaan baru.
Proses ini ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang
ada. Proses asimilasi bisa timbul jika ada:
1) kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya;

2) orang perorangan sebagai anggota kelompok saling bergaul secara


intensif, langsung, dan dalam jangka waktu yang lama;
3) kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing
berubah dan saling menyesuaikan.
Contoh asimilasi
Contohnya perkawinan antarsuku sehingga terjadi pembauran dari
kebudayaan masing-masing individu sehingga muncul kebudayaan baru.

Asimilasi

Asimilasi adalah proses sosial yang timbul apabila ada kelompok


masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, saling
bergaul secara interaktif dalam jangka waktu lama.
Dengan demikian, lambat laun kebudayaan asli akan berubah sifat dan
wujudnya

menjadi

kebudayaan

baru

yang

merupakan

perpaduan

kebudayaan dan masyarakat dengan tidak lagi membeda-bedakan antara


unsur budaya lama dengan kebudayaan baru.
Proses ini ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang
ada. Proses asimilasi bisa timbul jika ada:

1) kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya;


2) orang perorangan sebagai anggota kelompok saling bergaul secara
intensif, langsung, dan dalam jangka waktu yang lama;
3) kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing
berubah dan saling menyesuaikan.
Contoh : Seni Bangunan
Banyak bangunan bersejarah yang dibangun dari hasil asimilasi, seperti
punden berundak-undak. Punden berundak-undak ini merupakan
bangunan dari zaman Megalitikum yang mendapat pengaruh dari HinduBudha, sehingga memiliki wujud candi, seperti Candi Borobudur.

Asimilasi

Asimilasi adalah proses sosial yang timbul apabila ada kelompok


masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, saling
bergaul secara interaktif dalam jangka waktu lama.
Dengan demikian, lambat laun kebudayaan asli akan berubah sifat dan
wujudnya

menjadi

kebudayaan

baru

yang

merupakan

perpaduan

kebudayaan dan masyarakat dengan tidak lagi membeda-bedakan antara


unsur budaya lama dengan kebudayaan baru.

Proses ini ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang


ada. Proses asimilasi bisa timbul jika ada:
1) kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya;
2) orang perorangan sebagai anggota kelompok saling bergaul secara
intensif, langsung, dan dalam jangka waktu yang lama;
3) kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing
berubah dan saling menyesuaikan.
Contoh : Seni rupa/Seni Lukis
Banyak kesenian di Indonesia yang dipengaruhii oleh kebudayaan India,
seperti seni rupa dan seni lukis. Hal ini dibuktikan dari adanya patung
Budha berlanggam Gandara di kota Bangun, Kutai dan patung Budha
berlanggam Amarawati ditemukan di Sikendeng (Sulawesi Selatan).

Asimilasi

Asimilasi adalah proses sosial yang timbul apabila ada kelompok


masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda, saling
bergaul secara interaktif dalam jangka waktu lama.
Dengan demikian, lambat laun kebudayaan asli akan berubah sifat dan
wujudnya

menjadi

kebudayaan

baru

yang

merupakan

perpaduan

kebudayaan dan masyarakat dengan tidak lagi membeda-bedakan antara


unsur budaya lama dengan kebudayaan baru.
Proses ini ditandai dengan adanya usaha mengurangi perbedaan yang
ada. Proses asimilasi bisa timbul jika ada:
1) kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya;
2) orang perorangan sebagai anggota kelompok saling bergaul secara
intensif, langsung, dan dalam jangka waktu yang lama;
3) kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing
berubah dan saling menyesuaikan.
Contoh : Ayah Ucok berasal dari daerah Madura dan ibu Ucok dari
Betawi. Perbedaan daerah asal kedua orang tua Ucok menimbulkan
perbedaan budaya (perbedaan bahasa, kebiasaan, atau adat istiadat)
diantara keduanya. Namun dengan berjalannya waktu, orang tua Ucok
dapat menyesuaikan diri dan saling bertoleransi sehingga tidak
menimbulkan konflik atau permusuhan.