You are on page 1of 4

1.

Mengidentifikasi Masalah/ Topik Penelitian Keperawatan


Menggunakan proses keperawatan untuk pencegahan atau pengobatan tekanan
ulkus adalah tahap awal di beberapa negara. Penelitian keperawatan yang
berfokus pada luka dekubitus di Brasil terbatas, dan kebanyakan studi fokus pada
pengobatan daripada pencegahan. Kegagalan untuk menggunakan perawatan yang
berorientasi pada proses pencegahan dengan jenis luka menyebabkan kelangkaan
studi oleh perawat. Salah satu cara untuk memfasilitasi penerapan proses
keperawatan adalah dengan menggunakan taksonomi asuhan keperawatan yang
ditetapkan. Seperti Nursing Outcomes Classification (NOC), yang dikembangkan
pada tahun 1991 oleh sebuah tim peneliti di Lowa untuk menerapkan praktik
khusus keperawatan yang berada di klinis tradisional. Selain untuk membantu
panduan hasil intervensi keperawatan indikator NOC dapat digunakan untuk
menilai kondisi dasar pasien tergantung pada keluarga, individu, atau masyarakat.
Oleh karena itu, perlu untuk mengevaluasi indikator spesifik untuk menentukan
apakah mereka ada indikasi atau tidak. 'Jaringan Integritas: Kulit dan Membran
mukosa 'merupakan hasil penting dalam taksonomi NOC .Mempertahankan
integritas kulit, termasuk pencegahan PU adalah elemen kunci dari manajemen
keperawatan di rumah sakit, pusat rehabilitasi, atau jangka panjang fasilitas
perawatan.
Bila dibandingkan dengan pengobatan, pencegahan PU mengurangi biaya,
mengurangi jangka rawat inap di rumah sakit, dan menghindari morbiditas terkait
dengan luka yang signifikan. Kulit pasien dengan trauma multisistem atau cedera
tulang belakang diperiksa dalam rangka untuk mengevaluasi adanya indikator
risiko untuk pengembangan tekanan ulkus terkait dengan Nursing Outcomes
Classification (NOC) deskriptor Jaringan Integritas: kulit dan mukosa. Sebuah
studi cross-sectional melakukan penelitian di sebuah rumah sakit rujukan tersier
diintegrasikan ke dalam jaringan kesehatan masyarakat Fortaleza,Cear, Brasil.
Untuk menerapkan metode ini menggunakan empat puluh sembilan klien
dengan trauma multisistem atau cedera tulang belakang. Sebagian besar klien
adalah laki-laki muda dengan trauma multisistem. Di antara indikator NOC untuk
integritas jaringan, tekstur menunjukkan perubahan yang signifikan, diikuti
dengan suhu jaringan. Pada tulang belikat menunjukkan perubahan terbesar suhu
dan warna pada luka. Tujuh puluh lima persen dari subyek memiliki skor akhir

5:5, menunjukkan luka pada kulit tidak membahayakan. Parameter klasifikasi


tersebut dikembangkan berdasarkan indikator NOC dan penerapannya pada pasien
adalah verifikasi. Penggunaan hasil integritas kulit NOC mungkin menjadi metode
yang efektif untuk mengidentifikasi indikator risiko tekanan ulkus.
1. Mahasiswa Menjelaskan Analisis Hasil Penelitian dalam Jurnal
Dalam jurnal penelitian ini penulis memakai skala Gosnell dan standar NOC
dalam mengevaluasi indicator resiko pada pasien yang beresiko terkena dekubitus.
Pada penelitian kali ini penulis mengambil Integritas Jaringan: Kulit dan
Mukosa untuk pengkajian indicator resiko pada standar NOC. Skala Gosnell
mempunyai 5 kriteria yakni status mental, kontinensia, aktivitas, mobilisasi, dan
nutrisi. Sedangkan pada standar NOC mempunyai 7 kriteria yakni keutuhan kulit,
sensasi kulit, kelembaban kulit, keelastisan kulit, warna kulit, tekstur kulit,
pertumbuhan rambut, dan kontinensia.
Partisipan adalah pasien di instalasi gawat darurat pada bagian khusus
perawatan trauma di Fortaleza, Cear, timur laut Brazil sebanyak 49 orang, 46
orang adalah pria. Umur partisipan 14 tahun samapai 65 tahun. Partisipan dalam
kondisi sadar, mampu mengekspresikan diri secara verbal. Sebanyak 77.6%
partisipan mengalami trauma multisystem dan 20.4% mengalami cedera tulang
punggung. Hampir setengah partisipan (49.2%) tidak dapat mandi sendiri. Asupan
cairan rata-rata 1592,86 ml/hari dan lama tinggal di rumah sakit rata-rata adalah
30.04 hari. Sebanyak 55.1% partisipan tidak menggunakan perangkat tekanan
redistribusi; kebanyakan memakai kasur busa piramida. Sebanyak 65.3%
menggunakan perangkat posisi alternative yakni bantal (51%) dan handuk atau
lembaran (sisanya) yang ditempatkan dibawah tulang-tulang yang menonjol.
Hasil dari pemeriksaan factor resiko tersebut yakni pada indicator NOC regio
sakralis suhunya hangat pada 42.85% sampel, eritema pada 26.53% sampel. 25
pasien diberikan panas yang relevan pada region scapula dan hasilnya 2 pasien
menunjukkan adanya perubahan warna. Region sciatic menunjukkan paling
sedikit perubahan. Dari keseluruhan pasien 10% sensitive terhadap rasa sakit pada
tumit dan 2% sensitive terhadap suhu di region scapula dan sakralis. Jadi region
sacral dan scapula adalah daerah rentan karena suhu di region tersebut lebih
tinggi.

Dilihat dari table 1 pada indicator NOC, tekstur adalah hal yang sangat
berpengaruh yakni rata-rata 3.39. Suhu jaringan adalah yang kedua yakni rata-rata
nilai 3.79. Asupan cairan cukup memadai dan indicator lainnya sedikit terganggu.
Untuk standar NOC, skor rendah menunjukkan kesehatan yang buruk, sedangkan
pada Skala Gosnell yang terjadi sebaliknya.
Sehubungan dengan analisis validitas konkuren, dilaporkan nilai akhir dengan
simetri yakni NOC-p=0.228 dan Gosnell-p=0.180. koefisien korelasi Pearson
menunjukkan invers korelasi tinggi R=-0.727 dan P=0.000. Alpha Croncbach
(konsistensi) antara kedua skala tinggi dan negative (-0.746) menunjukkan
konsistensi yang baik pada skala. Tidak ada korelasi yang signifikan ditemukan.
Penggunaan indikator menunjukkan validitas konkuren yang memuaskan bila
dibandingkan dengan skala Gosnell.
Keunggulan penggunaan standar NOC salah satunya dapat mengetahui
tingkatan compromised seorang pasien. Jadi perawat dapat memberikan intervensi
selanjutnya yang lebih tepat berdasarkan tingkatan tersebut dan perawat dapat
lebih mengetahui keberhasilan asuhan keperawatannya terhadap pasiennya.
2. Kelebihan dan kekurangan Jurnal
Kelebihan :
1. Dalam analisa data penelitian dalam jurnal ini menggunakan 2 tahapan
berbeda, sehingga pembaca mudah mengetahui hasil perbandingan,
melalui kriteria masing-masing tahapan.
2. Analisa data dan hasil di bahas dengan sangat spesifik melalui penjelasan
dan hasil 2 indicator melalui tabel.
3. Partisipan adalah orang-orang yang sadar dan dapat mengexpresikan
perasaannya secara verbal.
Kekurangan
1. Kurang penjelasan tentang cedera luka yang di teliti dalam jurnal.
4. Aplikasi Hasil Penelitian Jurnal di Indonesia
Dalam jurnal ini penulis menggunakan skala Gosnel dan juga standar NOC
dalam mengevaluasi indicator resiko pada pasien yang beresiko terkena dekubitus.
Hasi penelitian jurnal ini menunjukkan bahwa penggunaan indicator pada NOC

menunjukkan validitas konkuren yang memuaskan bila dibandingkan dengan


skala Gosnell. Adapun keunggulan penggunaan standar NOC salah satunya dapat
mengetahui tingkatan compromised seorang pasien. Jadi perawat dapat
memberikan intervensi selanjutnya yang lebih tepat berdasarkan tingkatan
tersebut dan perawat dapat lebih mengetahui keberhasilan asuhan keperawatannya
terhadap pasiennya.
Dengan mengetahui hasil penelitian jurnal, kita dapat mengaplikasikan hasil
dari penelitian tersebut di Indonesia. Penggunaan standar NOC diharapkan dapat
meningkatkan kemampuan perawat dalam mengevaluasi pasien yang beresiko
terkena luka dekubitus sehingga dapat memberikan intervensi selanjutnya yang
lebih tepat sesuai dengan tingkatan yang ditunjukkan oleh standar NOC, perawat
juga dapat mengetahui keberhasilan asuhan keperawatan yang telah dilakukan
kepada

pasiennya.

Peningkatan

kemampuan

perawat

diharapkan

dapat

mengevaluasi secara dini pasien yang berisiko terkena dekubitus, sehingga dapat
mencegah terjadinya dekubitus.
Untuk meningkatkan kemampuan perawat diperlukan suatu penyuluhan
tentang penggunaan NOC yang menunjukkan validitas yang memuaskan bila
dibandingkan dengan skala Gosnell. Setelah diadakan penyeluhan juga perlu
diadakan pelatihan untuk mengaplikasikan standar NOC di rumahsakit.
Diharapkan dengan mengetahui adanya penelitian ini yang menunjukkan
adanya harapan dukungan, saran dan informasi dari petugas kesehatan, pihak
rumah sakit di Indonesia untuk program peningkatkan kemampuan evaluasi
perawat terhadap pasien dengan menggunakan standar NOC.
Jika hasil jurnal ini dapat dimanfaatkan dengan baik, maka setting praktik
pelayanan kesehatan di masa depan akan lebih baik karena evaluasi dilakukan
secara dini dan menggunakan indicator yang sesuai sehingga dapat mencegah
penyakit terutama luka dekubitus.