You are on page 1of 15

SISTEM PEMBINAAN OLAHRAGA

DASAR
1. UU RI No. 3 Tahun 2OO5 ; Pembangunan olahraga
adalah proses pengkondisian masyarakat yang memiliki
banyak akses terhadap olahraga, peningkatan
kesehatan dan kebugaran, peningkatan prestasi, dan
manajemen keolahragaan yang mampu menghadapi
tantangan dan tuntutan perubahan kehidupan nasional
dan global
2. Pokok-pokok kebijakan pembangunan bidang olahraga ;
bahwa peningkatan prestasi merupakan bagian yang
penting dalam upaya mengangkat nama bangsa dan
negara di dunia internasional.

sriharyono_fik@yahoo.com

DASAR
3. Nilai dan keterampilan yang diperoleh melalui
olahraga antara lain adalah kerjasama, komunikasi,
taat pada aturan, pemahaman dan pengertian
terhadap suatu permasalahan, hubungan dan
keterkaitan dengan individu yang lain,
kepemimpinan, peduli pada sesama, menghargai
usaha, sikap menyikapi kemenangan dan
kekalahan, mengelola kompetisi, sportif, berbagi
tanggung jawab, harga diri, kepercayaan,
kejujuran, kepedulian diri, toleransi, adaptasi diri,
dan percaya diri (UN, 2003).

sriharyono_fik@yahoo.com

PEMBINAAN OLAHRAGA

1. Juara dalam cabang olahraga tidak dapat


diciptakan dalam waktu singkat atau melalui jalan
pintas.
2. Prestasi atau juara dalam olahraga harus
ditempuh dengan melakukan proses pembinaan
yang berjenjang dan berkelanjutan, serta harus
ditangani pelatih yang profesional
3. Pelatih profesional adalah seorang yang memiliki
pengalaman di cabang olahraga yang ditekuni
dan memiliki ilmu pengetahuan yang menunjang
tugasnya sebagai pelatih pada cabang olahraga
yang dipilih.
sriharyono_fik@yahoo.com

FAKTOR PRETASI
Prestasi olahraga ditentukan 2 faktor utama ;
1. Faktor internal atlet, meliputi kemampuan fisik,
intelegensi, psikomotor dan afektif,
2. Faktor eksternal atlet, yaitu faktor penunjang ;
pelatih, dukungan orang tua, ketersediaan
sarana prasarana, program latihan, hasil
penelitian, lingkungan bekerja atau sekolah,
masyarakat, teman akrab dan lainnya

sriharyono_fik@yahoo.com

Hubungan antara atlet dan


pelatih
ATLET

PELATIH

BERBAKAT

TENAGA AHLI
KUALITAS
LATIHAN

PERSIAPAN

FISIK

IPTEK DAN
KEPRIBADIAN
TEKNIK

TAKTIK

PSIKOLOGIS

(Sumber : Bompa, 1983)


sriharyono_fik@yahoo.com

1.

PEMBINAAN CALON ATLET USIA


DINI
Pengembangan bakat dengan model MULTILATERAL,
yaitu dimulai dengan pengalaman berbagai keterampilan
dasar, sehingga akan membantu anak menjadi seorang
atlet yang serba bisa, sebelum anak memulai latihan
dalam suatu cabang olahraga yang lebih khusus.

2. Model pengembangan olahraga ini merupakan salah satu


prinsip latihan yang paling penting untuk calon atlet yang
berbakat dan memiliki potensi prestasi tinggi.
3. Hal penting lain untuk dapat menjadikan atlet berkelas
dunia yaitu harus melakukan latihan yang bertahuntahun dengan usaha keras dan mengikuti prinsip-prinsip
latihan secara tepat, antara lain spesifik, sistematik, dan
rencana program jangka panjang yang dibutuhkan pada
kebutuhan anak.
sriharyono_fik@yahoo.com

PENGEMBANGAN GERAK MODEL MULTILATERAL


1. Diberikan selama masa anak dan pemuda diawali dengan
mengembangkan keterampilan dasar, seperti lari, melompat,
melempar, menangkap, tumbling (memutar) dan keseimbangan.
2. Dengan pengembangan ini menjadikan anak memiliki koordinasi
yang sangat baik dan keterampilan yang seimbang, dan
keduanya menjadi dasar untuk keberhasilan diberbagai cabang
olahraga baik perorangan dan beregu, seperti atletik, basket,
sepak bola dan lainnya.
3. Program latihan yang disusun juga memberikan variasi kegiatan,
misalnya olahraga renang, karena renang dapat membantu
anak mengembangkan kemampuan aerobik serta dapat
memperkecil tekanan fisik pada persendian anak.

sriharyono_fik@yahoo.com

Pendekatan secara bertahap untuk pengembangan bakat


olahraga selama beberapa tahun
(Sumber : Bompa, 2000)

24
TAHAP PENAMPILAN TINGGI
22

Prestasi puncak

20
18

Latihan khusus
(spesialisasi)

TAHAP PENGEMBANGAN

16
14

Pengembangan multilateral

LATIHAN DASAR

6
USIA (Thn)
sriharyono_fik@yahoo.com

PIRAMIDA TAHAPAN PEMBINAAN


OLAHRAGA
(Sumber : Bompa. 2000)

Pencapaian prestasi seorang atlet


tidak
terlepas
dari
program
pembinaan
yang
dilaksanakan,
artinya, atlet yang berbakat tidak
dapat dengan sendirinya dapat
mencapai prestasi tertinggi apabila
tidak didukung dengan pembinaan
yang baik

Keterangan :
1

1 Tahap pemanduan
bakat
2 Tahap Pembibitan
3 Tahap Pematangan
juara.
sriharyono_fik@yahoo.com
10

Tahap Pemanduan Bakat


1.Bakat merupakan kemampuan terpendam dari seseorang yang
dimiliki sejak lahir dan yang menjadi dasar kemampuan nyatanya .
2.Pembagian bakat dikenal dengan bakat umum yaitu ; bakat yang
dimiliki setiap orang, meskipun berbeda dalam kadarnya yang biasa
disebut intelegensi. Bakat khusus yaitu kemampuan yang menonjol
pada seseorang yang tidak terdapat pada setiap orang.
3.Bakat olahraga yaitu kemampuan dasar yang berkenaan dengan
penampilan gerak (motor performance) dan merupakan kombinasi
dari beberapa kemampuan sikap dan bentuk badan seseorang.

sriharyono_fik@yahoo.com

11

Tahap Pemanduan Bakat


4.Pemanduan bakat (talent identification) adalah suatu upaya yang dilakukan

secara sistematik untuk mengidentifikasi seseorang yang berpotensi dalam


olahraga, sehingga diperkirakan orang tersebut akan berhasil latihan dan dapat
meraih prestasi puncak (Cholik Mutohir, 2002).
5.Definisi lain tentang pemanduan bakat yaitu sebagai suatu usaha yang

dilakukan untuk memperkirakan dengan probabilitas yang tinggi peluang


seseorang yang berbakat dalam olahraga prestasi untuk dapat berhasil dalam
menjalani program latihan sehingga mampu mencapai prestasi puncaknya
(Menpora, 1999).
6.Dalam tahap pemanduan bakat calon atlet bisa sangat banyak, artinya tidak

atau belum dibatasi. Dalam tahap ini dilakukan seleksi tahap pertama melalui
kegiatan pemasalan atau pencarian pemain-pemain berbakat. Sistem
pemanduan bakat yang ada berpedoman pada pengetahuan, postur tubuh,
kondisi psikologis, fisiologis ataupun keahlian dan ketrampilan.

sriharyono_fik@yahoo.com

12

Tahap Pembibitan
1.Para atlet yang telah diseleksi dari tahap pemanduan bakat kemudian
harus melalui tahap pembibitan.
2.Tahap pembibitan merupakan tahap yang paling penting dalam tahap
pembinaan prestasi olahraga.
3.Dalam tahap ini kegiatan pembinaan yang utama dilakukan, mulai dari
pelaksanaan program latihan hingga bagaimana manajemen organisasi
yang dilakukan dalam mengembangkan prestasi secara keseluruhan.
4.Dalam tahap pembibitan pembinaan harus dilakukan secara
terprogram, terarah dan terencana dengan baik. Baik dari segi
manajemen klub secara umum maupun manajemen kepelatihan secara
khusus.

sriharyono_fik@yahoo.com

13

Tahap Pematangan JUARA


1. Tahap yang terakhir dalam suatu pembinaan adalah
tahap pematangan juara
2. Kondisi dalam tahap
pematangan juara
adalah keadaan atlet
disiapkan untuk
mencapai prestasi
puncak.

sriharyono_fik@yahoo.com

14

TUGAS INDIVIDUAL
1. Mencari dan menghimpun pedoman tentang
sistem pembinaan olahraga nasional

PRIMA

(Program Indonesia Emas)


2. Tugas dipresentasikan dan dikumpulkan
perkuliahan minggu depan

sriharyono_fik@yahoo.com

15