You are on page 1of 9

Ciri jantan dan betina

Meskipun menentukan jenis kelamin kenari bukan hal yang mudah dan mereka yang sudah
berpengalaman pun banyak menemui kesulitan, tetapi ini ada tips yang bisa digunakan (tetapi
bukan hal yang mutlak):
1. Sejak usia 3 hari pembuluh vena di sebelah perut akan turun menuju vent ( lubang
angin / dubur ) dan akan menuju bagian depan dari vee yang ada dibagian depan
vent ,ini nampak pada burung kenari jantan yang masih muda. Tapi pembuluh vena
ini tidak akan tampak pada kenari betina. Walaupun pembuluh ini ada di seluruh
kenari jantan , akan lebih baik jika menganalisanya sebelum kenari jantan tersebut
tumbuh bulu.
2. Pada 5- 8 hari ,ambil semua anak-anak kenari yang terdapat pada sarang yang sama
(satu indukan ) taruh ke handuk dan sejajarkan seperti posisi kuda balap yang ada
pada pacuan kuda. Yang melompat paling jauh adalah kenari jantan.
3. Burung- burung tersebut jika diperhatikan mempunyai pusat kaki bawah yang panjang
sementara yang lainnya punya 3 telapak kaki yang memiliki panjang yang sama.
Salah satu yang memiliki pusat kaki yang panjang akan sulit untuk bergabung dengan
yang lain dan ini adalah kenari jantan. Kenari betina lebih mudah untuk bergabung
karena ketiga telapak kakinya memiliki ukuran yang sama.
4. Lihatlah bagian tulang belakang mereka. Di sepanjang tulang belakang kenari jantan
warnanya lebih kaku dan lebih pekat . Untuk yang betina warnanya kaku dan
pekatnya tidak sampai sepanjang tulang belakang. Dengan cara itu bisa diidentifikasi.
5. Sebelum anaka-anak kenari tersebut berbulu. Liatlah ke bagian kepala mereka. Untuk
yang jantan lebih pipih (datar).Untuk yang betina lebih bulat.
6. Sekitar usia 6 7 hari anak2 kenari tersebut mulai membuka mata. Jika jantan maka
matanya sejajar dengan paruhnya. Untuk yang betina, letak mata diatas paruh yang
menyebabkan tampilan kepalanya lebih bundar.
7. Ketika anak2 kenari diberi makan disarangnya oleh induknya .perhatikan tingkah laku
anak2 tersebut. Yang berdiri paling tinggi , teriak paling keras dan yang paling ingin
diberi makan duluan itu berarti yang jantan. Yang betina kakinya lebih pendek
makanya mereka tidak berdiri tinggi dan karenanya mereka diberi makan lebih sedikit
dibanding yang jantan.
8. Usia 28- 30 hari beberapa kenari2 muda terlihat mempraktekkan suara mereka untuk
berkicau dengan baik. Bukan yang paling awal berkicau itu yang terlihat paling baik,
burung 2 tersebut hanya suka berlatih berkicau lebih awal saja.
9. Sekitar 5 bulan atau 5 bulan lebih 2 minggu, kenari jantan bisanya warnanya lebih
terang. pada bagian tertentu warnanya lebih tajam khususnya dibagian dekat kepala.
Pusat kepala pada burung kenari betina yang berwarna kuning akan menjadi sangat
terang.

10. Seandainya usia 6 bulan belum ketahuan jenis kalaminnya ,kenari2 yang dicampur
diantara kenari2 maka. Kenari betina akan duduk lebih rendah lebih dikarenakan
struktur badannya. Dan juga biasanya kenari betina akan berkelahi dengan kenari
jantan ketika ingin berkicau atau mempraktekan suaranya. Meskipun sang betina
dalam kondisi tidak sedang dalam masa bertelur dan ini hanya sekedar ingin berkicau
saja..
Kembali ke MENU ARTIKEL
.
+Cara memilih burung kenari
Mengingat banyaknya varietas kenari yang dikembangkan saat ini, maka untuk memilih
kenari harus disesuaikan dengan tujuannya. Yakni, apakah akan memilih kenari postur (type
canary), kenari penyanyi (song canary), kenari warna (color canary), atau campuran di antara
tipe itu, atau semmbarang saja yang penting kenari. Kalau Anda ingin kenari dengan lagu
yang bagus, tentunya bisa memilih kenari-kenari tipe penyanyi. Sedangkan untuk yang
posturnya bagus, Anda bisa memilih kenari postur. Sedangkan untuk memilih kenari warna,
ya tinggal tentukan berdasar warna yang Anda sukai.
Hanya saja, Anda bisa memilih kenari secara umum yang biasanya disenangi saat ini. Yakni
yang posturnya besar dan lagunya bagus. Untuk pilihan ini, tentunya Anda bisa memilih
kenari-kenari hasil silangan sub-spesies yang berbeda, misalnya silangan Yorkshire dengan
Waterslager, atau Yorkshire dengan Spanish Timbrado dan lain-lain.
Tips pemilihan:
Gaya tarung kenari berdasar bentuk body dan kondisi sayap dimana gaya tarung kenari bisa
dikelompokkan dalam 3 jenis.
1. Gaya buka sayap turun atau hanya turun sedikit, dengan kepala hanya menggelanggeleng kanan-kiri (yang disebutnya gaya Steve Wonder).
2. Gaya buka sayap turun penuh ke arah bawah, dengan model tarung sambil jalan
kanan-kiri.
3. Gaya buka sayap ke arah depan, dengan model tarung sambil jalan kanan-kiri.

Gaya 1, biasanya dilakukan oleh kenari-kenari dengan body keseluruhan yang terlihat
tidak proporsional dan, jika dalam keadaan normal/tidak beraksi, kedua sayap
bertemu bersilangan membentuk gunting dan karenanya, jarak antra ujung sayap
dengan pangkal ekor relatif jauh (tidak bersentuhan). Kalau dilihat dari atas bodinya
terlihat seperti persegi panjang dengan perbandingan panjang: lebar = 3:1.

Gaya 2, biasanya dilakukan oleh kenari dengan body proporsional, panjang dan kalau
dilihat dari atas bodinya terlihat seperti persegi panjang dengan perbandingan
panjang: lebar = 4:1; ujung bulu kedua sayap sejajar ke arah belakang, lurus.

Gaya 3, sama dengan ciri pemilik gaya 2, denagn perbedaan pada sayap yaitu ujung
bulu kedua sayap sejajar ke arah belakang tetapi agak turun jatuh (ngglembreh- Jawa).

Cepat lambatnya kenari bunyi berdasar ketebalan bulu:


1. Kenari dengan bulu tebal (yang dia istilahkan bulu rangkap) cenderung lama untuk
bisa bernyanyi secara maksimal.
2. Kenari dengan bulu tipis (yang dia istilahkan dengan bulu satu) lebih cepat
berbunyi dengan capaian lagu maksimal (punya Om Erik, kenari 7 bulannya yang
sudah berprestasi di tiga arena lomba, berbulu tipis.
Cepat lambatnya kenari bunyi berdasar warna dominan pada bulu:
1. Kenari yang memiliki warna dominan cerah (putih, kuning, orange) cenderung lama
untuk bisa bernyanyi secara maksimal.
2. Kenari yang tidak memiliki warna dominan cerah (putih, kuning, orange) lebih cepat
berbunyi dengan capaian lagu maksimal (punya Om Erik, kenari 7 bulannya berwarna
bon dengan warna terbanyak (tetapi tidak terlihat dominan) hijau-kuning.
Kelebihan dan kelemahan kenari berdasar ketebalan bulu:
1. Kenari berbulu tebal/rangkap lebih bisa membawakan lagu dengan cengkok yang
terdengar lebih jelas ketimbang kenari berbulu satu/tipis karena dalam membawakan
suara hanya sedikit ditingkahi dengan gaya (baik sayap, maupun jalan kanan-kiri).
2. Kenari berbulu tipis lebih lincah dan bisa bergaya dengan mengandalkan suara-suara
tembakan.
Kembali ke MENU ARTIKEL
.
+Cara perawatan
Sangkar:
Kenari sebaiknya ditempatkan di sangkar besar ukuran 45 x 45 x 50 cm dengan diberi
tangkringan berdiameter 1 cm dari kayu kasar tetapi tidak runcing, seperti kayu asam
misalnya. Tangkringan bisa dibuat bersusun dua, dengan dua tangkringan di atas dan satu di
bawah.
Pakan:
Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga
kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya
seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3
(Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-

L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin
B) dan Ca-D
Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan
darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem
pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim,
memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan
penyembuhan.
Yang termasuk mineral yang diperlukan burung kenari adalah Calcium, Phosphor, Iron,
Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.
Makanan yang sesuai untuk burung kenari
1. Bijian Mix. Pakan utama burung ini adalah canary seed. Tetapi kita dapat memberikan
biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual di pasaran.
2. Sayuran dan buah-buahan. Burung Kenari sangat menggemari sayur dan buah-buahan
seperti: daun selada, daun sawi, gambas, mentimun, paprica, wortel, buah apel, buah
pir, jagung muda.
3. Telur dan Kroto. Pada kondisi tertentu, kedua pakan ini sangat dibutuhkan untuk
menunjang pertumbuhan, vitalitas fungsi-fungsi organ burung kenari.
4. Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan
kalsium tambahan. Dapat diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan
kalsium yang dibutuhkan.
5. Roti kering. Disamping menggemari pakan-pakan diatas, burung Kenari juga
menyukai roti kering (jangan berikan roti kering yang memiliki kandungan garam dan
gula yang tinggi)..
REFERENSI TENTANG PERAWATAN BURUNG SECARA UMUM BISA DILIHAT DI
SINI
Perawatan harian dan setelan harian
Perawatan harian untuk burung kenari relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya,
kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini pola perawatan harian dan setelan harian untuk burung kenari:

Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba
mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung)

Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Pakan dan Air Minum.

Berikan Sayuran segar atau Buah.

Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama
penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.

Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit,


lalu sangkar dikerodong.

Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master
atau burung-burung master.

Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.

Kontrol Pakan, Air Minum, Sayuran dan Buah.

Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara master selama masa
istirahat sampai pagi harinya.

Penting

Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu.

Telur Puyuh dapat diberikan 2x seminggu.

Variasi pemberian sayuran segar dan buah-buahan adalah kunci keberhasilan dalam
perawatan burung kenari.

Asinan harus selalu tersedia didalam sangkar.

Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam
seminggu.

Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.

Penanganan burung kenari over birahi

Berikan Mentimun selama 2 hari berturut-turut

Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore

Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja

Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama

Penanganan burung kenari kondisi drop

Berikan buah apel 4 hari berturut-turut

Perbanyak campuran Lin Seed dan Niger Seed pada pakan bijiannya.

Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu

Mandi dibuat 2 hari sekali saja

Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Kenari lain dahulu

Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari.


Kembali ke MENU ARTIKEL

.
+PENANGANAN KENARI UNTUK LOMBA
Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan
pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan
dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik
karakter dasar masing-masing burung.
Berikut ini pola perawatan dan setelan lomba untuk burung kenari

H-3 sebelum lomba, berikan buah Apel diselingi Kroto.

H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.

1 Jam sebelum di gantang lomba, berikan burung Telur Puyuh.

Penting
Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung
kenari lain.
Perawatan dan setelan burung kenari pasca lomba
Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan
kondisi fisik burung.

Perawatan dan setelan pakan dikembalikan ke setelan harian.

Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba.

Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja


Kembali ke MENU ARTIKEL

.
+Perawatan dan setelan kenari mabung

Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung.
Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25%
dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung
perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.
Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang
disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan
jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein).
Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian
menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu.
Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk
mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.
Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu
baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan
burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat
mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan
burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang
sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada Moulting in Bird di situs
vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).
Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena
sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus
perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung
melewati masa mabung.
Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus
memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu
sesempurna mungkin.
Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus
meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein
seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada
kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen
makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya
mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan
tumbuhnya bulu secara normal.
Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering
mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau
bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).
Penggangu tersebut antara lain:
* Penyakit Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus
polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi
bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula
menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.

* Gizi buruk Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya


produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang
gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam,
melintir/ keriting dan sebagainya).
* Kimiawi penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna
atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati
yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir
jika diberikan semasa burung mabung.
* Stres Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia.
Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.
Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?
Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit,
misalnya Polyoma.
Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang
bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak,
sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan
membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.
Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas
bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.
Cara Smart menggunakan BirdVit
Dalam kaitan dengan persoalan mabung inilah disarankan kepada penghobi burung untuk
memberikan burung asupan tambahan, misalnya BirdMolting atau juga BirdVit untuk burung
yang sedang mabung. Cara ini lebih smart sebab BirdVit adalah multivitamin dan
multimineral yang sangat diperlukan burung selama masa mabung.

BirdVit mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diperlukan burung,
seperti:

Vitamin utama, yakni A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3.

Zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah
salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D Pantothenate.

Mineral utama seperti potasium chlorida, sodium chlorida, magnesium sulfate,


mangan sulfate, iron sulfate, zinc sulfate, copper sulfate dan cobalt sulfate.

Dengan demikian, selama kita menggunakan BirdVit untuk menangani burung mabung, maka
kita cukup memberikan porsi pakan seperti sediakala tanpa khawatir burung kekurangan
energi masa mabung. Sebab, memang benar energi yang diperlukan burung ketika mabung

bukanlah energi yang hanya akan mengumpul menjadi lemak tetapi energi untuk
pertumbuhan bulu seperti asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin.
Pola prawatan masa mabung:

Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya
burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.

Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.

Pemberian porsi pakan tambahan diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan
untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya:
Tambahkan biji nger sed, variasikan pemberian sayuran segar dan buah.

Berikan mltivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum.

Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan
mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita
inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan
suara burung master.