You are on page 1of 2

Jonathan Sianturi, Sang Pesenam Legendaris

Jonathan Mangiring Paringhotan Sianturi lahir di Medan pada tahun 1972. Ia


merupakan putra ke 4 dari pasangan Oloan Sianturi dan Samaria Simamora.
Ketertarikannya terhadap senam berawal dari sang ayah yang mengajak
Jonathan kecil melihat latihan senam di stadion. Namun dalam waktu
singkat, Jonathan sudah bosan dan enggan berlatih senam lagi. Tak putus
asa, kedua orangtuanya terus membujuknya agar mau kembali berlatih
senam. Salah satunya, dengan membelikan mobil-mobilan. Tak sia-sia, ia pun
mau berlatih senam lagi, bahkan prestasinya makin cemerlang hingga
bergabung dengan tim nasional senam Indonesia

saat usianya baru 14

tahun. Jonathan begitu jago hampir di semua nomor senam seperti nomor
lantai, gelang-gelang, kuda pelana, atau palang tunggal.
Ayah 3 putri ini mundur sebagai atlet di tahun 2004 dan beralih menjadi
pelatih senam putra Pelatnas hingga kini, di samping aktif sebagai pengurus
Pusat Persatuan Senam Indonesia. Harapannya adalah anak-anak latihnya
mampu berprestasi melebihi dirinya di masa jaya dulu.

Prestasi pertamanya ditorehkan pada tahun 1978. Jonathan yang baru


berusia enam tahun, meraih medali perak di kejuaraan pertamanya, yaitu
Kejuaraan Daerah Se-DKI Jakarta. Sejak keikutsertaannya di SEA Games 1985
di Thailand hingga SEA Games 2001 di Malaysia, Jonathan tidak pernah
absen menyumbangkan medali. Hanya pada SEA Games 1985 dan SEA
Games 1991 Filipina saja, dia tidak mempersembahkan medali emas untuk
Indonesia. Pada dua edisi SEA Games tersebut, Jonathan hanya mampu
meraih satu medali perunggu. Hal itu lantaran pada SEA Games 1985,
Jonathan masih terbilang bau kencur. Sedang pada SEA Games 1991, tulang
fibula kirinya patah pada dua bagian. Selama perjalanan karirnya, Jonathan
meraih beberapa prestasi bergengsi, beberapa di antaranya adalah merebut
26 medali emas di Pekan Olahraga Nasional , 14 emas SEA Games (2 Serba
Bisa, 3 Senam Lantai, 2 Palang Tunggal, 2 Kuda Pelana, 3 Gelang-gelang, 2
Kuda Lompat) 8 perak (3 Gelang-gelang, 1 Serba Bisa, 1 Kuda Lompat, 2
Palang Sejajar, 1 Palang Tunggal), 8 perunggu (2 Senam Lantai, 1 Serba Bisa,
1 Kuda Lompat, 1 Palang Sejajar, 2 Palang Tunggal, 1 Kuda Pelana), dan 2
emas Commonwealth Games.

Putu Bella Suandewi Putri Subrata


XII MIA 6
09 (Sembilan)