Вы находитесь на странице: 1из 13

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Program Studi Ilmu Keperawatan


Program Pendidikan Profesi Ners
Keperawatan Jiwa
RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
PADA Nn N DENGAN MENARIK DIRI AKIBAT DEPRESI
DI RUANG BROTOJOYO RSJ DAERAH DR. AMINOGONDOHUTOMO SEMARANG
TGL

DIAGNOSA
KEPERAWATA
N

26/5/
04

Isolasi social :
menarik
diri
berhubungan
dengan depresi

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN


TUJUAN
KRITERIA
TINDAKAN KEPERAWATAN
EVALUASI

RASIONAL

TUM :
Klien
dapat
berhubungan
dengan
orang
lain
secara
optimal
TUK
1.
Setelah 4
x pertemuan
dengan 1 x
pertemuan
15
menit
diharapkan
klien mampu
membina
hubungan
saling
percaya

Klien
mau 1. Perkenalkan
diri
dengan
klien
membalas
dengan cara menyapa klien dengan
salam,
ramah, baik verbal dan non verbal,
menjabat
selalu kontak mata selama interaksi
tangan,
dan perhatikan kebutuhan dasar
menyebutka
klien.
n
nama, 2. Lakukan interaksi dengan pasien
tersenyum,
sesering mungkin dengan sikap
kontak
empati
mata,
3. Dengarkan
pemyataan
pasien
mengetahui
dengan sikap sabar empati dan lebih
nama
banyak memakai bahasa non verbal.

Hubungan
saling
percaya
merupakan
landasan utama untuk
hubungan selanjutnya

perawat,
Misalnya: memberikan sentuhan,
menyapa
anggukan.
perawat jika 4. Perhatikan
pembicaraan
pasien
bertemu,
serta beri respons sesuai dengan
mngingat
keinginannya
nama
5. Bicara dengan nada suara yang
perawat,
rendah, jelas, singkat, sederhana
menyediaka
dan mudah dimengerti
n
waktu 6. Terima pasien apa adanya tanpa
untuk
membandingkan dengan orang lain.
kontrak
2.

Setelah 2
x pertemuan
dengan 1 x
pertemuan
15
menit
diharapkan
klien
dapat
menggunaka
n
koping
yang adaptif

Klien
mampu
mengungka
pkan
perasaan,
memanfaatk
an
koping
yang biasa
digunakan,
dapat
berdiskusi
dengan
perawat
untuk
mencari
alternatif
koping yang
tepat
Klien
mampu
mencoba
koping yang

1.

2.

3.
4.
5.
6.

Dengan memberikan
berbagai
alternatif
koping, klien dapat
menggunakan sesuai
Beri
dorongan
untuk dengan kemampuan
mengungkapkan perasaannya dan dan
klien
dapat
mengatakan
bahwa
perawat menghindari
untuk
memahami apa yang dirasakan mencederai diri.
pasien.
Tanyakan kepada pasien
cara
yang
biasa
dilakukan
mengatasi
perasaan
sedih/menyakitkan
Diskusikan dengan pasien
manfaat dari koping yang biasa
digunakan
Bersama pasien mencari
berbagai alternatif koping.
Beri
dorongan
kepada
pasien untuk memilih koping yang
paling tepat dan dapat diterima
Beri
dorongan
kepada
pasien untuk mencoba koping yang
telah dipilih
Dengan mengetahui

3.

Setelah 2
x pertemuan
dengan 1 x
pertemuan
selama
20
menit
diharapkan
dapat
meningkatka
n harga diri
klien

telah dipilih

Klien dapat
menerima
dirinya
sendiri dan
keadaan
klg.
Klien dapat
mengidentif
kasi
kemampuan
.
Klien dapat
merencanak
4.
Setelah 1 an kegiatan
x pertemuan sesuai
selama
15 dengan
menit
kemapuan
diharapkan
klien
dapat
menggunaka Klien
n dukungan mampu
keluarga dan memanfaatk
social
an
system
pendukung
yang
ada
dikeluarga
dan
lingkungan
5.
Setelah 2
x pertemuan
dengan 1 x

7.

Anjurkan
pasien
mencoba alternatif lain
menyelesaikan masalah.

untuk sumber-sumber
dalam internal klien akan
lebih mudah untuk
memotivasi klien agar
dapat meningkatkan
harga diri.
1.
Bantu memahami bahwa klien
dapat mengambil keputusannya
2.
Kaji dan
kerahkan
sumbersumber internal individu
3.
Bantu mengidentifkasi sumbersumber harapan missal hubungan
antar sesama, keyakinan, hal-hal
untuk diselesaikan

1. Kaji
dan manfaatkan
sumbersumber eksternal individu ( orang
terdekat, tim pelayanan kesehatan,
kelompok pendukung, agama yang
dianut )
2. Kaji system pendukung keyakinan
( nilai, pengalaman masa lalu,
aktivitas keagamaan, kepercayaan
agama )
3. Beri pendidikan kesehatan pada
keluarga tentang cara merawat
klien

Memberikan
kesempatan
pada
keluarga untuk dapat
merawat klien mandiri
dirumah dan support
system
kleuarga
sangat berpengaruh
dalam mempercepat
proses penyembuhan
klien.

Klien dan keluarga


dapat
mengetahui
nama-nama obat dan

pertemuan
selama
15
menit
diharapkan
klien
dapat
menggunaka
n
obat
dengan
benar
dan
tepat

Klien dapat
menyebutka
n obat-obat
yang
diminum
Resiko
dan
mencederai diri,
kegunaanny
orang lain dan
a ( jenis,
lingkungan
waktu, dosis
berhubungan
TUM :
, efek )
dengan menarik Klien dapat Klien dapat
diri
menghindari minum obat
sesuai
mencederai
diri,
orang program
lain
dan pengobatan
lingkungan.
Klien dapat
melanjutkan
hubungan
peran sesuai
dengan
tanggung
jawab
TUK :
1.
Set
elah
2
x
pertemuan
dengan 1 x
pertemuan
15
menit

4. Bantu
keluarga
memberikan
dukungan selama klien dirawat
5. Bantu
keluarga
menyiapkan
lingkungan rumah
1. Jelaskan
jenis-jenis
obat
yang
diminum klien pada klien dan
keluarga
2. Diskusikan manfaat minum obat dan
kerugian berhenti minum obat
tanpa seijin dokter
3. Jelaskan prinsip benar minum obat
4. Anjurkan klien minta obat dan
minum tepat waktu
5. Anjurkan pada klien melaporkan
pada perawat atau dokter jika
merasakan
efek
yang
tidak
menyenangkan
6. Beri pujian jika klien minum obat
dengan benar

dapat menggunakan
sesuai dengan aturan.
Klien dapat memiliki
kesadaran pentingnya
minum
obat
dan
mengetahui tentang
efek
dan
efek
samping dari obat.

Hubungan
saling
percaya
merupakan
landasan utama untuk
hubungan selanjutnya

diharapkan
klien mampu
membina
hubungan
saling
percaya

Klien
mau
membalas
salam,
menjabat
tangan,
menyebutka
n
nama,
tersenyum,
kontak
mata,
mengetahui
nama
perawat,
menyapa
perawat jika
bertemu,
mngingat
2.
Set nama
elah
1
x perawat,
pertemuan
menyediaka
selama
20 n
waktu
menit
untuk
diharapkan
kontrak
klien
dapat
menyebutka
n penyebab Klien dapat
menarik diri
menyebutka
n penyebab
menarik diri
yang
berasal
dari ; diri
sendiri,

1.

2.
3.

4.
5.
6.

1.

Perkenalkan diri dengan klien


dengan cara menyapa klien dengan
ramah, baik verbal dan non verbal,
selalu kontak mata selama interaksi
dan perhatikan kebutuhan dasar
klien.
Lakukan interaksi dengan
pasien sesering mungkin dengan
sikap empati
Dengarkan pemyataan pasien
dengan sikap sabar empati dan
lebih banyak memakai bahasa non
verbal.
Misalnya:
memberikan
sentuhan, anggukan.
Perhatikan
pembicaraan
pasien serta beri respons sesuai
dengan keinginannya
Bicara dengan nada suara
yang
rendah,
jelas,
singkat,
sederhana dan mudah dimengerti
Terima pasien apa adanya
tanpa
membandingkan
dengan
orang lain.

Kaji pengetahuan klien tentang


perilaku menarik diri dan tandatandanya

Dengan diketahuinya
penyebab akan dapat
dihubungkan dengan
factor presipitasi yang
dialami klien

Klien

harus

dicoba

3.

Set
elah
2
x
pertemauan
dalam 1 kali
pertemuan
20
menit
diharapkan
klien
dapat
menyebutka
n
keuntungan
berhubungan
dengan
orang
lain
dan kerugian
tidak
berhubungan
dengan
orang lain

orang
lain
dan
lingkungan

2.

3.
4.
5.
1.
Klien
dapat
menyebut
kan
keuntung
an
berhubun
gan
dengan
orang lain

6.

1.
2.

3.
4.
2.
Klien
dapat
menyebut
kan
keruguan
berhunga
n dengan

Beri kesempatan pada klien


untuk mengungkapkan perasaan
penyebab menarik diri atau tidak
mau bergaul
Diskusikan bersama klien tentang
perilaku menarik diri, tanda-tanda
menarik diri
Diskusikan
bersama
klien
penyebab
tidak
mau
bergaul
dengan orang lain
Diskusikan bersama klien akibat
yang dirasakan dari menarik diri
Beri pujian atas apa yang telah
diungkapkan oleh klien

berinteraksi
secara
bertahap
agar
terbiasa
membina
hubungan yang sehat
dengan orang lain

Mengevaluasi
manfaat
Kaji pengetahuan klien tentang dirasakan
manfaat
dan
keuntungan sehingga
berhubungan dengan orang lain
motivasi
Beri kesempatan pada klien untuk berinteraksi
mengungkapkan perasaan tentang
keuntungan berhubungan dengan
orang lain
Diskusikan bersama klien tentang
keuntungan berhubungan dengan
orang lain
Beri reinforcement positip terhadap
kemampuan
mengungkapkan
perasaan
tentang
keuntungan
berhubungan dengan orang lain

1. Kaji pengetahuan
kerugian
tidak
dengan orang lain

klien tentang
berhubungan

Mengevaluasi
manfaat
dirasakan

yang
klien
timbul
untuk

yang
klien

4.

Set
elah
2
x
pertemuan
dengan
1x
pertemuan
selama
20
menit
diharapkan
klien
dapat
melaksanaka
n hubungan
social secara
bertahap

orang lain

2. Beri
kesempatan
klien
untuk sehingga
mengungkapkan perasaan tentang motivasi
kerugian
tidak
berhubungan berinteraksi
dengan orang lain
3. Diskusikan bersama klien tentang
kerugian
tidak
berhubungan
dengan orang lain
4. Beri
pujian
positip
terhadap
kemampuan
mengungkapkan
perasaan tentang kerugian tidak
berhubungan dengan orang lain

timbul
untuk

Klien dapat
mendemons
trasikan
hubungan
social
secara
1.
Kaji kemampuan klien membina
bertahap
hubungan dengan orang lain
antara :
2.
Dorong dan Bantu klien untuk
KP
berhubungan dengan orang lain
KPK
melalui tahap : K P
K P Kel
KPK
K P Klp
K P Kel
K P Klp
5.
Set
3.
Beri
pujian
terhadap
elah
1
x
keberhasilan yang dicapai
pertemuan
4.
Bantu klien untuk mengevaluasi
selama
15
manfaat berhubungan
menit
5.
Diskusikan jadwal harian yang
diharapkan
dapat dilakukan bersama klien dalam
klien
dapat
mengisi waktu
mengungkap
6.
Motivasi klien untuk mengikuti
kan
Klien dapat
kegiatan ruangan
perasaannya mengungka 7.
Beri reinforcement atas kegiatan
setelah
pkan
klien dalam ruangan
berhubungan perasaanny
dengan
a
setelah 1.
Dorong
klien
untuk Klien dan keluarga
orang lain
berhubunga
mengungkapkan perasaannya bila dapat
mengetahui

6.

7.

Tidak efektifnya
penatalaksanaa
n
regimen
terapeutik
berhubungan
dengan
tidak
efektifnya

Setelah 2
x pertemuan
dengan 1 x
pertemuan
selama
15
menit
diharapkan
klien
dapat
menggunaka
n
obat
dengan
benar
dan
tepat
Setelah 1
x pertemuan
selama
45
menit
diharapkan
klien
dapat
memberdaya
kan system
pendukung
atau
keluarga
mampu
mengemban
gkan
kemampuan
klien
untuk
berhubungan
dengan
orang lain

n
dengan
berhubungan dengan orang lain
orang
lain 2.
Diskusikan dengan klien tentang
untuk :
perasaan
manfaat
berhubungan
Diri sendiri,
dengan orang lain
orang lain
3.
Beri rein forcement positip atas
kemampuan klien mengungkapkan
perasaan
manfaat
berhubungan
dengan orang lain
Klien dapat
menyebutka
n obat-obat
yang
diminum
1.
Jelaskan jenis-jenis obat
dan
yang diminum klien pada klien dan
kegunaanny
keluarga
a ( jenis, 2.
Diskusikan manfaat minum
waktu, dosis
obat dan kerugian berhenti minum
, efek )
obat tanpa seijin dokter
Klien dapat 3.
Jelaskan
prinsip benar
minum obat
minum obat
sesuai
4.
Anjurkan klien minta obat
program
dan minum tepat waktu
pengobatan
5.
Anjurkan
pada
klien
melaporkan pada perawat atau
Keluarga
dokter jika merasakan efek yang
dapat :
tidak menyenangkan
Menjelas
6.
Beri
pujian
jika
klien
minum obat dengan benar
kan
perasaan
1. Bina hubungan saling percaya
nya
dengan
keluarga
:
salam,
Menjelas
perkenalan
diri,
sampaikan
tujuan,
kan cara
buat kontrak, eksplorasi perasaan
merawat
klg
klien
2. Diskusikan
dengan
anggota
menarik

nama-nama obat dan


dapat menggunakan
sesuai dengan aturan.
Klien dapat memiliki
kesadaran pentingnya
minum
obat
dan
mengetahui tentang
efek
dan
efek
samping dari obat.

Keterlibatan keluarga
sangat
mendukung
terhadap perubahan
perilaku klien.

koping
keluarga
:
ketidakmampua
n
keluarga
merawat
anggota
keluarga
yang
sakit

diri
Mendem
onstrasik
an cara
perawata
n
klien
menarik
diri
TUM :
Berpartis
Keluarga dapat
ipasi
merawat
klien
dalam
yang
perawata
mengalami
n
klien
gangguan jiwa
menarik
sehingga
diri
penatalaksanaa
n
regimen
terapeutik
menjadi efektif
TUK :
Setelah
1
x
pertemuan
selama
45
menit
diharapkan
keluarga dapat :
1.
Keluarga
dapat
mengenal
masalah yang
dapat
Keluarga
menyebabkan
dapat
klien kambuh
mengidentif

keluarga tentang :

Perilaku menarik diri akibat


depresi

Penyebab perilaku menarik


diri akibat depresi

Akibat yang akan terjadi jika


perilaku menarik diri tidak
ditanggapi

Cara klg menghadapi klien


menarik diri
3. Dorong keluarga untuk meberi
dukungan kepada klien untuk
berkomunikasi dengan orang lain
4. Anjurkan keluarga secara rutin dan
bergantian
menjenguk
klien
minimal 1 x seminggu
5. Beri reinforcement atas hal-hal
yang telah dicapai oleh keluarga
Hubungan
saling
percaya
merupakan
dasar
untuk
kelancaran hubungan
interaksi selanjutnya
dan klg agar mau
berkomunikasi secara
terbuka
Untuk
mengetahui
apakah
klg
sudah
tahu
penyebab
gangguan jiwa dari
klien
dan
untuk
meningkatkan

kasi
masalah
yang
menjadi
pencetus
klien
kambuh,
yang
dipengaruhi
oleh
sikap
klg,
masyarakat
dan
klien
sendiri

2.

Keluarga
dapat
mengambil
keputusan
dalam
melakukan
perawatan
terhadap
klien

Keluarga
dapat
mengambil
keputusan
yang tepat
dalam

pengetahuan klg

1. Bina hubungan saling percaya


dengan
keluarga
:
salam,
perkenalan diri, sampaikan tujuan,
buat kontrak, eksplorasi perasaan
klg

2. Kaji persepsi keluarga tentang


perilaku mal adaptif klien
3. Diskusikan
dengan
keluarga
beberapa masalah yang dapat
menjadi factor penyebab klien
kambuh seperti :

Tidak menghargai klien

Mengisolasi klien

Tidak memperhatikan klien

Klien tidak diberi kegiatan


selama dirumah
4.
Diskusikan
dengan
keluarga
tentang sikap yang harus dilakukan
oleh klg, masayarakat dan individu
terhadap perilaku maladaptive dari
klien
5. Bantu klg mengenal sikap dan
perilakunya
yang
dapat
menyebabkan klien kambuh

1. Diskusikan

dgn

klg

bahwa

klg

Sikap positip dari klg,


masyarakat
dan
individu
dpt
memfasilitasi
serta
mengetahui perilaku
klien
yang
maladaptive
dan
antisipasi klg dalam
mencegah klien untuk
kambuh
Kesadaran klg thdp
tanggungjawabnya
untuk merawat klien
akan
membantu
keberhasilan
perawatan
klien.
Keputusan
klg
merupakan
hal
penting

Meningkatkan
motivasi klg dalam
melakukan perawatan
klien selama dirumah
dan
meningkatkan

3.

Keluarga
dapat
merawat
klien
dirumah

menyebutka
n akibat bila
klien
tidak
dirawat
dengan
tepat
Keluarga
dapat
menyebutka
n
cara
merawat
klien
dirumah

4.

Keluarga
dapat
mengidentif
kasi support
system yang
adal
dalam
keluarga
Keluarga
mampu
menjelaskan
support
system
yang
ada
dalam
keluara

merupakan
penanggungjawab
utama dalm merawat klien di rumah
2. Jelaskan pada klg bahwa klg
merupakan pengambil keputusan
dalam keperawatan klg
3. Jelaskan pd klg akibat bila mslah
tidak ditangani dengan cepat
4. Motivasi klg untuk memutuskan hal
yang menguntungkan klien

1. Diskusikan
dengan
klg
cara
merawat
klien
dirumah
dan
demonstrasikan seperti :

Bantu klien dalam memnuhi


kebutuhan sehari-hari

Libatkan
klien
dalam
kegiatan sehari-hari

Dengarkan keluahan klien

Berikan jalan keluar setiap


klien mengalami masalah

Beri pujian bila klien dapat


melakukan tugasnya
2. Diskusikan dengan keluarga tentang
: pentingnya klien minum obat
secara teratur
1. Identifkasi dgn keluarga tentang
support system yang ada dlm
keluarga
2. Diskusikan dgn kleuarga tentang
pentingnya partisipasi aktif dari
support system dalam perawatan

pengetahuan
klg
dalam merawat klien
dirumah
sehingga
tingkat kekambuhan
dapat diatasi.
Menurunkan
tingkat
kekambuhan
klien,
support
system
sangat
diperlukan
dalam
perawatan
klien
Keterlibatan support
system
proses
keperawatan
akan
membantu
kondisi
kestabilan klien.
Penghargaan
terhadap klien akan
meningkatkan harga
dirinya
Sikap
menerima
keluarga
terhadap
klien
sangat
mendukung
dalam
proses
kesembuhan
klien
serta
mengurangi
kekambuhannya.
Informasi yang jelas
akan
meningkatkan
kemampuan
klg

5.

Keluarga
dapat
memodifkasi
lingkungan
yang
terapeutik
dalam
merawat
klien

misalnya
sikap
keluarga
yang
posistip,
doa

Keluarga
dapat
menyediaka
n
lingkungan
6.
Keluarga
yang
dapat
terapeutik
memanfaatk
dalam
an
fasilitas mendukung
kesehatan
proses
yang
ada keperawata
dimasyarakat n
untuk
merawat
kesehatan
Keluarga
klien
dapat
mengunjung
i
fasilitas
kesehatan
yang ada di
masyarakat
dalam
mengoptima
lkan

klien
3. Diskusikan dgn keluarga pentingnya
keluarga dalam menghargai nilai
posistip klien
4. Anjurkan keluarga untuk menerima
klien apa adanya ( kekurangan dan
kelemahan yang dimiliki klien tidak
ditampilkan )

1. Beri
informasi
pada
kleuarga
tentang fasilitas kesehatan yang
ada
dimsyarakat
dan
dapat
digunakan klg sebelum klien dibawa
ke RSJ bila mengalami kambuh
2. Diskusikan
dengan
keluarga
tentang pentingnya pemanfaatan
fasilitas
tersebut
serta
tahu
prosedur yang harus dilakukan oleh
keluarga
3. Anjurkan pada keluarga sebagai
alternatif pemecahan masalah bila
klien kambuh untuk memanfaatkan
fasilitas yang ada didekat rumah
1. Kaji pandangan keluarga tentang
keberadaan
puskesmas
dalam
perawatan klien
2.

Dorong
keluarga
untuk
memanfaatkan puskesmas dalam
perawatan klien

dalam
memutuskan
fasilitas
kesehatan
yang ada bila suatu
saat dibutuhkan

Untuk mengetahui
pengetahuan keluarga
tentang peran dan
fungsi puskesmas
Untuk meningkatkan
kemandirian keluarga
dalam menggunakan
fasilitas kesehatan
yang ada
dilingkungannya

perawatan
klien
dirumah
seperti
:
tempat
yang dapat
dikunjungi
klg bila klien
kambuh,
keluarga
tahu waktu
pelaksanaan
nya,
keluarga
mengerti
cara
serta
prosedur
yang
dilakukan

Semarang, 24 Mei 2004


Pembimbing PBK
Ns. Diyan Yuli Wijayanti, S.Kep
NIP. 132 300 431

Praktikan,
Retno Yuli Hastuti
G6B 204 028