You are on page 1of 2

Tentang Artikel

Film the godfather part 3 mengisahkan kembali tentang kepala mafia yaitu Don Mischael Corlone.
Sudah bertahun-tahun, Don Caralone telah mengurangi kehidupan kriminal dan dunia kriminal dari jaringan
mafia. Dari hal tersebut, Don Caralone telah mendapatkan banyak hal sekaligus kehilangan banyak hal yang
berharga. Hingga kemudia usianya yang sudah bertambah tua membuat Don Caralone telah sampai di satu titik.
Di satu titik, dimana ia mulai bertanya tentang tujuan sekaligus makna hidup yang sebenarnya telah
dijalaninya selama in. Don Caralone mulai merasa masanya sebagai penguasa dunia kriminal sekaligus kepala
mafia telah bertemu dengan ujungnya. Atau hanya tinggal menunggu waktu saja sebelum turunnya tahta
sebagai kepala mafia.
Hal tersebutlah yang kemudia membuta don caralone mulai berpikir untuk hidup tenang. Damao dan
serta baik-baik. Sebuah kehidupan yang sepanjang hidup dari Don Carlone tidak pernah didapatkan. Untuk bisa
mewujudkan hal tersebut maka Don Corlone menggunakan bisnis yang dimiliki oleh dinasti Corlone untuk
kebaikan. Seperti menggunakan uang sebesar 100 juta dollar hasil keuntungan bisnis tersebut untuk kegiatan
amal yang dilakukan oleh pihak vatikan. Bukan hayanya itu saja, Don Corlone juga mulai mencoba untuk
mengubah image dari bisnis dinasti Corlone yang dulunya adalah bisnis hitam dan illegal menjadi bisnis legal.
Namun ternyata hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilakuka. Berbagai pihak dan peristiwa
menguji keyakian dari Con Corlone untuk memulai hidup yang baru. Salah satunya seperti yang dilakukan
olehJoey Zasa. Dimana Joey Zasa sendiri adalah pemilik sah sebagian kepemilikan dari bisnis dinasti Corlone.
Dan Joey Zasa tidak setuju dengan keputusan dari Don Corlone yang ingin mengubah haluan dari bisnis turun
temurun tersebut.
Masalah kembali dating ketika seorang pria dari masa lalu dating ke kehidupan Don Corlone. Dia
adalah Vincent mancini yaitu anak dari saudara laki-laki Corlone yang selama ini dianggap telah meninggal
dunia. Kini Don Corlone tengah mengahadapi masalah untuk menentukan masa depan dari usaha keluarganya
dan juga dirinya sendiri, memberikan usaha tersebut terus erada di dunia kriminal atau membawa hidupnya ke
sisi yang lebih manusiawi.

Tanggapan :
Menurut saya dalam Film tersebut sangat mencerminkan suatu bisnis yang illegal atau yang lebih
mengarah pada tindakan kriminalitas. Disini terlihat kalau bisnis ini tak hanya merugikan orang lain tetapi
keluarganya sendiri yang pada akhirnya satu per satu keluarga Don Corlone mati terbunuh oleh pesaingnya
bahkan oleh bisnisnya sendiri. terlihat bahwa akuntansi yang dijalankan bisnisnya membuat semuanya berubah
menjadi musang berbulu domba, sehinggal akuntansi disini bisa menjadi suatu perkara yang besar dalam
menjalankannya.
Hal ini sejalan dengan pendapat Morgan (1988), Hines (1989), dan Francis (1990) yang menyatakan
pemahaman akuntansi sangat dipengaruhi oleh lingkungan disekitarnya. Sedangkan menurut Mathews dan
perera (1993) akuntansi dapat mempengaruhi lingkungannya. hal ini ditujukan oleh akuntansi yang dianut oleh
keluarga Don Corlone yang dilingkungannya merupakan lingkungan mafia, sehingga dapat dilihat bahwa
akuntansi dapat mempengaruhi lingkungannya. Pada kenyataanya yang namanya lingkungan memiliki karakter
bawaan yang tidak mungkin diubah yaitu perubahan. Perubahan merupakan sebuah keniscayaan dalam hidup
ini yang akan mempengaruhi sendi-sendi dalam kehidupan.
Dalam hal ini perlu dipahami bahwa kelemahan fundamental yang ada dalam akuntansi konvensional
menjadikan praktik akuntansi sarat dengan rekayasa dan kecurangan maupun perilaku kreatif lainnya, ketika
akuntansi modern menjadi alat bisnis untuk membantu para pemilik modal membangun kekayaan yang sebesarbesarnya demi kesejateraan para stakeholder maka perilaku individu-individu yang ada dalamperusahaan
cenderung mengahalkan segala cara demi mecapai tujuan utama tersebut. Realitas akuntansi menurut
Triyuwono (2006) menggambarkan bahwa salah satu kelemahan mendasar akuntansi modern terletak pada
sifatnya yang egoistic, dengan orientasi memaksimalkan profit untuk kepentingan pemegang saham atau
manajemen maka perusahaan akan melakukan eksploitasi terhadap orang lain.
Pada artikel ini sangatlah jelas Don Corlone merupakan manager dari bisnis ilegalnya tersebut. Disini
dapat dikaitkan dengan teori akuntansi yaitu teori Stewardship yang teori ini mempunyai akar psiokologi dan
sosiologi yang didesain untuk mejelaskan situasi dimana manajer sebagai steward (pelayan) dan bertindak
sesuai kepentingan pemilik (Donaldson & Davis, 1998, 1991). Dalam teori stewardhip manajr akan berprilaku
sesuai kepentingan bersama. Ketika kepentingan steward dan pemilik tidak sama, steward akan berusaaha
bekerja sama daripada menentangnya, karena manager merasa kepentingan bersama berprilaku sesuai dengan
prilaku pemilik merupakan pertimbangan yang rasional karena don Corlone (manager) lebih melihat pada usaha
untuk mencapai tujuan organisasi (bisnis Ilegal Corlone)
Dari film ini terlihat bawa Don Corlone ingin sekali berusaha untuk membalikan bisnis nya kepada jalan
yang benar, hal ini dilakukan karena tidak ingin anaknya serta keluarganya terjerumus kedalam dunia gelap
seperti sebelumnya, agar hidup anak dan keluargnya dapat tenang.