You are on page 1of 4

Kasus Kanker Ovarium

I.

Assesment
A. Riwayat Personal
Ny. Hs
Perempuan, 56 tahun
Seorang Ibu Rumah Tangga
Pendidikan SD
Riwayat penyakit keluarga : Asma, DM, Hipertensi
Riwayat penyakit terdahulu : Asma sejak tahun 1979, Hipertensi dan kista
Pernah menjalani operasi angkat rahim dan kista tahun 2010
Obat-obatan yang dikonsumsi : gentamycin, ciprofloxacin, ondonsentron,
ranifidin
B. Antropometri
BB Perhitungan
: 41.79 kg
BB koreksi
: 40.79 kg (koreksi edema ringan (tumit kaki) : 1 kg
BBI
: (148-100) 10%(148-100)
: 48 4.8
: 43.2 kg
TB
: 148 cm
LILA
: 21.5 kg
% LILA/U
: 72.60% (Status GIzi Kurang)
C. Biokimia
Tanggal

04/ 10/ 14

Kesimpulan
D. Klinis/ Fisik

Pemeriksaan
Hb (mg/dL)
HL (%)
Albumin
(gr/dL)
Eritrosit
Trombosit
Leukosit
Basofil (%)
Eosinofil (%)
Neutrofil (%)
Limfosit (%)
SGOT (U/L)
Natrium
(mEq/L)
Kalium
(mEq/L)
:

Data Klinis Fisik


Kesadaran
Tekanan Darah

Hasil Lab
7,4
23,3
1,67

Nilai normal
12-15
36-46
3,5-5,2

Ket
Rendah
Rendah
Rendah

2,95
771
20,16
0,1
0,0
81,6
12,9
27
128

3,8-4,8
150-400
5-10
0,5-1
55-70
20-40
<27
132-147

Tinggi
Tinggi
Tinggi
Rendah
Rendah
Tinggi
Rendah
Tinggi
Rendah

5,79

3,3-5,40

Tinggi

05 November 2014
Kesadaran compos mentis
100/60 mmHg

Nadi
Pernapasan
Suhu
Keluhan

92 x/menit
20 x/menit
36oC
Luka terbuka pada bekas operasi (terinfeksi)
Bibir kering
Tampak lemas
Mual
Muntah
Sariawan
Nyeri saat menelan
Edema pada tumit kaki

Kesimpulan

E. Dietary
Kualitatif
Pola Makan SMRS
Tidak memiliki alergi terhadap makanan apapun
Pola makan 2x sehari, makan dengan jumlah sedikit
Waktu
Pagi (07.00)
Selingan pagi
(09.00)
Siang (12.00)
Sore (17.00)
Malam (20.00)

Makanan
Bubur p, sayur bayam p
Susu dancw 1 gls, putih telur 1 butir mentah
Papaya p
Nasi p, soto p
Susu dancow 1 gls, putih telur 1 butir mentah

Hasil recall 24 jam selama din RS


- Selama di RS pasien mendapat makanan berupa nasi lauk pauk , lunak.
Bubur 1P , putih telur rebus 1 butir, bola daging P, sayur P, jeruk
P, dan teh manis 1gls.
- Pasien tidak dapat menghabiskan makanan yang diberikan karena
nafsu makan pasien menurun, mengalami mual, sariawan pada bagian
mulutnya, dan terasa nyeri saat menelan.
Kuantitatif
BM
Hidrat
Arang
Lauk
hewani
Lauk
nabati
Sayur
Buah
Minyak
Susu

Penukar
1

Kalori
262.5

Protein
6

Lemak
-

KH
60

187.5

17.5

12.5

1
2

31.25
25
50
250

1.25
14

5
12

6.25
6
20

Total

806.25

38.75

29.5

92.25

Perhitungan Kebutuhan
Energi
= 36 kkal/kg BB
= 36 kkal x 43.2 kg
= 1555.2 kkal
Protein
= 1.5 gr/ kg BB
= 1.5 gr x 43.2 kg
= 64.8 gr (17%)
Lemak
= 20 % x kebutuhan energy
= 20 % x 1555.2 kkal
= 311.04 kkal/ 9 = 34.56 gr
KH
= (100-(17+20))% x kebutuhan energy
= 63% x 1555.2 kkal
= 979.776 kkal / 4 = 244.9 gr
Persen Asupan
Energi
= 806.25/ 1555.2 x 100% = 51.84% (kurang)
Protein
= 38.75/ 64.8 x 100% = 59.79% (kurang)
Lemak
= 29.5/ 34.56 x 100% = 85.35% (kurang)
KH
= 92.25/ 244.9 x 100% = 37.66% (kurang)
II.

Diagnosa Gizi
A. Domain Asupan
N
B. Domain Klinis
C. Domain Perilaku

III.

Intervensi
A. Tujuan Diet
Meningkatkan BB pasien
Menormalkan hasil laboratorium berkaitan dengan penyakit pasien
Merangsang nafsu makan pasien
Meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga terkait penyakit
kanker ovarium dan dietnya
B. Syarat Diet
Energi 1555.2 kkal
Protein 64.8 gram
Lemak 34.56 gram
Karbohidrat 244.9 gram
Vitamin dan mineral cukup
Makanan dalam bentuk lunak dan cair
Makanan diberikan dalam porsi kecil
C. Monitoring

Memantau berat badan badan 3 hari sekali


Memantau nilai lab pasien terkait zat gizi seminggu sekali
Memantau nafsu makan pasien setiap hari
Memantau kepatuhan pasien terkait diet yang diberikan setiap hari
D. Evaluasi
BB pasien meningkat
Nilai lab terkait zat gizi pasien normal
Nafsu makan baik
Pasien mematuhi diet yang diberikan