You are on page 1of 24

Tugas Bahasa Indonesia

Nama
Kelas

: Elsa Oktavia Zega


: XI AK

LAPORAN HASIL DISKUSI


( Kenakalan Remaja )
Kelas XI AK
Hari/Tanggal
Waktu
Tempat
Judul Makalah

: Rabu , 16 Maret 2016


: 8.30 9.15 dan 9.30 10.15 WIB
: Ruangan Kelas XI AK
: Kenakalan Remaja

Pelaksan Diskusi
1. Penyaji
2. Moderator
3. Notulis
4. Daftar Hadir

: Kelompok II
: Elsa
: Oktavia
: Seluruh Siswa Dan Siswi Kelas XI AK

Acara
1. Pembukaan
Moderator membuka diskusi dengan mempersilahkan
mempresentasekan hasil diskusi ( materi yang akan di bawakan )

penyaji

untuk

2. Penyajian
Pembicara menyampaikan materi mengenai seks bebas di kalangan remaja secara
garis besarnya . kemudian mempersilahkan peserta diskusi untuk membaca materi
yang lebih lengkap dalam makalah yang telah di bagikan oleh penyaji.
3. Tanya Jawab
Pertanyaan :
1. Jeriko.
Apa yang dimaksud dari kenakalan remaja yang merupakan kenakalan orang tua .
2. Audrey
Salah satu contoh kenakalan remaja adalah merokok . Hal hal apa sajakah yang
harus di lakukan untuk mengatasi kenakalan remaja dan kiat kiatnya .
3. Yulia Anis
Bagaimana cara mengatasi kenakalan remaja dari pihak :

Pemerintah

Sekolah

Masyarakat

Keluarga

Jawaban :
1. Pertanyaan dari Audrey
Sariyanti menjawab pertanyaan dari saudara Audrey
"hal hal yang harus dilakukan yaitu pihak sekolah harus membantu semacam
slogan mengenai bahaya dari rokok tersebut"
Tanggapan dari Audrey ( penanya ) :
"namun jika kita melihat realita yang ada walaupun sudah di buat semacam slogan
tersebut masih ada juga siswa yang merokok"
Tanggapan balik dari Sariyanti ( penyaji ) :
"dari pihak sekolah harus mengadakan itu, namun kembali lagi kepada pribadi atau
kesadaran masing masing individu"
Tambahan dari Julian Indri sebagai pihak penyaji :
"dari pihak sekolah sebaiknya membuat suatu peraturan , yang mana peraturan
tersebut telah di sepakati oleh semua elemen dari sekolah dan bagi pihak yang
melanggar di kenai sanksi"
Tanggapan dari Meittha Amelia R( penanya ) :
"saya rasa jawaban dari Sariyanti sudah jelas , namun saya masih kurang mengerti
dengan jawaban yang di berikan oleh Julian Indri . Sebagai contoh walaupun sudah
ada sanksi namun masih banyak pihak yang tetap merokok sebagai contoh dari
pihak guru masih ada saja yang melanggar hal tersebut"
Tanggapan balik dari Julian Indri ( penyaji ) :
"maaf saat disini mungkin anda salah paham dengan maksud saya . Maksud saya di
sini perlu di rundingkan secara baik- baik auran yang telah di buat dan di sepakati
bersama sehingga apabila ada yang melanggar maka akan di berikan sanksi yang
tegas atas perbuatan tersebut"
Tanggapan dari Audrey ( penanya ) :
"Maaf saya rasa jawaban yang anda berikan kurang tepat"
Tanggapan dari Sariyanti ( penyaji ) :
"disini saya akan menjawab pertanyaan dari anda , hal hal yang harus dilakukan
yaitu dengan adamya slogan slogan tentang bahaya merokok bagi si pengguna dan
perlu adanya tindakan berupa sanksi yang tegas bagi yang melanggar aturan"
Tanggapan dari saudara Audrey ( penanya ) :
"namun dari kedua hal yang anda sebutkan masih saja adanya siswa yang merokok"
Tanggapan dari sariyanti ( penyaji ) :
"hal tersebut kembali lagi kepada kesadaran individu masing masing
karenaapabila jika ada kesadaran individu tentang bahaya rokok"
Tanggapan dari Audrey ( penanya ) :
"saya rasa jawaban nya sudah cukup jelas"
2. Pertanyaan dari Jeriko
Julian Indri menjawab pertanyaan dari Jeriko :

"Maksudnya yaitu orang Tua yang salah mendidik anaknya terkadang kita melihat
remaja melakukan kenakalan remaja yang di sebabkan faktor lingkungan ( teman )
dan lingkunga keluarga ( orang tua ) seperti contoh orang tua yang melakukan
perselingkuhan , pertengkaran yang menyebabkan anaknya meniru perbuatan orang
tua"
Tangggapan dari Sariyanti ( penyaji ) :
"Kenakalan Remaja adalah kenakalan orang tua , Maksudnya sebagai perwujudan
gagalnya orang tua dalam mendidik anaknya"
Tanggapan dari Jeriko( penanya ) :
"Penjelasan dari Sariyanti kurang dimengerti karena penjelasannya berbelit belit .
kegagalan yang di maksud itu seperti apa "???
Tanggapan dari Sariyanti ( penyaji ) :
"Perwujudan dari gagalnya orang tua mendidik anaknya yaitu orang tua hanya
mampu memfasilitasi sedangkan tidak adanya kasih sayang terhadap anak ,
sementara kita ketahui bersama bahwa kasih sayang orang tua sangat di butuhkan"
Tanggapan dari Laely Najihatun( penyaji ) :
"Secara langsung kenakalan orang tua berarti kegagalan orang tua"
Intrupsi Audrey :
"saya harap yang menjawab tiidak hanya itu itu saja"
Tanggapan dari Jeriko( Penanya ) :
"jawaban dari Laely Najihatun hanya tambah membingungkan saja tolong di
perjelas"
Tanggapan dari Julian Indri ( penyaji ) :
"kenakalan orang tua yaitu satu perwujudan dari kegagalan orang tua dalam
mengurus anaknya"
Tanggapan dari Jeriko( penanya ) :
"tolong simpulkan maksud dari kenakalan orang tua"
Tanggapan dari Sariyanti ( penyaji ):
"kenakalan orang tua dapat di tiru anaknya , dapat membawa anakanya dalam
kenakalan remaja dan itu merupakan kegagalan orang tua"
Tanggapan dari Jeriko( penanya ) :
"jadi kesimpulannya bahwa kenakalan remaja dapat terjadi karena kegagalan orang
tua dalam mendidik anak nya , jawabanya saya rasa cukup jelas"
3. Pertanyaan dari Yulia Anis,Laely Najihatun menjawab pertanyaan
dari Yulia Anis:
Adapun cara mengatasi kenakalan remaja yaitu :

Pihak pemerintah , ysitu mencegahnnya dengan cara mengoptimalisasi kerja


dari lembaga kepolisian

Pihak Sekolah , yaiu dengan di adakanya pelajaran tentang pendidikan


kewarganegaraan

Pihak masyarakat , yaitu dengan menanamkan nilai nilai seperti norma


agama ,

Pihak keluarga , yaitu dengan membina dan mengembangkan kepribadian


dari remaja .

Tanggapan dari Yulia Anis ( penanya ) :


"Yang anda jelaskan tadi adalah cara mencegah terjadinya kenakalan remaja ,
namun yang saya inginkan adalah cara mengatasi . sebelumnya anda perlu ketahui
terlebih dahulu makna mencegah dan mengatasi . Mencegah berarti sebelum terjadi
kenakalan remaja namun yang saya maksud adakah setelah terjadi kenakalan
remaja"
Tanggapan balik dari Laely Najihatun ( penanya ) :
"Baik saya ralat jawaban saya"

Pihak pemerintah , yaitu misalnya tawuran , dari pihak pemerintah


menurunkan aparat kepolisian untuk mengamankannya .

Pihak masyarakat , yaitu dengan tidak mengucilkan remaja yang terlibat


dalam kenakalan remaja .

Pihak sekolah , yaitu memberikan sanksi tegas kepada pelaku kenakalan


remaja dan pembina guru BP

Pihak keluarga , yaitu dengan memberikan sanksi kepada anaknya .

Tanggapan dari Yulia Anis ( penanya ) :


"sanksi tegas apa yang di berikan orang tua kepada anaknya"?
Tanggapan balik dari Laely Najihatun ( penyaji ) :
apabila seorang remaja melakukan kenakalan remaja , maka orang tua dapat
memberi sanksi berupa :

Membatasi uang jajan

Membatasi waktu bermain dan bersenag senanng

Membatasi fasilitas

Tanggapan dari Yulia Anis ( penanya ) :


"saya rasa jawaban nya jelas dan saya terima"

Moderator menutup diskusi dengan menyimpulkan presentase hasil diskusi dari


kelompok II .
1. Masa remaja merupakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan
dari suatu tahap ketahap yang lain , dan mengalami perubahan baik emosi ,
tubuh , minat, pola prilaku , dan juga penuh dengan masalah masalah .
2. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk megatasi kenakalan remaja :

Kegagalan orang yang mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri
bisa di cegah atau di atasi pada prinsipnya keteladanan .

Adanya motivasi dari keluarga , guru, teman sebaya , untuk melakukan point
pertama .

Kemauan orang tua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta


keluarga yang harmonis dan komunikatif dan nyaman bagi remaja .

Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orang tua
memberi arahan dengan siapa dan dikomunitas mana remaja harus bergaul .

Remaja membentuk ketahan diri agar tidak terpengaruh jika ternyata teman
sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai harapan .

Laporan Penelitian

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Penggunaan internet bukanlah suatu hal yang istimewa atau khusus untuk
kalangan tertentu, baik dari segi profesi, kalangan masyarakat, pendidikan dan usia, dan
hampir semua golongan mengetahui dan akrab dengan internet.
Seiring dengan berjalannya waktu yang pesat, banyak situs dan aplikasi
pertemanan promosi dan aplikasi-aplikasi lain. Diantaranya adalah Google Talk, AIM,
Yahoo, Live Mesengger, My Space, Friendster, Twitter dan Facebook.
Pada Proposal penelitian ini kami mencoba menganalisa dampak pengarus
Facebook terhadap pelajar dan menghubukannya terhadap tingkat prestasi belajar mereka
masing-masing. Proposal penelitian ini sudah kami rancang sedemikian rupa sesuai
dengan topik yang sudah kami bahas dengan materi serta pembahasan secara garis besar.
Berikut ini adalah isi daripada karya tulis yang sudah kami buat. Semoga anda
membacanya memperoleh pengetahuan seperti yang anda inginkan sebelumnya.

1.2 Rumusan Masalah


Dalam Proposal ini, rumusan masalah yang kelompok kami dapat disimpulkan
sesuai dengan masalah pada judul penelitian kami adalah sebagai berikut :
a) Apa sebenarnya yang dimaksud dengan FB ?
b) Mengapa banyak remaja yang menggunakan FB ?
c) Apa dampak FB bagi kalangan remaja ?
1.3 Tujuan Penelitian
a) Untuk mengetahui arti FB sebenarnya
b) Untuk mengetahui alasan remaja mengetahui FB
c) Untuk mengetahui dampak positif dan negatif dari FB bagi kalangan remaja
1.4 Hipotesis
Hipotesis kelompok kami dapat disimpulkan pada proposal ini terdiri dari 2
bagian yaitu sebagai berikut :
Ho
: Tidak adanya pengaruh Facebook siswa SMK TARAKANITA terhadap
prestasi belajar
Hi
: Adanya pengaruh Facebook siswa SMK TARAKANITA terhadap prestasi
belajar
1.5 Operasionalisasi Variabel
Variabel yang ada dalam Karya Tulis ini terbagi menjadi 2 variabel, yaitu :
- Variabel Bebas : Pengaruh Facebook terhadap pelajar
- Variabel Terikat : Prestasi Belajar

BAB II
METODE PENELITIAN
Pada bagian ini, metode penelitian yang kami gunakan adalah metode penelitian
kuantitatif dengan pendekatan secara deskriftif.
Metode penelitian yang kami gunakan pada laporan hasil penelitian kami ini juga
meliputi beberapa indikator.
2.1

Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang kelompok kami terapkan pada laporan hasil penelitian ini
adalah jenis penelitian kuantitatif. Kami memilih jenis penelitian tersebut karena
disebabkan jangka waktu yang kami miliki hanya sebentar sehingga tidak
memungkinkan kami untuk menerapkan jenis penelitian kualitatif.

2.2

Lokasi Penelitian
Lokasi yang menjadi tempat bagi kami untuk melakukan penelitian adalah
lingkungan SMK TARAKANITA seluruhnya.

2.3

Metode Pengumpulan Data


Metode yang kami lakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Metode Observasi
Yaitu dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung
terhadap aktifitas di lapangan.
2. Metode Study Pustaka
Yaitu berupa kajian literature yang sesuai dengan penelitian baik berupa buku
maupun dari sumber internet.

2.4

Populasi dan Sampel


Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK TARAKANITA.
Sedangkan, sampel yang berjumlah 2 orang siswa SMK TARAKANITA dari masingmasing kelas.

BAB III
MATERI PENJELASAN TENTANG FACEBOOK
3.1

Sejarah Facebook
Facebook adalah situs web jaringan sosial yang diluncurkan pada 4 Februari
2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg.
Pada Juli 2007 situs ini memiliki jumlah pengguna terbesar diantara sistus-situs
lain.

3.2

Dampak Positif Facebook


a. Lebih informatif, ada new speed, status update, photos, posted item. Kita bisa
dengan mudah memantau hal apa saja yang terjadi.
b. Lebih mudah mengecek pembicaraan dengan rekan-rekan kita.
c. Jika ada event kemudian ada foto-foto, kita bisa men-tagged teman kita sehingga
bisa melihat foto tersebut dari tempat mereka.

3.3

Dampak Negatif Facebook


a. Autis membayangi kita
b. Minimnya sosialisasi dengan lingkungan
c. Boros
d. Mengganggu kesehatan
e. Waktu belajar kurang
f. Kurangnya perhatian untuk keluarga
g. Tersebarnya data pribadi
h. Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex
i. Rawan terjadinya perselisihan
j. Rawan penipuan

3.4

Alasan Remaja Menggunakan Facebook


1. Mempermudah kegiatan belajar, karena dapat digunakan sebagai sarana untuk
berdiskusi dengan teman
2. Mencari dan menambah teman, karena akun FB dapat berteman kembali dengan
teman lama
3. Menghilangkan kepenatan belajar, itu bisa menjadi obat stres setelah seharian
bergelut dengan pelajaran di sekolah.

3.5

Pencegah hal-hal yang Tidak Diinginkan Dalam Menggunakan Facebook


1. Memasang fhoto profil yang sopan karena dengan memasang foto profil ydapat
menimbulkan bahkan menimbulkan nafsu
2. Membuat FB yang tidak menyindir siapapun. Jangan sekali-kali melampiaskan
kepada orang lain di jejaring sosial.

3. Bersikap sopan jaga tingkah laku dan ucapan kita karena dilihat dan disaksikan
orang banyak
4. Menulis sesuatu dan menjelekkan orang lain membuat pengguna FB yang lain
merasa malu dan terimidasi dengan sikap kita yang sebenarnya hanya bercanda.

BAB IV
PENUTUP
4.1

Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan terhadap seluruh siswa
SMK TARAKANITA, facebook adalah suatu jejaring sosial yang mempunyai beberapa
kelebihan dan kekurangan. Facebook juga mempunyai beberapa manfaat, namun juga
memberikan dampak negatif. Semua itu tergantung pada diri kita sendiri.
Akan tetapi dampak buruk facebook terhadap kehidupan sosial remaja lebih
berbahaya dan perlu diantidifasi.

4.2

Saran
a. Remaja
Sebaiknya para remaja dapat menggunakan facebook secara konsekuen
dengan cara memilih waktu antara waktu belajar dan menggunakan facebook.
b. Sekolah
Sebaiknya diadakan pembinaan dan sosialisasi terhadap remaja yang
nantinya remaja mengerti apa dampak buruk dari facebook.
Laporan Peristiwa
Peristiwa: Penyerahan bantuan ayam hibrida di Sukoharjo
Konsep laporan:
Dinas Pertanian (Dispertan) Sukoharjo merintis peternakan ayam super atau
hibrida. Selain untuk memberdayakan masyarakat, peternakan semacam itu
bertujuan mencegah merebaknya flu burung.
Kepala Dispertan Sukoharjo, Giyarti, menjelaskan pihaknya sudah
menggulirkan 5.000 ekor anak ayam bantuan kepada 50 kelompok
dasawisma PKK di Sukoharjo.
Tiap kelompok mendapatkan 100 ekor anak ayam untuk dipelihara dan
dikembangkan menjadi ayam-ayam hibrida. Namun, ke depan direncanakan
seluruh kelompok dasawisma di kabupaten berslogan "Makmur" itu akan
mendapatkan bantuan anak ayam untuk dikembangkan.
(Sumber: Harian Suara Merdeka, 16 September 2007)
Laporan Wawancara

BAB 1 Pendahuluan

1.1 Tujuan
Wawancara ini dilakukan untuk berbagi mengenai segala hal tentang kewirausahaan,
sehingga bisa menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan para pelajar.

Bab II Isi Laporan


2.1. Narasumber
Tokoh yang menjadi narasumber dalam wawancara ini adalah salah satu ketua umum
Himpunan Pengusaha Muda dan Sukses Indonesia (HPMSI), Bapak Chairul Azwar, M. Pd.
2.2. Waktu
Wawancara ini dilakukan pada :
Hari : Jumat
Tanggal : 22 Mei 2015
Pukul : 17. 00 WIB
2.3. Tempat
Wawancara ini dilaksanakan di kantor pusat Himpunan Pengusaha Muda dan Sukses
Indonesia (HPMSI), cabang Lampung, di jalan Sultan Badarudin II, no. 7, Bandar Lampung.
2.4. Pewawancara
Wawancara ini dilakukan oleh team yang terdiri dari :
Pewawancara : Ario Wiguna
Pencatat : Dewi Safitri
2.5. Transkip Hasil Wawancara
Pewawancara : Selamat sore pak, kami dari mahasiswa Unila mohon izin untuk meminta
waktu bapak untuk bisa diwawancarai.
Narasumber : Selamat sore, baiklah silahkan!
Pewawancara : Menurut Bapak apa sih wirausaha itu dan kenapa kita perlu berwirausaha ?
Narasumber : Wirausaha adalah suatu usaha yang dilakukan oleh diri sendiri dengan cara
mengidentifikasi peluang sehingga menghasilkan sebuah usaha yang dapat menghasilkan
sesuatu. Berwirausaha sangat penting dilakukan karena dengan berwirausaha kita bisa
mencukupi kebutuhan hidup kita maupun orang lain di sekitar kita. Dengan menjadi seorang

wirausahawan kita juga bisa menjadi seorang yang baik karena untuk menjadi orang yang
baik, tentunya kita bisa menolong orang lain. Oleh karena itu, dengan berwirausaha kita bisa
menolong orang orang yang membutuhkan pertolongan kita.
Pewawancara : Bagaimanasih menumbuhkan jiwa wirausaha di dalam diri kita ?
Narasumber : Jiwa wirausaha harus ditumbuhkan sejak dini yaitu dengan cara bergaul dengan
orang orang yang memang memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Disamping itu,
menumbuhkan jiwa wirausaha juga bisa dilakukan sendiri dengan cara membaca membaca
buku dan mengikuti seminar tentang kewirausahaan.
Pewawancara : Menurut Bapak, mengapa kita perlu belajar berwirausaha bukannya lebih baik
jika kita langsung saja terjun ke dunia ini ?
Narasumber : Tentunya sangat perlu karena segala sesuatu kita pasti membutuhkan
perbekalan. Nah, dengan mengetahui tehnik, manajemen, pemasaran, dan segala sesuatu yang
berkaitan dengan wirausaha kita bisa menjadi lebih siap, sehingga kita bisa terhindar dari
kebangkrutan. Kita tidak bisa memula suatu bisnis tanpa adanya persiapan, kalaupun tetap
dilakukan saya yakin usaha tersebut akan menjadi bangkrut.
Advertisement
Pewawancara : Bagaimanasih cara kita memulai suatu usaha ?
Narasumber : Pertama tama kita harus melakukan research tentang peluang suatu usaha.
Dengan cara mencari tahu apa yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini, tetapi sulit
untuk didapatkan. Setelah itu, siapkan segala sesuatunya dan jalani usaha tersebut dengan giat
dan jangan cepat berputus asa. Jika gagal, cari terus peluang usaha yang menjanjikan karena
kegagalan adalah temannya para pengusaha.
Pewawancara : Dalam menjalani usaha kita, bisakah Bapak memberikan tips dan trik agar
usaha kita bisa maju ?
Narasumber : Jika menjalani usaha hal pertama yang harus kita perhatikan adalah
pemasarannya. Kita harus menciptakan promosi yang sangat bagus mengenai barang yang
kita jual sehingga produk kita bisa mengenai hati para konsumen. Setelah itu, kita harus
memperhatikan kualitas produk yang kita jual, dan yang terakhir sebagai seorang wirausaha,
konsumen adalah raja. Oleh karena itu, perlakukan konsumen kita dengan sangat baik.
Pewawancara : Baiklah saya rasa cukup sampai di sini, Terimakasih Bapak atas waktu dan
ilmu yang telah Bapak berikan kepada kami, semoga usaha yang Bapak jalani sukses.
Narasumber : Aminn. Terimakasih kembali.
2.6 Analisis Hasil Wawancara
Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Chairul Azwar, M. Pd, dapat kita ketahui bahwa
wirausaha adalah suatu usaha yang dilakukan oleh diri sendiri yang bisa menghasilkan
sesuatu. Wirausaha sangat penting dilakukan, karena dengan wirausaha kita bisa memenuhi
kebutuhan hidup kita maupun orang orang di sekitar kita. Ketika ingin memulai suatu
usaha, kita harus mempelajari seluk beluk wirausaha itu agar kita terhindar dari wawancara.

Bapak Chairul Azwar, M. Pd. juga membagikan tips dan triknya dalam berwirausaha yaitu
dengan memperhatikan promo, kualitas produk, dan pelayanan kepada konsumennya.

Bab III Penutup


3.1Kesimpulan
Setelah wawancara dilakukan, dapat disimpulkan bahwa jiwa wirausaha harus ditanam sejak
dini agar kita menjadi pengusaha yang sukses dan tidak mudah meyerah, sehingga usaha
yang kita lakukan bisa berhasil. Terlebih lagi, sebelum melakukan suatu usaha, hendaknya
kita mempelajari terlebih dahulu tentang strategi strategi dan cara berwirausaha.
3.2Saran
Setelah wawancara ini dilakukan, penulis menyarankan untuk semua orang yang ingin
kebutuhan hidup diri dan keluarganya bisa terpenuhi, maka berwirausahalah.

Laporan Kegiatan
I.

Pendahuluan
1. Latar Belakang
Karena siswa-siswi Asrama Yayasan Soposurung Balige merupakan
orang-orang terpilih dan memiliki bakat dibidang musik. Oleh karena itu
kami seksi kesenian ingin mengadakan program Cilaprok, Cipta Lagu
Pop dan Rock agar bakat siswa-siswaii Asrama Yayasan Soposurung
dapat terapresiasi.
2. Tujuan
Talenta Siswa-siswi Asrama Yayasan Soposurung tidak hilang begitu
saja karena terkekang oleh peraturan yang ada.

II.

Isi Laporan
1. Jenis Kegiatan
Kegiatan ini berjeniskan lomba membuat sebuah lagu dengan tema
bebas dan dinilai berdasarkan aspek diksi dan intonasi dari lagu.
2. Waktu Dan Tempat Kegiatan
Waktu : 14 Oktober 2013
Tempat : Aula Asrama Yayasan Soposurung
3. Susunan Kepanitiaan
- Raymondo Sitanggang
- Peter Simarmata
- Daniel Simbolon
- Asye Saragih
4. Persiapan Dan Rencana Kegiatan
Persiapan
Rapat

Menentukan hal yang akan dikerjakan


Melakukan daftar untuk peserta
Melakukan pengambilan nomor undian
Melakukan persiapan alat music dan bagian peralatan lainnya
Rencana Kegiatan
Doa pembuka
Kata sambutan dari ketua seksi Kesenian
Penampilan dari peserta
Jada dan juri berdiskusi
Pengumuman dan peberian juara
Kata sambutan kepala Asrama
Doa penutup
5. Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan ini ialah seluruh siswa/i Asrama Yayasan Soposurung
6. Pelaksaaan Kegiatan
Doa pembuka
Kata sambutan dari ketua seksi Kesenian
Penampilan dari peserta 1
Penampilan dari peserta 2
Penampilan dari peserta 3
Penampilan dari peserta 4
Penampilan dari peserta 5
Penampilan dari peserta 6
Jada dan juri berdiskusi
Pengumuman dan peberian juara
Kata sambutan kepala Asrama
Doa penutup
7. Kendala dan Hambatan Kegiatan
No
.

Waktu

1.

19.30

2.

20.15

Kendala
Waktu pelaksanaan tidak
tepat
Suara gitar dan bass
kurang kuat

Solusi
Pemanggilan agar berkumpul
Diatur oleh seksi peralatan

8. Hasil Kegiatan
Juara I
: Esrah and The celetoy
Juara II
: Frolic
Juara III
: Fourth Band
Juara Favorit
: Hans Hutasoit
9. Anggaran Dana
Konsumsi
Rp.
300.000
Hadiah
Rp.
500.000
Dekorasi
Rp.
150.000
Jumlah
Rp. 1.000.000
10. Kesimpulan Dan Saran

III.

Siswa-siswi Asrama Yayasan Soposurung lebih dapat berkembang


dibidang music agar tidak hilang bakatnya. Saya harap program ini dapat
terus dilanjutkan.
Penutup
Demikianlah hasil laporan program Cilaprok, kami ucapkan terima
kasih atas perhatiandari peserta dan siswa-siswi dan kami mohon maaf jika
ada kesalahan dalam program ini. Dan kami berharap siswa siswi lebih
berkreasi lebih lagi dalam bidang music.

Laporan Perjalanan Wisata


Bab 1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang


Kegiatan study tour yang telah dilaksanakan ini merupakan agenda
tahunan yang diadakan di Sekolah SMAN 1 Suka Maju. Kegiatan ini
dilaksanakan untuk membuka wawasan seluruh siswa siswa sekolah.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempelajari hal hal baru,
seperti tempat tempat bersejarah, tempat penting, dan sebagai studi
banding di sekolah lain.

Kegiatan perjalanan tahun ini dilaksanakan selama 4 hari, yaitu pada


tanggal 1 hingga 5 Mei 2015, dengan mengunjungi Kota Yogyakarta dan
Bandung.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis menyusun laporan kegiatan


perjalanan wisata ini sebagai laporan tentang hal hal yang telah didapat
selama mengikuti kegiatan ini. Selain itu dengan laporan kegiatan wisata
ini, penulis dapat membagikan pengalaman pengalaman dan ilmu yang
telah didapatkan selama mengikuti kegiatan tersebut.

1.2 Tujuan
Tujuan penyusunan kegiatan laporan perjalanan ini adalah :
1. Melaporkan dan mendeskripsikan tempat tempat wisata yang telah
dikunjungi.
2. Melaporkan hal hal yang telah didapatkan selama mengikuti kegiatan
ini.

Bab 2. Isi Laporan

2.1 Laporan Perjalanan


Pada tanggal 1 Mei 2015, seluruh siswa siswi mengikuti pembekalan
terakhir sebelum keberangkatan yang dilaksanakan pada pukul 09. 00
wib. Pembekalan itu diisi oleh kepala sekolah yang menyampaikan hal
hal yang harus dilakukan dan pesan pesan kepada siswa siswi yang
akan berangkat.

Pada pukul 15. 00 rombongan dipersilakan memasuki bus masing


masing yang telah ditentukan. Ada sekitar 2 Bus besar yang menampung
80 siswa dan 4 orang guru sebagai pendamping. Setelah, semua hal
teknis selesai, bus berangkat menuju pelabuhan merak pada pukul 18. 00
wib.

Pukul 20. 00 wib, bus menaiki kapal feri untuk menyeberang ke pulau
Jawa. Di dalam kapal feri, seluruh siswa memasuki kelas 2 untuk
beristirahat. Setelah 3 jam perjalanan dari pelabuhan Bakauheni ke Merak,
rombongan tiba di Banten pada pukul 23. 00. Setelah itu, bus melanjutkan
perjalanannya menuju Bandung sebagai tujuan pertama. Perjalanan ini
memakan waktu sekitar 6 jam perjalanan, sehingga rombongan tiba di
Bandung pada pukul 05. 00 wib. Rombongan menuju Islamic center untuk
melaksanakan solat, membersihkan diri, dan sholat.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Universitas Padjajaran.


Di Unpad, rombongan disambut dengan hangat oleh pihak kampus, lalu
dilanjutkan mengikuti acara yang telah dipersiapkan oleh pihak Unpad.
Setelah menyelesaikan kunjungan pertamanya, rombongan menuju Trans
Studio Bandung pada pukul 13. 00. Di sana rombongan diberikan waktu
selama 3 jam untuk mengelilingi Trans Studio Bandung.

Pada pukul 16. 00 rombongan dibawa menuju Cibaduyut untuk membeli


oleh oleh khas Bandung. Setelah selesai, rombongan kembali
melanjutkan perjalanannya menuju kota Yogyakarta dan tiba di sana pada
pukul 20. 00 wib. Karena hari telah malam, rombongan menuju hotel
untuk menginap.

Keesokan harinya, rombongan bersiap untuk melanjutkan perjalanan ke


tempat tempat wisata yang ada di Yogyakarta, seperti Taman Pintar,
Candi Prambanan, Keraton Yogyakarta, dan Jalan jalan di Malioboro pada
malam harinya. Setelah itu, rombongan beristirahat di hotel yang sama.

Hari berikutnya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Universitas


Ahmad Dahlan pada pukul 09. 00 hingga pukul 14. 00. Di sana rombongan
mengikuti acara yang telah dipersiapkan oleh pihak kampus. Setelah itu,
rombongan menuju Rumah Bakpia, yaitu tempat membeli bakpia sebagai
oleh oleh pulang.

Pada pukul 16. 00 rombongan kembali pulang ke Bandar Lampung.


Kemudian, tiba di sekolah pada pukul 07. 00 wib. Selama perjalanan
wisata ini, semua hal aman dan terkendali.

2.2 Objek yang Dikunjungi


Objek - objek yang dikunjungi pada perjalanan wisata kali ini beraneka
ragam, baik merupakan tempat wisata pendidikan, sejarah, maupun
hiburan. Di bawah ini adalah deskripsi objek - objek wisata yang
dikunjungi selama perjalanan wisata.

2.2.1 Universitas Padjajaran


Universitas Padjajaran adalah sebuah perguruan tinggi yang cukup
terkenal di Jawa Barat. Universitas ini terletak di kota Bandung, Jawa
Barat. Universitas ini didirikan pada tanggal 11 September 1957.
2.2.2 Trans Studio Bandung
Trans Studio Bandung adalah salah satu wahana permainan indoor yang
terbesar di Indonesia. Di dalam wahana ini banyak sekali permainan
permainan baik permainan yang menghibur maupun permainan yang
mendidik. Selain itu, di dalam studio ini sering diadakan parade.
2.2.3 Cibaduyut
Cibaduyut adalah sentra Industri sepatu terbesar yang ada di Bandung.

Tempat wisata belanja ini menawarkan produk produk buatan Indonesia.


Selain itu, tempat wisata belanja ini terkenal dengan harganya yang
sangat murah.

2.2.4 Taman Pintar


Taman Pintar adalah taman umum yang ada di kota Jogjakarta. Disebut
dengan taman pintar karena di taman ini banyak sekali permainan
permainan yang mengedukasi masyarakat.
2.2.5 Candi Prambanan
Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu terbesar yang ada di
Indonesia. Candi ini dibangun pada tahun 850 M. Komplek ini memiliki
beberapa bangunan candi yang masih utuh yang tingginya menjulang
hingga 47 meter.

2.2.6 Keraton Jogjakarta


Keraton Jogjakarta atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah istana
resmi kesultanan Jogjakarta yang didirikan pada tanggal 1756 oleh Sultan
Hamengkubuwono I. Kini istana tersebut ditempati oleh Sultan
Hamengkubuwono IX dan keluarganya.
2.2.7 Malioboro
Malioboro adalah tempat wisata belanja yang terkenal di Indonesia.
Tempat ini menjual berbagai macam barang khas Jogja, seperti bati, dan
lain lain. Tempat wisata ini buka setiap hari, tetapi akan sangat ramai
pada malam hari karena banyak para pemuda yang mengunjunginya.
2.2.8 Universitas Ahmad Dahlan
Universitas Ahmad Dahlan adalah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta,
Indonesia. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengembangkan bidang
keahlian atau program studi-program studi dalam bidang teknologi, sosial
dan humaniora.
2.2.9 Rumah Bakpia
Rumah Bakpia adalah pusat tempat pembuatan Bakpia, yaitu makanan
khas kota Jogjakarta. Tempat ini wajib dikunjungi jika berkunjung ke

Jogjakarta karena merupakan asli tempat produksinya dan juga harganya


sangat murah.

Bab 3. Penutup

3. 1 Kesimpulan
Berdasarkan pengalaman yang didapat dari perjalanan wisata ini, dapat
disimpulkan Indonesia memiliki banyak tempat wisata yang patut
dikunjungi, khususnya kota Bandung dan Jogjakarta. Selain memiliki
tempat wisata sebagai hiburan, kota ini juga memiliki tempat tempat
wisata, pendidikan, dan bersejarah.

3.2 Saran
Karya wisata ini sangat baik untuk dilaksanakan karena memiliki manfaat
yang cukup banyak. Oleh karena itu, kegiatan ini sebaiknya terus diadakan
dengan mengunjungi tempat tempat lain yang ada di Indonesia.

Laporan Percobaan
Sifat Asam Basa
I. Tujuan: menentukan sifat asam basa dari larutan
II. Kajian teori:
Larutan adalah campuran homogen antara zat terlarut dengan pelarut. Larutan
homogen tidak menampakkan bidang batas ( satu fase) antara pelarut dengan zat
terlarut. Contoh larutan garam dapur, larutan asam cuka, larutan air kapur, dll.
Larutan memiliki sifat tertentu sesuai dengan sifat zat terlarut. Ada larutan bersifat
asam seperti larutan asam cuka, ada bersifat basa seperti larutan air kapur dan ada
bersifat netral seperti larutan garam dapur. Sifat asam ditentukan oleh konsentrasi ion
H+ dalam larutan. Sifat basa ditentukan oleh ion OH- dalam larutan. Sedangkan
sifat netral akibat adanya ion H+ dan ion OH- dalam keadaan yang seimbang.
Sifat asam , basa, atau netral larutan dapat ditentukan dengan indikator . Indikator
adalah zat yang dapat berubah warna dalam lingkunagn yang berbeda. Contoh
indikator antara lain kertas lakmus, penolptalein, metil merah, metil jingga,
bromtimol biru, dll. Kertas lakmus ada berwarna merah, ada berwarna biru. Lakmus
merah berwarna merah dalam asam dan biru dalam basa, sedangkan lakmus biru
berwarna biru dalam basa dan merah dalam asam. dst

Berdasarkan teori dapat diajukan hipotesis bahwa lakmus merah berwarna merah
dalam asam cuka dan berwarna biru dalam air kapur. dst . ( dapat 1, 2 atau 3
hipotesis).
III. Alat dan Bahan:
1) Alat: tabung reaksi, gelas kimia, pipet tetes, ..
2) Bahan: larutan asam cuka 0,1 M; larutan NaOH 0,1 M, larutan NaCl 0,1 M,
larutan NH3 0,1 M; kertas lakmus merah dan biru.
IV. Cara kerja:
1) Menyiapkan tabung reaksi, gelas kima, pipet tetes, larutan asam cuka, NaOH,
NaCl dan NH3.
2) menyiapkan kertas lakmus merah dan lakmus biru.
3) meneteskan larutan asam cuka, NaOH, NaCl dan NH3 kedalam tabung reaksi
kira-kira 5 mL pada 4 tabung reaksi.
4) Mencelupkan kertas lakmus merah dan biru dalam tiap tabung yang telah diisi
larutan.
5) mengamati dan mencatat hasil percobaan pada lembar hasil pengamatan.
V. Hasil pengamatan
asam cuka

NaOH

NaCl

merah

biru

merah

biru

NH3

Lakmus
merah

merah/biru

biru

Lakmus
biru

merah/biru

biru

VI. Analisis data dan pembahasan


Berdasarkan data diperoleh bahwa asam cuka dengan kertas lakmus merah
berwarna merah dan lakmus biru berwarna merah yang berarti asam cuka bersifat
asam. Sedangkan air kapur dan NH3 menunjukkan bahwa lakmus merah berwarna
biru dan lakmus biru tetap biru, yang berarti air kapur dan NH3 bersifat basa.
Larutan NaCl menunjukkan, lakmus merah tetap merah dan lakmus biru tetap biru,
yang berarti bahwa larutan NaCl bersifat netral. Sifat asam dari larutan cuka, akibat

dari adanya konsentrasi ion H+ lebih besar dari ion OH- sehingga kertas lakmus
memberikan warna merah. Sedangkan munculnya warna biru pada lakmus akibat
konsentrasi ion OH- lebih besar dari konsentrasi ion H+ dalam larutan. Namun, bila
konsentrasi ion H+ sama dengan konsentrasi ion OH- , larutan akan bersifat netral
sehingga lakmus merah dan biru tidak mengalami perubahan seperti yang terjadi
pada larutan NaCl. Dengan demikian kertas lakmus dapat dipergunakan untuk
menguji keasaman larutan. Sifat asam, basa atau netral larutan dapat diuji dengan
cara yang sama seperti pada larutan asam cuka, air kapur atau NaCl.
VII. Kesimpulan dan Saran
7.1. Simpulan
Berdasarkan data dan analisis data tersebut di atas, dapat disimpulkan:
1. larutan bersifat asam ditunjukkan oleh perubahan warna lakmus dari warna biru
menjadi merah,
2. Larutan bersifat basa ditunjukkan oleh perubahan warna lakmus dari warna
merah menjadi biru,
3. larutan bersifat netral ditunjukkan oleh tidak adanya perubahan warna lakmus baik
lakmus merah maupun lakmus biru.
7.2. Saran
Dengan percobaan yang telah dilakukan, dapat disarankan;
1. Perlu melakukan pengujian larutan dengan jenisnya lebih banyak;
2. Perlu digunakan jenis indikator yang lain selain lakmus sehingga siswa dapat
lebih banyak mengenal indikator;
3. Perlu digunakan indikator alami, yang berada di lingkungan siswa sehingga
pembelajaran lebih menarik, inspiratif, kontekstual.

LAPORAN HASIL PENGAMATAN


1. Tempat pengamatan

: Kaliurang, Yogyakarta

2. Waktu pengamatan

: Rabu, 27 Oktober 2010

3. Objek yang diamati

: Gunung Merapi

4. Orang yang mengamati

: Taufik Rachman

5. Hasil pengamatan
:
a. Gunung Merapi meletus mengeluarkan awan panas
b. Sejak pukul 17.02 sampai dengan 17.34 telah terjadi 4 kali awan panas dan sampai
sekarang terus muncul susul menyusul.
c. Munculnya awan panas sebagai tanda erupsi Gunung Merapi
d. Sirine bahaya di kaliurang berbunyi pada pukul 17.57 dan pukul 18.05 WIB
e. Semburan awan panas tahun ini lebih dari 20 menit
f. Lamanya semburan awan panas menunjukkan energi yang cukup besar
g. Tipe letusan Merapi sudah dipastikan eksplosif