You are on page 1of 8

Bahan Ajar PAR

01 Mei 2016
Tema :

Tujuan :

Mengasihi Tuhan Yesus


(Yohanes 21:15-19)
Anak-anak dapat menunjukkan kasih kepada Yesus melalui
perbuatannya kepada sesama

Penjelasan Bahan Alkitab


Ada pertanyaan menarik seputar perikop yang kita baca hari ini. Mengapa
Tuhan Yesus bertanya sebanyak tiga kali kepada Petrus. Untuk hal itu ada yang
menafsirkan bahwa hal itu berhubungan dengan tiga kali penyangkalan Petrus
terhadap Yesus. Juga sikapnya yang begitu sombong di hadapan para murid,
bahwa ia akan menyerahkan nyawanya untuk membela Yesus. Maka
pertanyaan Yesus juga diajukan kepada Petrus di hadapan para murid Yesus
yang lain. (Yoh 21:15). Ditanya tiga kali berturut-turut dengan pertanyaan yang
sama nampak seperti sindiran yang menyakitkan dan mempermalukan Petrus,
namun itu justru merupakan hal yang baik bagi pemulihan dirinya. Pertobatan
dan pemulihan bisa terjadi jika ada kesadaran akan kesalahan/dosa yang
sudah dilakukan, dan itu menyakitkan hati. Dari jawaban Petrus dapat dilihat
penyerahan dirinya kepada pengetahuan Yesus menunjukkan ia telah menjadi
seorang yang rendah hati, "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi
Engkau."
Tiga kali juga Yesus memberikan perintah kepada Petrus, yang sudah diampuni
dan dipulihkan Yesus, untuk menggembalakan domba-domba-Nya. Kini ia siap
dipanggil lagi sebagai Petrus untuk menanggung beban pelayanan
kepemimpinan yang berat sebagaimana nubuat Yesus (Yoh 21:18-19). Ia telah

belajar merendahkan hatinya di hadapan-Nya. Kelak, dalam suratnya 1 Petrus,


ia menasihati para pemimpin gereja agar memimpin umat Tuhan dengan
rendah hati dan meneladani Yesus (1Pet 5:2-4).
Ada juga yang menafsirkan pertanyaan kepada Petrus yang kemudian diikuti
dengan pemulihan janji Petrus ini, mengambil tempat yang sama dengan
panggilan kepadanya, yaitu di danau Galilea, sebagai cara untuk mengingatkan
/ menyegarkan kembali ingatan Petrus akan niatnya yang menggebu-gebu
untuk melayani Tuhan dan kasihnya kepada Tuhan saat pertama kali ia
mengenal dan mendengar panggilan Tuhan.
Pengajar sebagai pelayan Firman bagi anak-anak juga diajak untuk kembali
mengingat akan panggilan Tuhan yang sudah dijawab dan mungkin saja selama
ini telah dijalani namun karena berbagai persoalan dalam mengajar maupun
persoalan lainnya yang mengganggu membuat kita lupa atau sengaja
melupakan panggilan yang sudah kita jawab dulu ketika kita memutuskan
untuk mengajar anak-anak.
Penting bagi anak-anak saat ini juga bagi kita sebagai pengajar adalah ketika
kita sudah mengaku bahwa kita mengasihi Tuhan, maka kita harus melakukan
sesuatu untuk Tuhan. Sebagaimana Tuhan katakan kepada Petrus,
"Gembalakanlah domba-domba-Ku
Penekanan kepada Petrus dan juga kepada kita para pengajar adalah
bagaimana kita harus menjadi gembala, seperti Yesus sendiri, yang mengasihi
domba-dombaNya. Sedangkan kepada anak-anak dapat ditekankan bahwa
mengasihi Tuhan bukan hanya sekedar kata/ucapan tapi haruslah dengan
perbuatan yaitu mengasihi sesama.
Cerita Kelas Kecil
Siapa yang pernah dipeluk mama atau papa? Apakah adik-adik senang dipeluk
mama atau papa? Tentu senang ya.
Mengapa mama dan papa memeluk adik-adik, karena mereka tahu kalau adikadik senang dan suka dipeluk oleh mama dan papa.
Apa lagi yang mama dan papa lakukan untuk menyenangkan adik-adik?
(berikan kesempatan beberapa anak menjawab)
Semua itu dilakukan mama dan papa karena mereka sayang kepada adik-adik.
Mereka mau memberikan dan melakukan semua yang baik kepada adik-adik
karena mereka sayang kepada adik-adik.
Demikian juga Tuhan Yesus, Ia sayang kepada adik-adik. Ada yang tahu
bagaimana Tuhan Yesus menunjukkan kalau Ia sayang kepada kita?

Bahan Ajar PAR 01 Mei 2016 | 2

Tuhan memberikan matahari, bulan dan bintang yang bersinar, Tuhan juga
memberikan tumbuh-tumbuhan dan hewan dan Tuhan juga memberikan
pekerjaan dan berkat kepada orang tua sehingga mereka bisa memberikannya
kepada adik-adik apa yang adik-adik butuhkan.
Nah, bagaimana perasaaan adik-adik kalau orang tua atau Tuhan tidak sayang
kepada adik-adik? Misalnya adik-adik tidak diberi makan atau tidak diberikan
apa yang adik-adik butuhkan. Apakah adik-adik sedih? Tentu sedih kan, semua
orang pasti sedih kalau tidak disayangi.
Demikian juga orang tua, mereka akan sedih jika adik-adik tidak mengasihi
mereka. Demikian juga Tuhan akan sedih jika adik-adik tidak mengasihi Tuhan.
Dan orang-orang lain juga sedih kalau tidak disayangi.
Siapa yang ingin disayang oleh orang lain?
Karena itu Tuhan mengajarkan jika kita ingin disayang, kita juga harus
menyayangi orang lain. Kalau kita sayang Tuhan maka kita juga harus sayang
pada orang tua, saudara, teman, guru juga orang-orang disekitar kita.
Cerita Kelas Besar
Ada yang tahu kata Aku mengasihimu dalam bahasa Inggris? (I love you). Ada
yang tahu kata tersebut dalam bahasa yang lain?
Hari ini kita membaca sebuah cerita tentang Tuhan Yesus yang bertanya
kepada Petrus, Apakah engkau mengasihi Aku?
Apa yang Petrus jawab? Petrus menjawab kalau ia mengasihi Tuhan Yesus. Ada
yang tahu apa yang Petrus katakan dalam bahasa aslinya. Mungkin kita akan
kesulitan membaca dalam bahasa aslinya karena itu bukan bahasa kita. Tetapi
artinya saperti yang tertulis dalam alkitab, Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar
Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Yaitu bahwa Petrus
mengasihi atau menyayangi Tuhan Yesus.
Dalam cerita ini kita baca kalau Tuhan bertanya kepada Petrus tidak hanya 1
kali tetapi 3 kali dan Petrus juga menjawabnya sebanyak 3 kali.
Mengapa Tuhan bertanya berulang-ulang kepada Petrus? Apakah Tuhan tidak
mendengar jawaban Petrus? Tentu tidak, tetapi yang Tuhan inginkan adalah
apakah Petrus mengerti apa yang Tuhan ingin ia lakukan. Apa yang Tuhan ingin
Petrus lakukan?
Sebelum kita mencari tahu mari kita bermain bersama sama. Ada kata aku
mengasihi kamu dalam berbagai bahasa, adik-adik bisa memilih dari dalam
kotak ini kemudian membacanya saat ditanya, Apakah Engkau mengasihiku?
Setiap orang menjawab dengan bahasa yang didapatnya. (setiap anak
mendapat satu kartu bertuliskan Aku mengasihimu dalam bahasa Jerman,
3 | Bahan Ajar PAR 01 Mei 2016

Inggris, Itali, Cina, Jepang, Spanyol, Korea, pengajar membantu anak-anak


membacanya)
Jika kita tahu mengatakan kata-kata yang baik dalam berbagai bahasa tentu
sangat baik. tapi apakah cukup bagi kita dapat mengucapkan aku mengasihimu
dalam berbagai bahasa?
Setiap kali menjawab, aku mengasihiMu, Tuhan Yesus berkata kepada Simon
Petrus, "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Disini Tuhan Yesus mengingatkan jika Petrus mengasihi Tuhan Yesus maka ia
harus mau menjadi gembala bagi domba-domba sebagaimana Tuhan Yesus
yang menggembalakan domba-dombaNya dengan penuh kasih.
Demikian juga kalau kita berkata bahwa kita mengasihi Tuhan Yesus berarti
kita harus mengasihi sesama kita, bukan hanya mengatakannya tetapi
melakukannya.
Alat Peraga
- Kartu bertuliskan Aku mengasihimu dalam berbagai bahasa
- Gambar peraga untuk kelas kecil
Aktivitas
Membuat kartu: Aku Mengasihi Yesus
Ayat Hafalan:
Yohanes 21:17c
"Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi
Engkau."

Bahan Ajar PAR 01 Mei 2016 | 4

Potong kartu dan bagikan secara acak kepada anak-anak


Pengajar bertanya, apakah kamu mengasihiku? Setiap anak menjawab secara bergiliran menggunakan kartu yang dipegang

ich liebe dich


i love you
ti amo
wo ai ni
ai-shi-te-mashu
te quiero
sa-rang-hae-yo

- jerman
- inggris
- italia
- china
- jepang
- spanyol
- korea

Cetak di kertas tebal, atau tempelkan hasil cetakan pada kardus/karton.


Bagian atas gambar jantung ditulis nama anak. Pada gambar jantung bisa ditempel manik-manik, biji-bijian,
batuan atau pasir berwarna-warni. Setelah dihiasi dapat digantung atau diberi stik pada bagian belakang.
Dapat dipakai sebagai hiasan kelas atau dibawa pulang oleh anak-anak.

Dalam kotak dibawah ini terdapat kata: kasih, sayang dan cinta, temukan ketiga kata tersebut juga katakata dengan kata dasar kasih, sayang dan cinta (mis. mengasihi). Ada 9 kata yang harus ditemukan, tidak
boleh ada kata yang berulang

kata-kata yang ada : cinta dicintai dikasihi disayangi kasih mencintai mengasihi
menyayangi sayang
A

I
G

D
T

I
N

C
I

I
C

T
Y

D
H

A
N

K
A

H
S

I
I

S
H

A
I

E
M

E
M
N
G

Y
A