You are on page 1of 6

menjurus ke arah tujuan yang sama.

Karena di dalam Tradisi Suci itu terdapat berisi


pengalaman iman jemaat Kristiani, atas hidup Kristus,
dan persatuannya di dalam Roh Kudus yang telah
diwariskan hingga kini.
10. Sakramen-sakramen, liturgy, rumusan doktrinal
9.

I.

1.
2.
3.
4.

II. 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
III. 1.
2.
3.
4.

5.
6.
7.
8.

C
D
D
B

5.
6.
7.
8.

C
B
D
E

9.
10.
11.
12.

B
A
D
E

13.
14.
15.
16.

E
C
B
B

17.
18.
19.
20.

Perbaikan :
1. Suatu bentuk tradisi dalam Gereja Katolik di mana dalam
proses itu melibatkan pembuktian bahwa kandidat telah
menjalani kehidupan dengan kebajikan heroik (heroic virtues) sehingga layak untuk dinyatakan sebagai santo atau
santa
2. Bangsa Israel sering tidak setia kepada Allah, karena iman
mereka masih belum mendalam
3. Kitab dalam Perjanjian Baru yang secara mempunyai alur
yang sama. Ada 3 kitab yang disebut dengan Injil Sinoptik,
yaitu Matius, Markus dan Lukas
4. Karena orang-orang Protestan tidak mengakui kitab-kitab
Deoterokanonika
5. Yakobus, 1 dan 2 Petrus, 1,2 dan 3 Yohanes dan Yudas.
Pengayaan :
1. Kitab Suci memang disebut Sabda Allah karena di dalam
Kitab Suci terdapat perkataan-perkataan (Sabda) Allah
2. Iya, karena melalui devosi kepada Bunda Maria kita mampu
memperdalam iman kepada Yesus Kristus
3. Sikap sopan dan hormat
4. ditulis dalam bahasa Ibrani; sesuai dengan Kitab Taurat;
lebih tua dari zaman Wzra + 400 SM; ditulis di Palestina
5. Kitab Suci dan Tradisi mengalir dari sumber ilahi yang sama,
dan dengan cara tertentu bergabung menjadi satu dan
menjurus ke arah tujuan yang sama.
Akselerasi/ Percepatan :
1. Karena Tuhan telah meringankan penderitanan iman kita
2. Karena memang visi Yesus adalah mewartakan Kerajaan
Allah
3. Hukum Taurat sangat mewarnai hidup religius orang-orang
Yahudi. Kaum Farisi dan para imam. Dalam masyarakat
Yahudi, fungsi religius melampaui jangkauan kehidupan
beragama. Fungsi ini juga merambah dalam bidang lain
seperti ekonomi, sosial, dan politik. Itulah sebabnya tidak
mungkin bertindak dalam bidang agama tanpa sekaligus
bertindak di bidang lainnya.
4. Karena dosa bias menular. Dengan kata lain, mereka takut
tertular dosa
5. Tanggapan pribadi

D
E
C
B

St. Paulus
panggilan Abraham
Abraham Ishak Yakub
Raja Saul
raja Daud
kerajaan Israel dan kerajaan Yehuda
tahun 587 SM
kitab para nabi
konsili Hippo dan Kartago
norma, ukuran, pedoman
penghayatan iman secara perseorangan
St. Paulus
70
1 Tesalonika
St. Lukas
Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan
agar mudah dimengerti dan diingat
Suatu kitab yang berisi pergulatan iman bangsa Israel
pentingnya membaca dan mendalami Kitab Suci
Perjanjian Lama adalah :
- Allah yang terus menerus dan dengan setia
menyatakan DiriNya untuk dikenal; dan bagaimana
bangsa Israel menanggapi pewahyuan Allah itu
- Melalui KSPL Allah berfirman dan menyampaikan
rencana dan tindakan penyelamatan kepada
manusia
- Melalui KSPL Allah merencanakan Sang Juru
selamat bagi umat manusia
karena Kitab Suci adalah buku iman
karena kitab suci ditulis oleh Allah dan mengisahkan
tentang Allah
Injil Kisah para Rasul Surat-surat Wahyu
Keduanya mengalir dari sumber ilahi yang sama, dan
dengan cara tertentu bergabung menjadi satu dan

I.

1.
2.
3.

II. 1.
2.
3.
4.
5.

D
C
C

4.
5.
6.

A
E
A

7.
8.
9.

D
B
E

10. B
11. C
12. A

13. B
14. C
15. A

Yudea, Samaria dan Galilea


Galilea
buruh tani dan penggembala
raja Herodes Antipas
para pendosa publik seperti: pelacur dan pemungut
cukai, penderita kusta dll.

6.

Allah sekarang sudah meraja secara hukum,


sedangkan di akhir zaman Allah akan menyatakan
kekuasaan-Nya sebagai raja semesta alam dengan
menghakimi segala bangsa
7. akhir zaman
8. bertobat dan percaya kepada warta yang dibawa oleh
Yesus (Injil)
9. mukjizat Yesus menunjujkkan bahwa Yesus adalah Sang
Juru Selamat
10. Allah menerima manusia yang bertobat
III. 1. Suatu situasi di mana Allah datang sebagai Raja
2. 3 paham tentang Kerajaan Allah pada zaman Yesus
- Paham Kerajaan Allah bersifat nasionalistis
- Paham Kerajaan Allah bersifat Apokaliptik
- Paham Kerajaan Allah bersifat legalistik
3. Yesus mewartakan Kerajaan Allah, Yesus dekat dengan
orang berdosa, Yesus menyembuhkan orang sakit dan
menderita dll
4. Kerajaan Allah telah dating di dalam dan melalui pribadi
Yesus Kristus yang dating ke dunia dua ribu tahun
yang lalu
5. Pengalaman siswa
6. Visi Yesus (mewwartakan Kerajaan Allah) tampak nyata
dalam sabda dan karya-Nya
7. Dengan kedatangan Yesus ke dunia, maka kerajaan
Allah sudah dekat, orang lumpuh ditahirkan, orang buta
dimelekkan, dsb.
8. Pada akhir zaman
9. Benar. Karena memang itu yang diwartakan oleh Yesus
10. Tidak dapat. Kerajaan Allah dapat tercapai/ terwujud
berkat rahmat Allah dan usaha manusia
Perbaikan :
1. paham Kerajaan Allah menurut ajaran Yesus:
Kerajaan Allah adalah Allah yang meraja atau
memerintah. Oleh karena itu, manusia harus mengakui
kekuasaan Allah dan menyerahkan diri (percaya)
kepada-Nya, sehingga terciptalah kebenaran, keadilan,
kesejahteraan, dan kedamaian.
Kerajaan Allah yang diwartakan oleh Yesus akan
mencapai kepenuhannya pada akhir zaman. Di akhir
zaman itulah, Allah benar-benar akan meraja. Dalam
rangka ini, Kerajaan Allah terkait dengan penghakiman
terakhir dan ukuran penghakiman adalah tindakan
kasih. Mereka yang melaksanakan tindakan kasih
masuk ke dalam Kerajaan Allah (bdk. Mat25: 31-45).
Kerajaan Allah yang mencapai kepenuhannya pada
akhir zaman itu kini sudah dekat, bahkan sudah datang
dalam sabda dan karya Yesus. Tuhan memberikan
tanda-tanda alam, sebagai salah satu tanda
kehadiranNya. Oleh karena itu, orang harus
menanggapinya dengan bertobat dan percaya kepada
warta yang dibawa oleh Yesus (Injil).
2. Di dalam pribadi Yesus Kristus
3. Dengan menerima kerajaan Allah, maka ia menyerahkan
hidupnya agar diperintah oleh Allah.
4. Pertama-tama melalui pribadi Yesus Kristus, kemudian
melalui sabda dan karya-karya-Nya
5. Masih. Sekarang ini masih banyak orang yang bingung
akan arah hidupnya

Pengayaan :
1. Karena penderitaan kita telah lebih dulu diringankan oleh
Yesus
2. Karena memang itulah yang menjadi tujuan Yesus dating ke
dunia
3. Hukum Taurat sangat mewarnai hidup religius orang-orang
Yahudi. Kaum Farisi dan para imam. Dalam masyarakat
Yahudi, fungsi religius melampaui jangkauan kehidupan
beragama. Fungsi ini juga merambah dalam bidang lain
seperti ekonomi, sosial, dan politik. Itulah sebabnya tidak
mungkin bertindak dalam bidang agama tanpa sekaligus
bertindak di bidang lainnya.
4. Karena dosa bisa menular. Dengan kata lain, mereka takut
tertular dosa
5. Tanggapan pribadi
Akselerasi/ Percepatan :
1. agar pendengar lebih mudah menangkap pesan yang ingin
disampaikan oleh Yesus
2. Karena manusia lebih mengutamakan hal-hal lahiriah (yang
tampak bias dilihat oleh manusia), yaitu gengsi
3. Pada waktu akhir zaman
4. Karena di dalam diri Yesus terdapat kasih Allah yang nyata
kepada manusia
5. Karena semua orang dilihat-Nya sebagai Citra Allah yang
memang harus dicintai dengan tulus

I.

1.
2.
3.

II. 1.
2.

E
C
D

4.
5.
6.

B
D
D

7.
8.
9.

C
D
D

10. A
11. A
12. C

13. D
14. B
15. B

Kerajaan Allah
cerita yang diambil dari kehidupan sehari-hari untuk
menyampaikan suatu kebenaran
3. Kerajaan Allah yang sudah dekat
4. Bapa
5. Yesus sendiri
6. manusia
7. pemberitaan tentang Kerajaan Allah
8. kerajaan surga
9. kejadian atau perbuatan luar biasa yang bagi orang
percaya menangkapnya sebagai pernyataan
kekuasaan Allah Penyelamat
10. Tanpa pandang bulu termasuk juga dengan musuh
III. 1. (Perkataan atau sabda Yesus menjelaskan atau
menerangkan perbuatan-perbuatan Yesus supaya
perbuatan itu dapat ditangkap maksudnya. Perbuatan
Yesus mewujudnyatakan perkataan-Nya
2. agar pendengar lebih mudah menangkap pesan yang
ingin disampaikan oleh Yesus
3. Karena manusia lebih mengutamakan hal-hal lahiriah
(yang tampak bias dilihat oleh manusia), yaitu gengsi
4. Pada waktu akhir zaman
5. Karena di dalam diri Yesus terdapat kasih Allah yang
nyata kepada manusia
6. Karena semua orang dilihat-Nya sebagai Citra Allah
yang memang harus dicintai dengan tulus
7. Karena kita masih dikuasai oleh emosi

8.

Cerita rakyat bisa fiktif sementara perumpamaan Yesus


diambil dari kejadian-kejadian konkret di sekitar
kehidupan manusia
9. Kehormatan dan gengsi dipakai sebagai sarana untuk
melayani dan mencintai Tuhan
10. Melalui mukjizat-Nya, tampak kekuasaan Allah yang
berbelas kasih
Perbaikan :
1. Melalui sikap hidup dan perkataan yang baik dan benar
2. Agar maksud/intinya mudah ditangkap oleh orang lain
3. Perupamaan tentang pohon ara, tentang gadis bijaksana
dan gadis bodoh, tentang harta terpendam dll.
4. Pengalaman siswa
5. Dengan meneladani semangat yang ada dalam diri Yesus
dalam mewartakan Kerajaan Allah
Pengayaan :
1. Membangkitkan orang mati, mengubah air menjadi anggur,
menyembuhkan orang yang kerasukan setan
2. Orang mampu menerima Kerajaan Allah karena anugerah
dari Allah
3. Karena iman menjadi modal dasar dalam menerima Kerajaan
Allah
4. Kekuasaan ada pada Allah, namun kekuasaan itu demi
kebahagiaan dan keselamatan umat manusia
5. Mukjizat yang dilakukan Yesus pasti membawa keselamatan
bagi manusia itu
Akselerasi/ Percepatan :
1. Para Pemuka Agama Yahudi: Para Imam dan Ahli Taurat
dan Para Pejabat Pemerintahan Yang berkuasa
2. Melalui wafat Yesus, Allah mengasihi manusia, menebus
manusia dari segala dosa-dosanya
3. Ketakutan yang dialami Yesus menunjukkan sifat manusiawi
Yesus
4. Sebagai konsekuensi pewartaan Kerajaan Allah
5. Pengalaman siswa

I.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

II. 1.

2.

3.
4.
5.

6.

C
D
B
D
B
A

7.
8.
9.
10.
11.
12.

D
B
E
D
C
A

13.
14.
15.
16.
17.
18.

E
A
C
D
A
B

19.
20.
21.
22.
23.
24.

D
B
E
C
D
A

25.
26.
27.
28.
29.
30.

7.

Perkataan atau sabda Yesus menjelaskan atau


menerangkan perbuatan-perbuatan Yesus supaya
perbuatan itu dapat ditangkap maksudnya. Perbuatan
Yesus mewujudnyatakan perkataan-Nya)
8. agar pendengar lebih mudah menangkap pesan yang
ingin disampaikan oleh Yesus)
9. Pada akhir zaman
10. Melalui mukjizat-Nya, tampak kekuasaan Allah yang
berbelas kasih

I.

1.
2.
3.
II. 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
III. 1.

C
4. A
7. B
10. C
13. A
B
5. B
8. A
11. A
14. B
E
6. D
9. C
12. A
15. A
Jumat Agung
Inilah Raja Orang Yahudi
anggur asam
Allah dan manusia
kegagalan dan kesia-siaan
bukit tengkorak
jalan salib
Kamis putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci
Rabu abu
Aksi Puasa pembangunan
Para Pemuka Agama Yahudi: Para Imam dan Ahli Taurat
dan Para Pejabat Pemerintahan Yang berkuasa
2. Melalui wafat Yesus, Allah mengasihi manusia, menebus
manusia dari segala dosa-dosanya
3. Ketakutan yang dialami Yesus menunjukkan sifat
manusiawi Yesus
4. Sebagai konsekuensi pewartaan Kerajaan Allah
5. Pengalaman siswa
6. Allah sedih dan prihatin melihat penderitaan yang dialami
oleh manusia, oleh karena itu Ia mengutus Yesus ke
dunia. Dalam Yesus itu tampak bahwa Allah solider
dengan penderitaan manusia
7. Yesus taat dan setia kepada Bapa-Nya kendati nyawaNya sendiri taruhannya. Dalam penderitaan di salib, ia
seperti domba yang digiring ke tempat pembantaian
(tanpa perlawanan atau pemberontakan)
8. Pengalaman siswa
9. Pekan suci artinya minggu suci (yaitu Minggu Palma,
Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Sunyi)
Tri hari Suci artinya 3 hari yang kudus (Kamis Putih,
Jumat Agung dan Sabtu Sunyi)
10. Melalui penderitaan-Nya, Yesus memperbaiki hubungan
manusia dengan Allah yang telah rusak akibat dosa.
Melalui pendertaan-Nya, Yesus member kesempatan
kepada manusia untuk merasakan keselamatan dari
Allah
Perbaikan :
1. Pengalaman siswa
2. Karena pewartaan-Nya tentang Kerajaan Allah, Yesus
menjadi dibenci oleh orang banyak (Farisi, imam-imam
kepala bahkan ditolak oleh bangsanya sendiri. Akibat apling
parah adalah penderitaan dan kematian-Nya di kayu salib.
3. Karena mereka ditinggal mati oleh Gurunya, sehingga
mereka tidak memiliki pegangan yang dapat diandalkan.
Mareka juga takut kalau nasibnya juga sama seperti Yesus

A
C
B
D
D
B

Keduanya mengalir dari sumber ilahi yang sama, dan


dengan cara tertentu bergabung menjadi satu dan
menjurus ke arah tujuan yang sama.
Karena di dalam Tradisi Suci itu terdapat berisi
pengalaman iman jemaat Kristiani, atas hidup Kristus,
dan persatuannya di dalam Roh Kudus yang telah
diwariskan hingga kini.
Sakramen-sakramen, liturgy, rumusan doktrinal
Suatu situasi di mana Allah datang sebagai Raja
3 paham tentang Kerajaan Allah pada zaman Yesus:
Paham Kerajaan Allah bersifat nasionalistis
Paham Kerajaan Allah bersifat Apokaliptik
Paham Kerajaan Allah bersifat legalistik
Dengan kedatangan Yesus ke dunia, maka kerajaan
Allah sudah dekat, orang lumpuh ditahirkan, orang buta
dimelekkan, dsb.

4.

Yesus taat dan setia kepada Bapa-Nya kendati nyawa-Nya


sendiri taruhannya. Dalam penderitaan di salib, ia seperti
domba yang digiring ke tempat pembantaian (tanpa
perlawanan atau pemberontakan)
5. Di satu sisi karena konsekuensiNya mewartakan Kerajaan
Allah, ia taat pada Bapa-Nya. Di sisi lain sebagai ungkapan
cintanya pada manusia (menyelamatkan manusia)
Pengayaan :
1. Para Pemuka Agama Yahudi: Para Imam dan Ahli Taurat
dan Para Pejabat Pemerintahan Yang berkuasa
2. Orang-orang Yahudi sangat menghormati tradisi paskah.
Dalam konteks paskah, mereka berkumpul di Yerusalem.
Dalam situasi itulah Yesus ditangkap , diadili dan dijatuhi
hukuman mati.
3. Keselamatan umat manusia
4. Tabah dan tetap setia pada Bapa-Nya
5. Masa persiapan menyambut kebangkitan Tuhan Yesus
Akselerasi/ Percepatan :
1. Sebagai bukti akan janji Yesus (3 hari setelah
kebangkitanNya, ia akan bangkit), untuk menguatkan iman
para murid, kesaksian dari para murid bahwa Itu Tuhan
2. Kebangkitan Yesus menjadi harapan baru bagi yang
percaya kepada-Nya; kebangkitan Yesus juga menjadi
tanggung jawab bagi orang yang percaya untuk mewartakan
3. Kisah makam kosong dan kisah-kisah penampakan
4. Mereka sedih, kecewa, takut, khawatir, bingung dll.
5. Pengalaman siswa

I.

1.
2.
3.

II. 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
III. 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

B
C
C

4.
5.
6.

A
D
B

7.
8.
9.

B
D
A

10. A
11. A
12. A

9.

Yesus yang menjadi penghubung antara kita dengan


Bapa
10. Yesus sungguh-sungguh orang benar dan sungguhsungguh Tuhan
Perbaikan :
1. Untuk menghilangkan keraguan para murid, sebagai
penggenapan Firman Tuhan, suatu titik tolak untuk perutusan
para murid
2. Sebagai penghancur kekuasaan dosa yang dialami oleh
manusia, memberikan harapan baru akan kebangkitan bagi
yang percaya, tanggung jawab bagi murid Yesus untuk
menjadi saksi-Nya
3. Kisah makam kosong dan kisah-kisah penampakan
4. Mereka sedih, takut, cemas, was-was.
5. Pengalaman siswa
Pengayaan :
1. Orang-orang yang percaya
2. Pada hari raya paskah
3. Para murid menjadi percaya dan siap untuk menjadi saksiNya
4. Pengalaman siswa
5. Pengalaman siswa
Akselerasi/ Percepatan :
1. Kepribadian, ajaran dan tindakan Yesus menjadi idola/
inspirasi bagi kaum remaja Kristiani
2. Pengalaman siswa
3. Yesus mempunyai hubungan yang dekat dengan BapaNya. Hubungan itu dijalin dengan doa dan ketaatan pada
kehendak Bapa-Nya.
4. Yesus hadir dalam Kitab Suci
5. Gelar Anak Allah menunjukkan hubungan khas antara
Yesus dan Allah

13. C
14. C
15. B

damai sejahtera bagi kamu


Paskah
Lazarus
dosa/maut
kehidupan baru
tidak dibangkitkan
Yesus
ya Tuhanku dan Allahku
kebangkitan Yesus
Kristus
Makam kosong merupakan titik awal kisah kebangkitan
Yesus. Dengan makam kosong, maka Yesus bangkit.
Mereka menjadi percaya dan mantab menjadi pewarta
Bersikap jujur, rajin dan tekun berdoa, mau membantu
orang tua
Karena para rasul kurang percaya dan lupa akan pesan
yang telah disampaikan Yesus
Dengan sikap dan perilaku yang diwarnai semangat
kebangkitan
Sebuah perayaan pembebasan bangsa Israel dari
perbudakan bangsa Mesir
Karena Yesus adalah orang yang benar-Nya
makna kenaikan Yesus ke surga:
Kristus adalah Sang Pemimpin kita
Kristus menjadi Pengantara Kita pada Bapa
Kita dipanggil untuk hidup berfokus pada hal-hal
surgawi

I.

1.
2.
3.
II. 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
III. 1.
2.
3.
4.
5.
6.

A
4. A
7. B
10. C
13. C
A
5. D
8. D
11. B
14. A
C
6. E
9. A
12. A
15. D
saling percaya, rela berkorban, mengasihi dengan tulus
sahabat-Ku
mau berkorban dan berpihak kepada mereka
sikap egois, tidak jujur, merendahkan dll.
percaya dan menyerahkan hidup kepada Tuhan
Adonai
Allah dan Yesus
Roh Kudus
Yesus adalah junjungan kita
melakukan kehendak Bapa
Yesus mau menerima Zakeus, Maria Magdalena,
Perwira Romawi dll
Yesus menjalin relasi yang akrab dengan Allah Bapa,
memiliki kebiasaan doa dalam hidupNya.
Pengalaman siswa
Pengalaman siswa
Yesus adalah seorang pemimpin yang mau melayani,
tanpa tanda-tanda kebesaran sebagai mana layaknya
seorang pemimpin
Gelar Anak Allah menunjukkan hubungan khas antara
Yesus dan Allah; Gelar Anak Allah juga menunjukkan
pengetahuan dan pengenalan Yesus yang istimewa
tentang Allah; Gelar Anak Allah juga memperlihatkan
kewibawaan Yesus.

7.

Karena cintanya pada manusia dan ketaatan-Nya pada


Bapa-Nya
8. Pengalaman siswa
9. Jika kita mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, maka
itu berarti:
Kita menjadikan Yesus sebagai pimpinan atau junjungan
yang mengarahkan hidup kita. Hidup kita setiap hari
ada di dalam pimpinan-Nya.
Kita menjadikan kata-kata Yesus sebagai kata terakhir,
sebab kata-kataNya adalah sabda Tuhan. KatakataNya adalah ukuran terakhir dan tertinggi.
Pengakuan kita terhadap Yesus merupakan
pengakuan iman yang merupakan semboyan
perjuangan sampai tuntas. Yesus Tuhan dulu dan
sekarang. Pengakuan ini adalah suatu sikap
penyerahan diri kepada-Nya dengan segala risiko
10. Karena salah satu dasar dari persahabatan itu adalah cinta,
maka seorang sahabat harus saling mencintai
Perbaikan :
1. Yesus datang ke dunia dan menderita di kayu salib untuk
manusia
2. Pengalaman siswa
3. Jika kita mengakui bahwa Yesus adalah Anak Allah, maka itu
berarti:
Yesus merupakan teladan bagi kita dalam hal ketaatan
kepada kehendak Allah daripada ketaatan kepada
kehendak sendiri.
Yesus adalah pribadi yang menampilkan wibawa dan
pesona Ilahi. Orang yang berhadapan dengan Yesus
berarti berhadapan dengan wibawa dan pesona Ilahi
itu.
Yesus dekat dengan Allah yang tersuci dan pantas
dihormati. Sebutan itu menumbuhkan rasa devosi dan
penyerahan diri
4. Dalam hal kepribadian, ajaran dan tindakan-Nya
5. Pengalaman siswa
Pengayaan :
1. Yesus menjadi seorang tokoh yang menginspirasikan dan
teladan
2. Pengalaman siswa
3. Yesus menjalin relasi yang akrab dengan Allah Bapa, memiliki
kebiasaan doa dalam hidupNya
4. Yesus hadir dalam Kitab Suci
5. Gelar Anak Allah menunjukkan hubungan khas antara
Yesus dan Allah
Akselerasi/ Percepatan :
1. - Yohanes 10:30: Aku dan Bapa adalah satu
- Yohanes 17:22, Dan Aku telah memberikan kepada
mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku,
supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah
satu
- Yohanes 17:23, Aku di dalam mereka dan Engkau di
dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar
dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku
dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti
Engkau mengasihi Aku.
2. Bersatu, mau berbagi, peduli akan kebutuhan sesame dll
3. Tanda Salib; Doa Kemuliaan / Gloria; Syahadat / Credo;
Doxologi; Pembaptisan

4.
5.

Air; Urapan; Api; Awan dan Sinar; Meterai; Tangan; Jari


Roh Kudus memberi Pengertian akan Firman Tuhan; Roh
kudus dianugerahkan kepada setiap orang yang beriman
kepada Kristus agar dapat meneladani Kristus dalam
Hidupnya; Roh kudus mengajardan menuntun orang
beriman untuk menemukan kebenaran; Dengan mengenal
kebenaran, kehidupan orang beriman dituntun pada hidup
yang Kudus dan ninggalkan dosa. Jadi, Roh Kudus itu
memimpin orang beriman pada kesetian dalam kekudusan
hidup dan Roh Kudus Meneguhkan Kesaksian

I.

1.
2.
3.

II. 1.
2.
3.

D
A
A

4.
5.
6.

C
B
B

7.
8.
9.

C
E
D

10. C
11. A
12. B

13. D
14. B
15. C

Roh Kudus
dorongan, membimbing, menyemangati dan menuntun
rahmat yang menetap (habitual), yang membuat jiwa
kita kudus dan berkenan kepada Allah.
4. kasih
5. kesatuan antara Bapa, Putera dan Roh Kudus
6. hubungan asalnya: yaitu Allah Bapa yang melahirkan,
Allah Putera yang dilahirkan, Roh Kudus yang
dihembuskan
7. doa pujian
8. Aku membaptis kamu, dalam nama Bapa dan Putra
dan Roh Kudus.
9. Roh
10. nafsu, angkara murka, dendam dll
III. 1. - Yohanes 10:30: Aku dan Bapa adalah satu ;
- Yohanes 17:22, Dan Aku telah memberikan kepada
mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepadaKu, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita
adalah satu;
- Yohanes 17:23, Aku di dalam mereka dan Engkau
di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi
satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah
mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi
mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
2. Bersatu, mau berbagi, peduli akan kebutuhan sesame dll
3. Tanda Salib; Doa Kemuliaan / Gloria; Syahadat / Credo;
Doxologi; Pembaptisan
4. Air; Urapan; Api; Awan dan Sinar; Meterai; Tangan; Jari
5. Roh Kudus memberi Pengertian akan Firman Tuhan; Roh
kudus dianugerahkan kepada setiap orang yang beriman
kepada Kristus agar dapat meneladani Kristus dalam
Hidupnya; Roh kudus mengajardan menuntun orang
beriman untuk menemukan kebenaran; Dengan mengenal
kebenaran, kehidupan orang beriman dituntun pada hidup
yang Kudus dan ninggalkan dosa. Jadi, Roh Kudus itu
memimpin orang beriman pada kesetian dalam kekudusan
hidup dan Roh Kudus Meneguhkan Kesaksian
6. Ketujuh karunia roh kudus
7. Roh kudus mempersatukan anggota Gereja, memimpin dan
menguduskan Gereja
8. Melalui suara hati/ hati nurani, melalui teguran atau sapaan
orang lain, melalui doa (meditasi)
9. Bagi para rasul: memperkuat dan meyakinkan para rasul
untuk bersaksi ; Bagi Gereja: sebagai hari lahir Gereja

10. beberapa pernyataan Bapa Gereja tentang ajaran Tritunggal


Mahakudus:
St. Paus Clementdari Roma (menjadi Paus tahun 88-99):
Bukankah kita mempunyai satu Tuhan, dan satu Kristus,
dan satu Roh Kudus yang melimpahkan rahmat-Nya kepada
kita?
St. Athenagoras (133-190): Sebab, kita mengakui satu
Tuhan, dan PuteraNya yang adalah Sabda-Nya, dan Roh
Kudus yang bersatu dalam satu kesatuan, -Allah Bapa,
Putera dan Roh Kudus.
Perbaikan :
1. Karuna Roh Kudus ada 7 yaitu:
Karunia takut akan Tuhan (fear of the Lord)
Karunia keperkasaan (fortitude)
Karunia kesalehan (piety)
Karunia nasihat (counsel)
Karunia pengenalan (knowledge)
Karunia pengertian (understanding)
Karunia kebijaksanaan (wisdom)
2. Buah Roh adalah pancaran dari kehidupan orang yang
percaya kepada Tuhan Yesus, yaitu kasih, sukacita, damai
sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemahlembutan, penguasaan diri. Perbuatan daging =
Ego, yang termasuk perbuatan daging : percabulan,
kecemaran, hawa nafsu,penyembahan berhala, sihir,
perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri
sendiri, percideraan, roh pemecah,kedengkian,
kemabukan, pesta pora dan sebagainya.
3. Pengalaman pribadi
4. Pengalaman pribadi
5. Mengendalikan atau menguasai diri berarti menahan diri
untuk tidak melakukan suatu keinginan duniawi
Pengayaan :
1. isi dogma Tritunggal Mahakudus menurut Katekismus Gereja
Katolik:
Tritunggal adalah Allah yang satu. Pribadi ini tidak membagibagi keAllahan seolah masing-masing menjadi sepertiga,
namun mereka adalah sepenuhnya dan seluruhnya. Bapa
adalah yang sama seperti Putera, Putera yang sama seperti
Bapa; dan Bapa dan Putera adalah yang sama seperti Roh
Kudus, yaitu satu Allah dengan kodrat ilahi yang sama.
Karena kesatuan ini, maka Bapa seluruhnya ada di dalam
Putera, seluruhnya ada dalam Roh Kudus; Putera
seluruhnya ada di dalam Bapa, dan seluruhnya ada dalam
Roh Kudus; Roh Kudus ada seluruhnya di dalam Bapa,
dan seluruhnya di dalam Putera.
Walaupun sama dalam kodrat ilahinya, namun ketiga Pribadi
ini berbeda secara nyata satu sama lain, yaitu berbeda di
dalam hal hubungan asalnya: yaitu Allah Bapa yang
melahirkan, Allah Putera yang dilahirkan, Roh Kudus yang
dihembuskan.
Ketiga Pribadi ini berhubungan satu dengan yang lainnya.
Perbedaan dalam hal asal tersebut tidak membagi kesatuan
ilahi, namun malah menunjukkan hubungan timbal balik antar
Pribadi Allah tersebut. Bapa dihubungkan dengan Putera,
Putera dengan Bapa, dan Roh Kudus dihubungkan dengan
keduanya. Hakekat mereka adalah satu, yaitu Allah.
2. Pengalaman pribadi
3. Pengalaman pribadi
4. kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan,

kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri


Karena buah-buah daging merupakan akibat dari perbuatan
daging (ego) dan itu mengarah pada kejelekan; sementara
buah-buah Roh itu berasal dari Roh Kudus dan pasti
mengarah pada kebaikan.
6. bersama dan bersatu dengan Kristus dan dengan
perantaraanNya, dengan persatuan dengan Roh Kudus,
disampaikan kepadaMu Allah Bapa yang mahakuasa,
segala hormat dan pujian, kini dan sepanjang segala masa.
7. sebagai peringatan akan Yesus yang mati di salib sebagai
Juru selamat manusia.
8. Karunia takut akan Allah memampukan orang untuk
menghindari dosa dan menghindari cinta / kelekatan pada
barang-barang duniawi lebih dari rasa cinta dan hormat
kepada Tuhan. Teristimewa, karunia ini membangkitkan
rasa hormat mendalam kepada Allah segala kuasa yang
Mahatinggi. Di sini, orang menyadari keterbatasannya
sebagai ciptaan dan ketergantungannya kepada Tuhan,
serta tidak akan pernah mau dipisahkan dari Tuhan yang
penuh belas kasihan. Karunia takut akan Allah ini
membangkitkan dalam jiwa semangat sembah sujud dan
takwa kepada Allah yang Mahakuasa serta rasa ngeri serta
sesal atas dosa.
9. karunia kesalehan memampukan orang untuk memenuhi
segala kewajibannya kepada Tuhan dan sesama; ia tidak
hanya dimotivasi oleh keadilan yang harus ditegakkan, tetapi
juga oleh hubungan cinta kasih yang dialaminya bersama
sesama. Sebagai contoh, kita mentaati sepuluh perintah Allah bukan hanya karena perintah-perintah itu sendiri,
melainkan karena kasih kita kepada Bapa Surgawi dan kasih
kita kepada saudara serta saudari dalam Tuhan.
10. Dalam kisah Pentakosta, sebelum menerima Roh Kudus,
para murid merasa takut, cemas dan was-was, tapi setelah
menerima Roh Kudus, mereka yakin dan berani untuk
mewartakan kebangkitan Yesus (menjadi saksi)
5.

I.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
II. 1.
2.
3.

4.

5.

C
11. A
21. C
31. B 41. E
B
12. A
22. E
32. C 42. A
C
13. D
23. B
33. D 43. B
A
14. C
24. C
34. A 44. C
B
15. D
25. C
35. E 45. B
A
16. C
26. A
36. A 46. E
B
17. C
27. B
37. B 47. D
D
18. D
28. D
38. E 48. C
B
19. C
29. E
39. B 49. D
E
20. B
30. A
40. E 50. A
Kitab Suci ditulis oleh manusia dengan menggunakan
bahasa manusia agar manusia mampu memahaminya
Protokanonika: kanon yang pertama; deoterokanonika:
kanon kedua
a. Liturgi, 7 Sakramen, Syahadat, Kitab Suci, dokumen
Gereja
b. Tradisi mengolah dan memperdalam ungkapan
iman yang terdapat dalam Kitab Suci
Melalui mukjizat-NyaYesus menunjukkan bahwa Allah
ingin hadir dan dekat (meraja) dalam hati orang-orang
yang Kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difable.
Pengalaman siswa