You are on page 1of 3

Berapa nilai agar lulus CPNS jalur umum sistem LJK yang digelar 3 November nanti?

Jumlah Soal CPNS LJK Jalur Umum


Berbeda dengan sistem CAT CPNS dengan jumlah soal CPNS TKD 100 soal, jumlah
soal CPNS 2013 jalur umum LJK yang diberikan nanti adalah sebanyak 120 soal
CPNS. Berikut rinciannya:
Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) = 45 Soal
Soal Tes Intelejensi Umum (TIU) = 35 Soal
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) = 40 Soal
Masing-masing nilai yang diberikan untuk menjawab soal benar 1 adalah 4 poin. Jadi
total nilai adalah 480 Poin.
Nilai Kelulusan CPNS LJK Jalur Umum
Kemudian agar dinyatakan lulus TKD, untuk nilai ambang batas minimal kelulusan
(passing grade) sistem ujian CPNS LJK ini adalah sebagai berikut:
Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) = minimal 60% atau menjawab benar 27
soal dari 45 soal.
Soal Tes Intelejensi Umum (TIU) = minimal 50% atau menjawab benar 18 soal
dari 35 soal.
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) =minimal 40% atau menjawab benar 16 soal
dari 40 soal.
Jadi agar bisa lulus passing grade TKD CPNS LJK harus menjawab benar 61 Soal dari
jumlah soal 120 soal dengan total nilai 242.
Apa kamu bisa mencapainya..? Semoga, dan terus semangat belajarnya sebelum hari
H.
Tapi tidak berhenti disitu. Pada tahap akhir agar benar-benar lulus tahap seleksi TKD
CPNS ini, jika banyak yang lulus passing grade, maka dilakukan pemeringkatan yang
berhak mengikuti TKB yaitu tiga kali lipat dari kuota yang tersedia. Misalnya yang
lulus passing grade adalah 1.000 orang, sementara kuota yang tersedia hanya 50 orang,
maka yang berhak ikut TKB adalah 150 orang dengan nilai tertinggi.

Kelulusan pelamar dalam mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) merupakan pintu awal dan
syarat mutlak menjadi CPNS. Dengan demikian, setiap pelamar harus mempersiapkan dan
menguasai secara komprehensif tiga materi TKD yakni, Wawasan Kebangsaan, Tes
Intelegensi Umum, dan Skala Kematangan (Karakteristik Pribadi). Arahan ini disuguhkan
Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana
dalamTalkshow Membedah Seleksi CPNS Tahun 2014 di Studio 7 TVRI Jakarta, Kamis
(18/9). Ikut hadir dalam ini Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi Setiawan Wangsaatmaja, dan anggota Komisi Ombusdman
Bidang Penyelesaian Laporan dan Pengaduan Budi Santoso.
Ditegaskan bahwa kelulusan pelamar dalam mengikuti TKD berdasarkan passing
grade (nilai ambang batas) setiap materi yang diuji, yakni Wawasan Kebangsaan, Tes
Intelegensi Umum, dan Karakteristik Pribadi. Jadi, penilaian kelulusan bukan berdasar
nilai total seorang pelamar CPNS. Sebagai ilustrasi, seorang pelamar yang skornya 400 (dari
skala 500) dinyatakan tidak lulus, jika nilai dari salah satu materi yang diujikan

dibawah passing grade yang ditentukan pemerintah.Passing grade untuk penerimaan CPNS
2014 segera ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi.
Bima Haria Wibisana pun mengelaborasi bahwa tiap peserta harus mengerjakan 100 soal
TKD dalam waktu 90 menit. 100 soal TKD tesebut dirinci sebagai berikut: Wawasan
Kebangsaan 35 soal, Tes Intelegensi Umum 30 soal, dan Skala Kematangan 30 soal. Dengan
demikian, tiap peserta mesti menjawab tiap soal TKD dalam waktu kurang lebih 52
detik,ucapnya.
Dijabarkan pula bahwa soal-soal yang diujikan dalam penerimaan CPNS dibuat oleh 17
Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Soal-soal yang dimiliki Panitia Seleksi
Nasional (Panselnas) CPNS berjumlah puluhan ribu buah, sehingga kecil kemungkinan soal
yang sama berulang di sebuah ruangan tes,tandasnya.
Sementara, Setiawan Wangsaatmaja mengakui bahwa dengan kehadiran Computer Assisted
TestBadan Kepegawaian Negara (CAT BKN), tidak ada lagi tempat bagi praktik
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam penerimaan CPNS. Jalan menjadi CPNS
hanya satu, yakni lulus tes yang berlangsung secara fair, obyektif, dan transparan tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Budi Santoso menyatakan asanya agar para pelamar CPNS
berhati-hati dan cermat dalam melakukan registrasi online dan mengerjakan soal-soal
ujian berbasis CAT BKN. Hal ini penting dicamkan para pelamar CPNS, agar mereka
tidak melakukan kesalahan yang merugikan dirinya sendiri,ungkapnya. (aman-kiswanto)

Pelaksanaan TKD akan berlangsung selama 90 menit dengan total jumlah soal 100 soal. TKD
terdiri atas Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes
Karakteristik Pribadi (TKP)
TWK terdiri dari 35 soal, TIU sebanyak 30 soal dan TKP 35 soal. Untuk TWK, para peserta
harus menjawab 60 persen benar dari seluruh jumlah soal dengan angka minimal 105.
Sementara untuk TKP, minimal skor para peserta adalah 70.
"Nilainya nol kalau salah dan lima kalau benar. Jadi para peserta tenang saja dan jawab
semua soal, karena kalau salah tidak dikenakan pengurangan nilai," tuturnya.
Sistem CAT hanya berlaku untuk TKD, sementara Tes Kompetensi Bidang (TKB) diserahkan
ke masing-masing lembaga kementerian dan otonomi daerah. Dalam TKB biasanya peserta
diberikan tes berupa psikotes, wawancara hingga menulis essay.
"TKB bisa dilakukan atau tidak tergantung kebijakan kementerian atau lembaga masingmasing. Yang paling rajin menggelar TKB misalnya kementerian luar negeri, biasanya ada tes
bahasa inggris, psikotes, tes keminatan. Biasanya sistem gugur," kata dia. (Sis/Gdn)
Mau Lolos Jadi CPNS? Ini Nilai Terendah Tes Kompetensi Dasar

Jakarta -Pemerintah mengingatkan peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang
belum melaksanakan Tes Kompetensi Dasar (TKD) agar mempersiapkan diri sebaik
mungkin. Pasalnya, nilai ambang batas (passing grade) yang dipatok pemerintah cukup
tinggi, yaitu 383.
Kepala Biro Hukum dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Kemen PAN-RB Totok
Kuswandaru mengatakan, draf passing grade baru itu belum bisa diumumkan ke publik
karena masih menunggu administrasi penomoran dalam bentuk keputusan menteri atau surat
edaran.
"Yang jelas, informasi tentang passing grade untuk TKD yang baru sudah keluar," terang
Totok sebagaimana dikutip situs Kementerian PAN-RB, Senin (21/10/2013).
Sebagaimana dketahui setelah lolos seleksi administrasi dan verifikasi berkas, pelamar CPNS
harus mengikuti TKD yang diselenggarakan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) di
kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), atau dengan menggunakan Lembar Jawaban
Komputer (LJK) bagi instansi pemerintahnya yang di daerahnya tidak ada kantor perwakilan
BKN.
Materi TKD terdiri atas Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensi Umum (TIU), dan
Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Jika lolos dari TKD, pelamar CPNS tinggal melalui Tes
Kompetensi Bidang (TKB) yang diselenggarakan masing-masing instansi perekrutnya, dan
tes wawancara sebelum ditetapkan sebagai CPNS.
Totok menambahkan, ketentuan passing grade tersebut berlaku untuk seluruh pelamar CPNS
di semua instansi pusat atau daerah.
"Pada ujian CPNS tahun lalu nilai ambang batas yang dipatok Kemen PAN-RB 275.
Rencananya, nilai ambang batas itu dinaikkan menjadi 400. Namun, rencana tersebut direvisi
sehingga nilai ambang batas 383," ungkap Totok.
Ia mengemukakan, revisi itu dilakukan karena nilai rata-rata pelamar CPNS di Kemen PANRB rendah. Namun hal itu dilakukan, karena jika dipaksakan untuk menggunakan nilai
ambang batas yang tinggi, bisa dipastikan pelamar yang lulus TKD sedikit dan tidak bisa
memenuhi seluruh formasi yang tersedia.
Diakui Totok, kebijakan Kementerian PAN-RB menetapkan nilai ambang batas itu tergolong
terlambat. Sebab, di sejumlah instansi, ujian atau TKD sudah berlangsung. Misalnya di
Kemen PAN-RB sendiri dan Kemenlu.