You are on page 1of 26

PEMERINTAH KABUPATEN NUNUKAN

DINAS PEKERJAAN UMUM

SUB DINAS PERIJINAN

JL. PENGERAN ANTASARI N0. 88 KOTA NUNUKAN

Latar Belakang Kegiatan

engan diimplemetasikannya Undang-undang No. 22 Tahun 1999


tentang Pemerintahan Daerah, maka hal ini menjadi peluang dan
tantangan bagi pemerintah Kabupaten Nunukan, untuk lebih meningkatkan
kinerja Instansi/Dinas terkait dalam kegiatan perencananaan wilayah
dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.
Dalam perkembangan pemerintah kabupaten Nunukan belum memiliki
data-data yang mendukung kegiatan perencanaan wilayah di Kabupaten
Nunukan, terutama di wilayah Kec. Sembakung, sehingga diperlukan
adanya pemetaan secara spasial dengan sistem GIS di Kota Atap
Kecamatan Sembakung yang nantinya akan dijadikan database dalam
menyusun kegiatan-kegiatan di lingkup Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Diharapkan dengan hadirnya data-data yang terintergrasi dengan baik
melalui kegiatan tersebut dapat memberikan informasi data bagi
pengembangan di Kota Atap Kecamatan Sembakung.

Maksud, Tujuan, Sasaran


1. Membantu menyusun acuan bagi Pemerintah
Kabupaten Nunukan dalam melaksanakan ProgramProgram Pembangunan Daerah, Terutama terkait
dengan penataan ruang kota.
2. Membuat rancang bangun database GIS yang rapi,
akurat dan mudah diakses yang didalamnya berisi
tentang data-data terkait dengan Kegiatan
Pembangunan di Kabupaten Nunukan.
3. Menyusun Dokumen Pendataan Bangunan-Gedung,
baik yang memiliki IMB maupun belum/tidak
memiliki IMB di lingkup Kec. Sembakung.
4. Mewujudkan masyarakat Kabupaten Nunukan yang
tertib administrasi pembangunan sesuai peraturan
yang ditetapkan agar supaya keselamatan
bangunan-gedung dapat terjamin.

Maksud, Tujuan, Sasaran

1. Memperoleh data Bangunan terbaru di wilayah


Kabupaten Nunukan melalui Sistem
InformasiGeografis (SIG)
2. Membuat dan menghasilkan Sistem Informasi
Geografis (SIG) yang dapat diperbarui (update)
setiap saat.
3. Menyiapkan software pengolahan, penyimpanan
dan penyajian Data-Data Kegiatan Pembangunan
Khususnya IMB yang akurat dan mutakhir yg
mudah pengoreasionalnya bagi Dinas / Instansi
terkait kegiatan ini, berkelanjutan dan tepat
guna.

Maksud, Tujuan, Sasaran

Sasaran dari Kegiatan Pemetaan Bangunan


Secara Spasial Dengan Sistem GIS Kota Atap di
Kecamatan
Sembakung
adalah
pendataan
kelengkapan/kepemilikan banngunan, seperti :
1. Perumahan ( Kepemilikan Bangunan, Lokasi
Bangunan, Luas Bangunan, Guna Bangunan,
Lantai Bangunan, Konstruksi Bangunan,
Gambar Bangunan)
2. Bangunan Sosial dan Perkantoran
3. Kepemilikan Tanah
4. Jalan, ( kondisi dan row jalan )
5. Fasilitas Listrik, Air, Telpon.

Ruang Lingkup Wilayah

Kota Atap
Kec. Sembakung

Wilayah yang akan dicakup dalam kegiatan pemetaan bangunan dengan sistem GIS
Kota Atap Kecamatan Sembakung, bersumber dari data administrasi tahun 2007
skala 1 : 25.000

Untuk gambaran detail rupabumi Kota Atap Kecamatan Sembakung dilakukan


dengan cara pembuatan pemotretan satelit menggunakan skala 1 : 2.500 tahun
2008 dengan memanfaatkan teknologi remote sensing (penginderaan jauh) yang
bersumber dari Citra Ikonos/Quickbird

Peraturan dan Dasar Hukum


1. UU No. 28 Th 2002 tentang Bangunan & Gedung
2. Kepmen PU No.441/KPTS/1998, tentang Persyaratan
Teknis Tentang Bangunan Gedung
3. Perda Kabupaten Nunukan No.08 Th 2001 tentang IMB
4. Perda Kabupaten Nunukan No. 21 Th 2001 tentang
Retribusi Izin Mendirikan Bangunan
5. SK Bupati No. 16 Th 2002 tentang :

Garis Sempadan Bangunan (GSB)

Garis Sempadan Pagar (GSP) dan

Garis Sempadan Sungai (GSS)

Dalam wilayah Kabupaten Nunukan

6. SK. Bupati No. 17 Th 2002 tentang :

Ketentuan Pelaksanaan Pembangunan

Izin Mendirikan Bangunan

Sistem Informasi Geografi

Sistem Informasi Geografi( SIG ) adalah suatu

sistem yang berbasiskan komputer yang digunakan


untuk menyimpan dan memanipulasi informasiinformasi geografis. ( Aronoff, 1989 )
Kemampuan utama SIG adalah melakukan
kombinasi dan integrasi data geografis (spasial dan
atribut) dengan menggunakan fungsi analisis
(model analisis SIG) dan menghasilkan data
bereferensi geografi atau data geospasial untuk
mendukung pengambilan keputusan.

Sistem Informasi Geografi

Komponen SIG
Perangkat Masukan (Input) yaitu

Scanner dan Digitizer.


Perangkat Pemrosesan yaitu (CPU).
Perangkat Keluaran yaitu Plotter dan

Printer.
Perangkat Keras (Hardware)

Komponen SIG

Perangkat Lunak (Software)

Struktur Data

dll

SDM / User

Metodologi Pemetaan Data Spasial

INPUT
DATA

PENGOLAHAN
DATA

Pengolahan Data
Data Remote Sensing
1. Rektifikasi Citra Satelit
1. Citra Satelit SPOT
2. Citra Satelit Quick Bird 2. Koreksi Geometri
3. Koreksi Radiometri
Data Sekunder
4. Mosaik/penggabungan
1. Peta tematik
5. Interpretasi Citra Satelit
2. Hasil Penelitian
6. Scanning dan Digitasi
3. Data Statistik
7. Layout & Penyajian Peta
4. Dinas Teknis
8. Metode Kartografi

CITRA SATELIT

TEKNOLOGI GIS

CEK LAPANGAN

Cek Lapangan/Uji Interpretasi


1. Pemanfaatan lahan
2. Jaringan jalan
3. Sungai
4. Blok Bangunan

APLIKASI

SURVEY LAPANGAN

Tahapan Kegiatan

Tahapan Pekerjaan Pemetaan Sistem GIS


Kec. Sembakung, meliputi:
1. Tahap Persiapan Data dan Sosialisasi
2. Tahap Survey & Pendataan Bangunan
3. Tahap Pengolahan & Kompilasi Data
4. Tahap Desain Peta Digital & Pembuatan
Program Aplikasi Data Base IMB Kec. Sembakung
5. Tahap Finalisasi

Tahap Persiapan Data dan Sosialisasi


Data Yang Dikumpulkan

Biodata Pemilik Bangunan


Data Lokasi Bangunan
Fungsi Bangunan
Luas Lahan & Bangunan
Sertifikasi Bangunan

Tahap Survey Pendataan Bangunan


Pendataan Bangunan

Orientasi Lapangan

Pencatatan Data Hasil


Survey Ke Form Isian

Tahap Pengolahan dan kompilasi Data

Identifikasi Bangunan dari Citra Satelit

Kompilasi Data

Tabulasi Data Atribut

Tahap Pembuatan Peta GIS dan


Program Aplikasi GIS-IMB

Tampilan Program ArcView GIS

Desain Tampilan menu Utama GIS-IMB

Form Isian Data kepemilikan Bangunan

Form Isian Data kepemilikan Bangunan

Form Isian Data kepemilikan Bangunan

Form Isian Data kepemilikan Bangunan