You are on page 1of 1

.13.

Keracunan Fluor
.13.1.
Keracunan Akut
Paracelcus berkata bahwa semua zat adalah racun; tidak ada yang bukan
racun. Dosis yang tepat berdiferensiasi antara racun dan obat. Dosis optimal dan
aman dari fluor adalah 1 sampai 3 mg/ hari. Tetapi dosis 5 sampai 10g dari sodium
fluoride (2.5 sampai 5 g fluoride) merupakan dosis fatal untuk orang dewasa,
jumlah yang lebih sedikit merupakan dosis letal bagi anak-anak. Insiden
keracunan fluor akut berupa kecelakaan industri, pernapasan fumigan, keracunan
insektisida yang mengandung fluor, dan percobaan bunuh diri dengan sengaja.
(Yagiela, 2004)
Efek samping dari keracunan fluor adalah mual, muntah, diare, hipotensi
agresiv (hipokalsemia, hipomagnesemia), asidosis, takikardia ventrikular,
fibrillatasi, dan asistole. (Yagiela, 2004)
Terdapat 3 insiden dalam fatalitas fluor di kedokteran gigi. Kasus pertama
yaitu prosedur dan agen yang tidak sesuai dalam terapi topikal fluor. Dua kasus
yang lain adalah penelanan tabley fluor dari kontainer yang tidak memiliki
childproof cap. (Yagiela, 2004)
.13.2.
Keracunan Kronis
Efek samping dari keracunan fluor kronis adalah pelemahan skeletal
diikuti kalsifikasi ligamen, kifosis, dan pergerakan yang terbatas pada tulang
punggung fan toraks. Prevalensi pelemahan skeletal di Amerika adalah 5 kasus
dalam 30 tahun. (Yagiela, 2004)