You are on page 1of 2

KOMA INTRAKRANIAL-TRAUMA SSP

PERDARAHAN SEREBRAL
- Nyeri kepala. Sifat nyeri kepala yaitu nyeri yang hebat sekali, mual muntah, sering
-

terdapat pada permulaan serangan.


Waktu beraktifitas atau emosi / marah. Kesadaran biasanya cepat menurun dan cepat

masuk ke keadaan koma.


Tanda-tanda neurologi fokal (paralisis, hilangnya sensorik dan defek kemampuan

bicara) sering dijumpai.


Atropi otot, reflek dalam menjadi hiperaktif, reflek superfisial menjadi berkurang atau

hilang dan timbul reflek patologis seperti babinsky (+).


HEMATOMA SUBDURAL
- Berhentinya pernapasan dan hilangnya kontrol atas denyut nadi dan tekanan darah.
- sakit kepala yang menetap
- rasa mengantuk yang hilang-timbul
- linglung
- perubahan ingatan
- kelumpuhan ringan pada sisi tubuh yang berlawanan.
HEMATOMA EPIDURAL
- Kesadaran menurun, disertai oleh anisokoria pada mata ke sisi dan mungkin terjadi
-

hemiparese kontralateral.
Perdarahan epidural di daerah frontal dan parietal atas tidak memberikan gejala khas
selain penurunan kesadaran (biasanya somnolen) yang membaik setelah beberapa

hari.
PERDARAHAN PONTIN
- Pupil pinpoint (1mm) namun reaktif
- Gangguan gerak okuler lateral
- Kelainan saraf kranial, kuadriplegia dan postur ekstensor
- Nyeri kepala, mual, muntah jarang
TUMOR BATANG OTAK
- Sakit kepala
- Mual dan muntah
- Gangguan ingatan
- Kejang
- Kesemutan atau mati rasa di lengan atau kaki
- Gangguan penglihatan, pendengaran dan keseimbangan
PERDARAHAN SUBARCHNOID
- Nyeri kepala hebat dan perakut
- Kesadaran sering terganggu - koma
- kaku kuduk dan kernig sign
- Demam, muntah,berkeringat,menggigil, dan takikardi.

Bila berat, maka terjadi ulkus peptikum disertai hematemesis dan melena dan
seringkali disertai peninggian kadar gula darah, glukosuria, albuminuria.

KOMA INTRAKRANIAL-NON TRAUMA INFEKSI


1

MALARIA SEREBRAL
- Sakit pinggang, mialgia, demam yang hilang timbul serta kadang-kadang menggigil,
-

dan sakit kepala


Mual, muntah, diare, batuk berdarah, gangguan kesadaran, pingsan, kejang, hemiplegi

dan dapat berakhir dengan kematian.


MENINGITIS
- Sakit kepala,
- Demam,
- Otot leher kaku,
- Ketakutan pada cahaya terang,
- Ketakutan pada suara keras (phonophobia),
- Sering ingin Muntah,
- Nampak seperti kebingungan.
ENSEFALITIS
- Suhu yang mendadak naik, seringkali ditemukan hiperpireksia
- Kesadaran dengan cepat menurun
- Muntah
- Kejang-kejang, yang dapat bersifat umum, fokal atau twitching saja (kejang-kejang di
-

muka)
Gejala-gejala serebrum lain, yang dapat timbul sendiri-sendiri atau bersama-sama,

misal
Paresis atau paralisis, afasia, dan sebagainya (Hassan, 1997)
Perubahan perilaku
Gelisah