You are on page 1of 4

https://azmytasik.wordpress.

com/informasi-wisata-di-tasikmalaya/artikel-tasikmalaya/artikelwisata-tasikmalaya/
BERJUTA

PESONA

KEINDAHAN

ALAM

TASIKMALAYA

SEBAGAI

WUJUD

KERAGAMAN TUJUAN WISATA, LAKSANA BUAH CINTA DARI SANG MAHA


PENCIPTA UNTUK BUMI PRIANGAN TERCINTA.
Tiis ceuli, Herang panon, Dame hate, Ungkapan pribahasa orang sunda inilah yang
mungkin bisa menggambarkan kebutuhan besar kita saat ini dibawah hirup pikuk kesibukan
kerja dengan potensi kejenuhan, strees dan keterbatasan waktu untuk berlibur, terlebih lagi jika
kita bertempat tinggal didaerah kawasan industri dan kota metropolitan. Pribahasa sunda tadi
memiliki makna yang sangat berkesinambungan serta mendalam, Tiis ceuli bermakna situasi
dimana kita jauh dari kebisingan dan suara-suara yang membuat kita tidak nyaman, Herang
panon bermakna situasi dimana kita jauh dari pandangan-pandangan yang tidak enak untuk
dilihat serta tidak nyaman untuk dipandang, Dame hate bermakna Suasana kedamaian hati
sebagai pusat dari rasa nyaman yang kita rasakan. Tiga perpaduan kata yang ada dalam pribahasa
sunda tersebut bersifat berkesinambungan, dalam artian ketika satu saja tidak tercapai maka
ketidak tercapaian dari tiga kondisi tersebut adalah sebuah keniscayaan. Untuk mencapai kondisi
sebagaimana ungkapan dari pribahasa sunda tersebut maka adalah menjadi suatu keharusan bagi
kita dan keluarga maupun bersama teman-teman seaktifitas untuk meluangkan waktu ketika
akhir pekan, masa liburan, maupun liburan hari raya guna mengunjungi daerah-daerah dengan
kondisi yang sangat mendukung, baik dari segi kenyamanan, keamanan, ketenangan dan yang
lebih penting adalah sarana perasarana dari tempat yang akan kita kunjungi, hal ini salah satunya
untuk merefresh pikiran dan tubuh kita.
Tasikmalaya sebagai salah satu daerah di tanah priangan yang terletak di sebelah timur
bagian selatan dari provinsi jawa barat. Penduduk Tasikmalaya sejak dari dulu terkenal sebagai
penduduk yang senantiasa menjaga dan melaksanakan nilai-nilai moral, budaya dan keagamaan,
hal ini dapat kita lihat dari sejarah dengan banyak bermunculan tokoh-tokoh keagamaan yang
sangat dihormati dan menjadi tokoh teladan bagi Penduduk Tasikmalaya, bahkan Slogan sebagai
Kota Santri menjadi hal yang wajar untuk disematkan. Pendidikan agama yang kuat, Warisan

Keramah tamahan, sopan santun serta tata bahasa yang sangat teratur dalam pemakaiannya,
menjadi alasan yang tidak salah jika dikatakan bahwa Penduduk Tasikmalaya mungkin sangat
dicintai oleh SANG MAHA PENCIPTA. Jika dilihat dari namanya, Tasikmalaya memiliki
makna ; Tasik berarti telaga, laut, atau air yang menggenangi dan malaya yang berarti jajaran
gunung-gunung. Sesuai dengan namanya ini Tasikmalaya memimiliki banyak suguhan wisata
alam, baik dalam bentuk pegunungan, perairan, maupun pedesaan. Wisata alam di Tasikmalaya
ini umumnya bersifat alami sebagai anugrah dari sang MAHA PENCIPTA, dan terkadang orang
mungkin mengatakan bahwa SANG MAHA PENCIPTA menciptakan Tasikmalaya dengan
tersenyum dari hal-hal inilah maka tidak keliru jika Tasikmalaya dikatakan dengan salah satu
Daerah pesona keindahan alam yang nyata sebagai buah cinta dari sang MAHA PENCIPTA
untuk bumi priangan tercinta, Wisata-wisata alam di Tasikmalaya sangat layak untuk dinikmati
setiap ukiran pesona keindahan yang dimilikinya, dengan demikian maka hal ini sangat sayang
sekali jika dilewatkan oleh kita maupun keluarga untuk mengunjunginya.
Tempat-tempat tujuan wisata alam di Daerah Tasikmalaya yang bisa kita kunjungi cukup
banyak jumlahnya, dalam artikel ini penulis akan mengajak pembaca mengenal beberapa
kawasan wisata yang patut kita kunjungi. Dimulai dari kawasan wisata alam yang terletak di
wilayah Kota Tasikmalaya yaitu Kawasan Wisata Situ Gede Tasikmalaya. Situ Gede merupakan
kawasan wisata dalam bentuk danau alami seluas +47Ha, ditengah danau ini terdapat sebuah
pulau kecil yang memiliki historis dengan terdapatnya makam salah satu tokoh agama islam asal
Tasikmalaya pada jaman dulu yaitu Eyang Prabudilaya. Kawasan hijau nan asri serta kesegaran
daerah Danau adalah salah satu hal yang disajikan oleh kawasan wisata situ gede ini bagi para
Wisatawan. Sebagai kawasan wisata, Situ Gede memiliki sarana prasarana penunjang bagi
wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata ini, salah satunya adalah tempat kuliner yang
berjajar rapi disekitar danau, dengan beragam sajian kuliner yang disuguhkan, salah satunya
yaitu hidangan nasi timbel komplit dengan ikan goreng/bakar segar hasil tangkapan dari danau
alami Situ Gede. Selain Situ Gede, Situ lain yang tak kalah indah di daerah Tasikmalaya adalah
Kawasan Wisata Situ Sanghyang, selain keindahan panorama alam yang disajikan oleh Situ
Sanghyang, sarana outbond dan sarana pemancingan terdapat pula jenis wisata lainnya yang
disajikan oleh kawasan ini , yaitu wisata rohani dan sejarah dengan berziarah ke Makam Prabu
Linggawastu.

Jika kita melihat ke arah barat dari kota Tasikmalaya, saat tempat dan kondisi cuaca yang
mendukung, dari kejauhan kita sudah dapat melihat adanya sebuah Gunung besar berwarna
kebiruan, itulah yang dinamakan Gunung Galunggung. Gunung Galunggung adalah kawasan
wisata yang secara geografis terletak di wilayah kabupaten Tasikmalaya. Kawasan wisata
Gunung Galunggung ini menyuguhkan keindahan kawah di puncaknya sebagai bekas letusan
alami Gunung galunggung. Akses menuju puncak ini cukup menunjang bukan saja dengan
adanya kondisi jalan layak yang bisa dilalui kendaraan beroda untuk mendekati puncak, namun
juga tersedianya + 620 anak tangga bagi para wisatawan yang hendak mencapai puncak kawah
Gunung Galunggung. Selain keindahan pesona alam pegunungan beserta dengan keindahan
kawah Gunung Galunggung, hal lain yang disajikan oleh Kawasan Wisata Gunung Galunggung
adalah Kawasan Pemandian air panas yang terletak di bawah kaki Gunung Galunggung.
Pemandian air Panas ini sangat cocok bagi wisatawan untuk menyegarkan pikiran dan
menghangatkan tubuh dari dinginnya suhu di kawasan Gunung Galunggung.
Selanjutnya Jika kita melakukan perjalanan dengan jarak tempuh +30Km ke arah barat
dari pusat Kota Tasikmalaya, tepatnya berada dikawasan kecamatan Salawu Kabupaten
Tasikmalaya, maka kita akan menemukan Kawasan Wisata kearifan lokal yang sangat Terkenal
yaitu Kampung Naga. Kampung Naga merupakan sebuah perkampungan adat yang masih lestari,
dengan para penduduknya yang masih secara kuat memegang tradisi nenek moyang mereka serta
menolak pengaruh dari luar adat mereka. Keistimewaan yang disajikan oleh Kawasan Wisata
kearifan lokal Kampung Naga ini adalah Suasana alami Pedesaan dengan kondisi yang dapat
dirasakan berupa ketenangan, ketentraman serta Kedamaian. Letak dari kampong naga dapat
dikatakan jauh dari keramaian dunia modern, Sebelum menginjakan kaki di wilayah kampung
naga, kita harus melalui beratus-ratus anak tangga yang cukup curam ,dengan kondisi kecuraman
sekitar 450, namun demikian kelelahan kita tidak akan terasa ketika melalui nya, karena kita akan
disajikan dengan panorama alam pedesaan alami yang sangat mempesona seperti pesawahan
hijau, aliran sungai ciwulan yang indah, gemiricik air yang terdengar serta tiupan angin sepoisepoi yang kita rasakan. Manakala kita telah memasuki kawasan kampung naga ini, terdapat
beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh Wisatawan maupun oleh penduduk asli, antara lain;
Dilarang berkata sembarangan, dilarang mengganggu hewan yang ada, dan dilarang mematahkan
ranting-ranting pohon. Bagi penduduk asli Kampung Naga terdapat lebih banyak peraturan atau

yang biasa disebut dengan pamali. Sebagai contoh; Mereka tidak boleh mengecat rumah
mereka kecuali menggunakan kapur, tidak boleh membangun rumah menggunakan semen dan
batu bata, tidak boleh mengadakan pertunjukan seni selain kesenian asli Kampung Naga, dan
masih banyak peraturan lainnya.