You are on page 1of 2

5) Menggunakan seluruh perangkat keras dan perangkat lunak pendidikan yang tersedia

bekerjasama seluruh staf pengajar yang ada


6) Melaksanakan evaluasi terhadap kinerja peserta didik secara sistematik dan terusmenerus obyektif erta memberi umpan balik (feedback) kepada peserta didik.
7) Member peringatan/teguran/sanksi secara berjenjang sesuai dengan tingkat
kelalaian/kesalahan peserta didik
8) Menyuun rencana anggaran tahunan serta mempertanggungjawabkan penggunaan
anggaran sesuai ketentuan yang berlaku..
9) Menyelenggarakan pelatihan bagi para taf pengajar sebagai fasilitator pendidikan
ebagai hakekat student centered learning yang berlatar belakang adult learner
andragogy dan constructivism.
10) Berkoordinasi dengan para KPS dari Departemen lain yang terkait dengan proses
pembelajaran agar tercapai sinergi efisiensi dan efektifitas pendidikan.
12. Evaluasi proes pendidikan
Ketua Departemen Neurologi berama-sama dengan KPS berkewajiban untuk mengevaluasi
proses pendidikan secara menyeluruh berdasarkan metode evaluai yang sesuai Evaluasi
proes pendidikan dilaksanakan dalam bentuk Rapat Kerja Tahunan seiring dengan Rapat
Kerja Tahunan Fakultas Kedokteran
13. Kebijakan Program tudi
PSDSN memilikikebijakan agar peserta didik dapat memperoleh kesempatan untuk
mengikuti pendidikan di tempat lain baik di dalam maupun di luar negeri dalam rangka
memenuhi persyaratan pendidikan dan/atau memiliki optional competencies.

23

G. SISTEM EVALUASI PESERTA DIDIK


1. Metode Evaluasi
a. Supervisi
1) Evaluasi hasil belajar dilaksanakan melaluikegiatan supervise harian/mingguan
evaluasi formatif dan evaluasi sumatif
2) Kegiatan supervii harianmingguan merupakan evaluasi hasil maupun kinerja peserta
didik selama proes berlangsung dimaksudkan untuk member umpan balik kepada
peerta didik. Hasil kegiatan supervise harian/mingguan dicatat dalam log book untuk
setiap peserta didik.
b. Evaluasi formatif
Evaluai formatif dilaksanakan pada setiap akhir proses pembelajaran baik yang
diselenggarakan di Sub Bagian dalam lingkungan Departemen Neurologi maupun di
Departemen lain. Instrumen dan tatacara evaluasi disesuaikan dengan kompetensi yang
dicapai di setiap tahap proses pembelajaran; dengan demikian evaluasi menggunakan alat
ukur yang sesuai dengan kompetensi yang dicapai peserta didik.

24