You are on page 1of 3

• Hubungan antara akuntansi dengan

pengauditan
Subyek suatu audit biasanya berupa data
akuntansi yang ada dalam buku,catatan,dan
laporan keuangan dari entitas yang diaudit.
Kebanyakan bukti yang dikumpulkan dan
dievaluasi auditor terdiri dari data yang
dihasilkan oleh system akuntansi .kriteria yang
ditetapkan untuk asersi akuntansi pada
umumnya adalah kesesuaian dengan prinsip
akuntansi yang berlaku umum. Oleh karena itu
seorang akuntan pada suatu perusahaan tidak
harus mengerti tentang pengauditan,tetapi
seorang auditor harus memahami memahami
tentang akuntansi.
Akuntansi menghasilkan lapoan keuangan
dan informasi penting lain nya,sedangkan
pengauditan biasanya tidak menghasilkan data
akuntansi,melainkan meningkatkan nilai
informasi yang dihasilkan proses akuntansi
dengan cara melakukan penilaian secara kritis
atas informasi tersebut dan selanjutnya
mengkomunikasikan hasil penilaian kritis
tersebut kepada pihak-pihak yang
berkepentingan.

• Data laporan keuangan harus bisa


diverifikasi

Audit laporan keuangan dan tanggung jawab auditor 1


Data dikatakan bisa diverifikasi apabila dua
orang berkualitas tertentu atau lebih melakukan
pemeriksaan secara independen satu dengan
yang lainnya diperoleh kesimpulan yang sama
dari data yang diperiksa
Dalam pengauditan laporan ,auditor harus
yakin bahwa asersi-asersi individual bisa
diverifikasi dan dimungkinkan untuk mencapai
suatu kesimpulan tentang kewajaran laporan
sebagai keseluruhan dengan memeriksa
rekening-rekening yang membentuk laporan.

• Mengapa pengauditan diperlukan?


Karena masyarakat telah mengakui adanya
nilai tambah yang diperoleh dari audit atas
laporan keuangan perusahaan yang saham-
saham nya dijual kepada publik.
• Volume data
Apabilaorganisasi semakin besar, maka data
transaksi biasanya juga semakin bertambah
banyak. Bertambahnya jumlah transaksi ini bisa
menyebabkan terjadinya kesalahan dalam
pencatatan. Sebagai contoh,apabila suatu
perusahaan besar menarik sebuah cek yang
jumlah rupiahnya ditulis lebih besar beberapa
ribu rupiah dari jumlah yang seharusnya,
kesalahan seperti ini sering tidak nampak
kecuali bila perusahaan tersebut memiliki
prosedur kontrol yang sangat ketat.kesalahan
Audit laporan keuangan dan tanggung jawab auditor 2
jumlah rupiah yang kelihatan kecil ini apabila
terjadi pada banyak transaksi akan menjadi
jumlah besar.

Audit laporan keuangan dan tanggung jawab auditor 3