You are on page 1of 3

Bab 4

Pertanyaan tinjauan

1. Mengapa bisnis kecil penting dalam perekonomian AS?

Jawab : Hal ini penting karena hampir 86% lebih pekerja AS bekerja pada
bisnis kecil sehingga kebanyakan lapangan kerja dipegang oleh bisnis
kecil

2. Apa perbedaan utama antara pemilik bisnis kecil dan wirausahawan?

Jawab : Bisnis kecil : bisnis yang dimiliki dan dikelola secara mandiri yang
tidak mendominasi pasarnya

Wirausahawan : pelaku bisnis yang menerima resiko maupun


peluang yang ada karena menciptakan dan mengoperasikan bisnis baru

Perbedaan yang paling jelas adalah tentang bisnisnya wirausahawan


adalah tentang pengambilan resiko dan peluang dalam bisnis, bisnis kecil
biasanya akan monoton atau tidak akan mengambil resiko maupun
peluang sehingga hanya bertaut pada lingkup itu saja dan tidak
berkembang lebih jauh. Sedangkan wirausahawan akan mengambil resiko
maupun peluang sehingga bisnisnya akan tumbuh dan berkembang
menjadi semakin besar ataupun tidak sama sekali

3. Dari sudut pandang terwaralaba (franchisee), apa keuntungan dan


kerugian utama dari usaha waralaba?

Jawab : keuntungan waralaba adalah pertumbuhannya yang cepat dengan


menggunakan investasi uang yang disediakan oleh terwaralaba.
Terwaralaba juga memiliki tingkat kegagalan yang kecil karena tidak
harus membangun usahanya langkah demi langkah.

Kerugian waralaba adalah mengenai biaya awal yang bervariasi dan


juga terwaralaba juga dapat diwajibkan untuk menyumbang persentase
jumlah penjualan kepada perusahaan induk.

4. Industri apa yang paling mudah dimasuki oleh perusahaan kecil? Industri
apa yang paling sukar? Mengapa?

Jawab: Industri yang paling mudah dimasuki adalah industri jasa


dikarenakan cepatnya industri ini berkembang dan biasanya hanya
membutuhkan relatif kecil sumber daya saja. Sedangkan yang paling sulit
adalah industri transportasi karena sulitnya untuk berkembang pada
awalnya dan membutuhkan modal atau biaya yang lumayan besar serta
penanggungan akan resiko kerugian yang besar.

Pertanyaan analisis

5. Mengapa perseroan terbatas tertutup (closely held corporation) memilih


untuk tetap privat? Apa keuntungannya di perdagangan secara publik?

Jawaban : hal ini dikarenakan laba dari suatu perusahaan akan bertaut
pada pihak privat saja dan, resiko serta tanggung jawab dapat dengan
mudah dikoordinasi karena hanya pihak dalam yang bertanggung jawab,
serta untuk pengelolaannya lebih terkontrol karena bersifat privat.
Keuntungannya di perdagangkan secara publik adalah mendapat pasokan
modal yang lebih dan memiliki sumber yang bervariasi.

6. Jika anda ingin membuka sebuah bisnis kecil, tipe apa yang akan anda
pilih? Mengapa?

Jawab : apabila saya akan membuka bisnis kecil saya akan memilih dalam
bidang makanan atau bertipe restoran, mengapa ? hal ini dikarenakan tipe
ini sangat banyak konsumennya dan apabila timbul kerugian kerugiannya
tidak akan begitu besar. Selain itu bisnis ini memerlukan sedikit sumber
daya dan sangat cepat untuk berkembang hal ini lah yang mungkin
mendukung pengembangan bisnis ini.

7. Apakah anda akan memilih membeli bisnis yang telah ada, atau akan
memulai dari bawah mengapa?

Jawab : Jika saya akan memulai bisnis kemungkinan saya akan membeli
bisnis yang telah ada ketimbag memulai dari bawah hal ini dikarenakan
apabila saya memulai bisnis dari bawah saya harus menyiapkan kinerja
kerja, memikirkan bisnis apa dan bagaimana yang sebaiknya dibangun,
mencari dan melatih karyawan baru dan semua hal itu sangatlah sulit dan
terlalu rumit, dan alasan lainnya kalau memulai dari bawah akan
memakan waktu yang lama dan memerlukan biaya yang besar. Tetapi,
seandainya saya membeli bisnis yang telah ada saya tinggal
melanjutkannya saja atau cukup dengan merombak sedikit sistem kinerja
dan juga mengeluarkan inovasi baru. Selain itu keuntungannya adalah
bisnis yang telah ada memiliki konsumen-konsumen yang telah
mengenalnya sehingga tidak perlu lagi untuk mempromosikan dan
menghabiskan biaya berlebih.
8. Dalam kondisi apakah wirausahawan lebih bijaksana menolak modal
bersama? Dalam kondisi apakah lebih bijaksana untuk mengambil modal
bersama lebih banyak dibandingkan yang diperlukan usahawan?

Jawab : Menurut saya kondisi yang menguntungkan seperti pendapatan


laba yang baik dan yang cukup besar dan lebih dari cukup untuk
memngembangkan perusahaan tidak perlu lagi untuk menerima modal
bersama hal ini dikarenakan akan merugikan kita sendiri karena laba dari
perusahaan tersebut akan terbagi dan sebenarnya kita tidak memerlukan
pasokan modal tambahan karena telah lebih dari cukup untuk
menumbukan dan mengembangkan perusahaan tsb secara pribadi. Dan
kondisi yang berbahaya seperti kemerosotan bisnis penjualan dan
dampak-dampak kemunduran perusahaan adalah kondisi yang bijaksana
jika wirausahawan menerima modal bersama untuk memperbaiki
bisnisnya selain itu juga ada 1 kondisi yang bijaksana apabila kita
mengambil modal bersama lebih banyak dibandingkan yang diperlukan
adalah kondisi ketika kita akan membuat bisnis/perusahaan ini menjadi
perusahaan yang besar ataupun kita sebagai wirausahawan ingin
membuka suatu bisnis baru (cabang) di tempat lain, menurut saya itu
bijaksana jika kita menerima modal bersama untuk keuntungan yang lebih
besar.