Вы находитесь на странице: 1из 5

BARISAN CAUCHY

Makalah
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas terstruktur mata kuliah Analisis Real

Oleh

Dani Suandi 207700236

Iceu Maryanceu 207700244

JURUSAN MATEMATIKA

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG


BARISAN CAUCHY
Dani Suandi, Ice Maryance
Jurusan Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Bandung

Abstrak
Dalam makalah ini akan di bahas mengenai Barisan Cauchy sampai pada karakteristik
dari Barisan Cauchy tersebut. Dan kami mencoba untuk menyelesaikan beberapa persoalan
yang berhubungan dengan Barisan Cauchy. Penguasan teorema kekonvergenan dan materi
supremum infimum sangat diperlukan untuk menguasai criteria barisan chaucy ini.
Penguasaan tersebut dapat mempermudah kita untuk menyatakan kekonvergenan suatu
barisan. Pada akhirnya akan diketahui criteria barisan Cauchy yaitu barisan yang konvergen
dan terbatas.

Pendahuluan
Dalam memahami Barisan Cauchy, seringkali kita merasa terbantu dengan adanya
teorema – teorema yang berkenaan dengan kekonvergenan, dikatakan dalam sebuah teorema
bahwa suatu barisan Xn dikatakan konvergen jika untuk setiap ε>0 terdapat K ϵ N
sedemikian hingga untuk setiap n ≥K berlaku Xn- X< ε
selain itu juga untuk memperkenalkan Barisan Cauchy diperlukan penguasaan materi
supremum dan infimum. Yang salah satu teoremanya menyatakan bahwa suatu himpunan
dikatakan terbatas jika terbatas ke atas dan terbatas ke bawah, jika tidak maka dikatakan tidak
terbatas.

Pembahasan Materi
Definisi 3.5.1 Barisan bilangan real Χ=xn disebut barisan Cauchy jika untuk setiap ε>0
terdapat Hεϵ N sedemikian hingga untuk setiap n,m ϵ N dengan n,m≥Hε, berlaku xn-
xm<ε

Contoh 3.5.2 Barisan(1n) merupakan barisan Cauchy


Jika diberikan ε>0 , dapat dipilih H=H(ε)ϵN sedemikian hingga H> 2ε. maka jika
n,m≥Hε, diperoleh 1n ≤1H≤ε2 dan dengan cara yang sama diperoleh 1m<ε2 oleh karena
itu, jika n,m≥Hε, maka
1n- 1m≤1n+1m<ε2+ϵ2=ε
Karena berlaku untuk sebarang ε>0, maka dapat disimpulkan bahwa (1n) merupakan
barisan cauchy.

Lemma 3.5.3 Jika Χ=xn barisan bilangan real yang konvergen, maka Χ barisan Cauchy.
Bukti Misalkan x := lim⁡X diberikan ε>0, maka terdapat K(ε2 )ϵN sedemikian hingga jika
n≥ Kε2 ,maka xn- x<ε2 oleh karena itu jika Hε≔ Kε2 dan jika n,m≥Hε, maka diperoleh
xn- xm= xn- x+(x- xm)
=xn- x+ x- xm< ε2+ε2=ε
Karena berlaku untuk sebarang ε>0,maka terbukti bahwa xn barisan Cauchy.

Lemma 3.5.4 Jika Χ=xn barisan Cauchy, maka Χ terbatas


Bukti Diketahui Χ=xn barisan Cauchy. Diberikan := 1 , jika H:=H(1) dan n≥ H, maka xn-
xH<1. selanjutnya, menggunakan ketaksamaan segitiga, diperoleh xn≤ xH+1 untuk semua
n ϵ N Namakan
M :=maxx1,x2,…,xH-1,xH+1,
Maka diperoleh xn≤ M untuk semua n ϵ N Jadi terbukti bahwa Χ terbatas .

Teorema 3.5.5 (Kriteria Konvergensi Cauchy)


Barisan bilangan real Χ=xn konvergen jika dan hanya jika Χ=xn barisan Cauchy
Bukti
⇒ Jelas (Lemma 3.5.3)
⟸ Diketahui Χ=xn barisan Cauchy. Diambil ε>0, maka terdapat H=Hε>0 sedemikian
hingga untuk setiap n,m ϵ N dengan n,m≥H berlaku xn- x<ε2. Karena X barisan Cauchy,
maka X terbatas sehingga X memuat barisan bagian Χ'=xn yang konvergen ke x* oleh
karena itu terdapat K ≥H dengan K ϵ {n1,n2,n3,…} sedemikian hingga xK- x*<ε2.
akibatnya untuk m=K diperoleh
xn- xm= xn- xK +xK- x*
≤xn- xK+ xK- x*< ε2+ε2=ε
Karena berlaku untuk sebarang ε>0, maka terbukti bahwa barisan Χ=xn konvergen.

Definisi 3.5.6 Barisan bilangan real x=(xn) dikatakan kontraktif (contractive) jika
terdapat konstanta C, dengan 0<C<1 sedemikian hingga
xn+2-xn+1≤Cxn+1-xn
Untuk semua nϵN. Bilangan C disebut konstan pada barisan kontraktif
Teorema 3.5.7
Setiap barisan kontraktif merupakan barisan cauchy, dan konvergen
Pembuktian
Jika kita berturut-turut melukiskan kondisi untuk barisan kontraktif, kita akan kerjakan cara
kita kembali dimulai dari urutan berikut:
xn+2-xn+1≤Cxn+1-xn≤C2xn-xn-1
≤C3xn-1-xn-2≤…≤Cnx2-x1
Untuk m<n, kita taksir xm-xn dengan menggunakan segitiga ketidaksamaan kemudian
formula untuk menghitung geometric progression.
xm-xn≤xm-xm-1+xm-1-xm-2+…+xn+1-xn
≤Cm-2+Cm-3+…+Cn-1x2-x1
=Cn-11-Cm-n1-Cx2-x1
0<C<1, kita tahu limCn=0 oleh karena itu, kita menduga bahwa (xn) adalah barisan
Cauchy. Dengan mengikuti criteria konvergensi Cauchy 3.5.5 bahwa (xn) adalah barisan
kontraktif.

Corollary 3.5.8
Jika X=(xn) adalah barisan kontraktif dengan konstan C,0<C<1 dan jika x*≔lim⁡X maka
(i) x*-xn≤Cn-11-Cx2-x1
(ii) x*-xn≤C1-Cxn-xn-1
Pembuktian
Jika m>n, maka xm-xn≤(Cn-1/(1-C))x2-x1
Misalkan m→∞ dalam ketidaksamaan, kita peroleh (i)
Untuk membuktikan (ii), jika m>n, maka
xm-xn≤xm-xm-1+…+xn+1-xn
Ditetapkan
xn+k-xn+k-1≤Ckxn-xn-1
Kita duga bahwa
xm-xn≤(Cm-n+…+C2+C)xn-xn-1
≤C1-Cxn-xn-1
Kita tahu misalkan m→∞ dalam ketidaksamaan, kita peroleh (ii)

Example 3.5.9
Kita nyatakan bahwa persamaan kuadrat x3-7x+2=0 memiliki jawaban antara 0 dan 1 dan
kita perkirakan jawaban ini. Ini akan menyelesaikan arti dari prosedur perkataan berulang-
ulang x=(x3+2)/7 dan penggunaan ini memberikan definisi sebuah urutan. Kita tetapkan x1
nilai berubah-rubah antara 0 dan 1 maka didefinisikan xn+1≔17(xn3+2) untuk n∈N
Karena 0<x1<1, …0<xn<1 untuk semua n∈N (kenapa?) kita memiliki xn+2-
xn+1=17xn+13+2-17(x3+2)=17xn+13-xn3
=17xn+12+xn+1xn+xn2xn+1-xn≤37xn+1-xn3
Oleh karena itu, (xn) adalah barisan kontraktif karena itu teradapat r seperti limxn=r. Jika
kita gunakan limit kedua pihak pada urutan xn+1=xn3+27
Kita dapatkan r=r3+27 dan sebab itu r3-7r+2=0. r adalah jawaban dari barisan.
Kita akan menduga r dengan memilih x1 dan menghitung x2,,x3,… berturut-turut. Untuk
contoh, jika kita ambil x1=0.5, kita dapati (Sembilan decimal )
x2=0.303571429
x4=0.289188016
x6=0.289168571
x3=0.289710830
x3=0.289269244

Untuk memperkirakan tingkat keakuratan, kita tulis bahwa x2-x1<0.2. setelah n langkah
kita bias menentukan sesuai dengan corollary berikut ini.

Corollary 3.5.9 (i) kita yakin bahwa x*-xn≤3n-17n-2.20 sehingga, ketika n=6 kita bias
menentukan bahwa x*-x6≤3574.20 = 243/48020 < 0.0051

Simpulan
1. Barisan Cauchy adalah barisan yang konvergen dan terbatas.
2. Barisan kontraktif yang konvergen merupakan barisan Cauchy.

Referensi
Bartle, R.G and Sherbert, D.R.2000.Introduction to Real Analysis.Third Edition.john
wiley and Sons.Inc.USA
http://zaki.math.web.id