You are on page 1of 3

HISTOLOGI

Dr. Marie M. Kaseke, Mkes


Berasal dari bahasa Greek : Histos (Jaringan) dan Logos (Ilmu Pengetahuan).
Didefinisikan "suatu cabang ilmu yang mempelajari jaringan tubuh."

Epithel - suatu lembaran/lapisan yang menutupi seluruh permukaan organ


(membran epitel). Epitel berfungsi sebagai proteksi, sekresi, pelindung, absorpsi,
transpor aktif, difusi.

Nomenklatur berdasarkan : jumlah lapisan/banyak lapisan, bentuk sel.


Epitel pada lapisan : selapis, berlapis.
Epitel pada sel : bentuk torak/silindris/kolumnar, gepeng, kubis/kuboid.

1. Epitel selapis :
a. Epitel selapis gepeng : tersusun oleh sel-sel gepeng/pipih yang
membentuk suatu membran membatasi suatu ruangan atau lumen. Inti
sel-selnya tampak gepeng, menonjol ke dalam lumen dan berwarna biru.
Sitoplasma sel berwarna merah dan biasanya kelihatan sebagai garis
yang menghubungi inti sel yang satu dengan yang lain.
Terdapat pada :
i. Korpus malpighi ginjal - disini jelas terlihat pada kapsula
(pembungkus) bowman bagian parietal.
ii. Pembuluh darah - tampak sebagai endotel yang melapisi lumen.
iii. Peritoneum - disini sebagai mesotel meliputi ruang peritoneum dan
menjadi lapisan terluar dari dinding sel alat-alat dalam ruang
peritoneum.
a. Epitel selapis kubis : tersusun oleh selapis sel-sel kubis yang membentuk
membran, melapisi suatu ruangan atau lumen. Intinya bulat, berwarna
biru. Sitoplasmanya berwarna merah.
Terdapat pada :
i. Saluran keluar kelenjar air liur (duktus sekretorius)
i. Kelenjar tiroid,
i. Permukaan bebas ovarium.
i. Dll.
a. Epitel selapis torak : tersusun oleh selapis sel-sel berbentuk torak yang
membentuk membran, melapisi sebuah ruangan atau lumen. Inti sel
lonjong, tegak, biru, terletak beraturan kurang lebih pada satu garis. Pada
potongan yang sejajar dengan permukaan, jenis epitel ini memperlihatkan
gambaran mosaik heksagonal tapi lebih kecil bila dibandingkan dengan
potongan yang sama pada epitel selapis kubis. Pada potongan tegak lurus
dari permukaan, tampak sis tegak lebih panjang dari sisi yang sejajar
dengan permukaan.
Terdapat antara lain pada :
i. Saluran pencernaan dari lambung sampai anus atau yang melapisi
saluran keluar kelenjar atau tubulus ginjal yaitu duktus papilaris
Bellini.
i. Uterus
i. Oviduk
i. Bronki
ii. Sinus paranasalis
iii. Kanalis sentralis medula spinalis
1. Epitel berlapis :
a. Epitel berlapis gepeng tanpa lapisan tanduk : tersususn oleh beberapa
lapis sel yang melapis atau membatasi suatu lumen, terdapat pada vagina
(melapisi lumen), esofagus.
a. Epitel berlapis gepeng dengan lapisan tanduk : tersusun oleh yg
membentuk lapisan luar kulit (epidermis), sel pada permukaan bentuknya
gepeng dan paling luar membentuk lapisan tanduk karena mengalami
keratinisasi yang berwarna merah. Tak berinti. Bagian bawahnya biasanya
tidak gepeng. Bentuk polihedral, intinya biru, lonjong, bulat, dan
sitoplasma berwarna biru. Sel-sel yang paling basal (dasar) bahkan kubis
sampai torak dengan inti biru, lonjong atau bulat dan sitoplasmanya juga
kebiruan. Terdapat pada kulit sebagai epidermis.
a. Epitel berlapis Kubis : paling permukaan bentuknya kubis, dibawahnya
bentuk kubis atau yang lain, melapisi lumen, terdapat pada saluran keluar
kelenjar keringat.
a. Epitel berlapis torak : membatasi ruangan/lumen. Relatif jarang terdapat,
contohnya pada forniks konjungtiva, kavernosa uretra. Pada sebagian
kecil membran mukosa anus, faring, epiglotis, dan saluran keluar (duktus
ekskretorius) besar pada sebagian kelenjar. Disini epitel ini melapisi
lumennya. Epitel berlapis torak bersilia ditemukan pada permukaan nasal
palatum mole, laring, da pada esofagus fetus dalam jangka waktu
tertentu.
1. Epitel bertingkat
a. Bertingkat torak : semua sel terletak pada membran basal, tidak semua
puncak sel mencapai permukaan, oleh karena itu terlihat intinya yang
lonjong tersusun tidak beraturan. Terdapat pada : trakea (epitel bersilia,
bersel goblet disebut epitel bertingkat torak, berslia, bersel goblet),
duktus epididimis (jelas terlihat susunan sel-selnya dengan stereosilia.
1. Epitel Transisional : disebut demikian karena merupakan bentuk intermediat
atau transisi dari epitel berlapis gepeng dan epitel berlapis torak. Mirip epitel
berlapis gepeng, tetapi sel-selnya yang paling permukaan mempunyai bentuk
yang khas. Kadang-kadang berinti dua, sitoplasma dekat lumen berbentuk
krusta : disebut sel payung. Terdapat di vesica urinaria.

KELENJAR EPITEL
1. Eksokrin - kelenjar yang mempunyai saluran keluar.
Endokrin - tidak. Distribusi dari pembuluh darah.
Bentuk kelenjar :
a. Tubular - panjang
a. Asinar - bulat
Sifat sekret :
a. Cair - serosa (mukoserosa)
a. Kental - mukosa lebih banyak (seromukosa)
a. Kelenjar campur
Cara sekresi :
a. Merokrin - mengeluarkan sekret tanpa merusak sel.
a. Apokrin - mengeluarkan sekret dengan sebagian selnya ikut terlepas.
a. Holokrin - merusak sel sekaligus membawa seluruh sitoplasma keluar.

Sekret dan kelenjar endokrin (Hormon)