You are on page 1of 1

Anggaran Keamanan Belum Cair

SINJAI (SINDO) - Anngaran pengamanan Pilkada untuk Pihak Polres belum dicairkan,
padahal sekarang sudah masuk pada tahapan Pilkada.
Kapolres Sinjai AKBP Suharyadi Sujono diruangannya kemarin menyayangkan anggran
keamanan yang seharusnya sudah ada dari pemkab Sinjai ternyata hingga saat ini
belum ada,"anggaran untuk keamanan belum ada, padahal sekarang sudah masuk pada
tahapan Pilkada," tegas Suharyadi kepada wartawan.
Dia mengatakan anggaran yang diusulkan oleh pihaknya sebesar Rp800 juta yang
dinilai merupakan anggaran pengamanan terendah yang ada di Sulsel. dia
mencontohkan anggaran keamaan untuk Kota Parepare yakni Rp1,8 dengan hanya
mempunyai tiga kecamatan dibanding sinjai dengan sembilan kecamatan.
Saat disinggung adanya pemisahan anggaran dengan Kodim kata Suharyadi anggran
tersebut sudah termasuk dengan Kodim 1424 Sinjai sehingga Suharyadi mengatakan
anggaran yang sudah diusulkan itu yang terpenting tidak dipotong.
"anggaran tersebut sudah tergabung antara Polres dengan Kodim untuk operasi
militer," tandas dia.
Suharyadi sangat menyayangkan anggaran yang seharusnya diberikan ke pihaknya
ternyata oleh Pemkab sudah diberikan ke pihak Linmas, sehinggga kemungkinan
terjadinya penundaan itu diakibatkan anggaran Linmas yang didahulukan.
Anggaran yang diberikan juga seharusnya kata dia sesuai dengan ancaman sebuah
kegiatan. lanjut dia hingga saat ini anggran yang digunakan Polres masih
menggunakan anggran operasional Polres, sehingga jika anggaran tersebut digunakan
terus, maka akan habis hanya untuk pengamanan Pilkada.
Menurut dia alasan yang diberikan dari Pemkab hingga saat ini sementara masih
dalam proses revisi dengan nilai lebih dari Rp800 juta.
Terpisah Kasat Reskrim Wahid Hasyim diruangannya membenarkan tentang anggran yang
belum dicairkan,"memang kami belum menerima dana keamanan, untuk Polwil Bone saja
dianggarkan senilai Rp1,2 juta," tandas Wahid.
Sementara Kabag Keuangan Ilham Alie saat dihubingi via ponselnya dia tidak
mengangkat poneslnya.
Sementara anggota Panitia Anggran (Pangggar) DPRD Sinjai Khair Khalis Syurkati
mengatakan memang untuk anggaran pengamanan khusus dibolehkan paalgi saat ini
Sinjai akan menghadapi Pilkada, sehingga lambannnya Penganggaran dari pemkab ini
nilai Khair tidak beralasan,"apa sih yang menjadi halangannya, jangan sampai
anggaran yang tertahan ini juga terkait dengan kepentingan politik," Tegas Kahir.

(rahmi djafar)