You are on page 1of 4

Aku menganalisis dari sudut pandang diriku dan masyarakat.

Dalam kehidupanku aku mempunyai sifat perasa tidak tega jika seseorang dalam keadaan musibah atau dalam keadaan tertekan aku memberi masukan dan saran kepadanya untuk terus bangkit dan berjuang. Aku mempunyai sifat peduli ama siapapun yang membutuhkan pertolonganku akan aku Bantu semampu mungkin dalam menanggapi semua permasalahan yang ada. Sehingga aku mempunyai dua sifat 1. Sifat peduli terhadap orang lain, orangtuaku. sahabatku, teman-temanku maupun saudaraku, 2. Aku tidak hitung hitungan dalam masalah keuangan, aku berfikir kebersamaan. Ketika aku diposisi membutuhkan pertolongan dan bantuan supports, semuanya pada kabur dan tidak mau peduli dengan kondisi yang aku alami sekarang Itulah realita kehidupan Hanya Orang tuaku termasuk mamaku, yang menolong kamu,.jika kamu tidak ada uang jika kamu sakit dan sahabat-sahabat/saudara dekat kamu yang menolong kamu. Kita mustinya tau hanya tuhan yang maha kuasa yang dapat membimbing kita bukan orang laen ataupun sahabat sekalipunhanya pemikiran dan kerja keras, rencana ke depan, serta niat yang tulus dan kemampuan kita sendiri yang dapat menolong kita di dunia ini dengan ridho allah yang maha kuasa.. Aku sebagai manusia yang memikirkan segala sesuatu aku ingin perubahan dalam hidupku aku ingin segalanya indah pada waktunya, tapi semunya itu adalah proses yang panjang yang musti aku dan kalian tempuh. Baik DOA dan USAHA,. Yang direncanakan untuk masa depan kita lebih baik bahagia, aman, damai, dan tentram. Aku berjuang setetes demi tetes keringat tanpa seseorangpun tahu, aku bekerja dengan sepenuh hati dengan melamar kesana dan kesini dalam mencari penghidupan yang benarbenar keras, itu merupakan hasil suatu pengorbanan..sedikit demi sedikit aku kumpulkan, aku belajar dari pengalaman dan di luar lapangan yang sangat keras. Aku adalah manusia Aku bukan termasuk golongan malaikat Ataupun dewa Yang mempunyai sesuatu Aku adalah manusia yang berfikir dengan logis dan bekerja dengan hati nurani dalam kehidupanku.. Aku berjuang sendirian dalam kehidupanku, aku sakit, aku senang, aku sendiri yang rasakan, Aku sekarang memang adalah pesuruh tetapi suatu saat nanti akan tiba saatnya aku akan berjaya.. di bawah benderaku sendiri

Seseorang kekuatan terletak pada jiwa-jiwa yang mempunyai mental-mental pejuang dalam hidupnya. Aku tidak membutuhkan bantuan sahabat..aku tidak membutuhkan bantuan teman.. Ataupun jin sekalipunaku adalah manusia pejuang. Senang,susah, sakitku dalm hidupku aku tanggung sendiri.. Kemandirian membuat kamu menjadi hidup didunia ini apapun itu kamu musti mandiri dan disiplin juga harus memiliki kemamapuan dan kerja keras. Hidupku sekarang mempunyai prinsip mana yang harus aku lakukan mana yang musti tidak aku lakukan bagi kehidupanku Aku mempunyai pemikiran yang logis dan jernih Akulah manusia. Aku tidak mau bergantung dengan apapun Aku tidak mau bergantung dengan apapun Hanya aku dan allah yang mengetahui aku Aku tidak menjadi seorang muslim yang minta-minta Aku tidak menjadi seorang muslim yang minta-minta Aku muslim mandiri dengan tujuanku didunia ini. Yang aku butuhkan seseorang pendamping didekatku yang mengerti tentang aku dan peduli tentang masalahku dan mencari jalan keluar dalam penyelesaian. Sahabat setia menjadi penguat aku dengan semuanya., aku tidak ingin kaya raya tapi aku ingin segalanya CUKUPkanlah aku di dunia ini, hidupmu yang penting kerja TETAP dan mempunyai kehidupan yang aman dan tentram. Dan memiliki istri yang sakinah, mawadah, warohmah., Karena aku laki-laki pemimpin aku berjuang untuk diriku dan keluargaku pada nantinya.. Dalam mencari rezeki dan ilmu yang aku peroloeh walaupun sedikit itu merupakan hasil kerja kerasku.. Aku tidak Peduli kata-kata orang-orang menggangap aku apa. Yang jelas sekarang aku tidak minta bantuan kepada orang tuaku dan teman-temanku aku berjuang sendiridooakanlah aku. Sekarang aku sendiri dalam mencari jalanku sendiri dalam mencari sesuap nasi untuk keluargaku dan untuk menghiasi pengantinku dengan sutra dan emas berlian di hatinya

Cukupkah aku dan kamu menjadi saksi. Aku akan selalu berada dalam dirimu Aku sebenarnya bukalah seseorang yang egois Tapi untuk merubah karakterku dan sifatku yang murni aku seolah-olah memakai Topeng kebencian..dan keegoisan. Berfikirlah secara realita Engkau adalah seseorang yang berpendidikan tinggi Jangan sempai engkau dibodohi orang lagi Engkau pemimpin bagi dirimu dan keluargamu nantinya. Engkau mempunyai pemikiran yang pintar. Dalam menganalisis Suatu karakter dan sifat. Jangan sampai terbuai oleh tipudaya Aku ketemu banyak orang lihat orang-orang yang baik dihadapanmu dan lihat orangorang yang jahat denganmu dan melukai hatimu Cobalah engkau merenungi Cobalah engkau pahami sekarang.. Yang menolong kamu di dunia aja sudah tahu hanya kamu dan allah swt, Bahwa yang menolong hanya dirimu sendiri.. Dengan kepintaran dan kecerdasanmu. Dan keahlianmu dalam mengusai suatu bidang. Apalagi di akhirat hanya kamu yang menolong dirimu nantinya. Yang aku bilang aku bukanlah seorang yang egois kepada diriku Tapi realita yang ada. Aku seseorang yang sangat peduli terhadap anak yatimpiatu dan fakir miskin dan anak terlantar setiap aku melihatnya Aku merasakan apa yang ia rasakan kenapa tega seorang bapak membuang anaknya dijalan itu?? Kenapa tega seorang nenek-nenek tua di jalan-jalan mengemis mencari uang di jalan padahal kondisi kesehatannya sudah kurang membaik.. Aku berdoa dalam hatiku Ya allah swt. Makmurkanlah anak yatimpiatu dan fakirmiskin dan panti jompo berikanlah dia selalu dalam keadaan yang sehat dan senangkanlah dia didunia ini walaupun hanya sesaat kayakanlah dia.. Kondisi psikologi dan mental ini membuat bangsa ini menjadi tidak berdaya menanggapi suatu permaslahan yang ada. Makanya kemandirian dan kedisiplinan perlu ditingkatkan kembali..dalam seluruh aspek kehidupan.. Terimalah point point dari kisahku