You are on page 1of 2

Menyegarkan Kembali Paham Kebangsaan & Membumikan Rasa Bela Negara

Ketua Umum FKPPI, H.Pontjo Sutowo mengatakan bahwa memelihara semangat kebangsaan tidak cukup hanya melalui pidato, penataran, ceramah atau upacara, namun harus terwujud melalui kinerja aparatur penyelenggara negara.

Acara ini diselenggarakan pada tanggal 10 Maret 2011 oleh FKPPI bekerja sama dengan PWI Koordinatoriat Jakarta Barat, diikuti oleh 250 Pelajar SMA/SMK dan guru, berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Jakarta Barat, dihadiri oleh Kasudin Dikmen Drs. H.Abdul Hamid, Pengurus Pusat yang mendampingi Ketua Umum adalah wakil sekjen PP FKPPI Hendri Dwiwantara. Pengurus Daerah FKPPI DKI Jaya Jonggi Sihombing, dan Sekretaris PD FKPPI DKI Jaya Anna dan Ketua Cabang Jakarta Barat Alex Usman.

Ponco Sutowo mengatakan bahwa Negara tidak dibentuk secara mendadak, dan dibentuk untuk mencapai cita-cita dan tujuan sebuah bangsa. Jadi Kinerja para penyelenggara Negara akan turut menentukan pembentukan karakter bangsa, dan menumbuhkan rasa bela Negara.

Para siswa yang hadir cukup aktif, dan masing-masing perwakilan mengajukan pendapat dan pertanyaan yang cukup kritis dan terjadi dialog yang cukup hangat, semoga berbagai dialog seperti ini dapat menumbuhkan kembali rasa kebangsaan yang telah menurun pada saat ini.

Pesan Mutiara dalam Sejarah Bangsa

"Hendaknya perjuangan kita harus kita dasarkan pada kesucian. Dengan demikian, perjuangan lalu merupakan perjuangan antara jahat melawan suci. Kami percaya bahwa perjuangan yang suci itu senantiasa mendapat pertolongan dari Tuhan. Apabila perjuangan kita sudah berdasarkan atas kesucian, maka perjuangan ini pun akan berwujud perjuangan antara kekuatan lahir melawan kekuatan bathin. Dan kita percaya kekuatan bathin inilah yang akan menang. Sebab, jikalau perjuangan kita tidak suci, perjuangan ini hanya akan berupa perjuangan jahat melawan tidak suci, dan perjuangan lahir melawan lahir juga, tentu akhirnya si kuat yang akan menang. Telah diakui oleh beberapa pemimpin perjuangan di berbagai tempat, bahwa kemunduran dan kekalahan yang diderita oleh barisan yang berjuang itu adalah manakala anggota-anggota barisan tadi mulai tidak suci lagi dalam perjuangannya dan rusuh dalam tingkah laku dan perbuatannya." Pidato Pertama Panglima Besar Jenderal Soedirman

Tulisan Berdasarkan Kategori


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Analysis Biography Corps History News Strategy Technology Weapons