You are on page 1of 2

Listrik prabayar adalah program PLN yang saat ini sedang gencar-gencarnya.

Setiap pelanggan disarankan untuk memakai kWH meter listrik prabayar. Tentunya ini untuk kenyamanan antara kedua belah pihak antara PLN dan pelanggan, karena dengan listrik prabayar proses jual beli listrik lebih efisien dan terpantau. Jika sebelumnya pelanggan menggunakan kWH meter pasca bayar yang rawan terjadi kesalahan pencatatan meter transaksi di setiap bulannya, kini dengan kWH meter prabayar tidak ada kesalahan pencatatan. Pelanggan dapat memantau pemakaian listrik dirumah, seperti halnya pemakaian pulsa handphone. Jika habis tinggal isi ulang saja dengan token (sebutan pulsa listrik).

Bagaimana cara membeli token listrik ?


Untuk memudahkan, catatlah nomor meter anda yang ada di Kartu Kendali (nomor meter terdiri dari sebelas angka) dan simpan di dompet anda atau anggota keluarga anda, perlu anda ketahui bahwa yang di sebut angka stroom yang tertulis di struk adalah angka Token (yang terdiri dari 20 angka). Apabila anda membeli token di loket PPOB periksa token, pastikan dapat dibaca, kalau perlu minta konfirm pada petugas loket. Apabila anda membeli token lewat ATM segera salin angka token yang ada di kertas struk ke kertas lain, karena angka token yang tertulis di struk ATM mudah terhapus/hilang. Apabila struk pembelian token anda hilang/terhapus, segera menghubungi petugas loket dimana anda membelinya atau menghubungi 123 dan mintalah nomor token kepada petugas loket PPOB atau Petugas CC123 dengan menyebut nomor meter. Konfirmasi nomor stroom/token yang hilang atau yang terhapus lewat call center 123 hanya dapat dilakukan setelah 1 hari dari tanggal pembelian. Token yg anda beli hanya dapat digunakan oleh meter anda sendiri, tidak bisa digunakan di meter lain.

Dimana dapat membeli token ?


1. Loket-loket PPOB. 2. Via SMS Banking (anda harus mendaftar terlebih dahulu ke operator atau ke Bank) 3. Via SMS (salah satu contoh adalah aplikasi T-Cash dari operator Telkomsel) 4. Via ATM : Mandiri, BNI, NISP, BUKOPIN, BCA, BRI Tips untuk listrik prabayar : Perhatikan besarnya pemakaian anda setiap hari, sehingga anda dapat memperkirakan sisa saldo token listrik yang ada untuk berapa hari atau anda harus mengatur pemakaian listrik dirumah dengan cara hanya menggunakan peralatan/lampu seperlunya. Segera membeli token bila sisa stroom di bawah 25 kWh, dan segera isikan ke meter prabayar anda.

Layanan Listrik Pra Bayar merupakan bentuk pelayanan PLN dalam menjual energi listrik dengan cara pelanggan membayar dimuka. Mudahnya, sebelum menggunakan listrik dari PLN, pelanggan terlebih dahulu membeli sejumlah nominal energi listrik, sesuai yang dibutuhkan. Dengan cara ini, kendali penggunaan listrik sepenuhnya ada pada diri pelanggan. Kekhawatiran tagihan listrik membengkak tak perlu lagi lagi terjadi. Baik yang disebabkan oleh penggunaan listrik yang tak terkontrol maupun terjadinya kesalahan baca meter. Dengan membeli listrik di awal, halhal yang tidak diinginkan tersebut tak perlu lagi terjadi.

Bila dibandingkan dengan penggunaan layanan pasca bayar selama ini, pelanggan relatif tak leluasa untuk mengetahui berapa besar energy listrik yang telah dikonsumsi. Pelanggan baru bisa mengetahuinya setelah waktu pembayaran atau bahkan saat akan membayar di loket PLN. Maka, tak heran jika kadang pelanggan dibuat kaget oleh tagihan yang melambung tinggi. Yang disebabkan oleh penggunaan listrik yang tak terkendali. Dengan layanan listrik prabayar, pelanggan bukan saja bisa mengetahui sudah berapa banyak energi listrik yang dikonsumsi, namun juga dapat melihat berapa energi listrik yang masih tersisa untuk dapat digunakan.

Mengingat uniknya sifat layanan listrik prabayar ini, maka diperlukan alat khusus yang berbeda dengan layanan listrik pasca bayar. Alat khusus ini dinamakan kWh Meter (meteran listrik) Pra Bayar, atau lebih dikenal sebagai Meter prabayar. Setiap pelanggan prabayar akan dilengkapi dengan meter prabayar ini beserta 1 Kartu Prabayar. Meter tersebut yang akan mencatat penggunaan listrik anda. Sedang, kartu prabayar selain sebagai nomor identitas pelanggan prabayar juga berfungsi sebagai alat transaksi pembelian energi listrik. Kartu prabayar tersebut dipakai oleh pelanggan selama masih berlangganan listrik PLN.

Jadi, saat membeli energi listrik (isi ulang), pelanggan harus menunjukkan dan memberikan kartu prabayar kepada petugas PLN untuk dilakukan pengisian energi listrik. Tanpa kartu prabayar, pengisian ulang tidak dapat dilakukan. Layanan prabayar menggunakan voucher token (semacam pulsa) bisa dinikmati, baik oleh pelanggan baru, maupun pelanggan lama, khususnya pelanggan yang memanfaatkan layanan tegangan rendah mulai 900 VA hingga 5.500 VA, dengan cara migrasi dari pascabayar ke prabayar. Berbeda dengan perhitungan bagi pelanggan pascabayar, pelanggan prabayar tak dikenakan biaya beban. Untuk perhitungannya, jika pelanggan prabayar yang memakai 900 VA per kWh-nya dikenakan Rp 602, untuk 1.300 VA dikenakan Rp 663 per kWh, dan 2.500 VA dikenakan Rp 666 per kWh.

Untuk bisa menikmati layanan ini, katanya, pelanggan bisa mendatangi loket pelayanan PLN terdekat. Bagi pelanggan baru, mereka akan mengikuti prosedur seperti pengajuan sambungan listrik. Adapun pelanggan lama tinggal mengisi formulir migrasi, dan tanpa menunggu lama, petugas akan melakukan penggantian meter pascabayar ke prabayar. Sama halnya seperti saat membeli pulsa isi ulang untuk ponsel, ia mengatakan bahwa besaran token yang disediakan PLN beragam pilihan nilai, mulai Rp 20.000, Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 250.000, Rp 500.000, hingga Rp 1 juta. Jumlah itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan untuk beberapa waktu ke depan. Jika tokenkode yang dimasukkan ke meter listrik prabayarhabis, maka pelanggan bisa memperolehnya di sejumlah loket atau ATM yang telah bekerja sama dengan PLN, di antaranya Kantor Pos, Bank BRI, Bank BNI, Bank Bukopin, dan BPR.

Cara menikmati Listrik Prabayar:

- Membeli voucher token di loket penjualan. Nomor serial meter harus sesuai dengan identitas pelanggan agar token kWh bisa digunakan. - Pelanggan mendapatkan 20 digit di struk pembelian token untuk diinputkan melaluikeypad yang ada di meter prabayar dan akan terlihat di display meter. - Meter prabayar akan mengecek dan jika nomor token valid, layar meter menunjukkan nilai kWh sesuai yang dibeli. Listrik pun bisa digunakan. - Kontrol selalu pemakaian dan nilai kredit kWh di meter prabayar. Jika sisa di bawah 20 kWh, maka lampu peringatan (LED) berubah merah atau muncul suara peringatan (buzzer) dari meter prabayar. - Jika sisa kWh habis, maka listrik otomatis padam. Untuk menghidupkannya, input 20 digit nomor token baru.