You are on page 1of 3

HIV/AIDS

HIV adalah singkatan dari Human ImmunodeIiciency Virus. HIV adalah virus penyebab AIDS.
HIV menyerang sistem kekebalan tubuh (sel darah putih), sehingga orang yang telah terinIeksi
HIV mudah diserang berbagai penyakit yang dapat mengancam hidupnya. Sedangkan AIDS
adalah kumpulan beberapa gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh (ceng chi)
yang disebabkan oleh HIV. Aids adalah penyakit yang disebabkan virus HIV .
HIV (human immunodeficiency virus) adalah sebuah retrovirus yang menginIeksi sel sistem
kekebalan tubuhmanusia terutama Sel T CD4 dan makroIaga, komponen vital dari sistem
sistem kekebalan tubuh 'tuan rumah dan menghancurkan atau merusak Iungsi mereka. InIeksi
dari HIV menyebabkan pengurangan cepat dari sistem kekebalan tubuh, yang menyebabkan
kekurangan imun.
Cara Penularan virus HIV sebagai berikut :
O ewat cairan darah
Melalui transIusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV
Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa
disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan
Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya :
peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat
tindik, tato, dan alat Iacial wajah
O ewat cairan sperma dan cairan vagina
Melalui hubungan seks penetratiI (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa
menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan
cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma
dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.
O ewat Air Susu Ibu
Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positiI, dan melahirkan
lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.
Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar
hingga 30, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positiI kemungkinan ada 3
bayi yang lahir dengan HIV positiI.
Dari melihat sebabnya sudah jelas sebabnya karena perilaku perilaku menyimpang.Seperti Zina
( seks bebas ) , Gay/Lesbi dan Narkoba .Ada juga yang kena karena jebakan atau keturunan .
.merekalah orang orang yang tak berdosa.Tapi sesungguhnya semua sudah diatur oleh ALLAH
SWT.



arkoba
Sabda Rasululloh, 'Setiap yang memabukkan adalah khamr. Narkoba adalah khamr. Arti dari
Narkoba adalah Narkotika, Psikotropika dan Zat Berbahaya lainnya. Sementara kata Ustadz
JeIry al-Buchari, arti dari Narkoba adalah Negara Akan Rusak Kalau Orang Bejat Akhlaknya.
Tidak ada istilah Narkoba dalam al-Qur`an dan al-hadist menurut sebagian umat Islam, sungguh
menggelikan. Tentu saja, karena istilah Narkoba hanya ada di Indonesia dan Istilah Narkoba
belum lama muncul. Di luar negeri juga istilah Narkoba tidak dikenal karena, misalnya Amerika,
apa yang kita istilahkan dengan Narkoba disebut Drugs. Yang lebih menggelikan, ada kelompok
orang yang 0:0: hanya mau menyebutnya Napza atau NAZA padahal maksudnya sama saja.
Narkoba, apa pun jenisnya, mengandung zat-zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan Iisik
dan mental penggunanya. Narkoba dapat menjadi Iaktor penyebab gangguan jiwa dan
HIV/AIDS.
Bagi saya, tidak ada istilah menyalahgunakan Narkoba; semua Narkoba adalah berbahaya untuk
dikonsumsi meskipun Kedokteran Barat menjadikan narkoba sebagai obat andalan mereka.
Narkoba adalah racun. Sekalipun yang menyuruh kita minum racun adalah pakar kedokteran
terkenal di dunia, hanya orang yang bodoh yang mau melaksanakannya. Boleh saja mengaku
sebagai dokter muslim namun seorang muslim tak akan pernah berani menganjurkan orang lain
minum racun. Demikian pula, kita tak akan mau menganjurkan orang-orang yang kita sayangi
meminum racun.
Kita harus berpikir kritis karena apa yang kita pilih dan perbuat ada pertanggungjawabannya /
akibatnya. Kita jangan tertipu oleh 'promosi yang hebat tanpa mau berpikir terlebih dahulu.
Demikian juga kita jangan sampai terbuai oleh 'iklan hebat para pakar pengobatan alami yang
menyatakan bahwa herbal adalah obat yang aman dan tanpa eIek samping padahal ada beberapa
herbal yang eIek sampingnya jauh lebih berbahaya dari 'obat-obatan kimia. Bahkan narkoba
dari tumbuh-tumbuhan seperti ganja dan heroin adalah golongan narkotika. Fanatisme buta
terhadap apa pun, termasuk agama, dapat menghalangi kebenaran. Sebaik-baik perkara adalah
pertengahan.

(1LN1ANG nIV AIDS DAN NAkkC8A)