Вы находитесь на странице: 1из 15

Merayakan Valentines Days .. ???

TIDAK USAH IKUT IKUTAN MERAYAKAN VALENTINES DAYS


OLEH : H. MASOED ABIDIN

Mengaitkannya dengan cerita cinta ...???


Cinta adalah sebuah kata yang indah dan mempesona yang hingga sekarang belum ada yang bisa menakrifkan kata cinta itu selengkapnya. Meskipun demikian setiap insan yang memiliki hati dan pikiran yang normal mengetahui apa itu cinta dan bagaimana rasanya. Maha suci Dzat Yang

telah menciptakan cinta.


Jika kita berbicara tentang cinta, maka secara hakikat kita akan berbicara tentang kasih sayang. Jika kita berbicara tentang kasih sayang, maka akan tergambar di dalam benak kita kepada satu hari yang setiap tahunnya dirayakan, hari yang selalu dinanti-nantikan oleh orang-orang yang dimabuk cinta, dan hari yang merupakan momen terpenting bagi para pemuja nafsu. Sejenak membuka lembaran sejarah kehidupan manusia, maka disana ada suatu kisah yang konon 1 H. Masoed Abidin

Tidak Usah Ikut-ikutan


kabarnya adalah hari tonggak yang sejarah asal mula itu. diadakannya dinanti-nantikan

Tentunya para pembaca sudah bisa menebak hari yang kami maksud. Hari itu tak lain dan tak bukan adalah Valentine Days (Hari Kasih Sayang?).

Definisi Valentine Days


Bila kita membuka beberapa ensiklopedia, maka kita akan menemukan difinisi Valentine pada tiga tempat, antara lain : Ensiklopedia Amerika (volume XIII/hal. 464) menyatakan, Tanggal 14 Februari adalah hari

perayaan

modern

yang

berasal

dari

dihukum

matinya seorang pahlawan kristen yaitu Santo Valentine pada tanggal 14 Februari 270 M.
Ensiklopedia Amerika (volume XXVII/hal. 860) menyebutkan, Yaitu sebuah hari dimana orang-

orang yang sedang dilanda cinta secara tradisional saling mengirimkan pesan cinta dan hadiah-hadiah. Yaitu hari martir dimana Santo Valentine mengalami mati sebagai pahlawan (seorang yang

karena mempertahankan kepercayaan/keyakinan).


2 H. Masoed Abidin

Merayakan Valentines Days .. ???


Ensiklopedia Britania (volume XIII/hal. 949),

Valentine yang disebutkan itu adalah seorang utusan dari Rhaetia dan dimuliakan di Passau sebagai uskup pertama. Sejarah Singkat Valentine Days
Konon kabarnya, sejak abad ke-4 SM, telah ada perayaan hari kasih sayang. Namun perayaan tersebut tidak dinamakan hari Valentine. Perayaan itu tidak memiliki hubungan sama sekali dangan hari Valentine, akan tetapi untuk menghormati dewa yang bernama Lupercus. Acara ini berbentuk upacara dan di dalamnya diselingi penarikan undian untuk mencari pasangan. Dengan menarik gulungan kertas yang berisikan nama, para gadis mendapatkan pasangan. Kemudian mereka menikah untuk periode satu tahun, sesudah itu mereka bisa ditinggalkan begitu saja. Dan kalau sudah sendiri, mereka menulis namanya untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya. Sementara meninggalkan bernama itu, pada 14 Februari 269 M yang selain seorang pendeta Semasa kristen

Valentine.

hidupnya,

3 H. Masoed Abidin

Tidak Usah Ikut-ikutan


sebagai pendeta ia juga dikenal sebagai tabib (dokter) yang dermawan, baik hati dan memiliki jiwa patriotisme yang mampu Dengan mampu membangkitkan sifat-sifatnya membangkitkan semangat tersebut, berjuang. nampaknya

kesadaran masyarakat terhadap penderitaan yang mereka rasakan, karena kezhaliman sang Kaisar. Kaisar ini sangat membenci orang-orang Nashrani dan mengejar pengikut ajaran nabi Isa. Pendeta Valentine ini dibunuh karena melanggar peraturan yang dibuat oleh sang Kaisar, yaitu melarang para pemuda untuk menikah, karena pemuda lajang dapat dijadikan tentara yang lebih baik daripada tentara yang telah menikah. Valentine sebagai pendeta, sedih melihat pemuda yang mabuk asmara. Akhirnya dengan penuh keberanian, ia melanggar perintah sang Kaisar. Dengan diam-diam ia menikahkan cinta sepasang dan ingin anak muda. Pendeta keluarga. Valentine berusaha menolong pasangan yang sedang jatuh membentuk Pasangan yang ingin menikah lalu diberkati di tempat yang tersembunyi. Namun rupanya, sang Kaisar mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh pendeta tersebut, dan kaisar sangat tersinggung 4 H. Masoed Abidin

Merayakan Valentines Days .. ???


hingga sang Pendeta diberi hukuman penggal oleh Kaisar Romawi yang bergelar Cladius II. Sejak kematian Valentine, kisahnya menyebar dan meluas, hingga tidak satu pelosok pun di daerah Roma yang tak mendengar dan kisah hidup dan kematiannya. Kakek nenek mendongengkan

cerita Santo Valentine pada anak dan cucunya sampai pada tingkat pengkultusan !! Ketika agama Katolik mulai berkembang, para pemimipin gereja ingin turut andil dalam peran tersebut. Untuk mensiasatinya, mereka mencari tokoh baru sebagai pengganti Dewa Kasih Sayang, Lupercus. Akhirnya mereka menemukan pengganti Lupercus, yaitu Santo Valentine. Di tahun 494 M, Paus Gelasius I mengubah upacara Lupercaria yang dilaksanakan setiap 15 Februari menjadi perayaan resmi pihak gereja. Dua tahun kemudian, sang Paus mengganti tanggal perayaan bertepatan Valentine pengkultusan tersebut dengan sebagai kepada menjadi tanggal bentuk Santo 14 Februari matinya penghormatan Valentine. yang Santo dan Dengan

5 H. Masoed Abidin

Tidak Usah Ikut-ikutan


demikian perayaan Lupercaria sudah tidak ada lagi dan diganti dengan Valentine Days. Sesuai tersebut formal, atau perkembangannya, Hari Kasih Sayang untuk mereka dirayakan. Biar tidak kelihatan

menjadi semacam rutinitas ritual bagi kaum gereja membungkusnya dengan hiburan

pesta-pesta.

Hukum Islam tentang Perayaan Valentine Days


Dalam Islam memang disyariatkan berkasih sayang kepada sesama muslim, namun semuanya berada dalam batas-batas dan ketentuan Allah -Taala- . Betapa banyak kita dapatkan para pemuda dan pemudi dari kalangan kaum muslimin yang masih jahil (bodoh) tentang permasalahan ini. Lebih parah lagi, ada sebagian orang yang tidak mau peduli dan hanya menuruti hawa nafsunya. Padahal perayaan Hari Kasih Sayang (Valentine Days) haram dari beberapa segi berikut :

Tasyabbuh dengan Orang-orang Kafir


Hari raya seperti, Valentine Days - merupakan ciri khas, dan manhaj (metode) orang-orang kafir

6 H. Masoed Abidin

Merayakan Valentines Days .. ???


yang harus dijauhi. Seorang muslim tak boleh menyerupai mereka dalam merayakan hari itu.

Syaikhul

Islam

Ibnu

Taimiyyah

Ad-Dimasyqiy

-rahimahullah- berkata, Tak ada bedanya antara

mengikuti mereka dalam hari raya, dan mengikuti mereka dalam seluruh manhaj (metode beragama), karena mencocoki mereka dalam seluruh hari raya berarti mencocoki mereka dalam kekufuran. Mencocoki mereka dalam sebagaian hari raya berarti mencocoki mereka dalam sebagian cabangcabang kekufuran. Bahkan hari raya adalah ciri khas yang paling khusus di antara syariat-syariat (agama-agama), dan syiar yang paling nampak baginya. Maka mencocoki mereka dalam hari raya berarti mencocoki mereka dalam syariat kekufuran yang paling khusus, dan syiar yang paling nampak. Tak ragu lagi bahwa mencocoki mereka dalam hal ini terkadang berakhir kepada kekufuran
(hal.186)]. Ikut merayakan Valentine Days termasuk bentuk

secara

global.[Lihat

Al-Iqtidho

tasyabbuh

(penyerupaan)

dengan

orang-orang

7 H. Masoed Abidin

Tidak Usah Ikut-ikutan


kafir. Rasululllah -Shollallahu alaihi wasallambersabda,

Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk kaum tersebut.
dalam Sunan-nya (4031) dalam Al-Mushonnaf dalam [HR. Abu Daud dan Ahmad dalam Al& 33016), (1199), AlAth-

Musnad (5114, 5115, & 5667), Ibnu Abi Syaibah (19401 Baihaqiy Syuab Al-Iman

Thobroniy dalam Musnad Asy-Syamiyyin (216), Al-Qudhoiy dalam Musnad Asy-Syihab (390), dan Abd bin Humaid dalam Al-Muntakhob (848). Hadits ini di-shohih-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Musykilah Al-Faqr (24)]. Seorang Ulama Mesir,Syaikh berkata dalam

Ali

Mahfuzh

-rahimahullah-

mengungkapkan

kesedihan dan pengingkarannya terhadap keadaan kaum muslimin di zamannya.

Di antara perkara

yang menimpa kaum muslimin (baik orang awam,


maupun orang khusus) adalah menyertai (menyamai)

Ahlul Kitab dari kalangan orang-orang Yahudi, dan Nashrani dalam kebanyakan perayaan-perayaan mereka, seperti halnya menganggap baik
8 H. Masoed Abidin

Merayakan Valentines Days .. ???


kebanyakan
Sungguh dahulu

dari

kebiasaan-kebiasaan
alaihi wa untuk menyamai

mereka.
sallamKitab

Nabi

-Shallallahu

membenci

Ahlul

dalam segala urusan mereka Perhatikan sikap Rasulullah - Shallallahu alaihi wa sallam - seperti ini dibandingkan sesuatu yang terjadi pada manusia di hari ini berupa adanya perhatian mereka terhadap perayaan-perayaan, dan adat kebiasaan orang kafir. Kalian akan melihat mereka rela meninggalkan pekerjaan mereka berupa industri, niaga, dan sibuk dengan ilmu di musim-musim perayaan itu, dan menjadikannya hari bahagia, dan hari libur; mereka bermurah hati kepada keluarganya, memakai pakaian yang terindah, dan menyemir rambut anak-anak mereka di hari itu dengan warna putih sebagaimana yang dilakukan oleh Ahlul Kitab dari kalangan Yahudi, dan Nashrani. Perbuatan ini dan yang semisalnya merupakan bukti kebenaran sabda Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- dalam sebuah hadits shohih, Kalian akan

benar-benar mengikuti
9 H. Masoed Abidin

jalan hidup orang-orang

Tidak Usah Ikut-ikutan


sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta sehingga andai mereka memasuki lubang mereka. biawak, maka kalian pun mengikuti
Kami (para sahabat) bertanya, Wahai Beliau menjawab, Siapa [HR. Al-Bukhoriy

Rasulullah, apakah mereka adalah orang-orang Yahudi, dan Nashrani. lagi kalau bukan mereka.

(3456) dari Abu Said Al-Khudriy -radhiyallahu anhu-]... [Lihat Al-Ibda fi Madhorril Ibtida (hal. 254-255)] Namun disayangkan, Sebagian kaum muslimin berlomba-lomba dan berbangga dengan perayaan Valentine Days. Di hari itu, mereka saling berbagi hadiah mulai dari coklat, bunga hingga lebih dari itu kepada pasangannya masing-masing. Padahal perayaan seperti ini tak boleh dirayakan. itu, terlarang !!. Kita hanya punya dua hari raya dalam Islam. Selain

Pengantar Menuju Maksiat dan Zina


Acara Valentine Days mengantarkan seseorang kepada bentuk maksiat dan yang paling besarnya adalah bentuk perzinaan. Bukankah momen seperti ini (ValentineDays) digunakan 10 H. Masoed Abidin untuk meluapkan

Merayakan Valentines Days .. ???


perasaan cinta kepada sang kekasih, baik dengan cara memberikan hadiah, menghabiskan waktu hanya berdua saja? Bahkan terkadang sampai kepada jenjang perzinaan. Allah -Subhanahu wa Talaberfirman dalam dan melarang zina dan pengantarnya (seperti, pacaran, berduaan, lainnya), berpegangan, berpandangan,


Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. (QS. AlIsra : 32) Rasulullah -Shollallahu alaihi wasallam- bersabda,

Jangan berkhalwat mahram.

sekali-sekali dengan

salah

seorang kecuali

kalian bersama

wanita,

[HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya

(4935), dan Muslim dalam Shohih-nya (1241)] . 11 H. Masoed Abidin

Tidak Usah Ikut-ikutan


Rasulullah -Shollallahu alaihi wasallam- bersabda:

Demi Allah, sungguh jika kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum dari besi, maka itu lebih baik daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.
[HR. Ath-Thabrani dalam Al-Kabir (486) ... Di-shahih-kan oleh syaikh AlAlbany dalam Ash-Shahihah (226)]

Menciptakan Hari Raya


Merayakan Velentine Days berarti menjadikan hari itu sebagai hari suatu raya. hari Padahal sebagai di hari dalam raya, menetapkan

diperlukan dalil dari Al-Quran dan As-Sunnah. Karena menetapkan hari raya yang tidak ada dalilnya merupakan perkara baru yang tercela. Rasulullah -Shollallahu alaihi wasallam- bersabda,

Siapa saja yang mengada-adakan dalam urusan (agama) kami sesuatu yang tidak ada di dalamnya, maka itu tertolak
dalam Shahih -nya (2697), Shahih -nya (1718)] 12 H. Masoed Abidin [HR. Al-Bukhariy dan Muslim dalam

Merayakan Valentines Days .. ???


Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,

Barangsiapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak ada tuntunannya dari kami, maka amalan tersebut tertolak. [HR. Muslim dalam
Shahih -nya (1718)] Allah Subhanahu agama wa Taala Segala telah perkara telah dan menyempurnakan tak sesuatu Islam. baik, dalam

telah diatur, dan disyariatkan oleh Allah. Jadi, yang yang kecuali Al-Quran dijelaskan oleh Islam

Sunnah. Demikian pula, tak ada sesuatu yang buruk, melainkan telah diterangkan dalam Islam. Inilah kesempurnaan Islam yang dinyatakan dalam firman Allah ; Pada hari Ini Telah Kusempurnakan

untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat- Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (QS.Al-Maidah :3 ).
Di dalam agama kita yang sempurna ini, hanya tercatat dua hari raya, yaitu: Idul Fitri dan Idul Adha. Karenanya, Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam - mengingkari dua hari raya yang pernah 13 H. Masoed Abidin

Tidak Usah Ikut-ikutan


dilakukan oleh orang-orang Madinah. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam - bersabda kepada para sahabat Anshor, Saya datang kepada kalian,

sedang kalian memiliki dua hari, kalian bermain di dalamnya pada masa darinya, yaitu:
Dawud dalam dalam

jahiliyyah. Allah sungguh

telah menggantikannya dengan hari yang lebih baik hari Nahr (baca: iedul Adh-ha),
[HR. Abu An-Nasa`iy dalam AlSunan-nya (3/179), (1134), Ahmad

dan hari fithr (baca: iedul fatri).


Sunan-nya

Musnad (3/103). Lihat Shahih Sunan Abi Dawud (1134)] .

Syaikh

Amer

bin
-,

Abdul

Munim
saat -

Salim

hafizhahullah hadits ini, sallam -

berkata

mengomentari dalam bentuk

Jadi, Nabi - Shallallahu alaihi wa melarang mereka

pengharaman - dari perayaan-perayaan jahiliyyah

yang dikenal di sisi mereka sebelum datangnya Islam, dan beliau menetapkan bagi mereka dua hari raya yang syari, yaitu hari raya Idul Fithri, dan
hari raya Idul Adh-ha.

Beliau

juga

menjelaskan kepada mereka keutamaan dua hari raya ini dibandingkan peryaan-perayaan lain yang
14 H. Masoed Abidin

Merayakan Valentines Days .. ???


terdahulu .
[Lihat As-Sunan wa Al-Mubtadaat

fi Al-Ibadat (hal.136), cet. Maktabah Ibad ArRahman, 1425 H] Sungguh perkara yang sangat menyedihkan, justru perayaan ini sudah menjadi hari yang dinanti-nanti oleh sebagian kaum muslimin terutama kawula muda. Parahnya lagi, perayaan Valentine Days ini adalah untuk memperingati kematian orang kafir (yaitu Santo Valentine). Perkara seperti ini tidak boleh, karena menjadi sebab seorang muslim mencintai orang kafir. Na'udzubillah ... Wallahu a'lamu bis-shawaab.

15 H. Masoed Abidin