You are on page 1of 15

CHEMICAL COMPOSITION ( KOMPOSIT KIMIA)

Kelompok 7
1. 2. 3.

Eka Irawan Ihwan Nurur Rifqoh

3335090094 3335080836 3335090957

PENDAHULUAN
Secara molekular, minyak bumi adalah campuran kompleks hidrokarbon dengan sejumlah kecil senyawa organik yang mengandung belerang, oksigen, dan nitrogen, serta senyawa yang mengandung unsur logam, terutama nikel vanadium, besi, dan tembaga

Kandungan hidrokarbon paling tinggi sekitar 97%, misalnya dalam minyak mentah ringan paraffinic atau serendah 50% dalam minyak mentah berat dan aspal
Pemurnian materi-materi itu selain pengetahuan tentang sifat fisika, juga membutuhkan pengetahuan tentang struktur kimia dan sifat kimia dari kandungan yang lebih kompleks

KOMPOSISI ELEMENTAL

Proporsi dari elemen (karbon, hidrogen, nitrogen, oksigen, sulfur, dan logam) pada minyak bumi, yaitu: Karbon, 83,0% sampai 87,0% Hidrogen, 10,0% sampai 14,0% Nitrogen, 0,1% sampai 2,0% Oksigen, 0,05% sampai 1,5% Belerang, 0,05% sampai 6,0% Logam (Ni dan V), <1000 ppm

Proporsi dari elemen (karbon, hidrogen, nitrogen, oksigen, sulfur, dan logam) pada minyak berat dalam pasir dan bitumen, yaitu: Karbon Hidrogen Nitrogen Oksigen Belerang Logam (Ni dan V) : 83,4 + 0,5% :10,4 + 0,2% : 0,4 + 0,2% : 1 .0 + 0.2% : 5.0 + 0.5% :> 1000 ppm

KOMPONEN HIDROKARBON

Komponen hidrokarbon dari minyak bumi terbagi menjadi tiga kelas: 1. Parafin, hidrokarbon jenuh dengan rantai lurus atau bercabang 2. Naphthen, hidrokarbon jenuh yang mengandung satu atau lebih cincin 3. Aromatik, hidrokarbon yang mengandung satu atau lebih inti aromatik, seperti benzena, naftalena, dan sistem cincin fenantrena

KONSTITUEN NONHIDROKARBON
Konstituen nonhidrokarbon pada minyak, yaitu:

Belerang Oksigen Organik Nitrogen Senyawa Metal Anorganik

Adanya Jejak Nonhidrokarbon Menyebabkan Perubahan Karakteristik Produk Jadi, seperti: 1. Perubahan Warna 2. Kurangnya Stabilitas pada Penyimpanan 3. Penurunan Efektifitas Antiknock Adiktif Timbal Organik

SENYAWA BELERANG

Senyawa Belerang dapat Dipastikan Hadir dalam Setiap Minyak Mentah (sekitar 5%) Semakin Tinggi Densitas dan Semakin Rendah Gravitasi API maka Semakin Tinggi Kadar Belerangnya Kehadiran Belerang dalam Produk Minyak Bumi Menghasilkan Efek Merugikan (ex: korosi komponen mesin dan pengurangan oktan pada bensin)

Senyawa Oksigen

Kandungan total oksigen dalam minyak bumi adalah kurang dari 2 % dan menaik dengan naiknya titik didih fraksi Kandungan oksigen bisa naik apabila produk itu lama berhubungan dengan udara

Oksigen dalam minyak bumi berada dalam bentuk ikatan sebagai asam karboksilat, keton, ester, eter, anhidrida, senyawa monosiklo dan disiklo dan phenol, sebagai asam karboksilat berupa asam Naphthenat (asam alisiklik) dan asam alifatik

Senyawa Nitrogen

Umumnya kandungan nitrogen dalam minyak bumi sangat rendah, yaitu 0,1-0,9 % Kandungan tertinggi terdapat pada tipe Asphalitik Kandungan nitrogen terbanyak terdapat pada fraksi titik didih tinggi

Nitrogen mempunyai sifat racun terhadap katalis dan dapat membentuk gum / getah pada fuel oil Nitrogen kelas dasar yang mempunyai berat molekul yang relatif rendah dapat diekstrak dengan asam mineral encer, sedangkan yang mempunyai berat molekul yang tinggi tidak dapat diekstrak dengan asam mineral encer

PORFIRIN

Terdapatnya logam dalam minyak bumi sebagai organo-metalik berasal dari Porfirin dengan menggantikan atom Nitrogen yang berikatan Hidrogen dengan Kation. Terdapatnya Vanadium dan Nikel dalam Minyak bumi berbentuk sebagai komplek metal Porfirin