You are on page 1of 28

TUGAS IBM Madu Sebagai Pengoatan Tradisional

Dosen pengampu : Fitriyono Ayustaningwarno, S.TP., M.Si

Disusun oleh : ANA ANNISAA LUTHFIANA FAJRIN 22030111120010

PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2011/2012

Madu Sebagai Pengobatan Tradisional

Kita tentu tidak asing dengan madu. Bahan makanan yang bersumber dari alam yang telah lama digunakan oleh masyarakat di seleruh dunia. Siapakah yang tidak menyukai madu? Selain rasanya enak, madu juga mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan. Madu adalah cairan manis alami yang berasal dari nektar tumbuhan yang diproduksi oleh lebah madu. Nektar adalah senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjar necteriffier dalam bunga, bentuknya berupa cairan, berasa manis alami dan aroma yang lembut.[] Madu mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi, dan sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Setiap orang dapat mengonsumsi madu, baik anak-anak,orang dewasa maupun manula. Penggunaan madu tidak hanya sebagai bahan pangan saja, tetapi dapat digunakan untuk pengobatan, perawatan tubuh dan kecantikan.[] Komposisi gizi madu tergantung kepada sumber nektar, sifat tanah tempat tanaman sumber nektar tumbuh, cuaca, derajat pemanasan, dan cara ekstrasi [6] Madu merupakan produk alami dengan dua macam kandungan gula utama, yaitu fruktosa dan glukosa. Jumlah keduanya mencapai 85-95 persen dari total karbohidrat pada madu. Satu bagian bagian volume madu mempunyai tingkat kemanisan kira-kira 1,67 bagian gula pasir. Madu mudah dicerna dan digunakan untuk keperluan sel, jaringan, dan organ0organ agar berfungsi normal. Selain memiliki rasa manis, di dalam madu juga terdapat rasa asam. Tingkat keasaman (pH) madu sekitar 3,4-6,1.[6] A. Sejarah Madu Catatan sejarah menuliskan pada 4000 tahun yang lalumadu sudah digunakan oleh bangsa Sumeria kuno, sekitar 2000 tahun yang lalu tabib mesir menyebut madu sebagai penyembuhan universal. Pada jaman cina kuno, diperkirakan madu digunakan sebagai pengobatan penyakit. Di india kuno madu digunakan sebagai metode kecantikan dan

kesehatan. Hippocrates (460-370 SM), bapak kedokteran umum menyatakan bahwa madu sebagai obat. Madu juga digunakan sebagai bahan pengawet untuk mummi di mesir.[1] B. Proses Pembuatan Madu Leah pekerjamengumpulkan pollen (serbuk sari), nektar dan air dari berbagai bunga lalu menyimpannya di dalam lambung. Ketika lambung penuh maka lebah terang kembali ke sel sarang mereka untuk mengeluarkan nektar, air dan pollen tersebut ke dalam sel-sel lilin dalam sarang. Seekor lebah madu rata-rata menghasilkan 10 gr madu setiap harinya. Untuk menghasilkan madu sebesar itu, ia dituntut untuk bongkar muat makanan sebanyak 60 kali pulang pergi. Dibnatu dengan zat kimia alami ari kepala lebah dan penguapan air pada sel- sel lilin maka saribunga tersebut berubah menjadi madu. Madu dikatakan masak jika kadar kelembapannya kurang 18%. Untuk menjaga kelembapan madu maka lebah akan menutup madu dengan la[pisan lilin yang tipis. [4] C. Jenis Madu Berbagai jenis madu tergantung dari sumber bunganya. Madu yang sumber bunganya hanya satu jenis sari bunga disebut monofloral. Madu yang sumbernya berasal dari berbagai sari bunga disebut madu multifloral. Madu multifloral berbeda dengan madu campuran (blended honey). Blended honey adalah madu campuran dari berbagai madu yang berasal dari berbagai sari bunga dan dari berbagai tempat didunia. [4] Pembagian jenis madu menurut cara memperolehnya dibagi menjadi dua, yakni honeycomb dan madu saringan. Honeycomb adalah madu yang diletakkan oleh lebah di dalam sel berbentuk segi enam yang ditutupi lilin. Madu saringan diperoleh mealui proses yang menggunakan alat khusus yang kemudian diletakkan dalam kemasa kaca ataupun botol.[4]

Berikut adalah penjelasan kharakteristik beberapa jenis madu : 1. Madu Akasia Madu akasia berwarna kuning susu dan mempunyai aroma yang lembut. Madu ini mempunyai kanduungan fruktosa yang tinggi. Oleh sebab itu, jenis madu ini selalu dalam keadaan cair.[4] Manfaat madu akasia antara lain : Meningkatkan kekebalan tubuh Meningkatkan nafsu makan Menobati insomnia.[]

2. Madu Limau Madu limau memiliki aroma yang lezat dan rasa istimewa. Warnanya kuning kehijau-hijauan. Pohon limau (zalzafun) disebut juga sebagai ratunya pepohonan madu karena banyak didatangi lebah-lebah madu secara berkelompok pada musim panas. Seekor lebah bisa mengeluarkan 16 kilogram nadu dalam sekali panen. [4]

3. Madu Heather Madu ini berwarna kuning gelap atau merah kecokelat-cokelatan. Sensasi rasanya menyengat dan lembut. Madu Heather memiliki keunikan tersendiri yakni ia akan membeku dalam keadaan diam, namun akan cair ketika diguncangkan. [4]

4. Madu Lobak Madu jenis ini mengandung glukosa yang tinggi sehingga lebih cepat mengkristal.warnanya putih pucat dikarenakan kandungan glukosanya yang tinggi. [4]

5. Madu alfalfa Madu ini berwarna kuning muda. Aromanya wangi dan rasanya lembut, dan cepat mengkristal. [4]

6. Madu Willow Madu ini berasal dari pohon willow (sanafiyah) yang memiliki daun berwarna ungu. Madu ini termasuk madu yang rasanya pailng enak dan aroma yang sangat wangi. Warnanya terang kehijauhijauan, madu ini tidak cepat mengkristal. [4]

7. Madu Eucalyptus Madu ini mempunyai citarasa yang kuat. Warnanya kuning muda. Madu jenis ini terkenal akan khasiatnya untuk mengobati penyakit dada.[4] Madu ini dapat mengobati penyakit tuberkulosis paru, madu ini berasal dari banyak pohon berbunga sehingga warnya bervariasi.[1]

8. Madu Citrus Madu citrus berwarna terang dengan citarasa yang lezat. [4]

9. Madu Sikamore Madu ini memiliki ciri khas yang tidak dapat masa. [4]

10. Madu Dandelion Madu Dandelion (jenis rumput berbunga kuning) memiliki ciri khas warna kuning tua keemasan. Cita rasa madu Dandelion sangat lezat dengan aroma yang tajam. [4]

11. Madu Gandum Hitam Madu gandunm hitam juga dikenal dengan nama Madu Buck Wheat. Jenis madu ini berwarna gelap hingga cokelat tua. Memiliki rasa yang sangat kuat. Madu gandum hitam yang berasal dari Cina mengandung kadar zat besi yang tinggi. [4]

12. Madu Thyme Madu ini berasal dari tanaman thyme ( sejenis tumbuhan beraroma harum). Madu iniberwarna kemerah-merahan dengan rasa yang kuat dan nikmat.[4]

D. Komposisi Madu Lebah Hingga saat ini para ilmuwan telah berhasil mengidentifikasikan lebih dari seratus unsur yang terkandung di dalam madu lebah. Beberapa unsur pailng penting di antaranya adalah sebagai berikut : Kandungan-kandungan Utama Air Senyawa gula : 1. Fruktosa/fructose (gula buah) 2. Glukosa (gula anggur) 3. Sukrosa/sucrose (gula makan) 4. Maltose , sukrosa, dan gula lain. 5. senyawa gula tinggi (sugars high) Asam : Asam glikolat (glycolic acid), asam sitrat (citrat acid), asam malat (malic acid), asam tartarat, asam format (formic), asam asesat (acetic), butyric acid, asam laktat (lactic), pyroglutamic, dan asam-asam amino. Kandungan protein Kandungan mineral Kalium (K), natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), chloride, sulfat, fosfat (P), silikon (Si), besi (Fe), chromium (Cl), tembaga (Cu), nikel (Ni), silica, mangan (Mn), alumunium (Al), timah, seng (Zn), dan lainnya. Unsur-unsur kecil : Zat pewarna (pigment) : carotene, klorofil, unsur-unsur turunan klorofil, dan xantofil. 2,21 0,26 0,17 38,19 31,28 1,31 7,31 1,5 0,57 % 17,2

Unsur-unsur aroma : triptofan, aldehydes, alkohol, ester, dan seterusnya. Gula alkohol : manitol, dulcitol, tanin, dan acethylcholine. Enzim-enzim : invertase, diasatase, glukosa, oksidase, kalatase, fosfatase, peroksidase. Vitamin-vitamin : thiamin, riboflavin, nicotinic, asam ascorbic, asam pantothenic, piridoksin. Zat-zat antibiotik : interferon yang anti-virus ;dan inhibin yang dapat membunuh bakteri. Hormon-hormon : hormon nabati, hormon dari turunanturunan pengaktif organ-organ reproduksi pada jantan dan betina, dst.

Melihat unsur-unsur yang terkandung di dalam madu lebah, maka perlu juga para pembaca ketahui bahwa : 1. Rasa manis gula yang terkandung di dalam madu beberapa kali lipat dibanding rasa manis gula olahan, dan jenis-jenis dula di dalam kandungan madu lebah lima belas jenis lebih banyak daripada yang terkandung dalam gula biasa. 2. Vitamin-vitamin yang terdapat di dalam madu adalah seluruh vitamin-vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, seperti vitamin A,B1,B2,B3,B5,B6, vitamin E dan vitamin K. Vitaminvitamin ini merupakan vitamin-vitamin terkuat dan paling tahan lama yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Selain itu vitaminvitamin ini juga lebih mudah dan lebih cepat diserap oleh tubuh hanya dalam satu jam sejak mengonsumsi madu. Berbeda dengan makanan lain yang lebih lambat diserap tubuh dan lebih lemah dibanding dengan vitamin-vitamin dalam madu. 3. Madu mengandung unsur deuterum (hidrogen berat) yang berfungsi melawan kanker.

4. Sejumlah peneliti memastikan bahwa madu lebah mengandung unsur-unsur antibiotik dan zat-zat yang menghambat pertumbuhan bakteri.[5] Secara umum, madu mengandung beberapa komponen, antara lain sebagai berikut : 1. Glukosa Madu mengandung glukosa sekitar 75%. Glukosa adalah gula inti yang mudah diresap dan disimpan dalam tubuh. Setelah diserap, ia bisa langsung menuju ke hati, sehingga berubah menjadi glukogen yang terus disimpan hingga kapan dibutuhkan. Ketika tubuh ingin menggunakannya maka ia akan kembali ke asalnya(berwujud glukosa) yang mengalir bersama darah untuk kemudian digunakan sebagai daya penggerak dalam otot. 2. Asam organik sebesar 8% 3. Protein

4. Ragi (enzim) Ragi diperlukan untuk mengaktifkan interaksi timbal balik dalam tubuh dan mencincang makanan. 5. Garam mineral Madu mengandung garam mineral sebesar 18%. Garam ini sangat penting dalam mengobati berbagai penyakit alat pencernaan yang disertai dengan naiknya kadar keasaman dan luka. Diantara unsur-unsur mineral terpenting didalam madu adalah potasium, belerang, kalsium, sodium, fosfor, magnesium, besi dan mangan. 6. Vitamin 7. Bijih renik dan minyak 8. Zat-zat pewarna(pigmen).[4]

E. Karakteristik Fisis Madu Madu memiliki banyak keunggulan karena karakteristiknya. 10 karakteristik fisis madu sebagai berikut : 1. Kekentalan (viskositas) Madu yang baru di ekstrak berbentuk cairan kental. Kekentalan tergantung dari komposisi madu, terutama kanduungan airnya. Bila suhu meningkat, kekentalan madu akan menurun.

2. Kepadatan (densitas) Madu memiliki ciri khas yaitu kepadatannya akan mengikuti gaya gravitasi sesuai berat jenis. Bagian madu yang kaya akan air (densitasnya rendah) akan berada diatas bagian madu yang lebih padt dan kental.

3. Sifat menarik air (higroskopis) Madu bersifat menyerap air sehingga akan bertambah encer dan akan menyerap kelembapan udara sekitarnya.

4. Tegangan permukaan (surface tension) Madu memiliki tegangan permukaan yang rendah sehingga sering digunakan sebagai campuran kosmetik. Tegangan permukaan madu bervariasi tergantung sumber nektarnya dan berhubungan dengan kandungan zat koloid. Sefat tegangan permukaan yang rendah dan kekentalan yang tinggi membuat madu memiliki ciri khas membentuk busa.

5. Suhu Madu memiliki sifat lambat menyerap suhu lingkungan, tergantung dari komposisi dan derajat pengkristalannya.

6. Warna Warna madu bervariasi dari transparan hingga tidak berwarna seperti air, dari warna terang hingga hitam. Warna dasar madu adalah kuning kecokelatan seperti gula karamel. Warna madu di penaruhi oleh sumber nektar, usia madu, dan penyimpanan. Madu yang berasal dari pengumpulan banyak nektar dengan proses yang cepat akan berwarna lebih terang daripada yang prosesnya lambat. Warna madu juga ditentukan oleh subspesies lebah dan kualitas sarang.

7. Aroma Aroma madu yang khas di sebabkan oleh kandungan zat organiknya yang mudah menguap (volatil). Komposisi zat aromatik dalam madu bisa bervariasi sehingga wangi madu pun menjadi unik dan spesifik. Aroma madu bersumber dari zat yang dihasilkan sel kelenjar bunga yang tercampur dalam nektar dan juga karena proses fermentasi dari gula, asam amino, dan vitamin selama pematangan madu. Aroma madu cenderung tidak menetap karena zat ini akan menguap seiring waktu, terutama bila madu tidak disimpan dengan baik.

8. Rasa Rasa madu yang khas di tentukan oleh kandungan asam organik dan karbohidratnya, juga di pengaruhi oleh sumber nektarnya. Kebanyakan madu rasanya manis dan agak asam. Manisnya madu ditentukan oleh rasio karbohidrat yang terkandung dalam nektar tanaman yang menjadi sumber madu.

9. Sifat mengkristal (kristalisasi) Madu cenderung mengkristal pada proses penyimpanan di suhu kamar. Hanya orang berfikir bila madu mengkristal berarti

kualitas madu buruk atau sudah di tambahkan gula. Madu yang mengkristal merupakan akibat dari pembentukkan kristal glukosa monohidrat, terkandung dari komposisi dan kondisi penyimpanan madu. Makin randah kandungan airnya dan maikn tinggi kadar glukosanya, makin cepat terjadi pengkristalan. Selama mengkristal, kandungan air dalam madu tidak terikat dan mencetuskan terjadinya fermentasi madu.

10. Memutar optik Madu memiliki kemampuan merubah sudut putaran cahaya terpolarisasi. Kemampuan ini disebabkan kandungan zat gula yang spesifik dalam madu.[1]

F. Keistimewaan-Keistimewaan Madu Lebah Madu lebah bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama hingga samapi dua tahundengan syarat disimpan ditempat yang jauh dai kelembaban udara. Anti membusuk dan anti bakteri di mana bakteri-bakteri jamur tidak dapat berkembang pada madu lebih karena mengandung zat-zat yang mengahambat pertumbuhan bakteri, demikian pula karena tingginya komposisi gula hingga mencapai 80% dari komposisi madu. Hal ini mengingatkan kita bahwa kurma yang mengandung gula dengan presentase yang tinggijuga tidak berkembang padanya bakteri. Menjaga ketahanan jaringan sel-sel. Inilah yang mendorong para ilmuwan untuk mempergunakan madu dalam bidang-bidang terapi medis modern, yaitu menjaga jaringan sel-sel dan organ-organ biotik untuk jangka waktu yang lama tanpa mempengaruhi vitalitas organ-organ inidan fungsi-fungsinya.

Melalui eksperimen-eksperimen yang dilakukan pada madu di bidang ini didapatkan data-data berikut : Cairan madu lebih segar memiliki 50% dan 25% efek untuk membasmi bakteri-bakteri meningitis dan abkteri-bakteri organik secara jelas. Jaringan sel-sel yang diambil dengan kriteria-kriteria sterilisasi dan disimpan di dalam 50% cairan garam madu bisa tetap steril dan masih bagus untuk jangka waktu yyang lama.[5] G. Madu Sebagai Pengobatan Macam macam penyakit yang dapat diobati dengan madu, antara lain sebagai berikut : 1. Madu untuk penyakit mata Mata merupakan panca indra manusia yang sangat esensial. Tak dapat dibayangkan jika terjadi kerusakan pada mata, kemudian menyebabkan kebutaan , sehingga kita tidak dapat menikmati dan merasakan lagi indahnya dunia ini. Karena itu sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Jangan menunggu mata bermasalah baru tumbuh kesadaran untuk melakukan perawatan. Cara perawatan mata cukup mudah, yaitu menggunakan ramuan madu. Sejak dulu sampai sekarang, madu digunakan dalam mengobati mata dan memberikan hasil-hasil yang bagus serta menggembirakan. Berikut beberapa tips sederhana yang bisa menjaga kesehatan mata indah kita tetap sehat melalui pemanfaatan madu: Cuci wortel hingga bersih, potong dengan ukuran tipis-tipis, blender dngan air matang, kemudian di rebus dan diamkan, lalu saring dan ambil airnya, masukan madu ke dalam air tersebut, aduk hingga merata. Diminum 3 kali ehari dengan ukuran masing-masing 2 sendok makan. [3]

2. Mengatasi sakit gigi dengan madu Sakit gigi sangat umum terjadi di kalangan masyarakat kita. Sakit gigi bisa menjadi penyebab timbulnya rasa sakit dan tidak nyaman. Ada beberapa penyebab terjadinya sakit gigi, salah satunya karena dan terjadi peradangan dan infeksi pada kerusakan gigi atau kondisi suhu ekstrem . karen aitu kebersihan oral pun sangat penting bagi kesehatan umum. Berikut ini sedikit tips untuk mengatasi sakit gigi: Cuci daun cengkih dan daun sirih hingga bersih, kemudian ditumbuk dan tambahkan air gelas, tuangkan madu sebanyak 4 sendok makan, oleskan ramuan tersebut pada gigi yang sakit atau bisa juga dibuat kumur-kumur. Ramuan ini digunakan setiap hari hingga sembuh, sebaiknya digunakan pagi hari atau malam menjelang tidur.[3]

3. Menyembuhkan batuk dengan madu Udara yang keluar dari paru-paru akibat batuk membuat segala sesuatu yang menghambat disaluran pernapasan terbuang keluar, terutama benda asing, cairan, lendir. Saluran nafas menjadi bersih kembali. Karenanya terkadang batuk justru diperlukan untuk membuang semua yang menghambat disaluran nafas. Akan tetapi jika batuk dibiarkan dalam waktu yang lama akan berakibat fatal. Untuk itu konsumsilah madu dengan tanaman herbal lainnya untuk dicampur dan dijadikan sebagai obat. Kupas bawang putih dan cincang sampai halus, kemudian di-press dan hancurkan , masukkan madu hingga bawang putih kelihatan transparan. Minumlah 3 kali per hari dengan ukuran masing-masing 1 sendok makan.[3]

4. Mengobati sakit kepala dengan madu Sakit kepala sangat umum terjadi di kalangan masyarakat kita. Sakit kepala dapat mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Dengan mengkonsumsi madu sakit kepala dapat terobati, berikut tips mengobati sakit kepala:

Minumlah secangkir madu lebah setiap pagi sebelum sarapan, demikian pula waktu sore, setelah itu silahkan tidur. Lakukanlah hal tersebut secara terus menerus selama satu minggu.[5]

5. Madu untuk muntah-muntah Kejadian muntah-muntah adalah hal yang sudah umum terjadi di sekitar kita, muntah-muntah dapat kita cegah dengan madu , berikut cara penggunaannya : Rebus cengkeh, campur dengan madu lebah dan minum satu gelas sebelum makan.[5]

6. Mengatasi demam dengan madu Demam adalah keadaan suhu tubuh lebih tinggi dari 37,5 celcius pada seseorang yang dalam keadaan beristirahat. Apabila demam telah menyerang seseorang maka jangan dianggap remeh. Upayakan untuk melakukan langkah-langkah yang tepat. Madu yang diyakini kaya manfaat dan kandungan itu juga memiliki peran untuk mengatasi masalah demam yang menyerang seseorang. Dengan mengikuti petunjuk dan cara-cara berikut, demam bisa diatasi dengan baik. Perhatikan cara- cara berikut ini: Sambiloto dan kunyit dibersihkan dan diiris-iris, rebus dalam air mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya, masukkan madu setelah air menjadi hangat, aduk hingga merata. Ramuan ini diminum sesuai umur. Bagi orang dewasa, diminum 3 kali sehari dengan masing-masing ukuran 2 sendok makan. Bagi anak-anak diminum 3 kali sehari dengan masing-masing ukuran 1 sendok makan. Minum ramuan ini hingga sembuh.[3]

7. Mengobati flu dengan madu Ciri khas flu adalah demam tinggi, sakit pada otot(biasanya punggu dan kaki), lemas atau lelah yang luar biasa serta sdakit kepala yang sangat mengganggu. Flu disebabkan oleh virus. Cara mencegahnya

yaitu dengan meminum madu ketika timbul gejala-gejala flu. Berikut ini cara memanfaatkan madu untuk mengatasi flu: Jahe, kunyit, lengkuas dipotong-potong dan rebus dalam air, kemudian diamkan, hasil rebusan disaring lalu diambil airnya, apabila air sudah hangat masukkan jeruk nipis , masukkan madu sedikit demi sedikit dan aduk hingga rata. Diminum 3 kali sehari dengan ukuran masing-masimg 3 sendok makan.[3]

8. Madu untuk mengatasi sembelit Sebagian orang meyakini bahwa madu merupakan obat yang manjur bagi penyakit sembelit, yaitu dengan mengonsumsi secangkir susu dingin yang dicampur satu sendok madu setiap pagi dan sore. Maka ini dapat melembutkan lambung dan membersihkannya sebersihbersihnya.[5]

9. Mengobati pilek dengan madu Pergantian musim kemarau ke musim hujan biasanya mempengaruhi struktur kesehatan tubuh. Penyakit yang mudah datang saat itu adalah flu batuk, dan pilek. Sebagai upaya untuk menyembuhkannya dapat disembuhkan dengan 1 sendok teh bubuk kayu manis. Bisa dikonsumsi setiap hari selama 3 hari.[3]

10. Mengatasi sakit perut Siapapun pernah merasakan sakit perut. Masuk angin, salah makan, intoleransi susu, atau terlambat makan merupakan beberapa penyebab umum timbulnya sakit perut. Sakit perut dapat diobati dengan mengkonsumsi madu. Berikut ini adalah cara-caranya : Jahe dicuci hingga bersih dan dikupas kulitnya, kemudian di iris kecilkecil, rebus jahe bersama adas dalam air mendidih, diamkan beberapa menit dan masukkan madu saat air sudah hangat, aduk hingga rata. Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat

mengobati sakit perut. Selain itu dapat juga membersihkan perut dan menyembuhkan bisul sampai pada akar-akarnya.[3]

11. Menyembuhkan perut kembung dengan madu Perut kembung memang bukan berarti sakit mag. Gejala mual, muntah, kembung, nyeri perut, dan nafsu makan menurun bisa disebabkan oleh terjadinya gangguan pencernaan. Berikut ini adalah cara meramu madu untuk menyembuhkan perut kembung: Jahe dicuci hingga bersih dan dikupas kulitnya, jahe di iris kecil-kecil dan direbus bersama adas dalam air mendidih, diamkan beberapa menit, kemudian masukkan madu saat air sudah hangat, aduk hingga rata. Diminum 3 kali per hari dengan ukuran masing-masing 1 sendok makan.[3]

12. Mengatasi diare dengan madu Diare adalah buang air besar yang sering(lebih dari 3 kali sehari), dan tinja yang dikeluarkan lebih lunak dari biasanya(dianggap tidak normal). Penyebab diare antara lain virus, kuman atau bakteri, atau parasit. Penyebab lain adalah makan tanpa cuci tangan yang bersih, minum air mentah, makan makanan yang dihinggapi lalat, buang air besar di sembarang tempat, serta lingkungan rumah yang kumuh dan kotor. Cara mengobati masalah diare adalah dengan cara mengkonsumsi madu sebagai berikut : Kunyit dan jambu kluthuk dan daun meniran dicuci bersih, semua bahan tersebut dihaluskan, rebus dalam air dan diamkan, disaring, dan diambil airnya, tuangkan gelas ,madu kedalam air tersebut yang sudah hangat, aduk hingga merata. Gunakan ramuan ini dengan diminum sesuai kebutuhan.[3]

13. Mengobati mag dengan madu Mag merupakan penyakit yang menyerang alat pencernaan baik lambung, usus, maupun kerongkongan. Gejala-gejala sakit mag antara lain rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan, sakit pada ulu hati, mual, muntah, kembung, cepat kenyang dan berkurangnya nafsu makan. Dengan mengkonsumsi madu, kita bisa mengobati penyakit mag. Berikut adalah langkah-langkah mengobati penyakit mag: temu putih dan kunyit dipotong-potong kemudian direbus dengan air, diamkan lalu saring dan ambil airnya, masukkan madu saat air masih hangat, aduk hingga merata. Diminum 3 kali per hari dengan ukuran gelas hingga sembuh.[3]

14. Mengatasi masalah tidur (Insomnia) Setiap manusia membutuhkan waktu tidur kurang lebih sekitar sepertiga waktu hidupnya, atau sekitar 6-8 jam sehari. Penyakit insomnia adalah kondisi seseorang mengalami susah tidur, atau tidak nyenyak. Dan hal ini terjadi secara terus menerus. Diperkirakan 1 dari 3 orang pernah mengalami ini. Jika anda mengalami insomnia maka perlu penanganan dengan segera. Madu diyakini memiliki kemampuan dalam mengatasi insomnia. Berikut adalah cara efektif untuk mengatasi masalah insomnia: Buah pala dihaluskan, rendam pala tersebut dengan madu diamkan selama 1 bulan, setelah 1 bulan disaring dan diambul airnya. Diminum 3 kali per hari dengan ukuran masing-masing 2 sendok makan.3 Atau bisa juga dengan cara segelas air hangat ditambah madu sebanyak satu sendok besar, kemudian diminum satu jam sebelum tidur.[5]

15. Mengatasi obesitas dengan madu Obesitas adalah kelebihan lemak yang terdapat dalam tubuh. Obesitas termasuk penyakit yang kronis dalam jangka panjang. Pria

dengan lemak tubuh 25%, dan wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dianggap obesitas. Obesitas memiliki banyak dampak dalam jangka panjang yang serius terhadap kesehatan. Untuk mengatasinya, anda bisa menggunakan madu yang diramu dengan obat herbal lainnya. Rebus 250 ml air dalam panci hingga mendidih, angkat dan tuangkan kedalam gelas. Tambahkan sendok bubuk kayu manis kedalam gelas yang berisi air panas. Aduk hingga merata. Biarkan hingga dingin, kira-kira selama 5 menit. Setelah itu, tambahkan 1 sendok makan madu ke dalam gelas yang berisi campuran air dan kayu manis tersebut. Aduk lagi hingga merata. Minumlah 2 kali per hari untuk mendapatkan hasil yang optimal. Bila dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, bahkan bagi orang yang sangat gemuk. Dengan meminum ramuan ini secara teratur, dapat mencegah lemak terakumulasi dalam tubuh, meskipun tetap mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi. [3]

16. Menyembuhkan rematik dengan madu Penyakit ini menyerang sendi dan struktur jaringan penunjang disekitar sendi sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri. Dalam tingakat yang parah, rematik bahkan dapat menimbulkan kecacatan tetap, ketidak mampuan, dan penurunan kualitas hidup. Rematik bisa menyerang bagian kepala sampai kaki. Penyakit ini ditandai seperti pembengkakan, kemerahan nyeri di lutut, siku, pergelangan, maupun disendi- sendi lain, serta gangguan di otot dan tendon. Oleh karena itu, gunakanlah madu untuk penyakit rematik yang sedang diderita. Perhatikan berikut ini: jahe dan lengkuas dicuci hingga bersih, kemudian dipotong-potong dan direbus dengan air ukuran 2 gelas, saring airebusan, masukan bubuk kayu manis dan bubuk jintan saat air masih panas, diamkan beberapa menit hingga air menjadi hangat, masukan madu dan aduk hingga rata, masukkan campuran tersebut ke dalam sebuah wadah, tutup dengan rapat , dan diamkan selama 5

hari, taruhlah dalam ruangan atau tempat yang tidak lembab, minumlah 3 kali per hari dengan ukuran 2 sendok makan, minum hingga penyakit ini sembuh.[3]

17. Menjaga kekebalan tubuh dengan madu Dalam madu terdapat berbagai vitamin dan zat besi dalam jumlah yang sangat banyak dan besar. Penggunaan madu secara teratur memperkuat sel darah putih untuk memerangi bakteri dan virus. Campurkan madu dengan bubuk kayu manis. Dengan mengonsumsi ramuan ini, akan memperkuat kekebalan tubuh, minumlah secara rutin hingga tubuh benar-benar dalam keadaan normal dan baik. [3]

18. Madu meningkatkan nafsu makan Nafsu makan terkadang mengalami gangguan. Selera makan seseorang kerap kali menurun, bahkan untuk menyentuh makanan pun menjadi tidak selera. Apabila seseoarng mengalami nafsu makan menurun maka sebaiknya mengonsumsi mad dengan beberapa tanaman herbal lainnya. Berikut ramuan madu untuk meningkatkan nafsu makan: temu lawak dikupas dan dipotong sampai halus, rebus dalam air selama 30 menit, diamkan sejenak, lau saring dan ambil airnya, masukkan madu setelah air menjadi hangat dan aduk hingga merata., diamkan campuran tersebut selama 1 malam. Diminum 3 kali per hari dengan ukuran masing-masing 1 sendok makan.[3]

19. Madu meningkatkan imunitas Dengan adanya peningkatan imunitas, maka dapat menjaga kesehatan tubuh. Biasanya pergantian musim dan aktivitas berlebih menyebabkan tubuh kita menjadi mudah terserang berbagai penyakit, misalnya terserang penyakit flu, penyakit tersebut sangat mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Oleh karena itu, untuk menjaha tubuh dari serangan flu adalah dengan meningkatkan imunitas. Untuk meningkatkan imunitas, kita bisa mengkonsumsi

madu dan beberapa bahan kombinasinya, berikut beberapa cara untuk meningkatkan imunitas tubuh : madu dan bunga melati atau mawar ditempatkan pada sebuah mangkuk, bagian bunga harus terendam dalam madu hingga rata, taruh mangkuk di atas air panas selama 1 jam, saring dan ambil airnya kemudian di masukkkan dalam sebuah wadah tertutup, diamkan selama 1 minggu, setelah itu diminum 3 kali per hari dengan ukuran masing-masing 2 sendok makan.[3]

20. Penyembuhan dengan madu pada wanita dan kehamilan a. Madu dan keracunan kehamilan Pada umumnya, banyak ibu hamil pada tiga bulan terakhir dari kehamilan pertamanya mengalami beberapa gejala penyakit seperti pembekakan tubuh (oedema), tekanan darah tinggi, kelebihan kadar albumin pada urine dan kelebihan kadar asam urine pada darah. Gejala-gejala ini penyebabnya kembali kepada kurangnya unsur prostagladin dalam darah. Dengan mengonsumsi madu setiap pagi dan sore bagi ibu yang hamil, dapat memberikan pengaruh menenangkan dan mengontrol urine disamping kandungannya akan minyak fosfor yang utama bagi unsur prostagladin.

b. Melahirkan tanpa rasa nyerimadu dapat membantu selaput rahim untuk melakukan kontraksi-kontraksi yang diperlukan dengan mudah. Demikian pula terbukti bahwa pemberian injeksi madu pada urat dengan konsentrasi 40% dan air murni dapat membantu ibu yang bersalin untuk melahirkan dengan tanpa rasa nyeri yang parah.

c. Demikian pula mengoleskan madu pada dinding vagina, pangkal rahim dan organ-organ kelamin luar dengan madu selama 6 hari, dimana sebelumnya dibasuh dengan air yang beroksigen, dan

efeknya yang bagus terlihat sesudah satu hari dimana rasa gatal dan nyeri jadi hilang d. Madu juga merupakan terapi yang paling sukses dalam mengatasi gatal-gatal luka yang membandel yang tidak diketahui penyebabnya. e. Sekiranya ibu hamil meminum secangkir madu saat mulai kontraksi, maka ia dapat melahirkan dengan mudah. Dan hendaknya ia minum madu dan roti gandum kampung sesudah melahirkan dan keluar haid. f. Mengatasi rasa nyeri, minumlah secangkir susu yang dihangatkan dengan baik dan mencampurkan dengan madu pada waktu pagi dan sore. g. Membasuh vagina dengan madu dan air hangat menyenangkan bagi wanita, dari pada melakukan gurah dan cuci rahim yang menyakitkan serta membahayakan. Umumnya madu bagi wanita dapat membuatnya menjalani seluruh kehidupannya seperti madu dalam madu seizin Allah.[5]

21. Madu pada penyakit jantung Otot jantung yang senantiasa bekerja selama hidup dan kehilangan banyak kalori pada saat bekerja membutuhkan sejumlah besar gula untuk menggantikannya.dan gula anggur memainkan peran yang besar dalam menutrisi otot jantung. Sebagaimana kita maklumi, gula biasa yang kita konsumsi sehari-hari adalah gula tebu, yaitu gula kombinasi yang membutuhkan tenaga dan waktu serta proses-proses yang rumit untuk mengubahnya menjadi gula anggur(dekstrosa). Sementara madu sebagian besar kandungannya adalah gula-gula tunggal yang tidak membutuhkan proses pencernaa; dengan cepat

dapat terserap untuk sampai kedalam darah dan disajikan untuk hati, otot-otot, dan jantung yang membutuhkan kalori. Dari sini jelaslah urgensitas madu bagi fungsi otot jantung dan kecepatan sembuhnya dari berbagai macam penyakit.[5]

22. Madu untuk obat batu ginjal Rebus dengan daun mallow darat, kemudian tambah dengan 3 sendok madu lebah dan 1 sendok minyak samin, aduk hingga rata, lalu saring. Kemudian diminum sebanyak satu gelas ketika sakit ginjal terasa. Lakukan hal tersebut secara kontinu selama satu minggu hingga batu ginjal pecah dan lenyap.[5]

23. Madu untuk asam lambung Madu dapat diserap sebagai obat untuk mengatasi gangguangangguan lambung dan usus yang dibarengi dengan pertambahan asam lambung. Madu lebah dapat mengatasi asam lambung, yaitu dengan mengunyahnya satu siung bawang putih sebelum sarapan dan minum segelas susu yang dicampur satu sendok madu selama 5 hari.[5] H. Tips Memilih Madu Asli Madu telah dipakai di berbagai daerah. Saat ini , banyak beredar madu palsu.agat sulit untu membedakan antara madu asli dengan madu campuran. Ada beberapa trik yang bisa dilakukan untuk membedakan antara madu asli dan madu palsu : 1. Aroma yang kuat Madu yang asli memiliki aroma yang begitu kuat dan menembus hidung hingga anda bisa merasakannya di tengah-tengah kepala anda.

2. Rasa yang kuat Madu yang asli akan terasa tinggal di tenggorokan.

3. Kental Jika anda mengambilnya dengan sendok kemudian menariknya lalu menurukannya, madu tidak akan terputus karena kekentalannya.

4. Aman Madu asli tidak berpengaruh apapun terhadap penderita diabetes.

5. Tidak terpengaruh suhu (1) jika madu diletakkan di lemari es, dia tidak akan membeku. Kekentalan, aroma, dan warnanya tetap. (2) madu tidak terpengaruh panas api.

6. Tidak bercampur tanah Ketika di tumpahkan ke tanah, dia tidak bercampur dengan tanah. Sedangkan madu palsu akan merembes ke tanah.

7. Tidak tembus pandang Ketika anda menerawang wadah madu bayangan benda di belakang madu tidak tampak.[4] I. Penyimpanan Madu Proses penyimpanan akan mempengaruhi kualitas madu. Untuk mempertahankan kualitasnya, madu harus disimpan dalam wadah kaca (lebih dipilih yang berwarna gelap), keramik, porselin, kayu tertentu, atau stainless steel. Penggunaan wadah besi, tembaga, timah, atau campuran logam harus dihindari karena dapat bereaksi dengan gula dan asam organik madu serta menghasilkan zat beracun.

Wadah yang berbau juga mempengaruhi cita rasa madu karena dapat diserap madu. Tutup wadah sebaiknya cukup besar agar madu bisa dikeluarkan apalagi bila sudah ada pengkristalan. Wadah harus kedap udara dan diletakkan jauh dari panas dan cahaya. Radiasi sinar ultraviolet dapat merusak enzim oksidase (diastase) sehingga mempengaruhi aktivitas antibakterinya. Bila diletakkan di tempat terbuka, madu dapat kehilangan air dan zat aromatiknya atau sebaliknya akan terjadi penyerapan aroma dan air. Suhu yang ideal untuk penyimpanan madu adalah sekitar 20C dengan kelembapan kurang dari 65%. Penyimpanan diatas suhu 25 C akan menurunkan kualitas yang disebabkan perubahan enzim dan kimiawi madu.[1]

J. Hasil Olahan dari Madu 1. Teh nanas jahe[8] Bahan 500 ml air 50 gr jahe, kupas, memarkan 3 bungkus teh celup buah nanas, kupas 1 buah tomat 1 buah jeruk manis, peras 4 sdm gula pasir 3 sdm madu Es batu secukupnya Cara membuat 1. Masak air dan jahe hingga mendidih dan beraroma jahe yang kuat, angkat 2. Masukkan teh celup asli hingga berwarna pekat 3. Proses dalam tabung blender, nanas bersama tomat, jeruk manis, gula pasir, madu. Tambahkan air teh jahe, proses kembali hingga lembut. 4. Siapkan gelas, isi dengan es batu. Tuangkan campuran teh 5. Sajikan selagi dingin

2. Honey Praline[11] Bahan kulit Coklat putih 100 gr,lelehkan Coklat susu 200 gr, lelehkan Coklat merah 200 gr, lelehkan Cetakan praline beruang Bahan isi Coklat putih 200 gr Madu 150 ml Susu coklat bubuk 2 sdt Cara membuat 1. Isi: potong-potong coklat, lalu tim sampai meleleh, angkat 2. Masukkan madu dan susu coklat bubuk, aduk rata, sisihkan. 3. Kulit: masukkan masing-masing coklat kedalam plastic segitiga 4. Semprotkan coklat putih ke bagian bentuk beruang, diamkan sampai mengeras 5. Tuangkan coklat susu sampai setengah tinggi cetakan, diamkan sampai mengeras. Semprotkan sedikit bahan isi diatasnya , diamkan selama 10 menit. 6. Tuangkan coklat merah diatasnya, hentakkan agar coklat merata. 7. Simpan dalam lemari es selama 15 menit atau sampai mengeras 8. Keluarkan coklat dari cetakannya. 3. Krema Karamela (krim susu karamel) [9] Bahan 7 butir telur 350 gr gula pasir 150 ml madu 1 liter susu segar 10 dr vanili Air secukupnya Cara membuat 1. Kocok telur dengan mikser hingga mengembang. Tambahkan 250 gr gula pasir, madu, vanili, dan susu , kocok hingga rata. Diamkan adonan.

2. karamel : masak 100 gr gula pasir hingga meleleh dan kecoklatan. Tambahkan 45 ml air. Masukkan cairan gula ke cetakan kecil. 3. Masukkan adonan susu dan telur dengan hati-hati agar caramel tetap berada di dasar cetakan. 4. Letakkan cetakan didalam Loyang besar, tambahkan air hingga sepertiga Loyang. Panggang Loyang di dalam oven bersuhu 180 C Hingga matang. Untuk memeriksa kematangan adonan krim susu caramel, gunakan tusuk gigi dan kidi. 5. Setelah matang, diamkan selama 2-3 jam dan masukkan ke lemari pendingin. Hidangkan dengan membalik cetakan agar karamel diatas krim susu. 4. Kue Madu[10] Bahan 2 cangkir terigu cangkir mentega cangkir gula halus cangkir madu 1 sdt bubuk kayu manis sdt baking powder Cara membuat Mentega dan gula di kocok hingga putih, masukkan madu, kocok terus, masukkan terigu yang sudah dicampur baking powder dan kayu manis bubuk, aduk rata, lalu spuit di Loyang yang sudah di olesi mentega, panggang sampai kuning. 5. Ayam Bawang Madu[7] Bahan 6 ptg paha ayam tanpa kulit 2 siung bawang putih, cincang 1 siung bawang merah, cincang 2 ruas jahe segar, cincang 2 sdm madu 2-3 sdt minyak kanola Cara membuat 1. Goreng ayam sampai matang

2. Panaskan minyak kanola, tumis bawang putih, bawang merah, dan jahe sampai layu. 3. Tambahkan madu, aduk sampai rata. 4. Masukkan ayam goreng, masak sampai bumbu meresap. 5. Angkat dan hidangkan selagi hangat.

Daftar Pustaka

1. Suranto, Adji, Terapi Madu, Depok: Penerbit Swadaya, 2007 2. Suranto, Adji, Khasiat dan Manfaat Madu Herbal, Depok: AgroMedia Pustaka, 2004 3. A.B, Haviva, Dahsyatnya Mukjizat Madu, Jogjakarta: DIVA Press, 2011 4. Hammad, Said, 99 Resep Sehat dengan Mdu, Solo : AQWAMEDIKA, 2010 5. Al-Id, Muhammad Saqa, Pengobatan Dengan Madu, Jakarta Timur: PUSTAKA AL-KAUTSAR, 2010 6. Astawan, Made, A-Z Ensiklopedia Gizi Pangan Untuk Keluarga, Jakarta: Dian Rakyat, 2009 7. Arihadi, Tuti Korina, Menu Lezat untuk Kesehatan Ginjal, Depok: Pustaka Bunda, 2008 8. Soewitomo, Sisca, 1000 Resep Masakan dan Kue Sisca Soewitomo yang Paling Dicari, Jakarta:Gramedia Pustaka Utama, 2010 9. Nurwijaya, Hartati, Hidangan Favorit ala Mediterania, Jakarta Selatan: Hikmah, 2008 10. Julie, Sutarjana, Pusaka Kuliner Nyoya Rumah 1200 Resep Masakan & Kue Legendaris, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010 11. Ismayani, Yeni, Variasi Olahan Cukelat Candy Stick, Praline, Truffle, Jakarta selatan: Kawan Pustaka, 2008