You are on page 1of 4

hidup mutannya. Misalnya mutasi buatan terhadap semangka yang besarnya berlipat,namun gagal membentuk alat generative. 1.

Mutasi Dapat Terjadi Pada Tingkat DNA. Gen, danKromosom Mutasi adalah peristiwa perubahan genetik (gen ataukromosom) dari suatu individuyang bersifat menurun. a. Mutasi Gen Seperti telah kita pelajari dalam Bab 3 bahwa pasangan basa nitrogen (basa N) padaDNA. Antara timin dan adenine atau antara guanin dan sitosin dihubungkan oleh ikatanhidrogen yang lemah " Atom-atom hidrogen dapat berpindah dari satu posisi ke posisilain pada purin atau pirimidin. Perubahan kimia sedemikian disebut perubahan tautomer.Misalnya, secara tidak normal, adenin berpasangan dengan sitosin dan timin denganguanin. peristiwa perubahan genetic seperti ini disebut mutasi gen karena hanya terjadi didalam gen. Mutasi gen disebut juga mutasi titik (point mutation). Mutasi gen dapat terjadikarena substitusi basa N.Macam-macam mutasi gen antara rain: 1. Mutasi tak bermakna (nonsense mutatton); terjadi perubahan kodon (triplet) darikode basa N asam amino tetapi tidak mengakibatkan kesalahan pembentukan protein.Misalnya, uuu diganti uus yang sama -sama kode fenilalanin. 2. Mutasi ganda tiga (triplet mutations); terjadi karena adanya penambahan atau pengurangan tiga basa secara bersama - sama. 3. Mutasi bingkai (frarneshift mutattons); terjadi karena adanya penambahan sekaligus pengurangan satu atau beberapa pasangan basa secara bersama - sama. b. Mutasi Kromosom

Istilah mutasi pada umumnya digunakan untuk perubahan gen, sedangkan perubahankromosom yang dapat diamati dikenal sebagai variasi kromosom atau aberasi. Kita akanmembahas mutasi kromosom atau mutasi besar atau yang pada prinsipnya digolongkanrnenjadi dua, yaitusebagai berikut. 1. Mutasi kromosom tejadi karena peruhahan jumlah kromosom mutasi kromosom yang terjadi karena perubahan jumlah kromosom (ploid)meiibatkan kehilangan atau penambahan perangkat kromosom (genom) disebut euploid, sedang yang hanva terjadi pada salah satu kromosom dari genorn disebuaneuploid. a) Euploid eu = benar; ploid = unit)Makhluk hidup yang terjadi dari perkembangbiakan secara kawin , pada umumnya bersifat diploid, memiliki 2 perangkat kromosom atau 2 genom pada sel somatisnya (2nkromosom).Organisme yang kehilangan I set kromosomnya disebut monoploid. Organismemonoploid memiliki satu genom atau satu perangkat kromosom (n kromosom) dalam selsomatisnya.sel kelamin (gamet), yaitu sel telur (ovum) dan spermatozoon, masing masing memilikisatu perangkat kromosom. Satu genom (n kromosom) yang disebut haploid. sedangorganisme yang memiliki lebih dari dua genom disebut poliploid, misalnya: triploid (3nkromosom): tetraploid (4n kromosom); heksaploid( 6n kromosom). Poliploid yang terjadi pada tumbuhan misalnya pada apel, dan tebu. poliploid pada hewan misalnya padaDaphnia, Rana esculenta, dan Ascaris.Macam poliploid ada dua, yaitu otopoliploid, terjadi pada krornosom homolog, misalnyasemangka tak berbiji; dan alopoIiploid, terjadi pada kromosom non homolog, misalnyaRhaphanobrassica (akar sepertikol, daun mirip lobak). b) Aneuploid ( an = tidak; eu = benar; Ploid = Unit)Mutasi kromosom ini tidak melibatkan seluruh genom yang berubah,rnelainkan hanyaterjadi pada salah satu kromosom dari genom. Disebut juga dengan istilah aneusomik.Macam-macam aneusomik antara lain sebagai berikut: 1) monosomik (2n-1); yaitu mutasi karena kekurangan satu kromosom2) nullisomik (2n-2); yaitu mutasi karena kekurangan dua kromosom3) trisomik (2n + 1); yaitu mutasi karena kelebihan satu kromosom4) tetrasomik (2n * 2); yaitu mutasi karena kelebihan dua kromosom. 2. Mutasi kromosom yang terjadi karena perubahan struktur kromosom Mutasi karena perubahan struktur kromosom atau kerusakan bentuk kromosom disebut juga dengan istilah aberasi.Macam-macam aberasi dapat dijelaskan sebagai berikut:a) Delesi atau defisiensi adalah mutasi karena kekurangan segmen kromosomb) Duplikasi adalah mutasi karena kelebihan segmen kromosom.

Contoh skematis:

Macam-macam delesi antara lain :1) Delesi terminal; ialah delesi yang kehilangan ujung segmen kromosom.2) Delesi intertitial; ialah delesi yang kehilangan bagian tengah kromosom3) Delesi cincin; ialah delesi yang kehilangan segmen kromosom sehingga berbentuk lingkaran seperti cincin.4) Delesi loop; ialah delesi cincin yang membentuk lengkungan pada kromosom lainnya.Hal ini terjadi pada waktu meiosis, sehingga memungkinkan adanya kromosom lain(homolognya) yang tetap normal. c. Translokasi. Translokasi ialah mutasi yang mengalami pertukaran segmen kromosom ke kromosomnon homolog.Macam-macam translokasi antara lain:l. Translokasi homozigot (resiprok)Translokasi homo zigot ialah translokasi yang mengalami pertukaran segmen keduakromosom homolog dengan segmen kedua kromosom non homolog.2. Translokasi heterozigot (non resiprok)Translokasi heterozigot ialah translokasi yang hanya mengalami pertukaran satu segmenkromosom ke satu segmen kromosom nonhomolog.3. Translokasi Robertson

Translokasi Robertson ialah translokasi yang terjadi karena penggabungan dua kromosomakrosentrik menjadi satu kromosom metasentrik, maka disebut juga fusion(penggabungan) d. Inversi Inversi ialah mutasi yang mengalami perubahan letak gen-gen, karena selama meiosiskromosom terpilin dan terjadi kiasma.lihat gambar berikut!Macam-macam inversi antara lain:1 . Inversi parasentrik; teriadi pada kromosom yang tidak bersentromer.2. lnversi perisentrik; terjadi pada kromosom yang bersentromer. e. Isokromosom lsokromosom ialah mutasi kromosom yang terjadi pada waktu menduplikasikan diri, pembelahan sentromernya mengalami perubahan arah pembelahan sehingga terbentuklahdua kromosom yang masing masing berlengan identik (sama).Dilihat dari pembelahan sentromer maka isokromosom disebut juga fision, jadi peristiwanya berlawanan dengan translokasi Robertson (fusion) yang mengalami penggabungan. f. Katenasi Katenasi ialah mutasi kromosom yang terjadi pada dua kromosom non homolog yang pada waktu membelah menjadi empat kromosom, salinq bertemu ujung-ujungnyasehingga membentuk lingkaran 3. Mutasi Dapat Terjadi Secara Alami dan Buatana. Menurut tipe sel atau macam sel yang mengalami mutasi 1. Mutasi somat[s yaitu mutasi yang terjadi pada sel-sel tubuh atau sel soma. Mutasisomatis kurang mempunyai arti genetis.2. Mutasl germina yaitu mutasi yang terjadi pada sel kelamin (gamet), sehingga dapatditurunkan. b. Menurut sifat genetiknya 1. Mutasi dominan, terlihat pengaruhnya dalam keadaan heterozigot2. Mutasi resesif, pada orqanisme diploid tidak akan diketahui selama dalam keadaanheterozigot, kecuali resesif pautan seks. Namun pada organism haploid (monoploid)seperti virus dan bakteri, pengaruh mutasi dominan dan juga resesif dapat dilihat padafenotipe virus dan bakteri tersebut. c. Menurut arah mutasinya 1. Mutasi maju atau forward mutations, yaitu mutasi dari fenotipe normal meniadiabnormal.2. Mutasi balik atau back mutations, yaitu peristiwa mutasi yang dapat mengembalikandari fenotipe tidak normal menjadi fenotipe normal.d. Menurut kejadiannya 1. Mutasi alam atau mutasi spontan, yaitu mutasi yang penyebabnya tidak diketahui.Mutasi ini terjadi di alam secara spontan (alami), secara kebetulan dan jarang terjadi.Contoh mutagen alam adalah sinar kosmis, radio aktif alam, dan sinar ultraviolet.2. Mutasi buatan, yaitu mutasi yang terjadi dengan adanya campur tangan manusia.Proses perubahan gen atau kromosom secara sengaja diusahakan oleh manusia denganzat kimia, sinar x, radiasi, dan sebagainya; maka sering disebut juga mutasi induksi.Mutasi buatan dengan sinar x dipelopori oleh Herman Yoseph Muller (muridMorgan) yang berkebangsaan Amerika Serikat ( 1890-1945). Muller berpendapat bahwamutasi Pada sel soma tidak membawa perubahan, sedangkan mutasi pada sel-selgenerative atau gamet kebanyakan letal dan membawa kematian sebelum atau segerasesudah lahir. Selanjutnya pada tahun 1927 dapat diketahui bahwa sinar x dapatmenyebabkan gen mengalami ionisasi sehingga sifatnya menjadi labil. Dan akhirnyamutasi buatan dilaksanakan pula dengan pemotongan daun/ penyisipan DNA padaorganism organism yang kita inginkan. Mutan mutan buatan yang telah kita perolehantara lain: anggur tanpa biji, tomat tanpa biji, hewan atau tumbuhan poliploidi (misal:kol poliploidi), Pamato raphanobrassica (akar seperti kol, daun seperti lobak).

4. Mutagen Zat Kimia atau Faktor Fisik Secara garis besar, macam-macam rnlltagen dapat dibagi tiga, sebagai berikut : a. Radiasi Radiasi (penyinaran dengan sinar radio aktif); misalnya: sinar alfa, beta, gamma,ultraviolet, dan sinar x. Radiasi ultra ungu merupakan mutagen Penting untuk organismeuniseluler. Radiasi alarniah berasal dari sinar kosmis dari anqkasa, benda-bendaradioaktif dari kerak bumi, dan lain-lain. gen-gen yang terkena radiasi, ikatannya putusdan susunan kimianya berubah dan teriadilah mutasi. b. Mutasi Kimia Mutagen kimia Yang Pertama kali ditemukan ialah gas mustard (belerangmustard) oleh C. Averbach dan kawan - kawan.Beberapa mutagen kimia penting lainnya ialah: gas metan, asam nitrat, kolkisin,