You are on page 1of 48

Week 2

BENTUK-BENTUK ORGANISASI PERUSAHAAN


Awalludiyah Ambarwati

Akuntansi berhubungan dengan kegiatan organisasi, baik organisasi nirlaba maupun perusahaan Prosedur akuntansi tergantung pada bentuk organisasi

Jenis Usaha berdasar kegiatan utama yang dijalankan


Service Business Merchandising Manufacturing

Jenis Usaha berdasar kegiatan utama yang dijalankan


Service Business (Perusahaan Jasa)
Perusahaan yang kegiatan utamanya menjual jasa. Contoh : kantor akuntan, pengacara, salon, praktek dokter dan lain-lain.

Jenis Usaha berdasar kegiatan utama yang dijalankan


Merchandising (Perusahaan Dagang)
Perusahaan yang kegiatan utamanya membeli barang jadi dan menjual kembali tanpa melakukan pengolahan lagi. Contoh : dealer, toko-toko kelontong, toko serba ada, dan lain-lain.

Jenis Usaha berdasar kegiatan utama yang dijalankan


Manufacturing (Perusahaan Manufaktur)
Perusahaan yang kegiatan utamanya mengolah bahan baku menjadi barang jadi dan kemudian menjual bahan jadi tersebut. Contoh : pabrik sepatu, pabrik roti, dan lain-lain.

Pengusaha
Orang yang menjalankan perusahaan atau menyuruh orang lain menjalankan perusahaan. Pengusaha mengeluarkan sejumlah modal yang digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha.

Kategori Pengusaha
Pengusaha yang bekerja sendiri Pengusaha yang bekerja dengan bantuan pekerja Pengusaha yang memberi kuasa kepada orang lain untuk menjalankan perusahaan.

Perusahaan
Suatu organisasi yang didirikan oleh seseorang atau sekelompok orang atau badan lain yang kegiatannya adalah melakukan produksi dan distribusi guna memenuhi kebutuhan ekonomis manusia.

Perusahaan
Menurut UU no. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan Pasal 1 huruf b yang dimaksud dengan perusahaan adalah
Setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus yang didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah Negara Indonesia dengan tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.

Kegiatan produksi pada umumnya dilakukan untuk memperoleh laba. Namun demikian, banyak juga kegiatan produksi yang tidak bertujuan mencari laba, misalnya yayasan sosial, keagamaan dan lain-lain. Hasil suatu produksi dapat berupa barang atau jasa.

Bentuk Perusahaan

Pertimbangan yang perlu dilakukan dalam memilih bentuk perusahaan


Jenis usaha yang dijalankan (perdagangan, industri, dsb) Ruang lingkup usaha Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha Besarnya resiko pemilikan Batas-batas pertanggungjawaban terhadap utangutang perusahaan Besarnya investasi yang ditanamkan Cara pembagian keuntungan Jangka waktu berdirinya perusahaan Peraturan-peraturan pemerintahan

Perusahaan Perseorangan
Dikelola dan diawasi oleh satu orang, dimana pengelola perusahaan memperoleh semua keuntungan perusahaan, tetapi ia juga menanggung semua resiko yang timbul dalam kegiatan perusahaan. Pendirian perusahaan perseorangan tidak diatur dalam KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang) dan tidak memerlukan perjanjian karena hanya didirikan oleh satu orang pengusaha saja.

Perusahaan Perseorangan
Perusahaan yang dimiliki oleh satu orang Pemilik perusahaan biasanya merangkap sebagai manajer Retail berskala kecil atau perusahaan jasa perseorangan Modal terbatas >> sulit berkembang Contoh : kantor akuntan, pengacara, praktek dokter, dan lain-lain

Ciri dan sifat perusahaan perseorangan


Relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan Tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi Tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi Seluruh keuntungan dinikmati sendiri Sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri Keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar Jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup Sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

Perusahaan perseorangan dibagi dalam dua kelompok


Usaha Perseorangan Berizin : memiliki izin operasional dari departemen teknis. Misalnya bila perusahaan perseorangan bergerak dalam bidang perdagangan, maka dapat memiliki izin seperti Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Usaha Perseorangan Yang Tidak Memiliki Izin. Misalnya usaha perseorangan yang dilakukan para pedagang kaki lima, toko barang kelontong, dsb.

Perusahaan Perseorangan
Kebaikan :
- Mudah dibentuk dan dibubarkan - Bekerja dengan sederhana - Pengelolaannya sederhana - Tidak perlu kebijaksanaan pembagian laba Kelemahan: Tanggung jawab tidak terbatas Kemampuan manajemen terbatas Sulit mengikuti pesatnya perkembangan perusahaan Sumber dana hanya terbatas pada pemilik Resiko kegiatan perusahaan ditanggung sendiri

Persekutuan
Perusahaan yang merupakan gabunagn dari beberapa orang pemilik untuk menyelenggarakan usaha dengan nama bersama Para pemilik disebut sekutu atau partner Secara hukum, para sekutu memiliki tanggung jawab penuh atas hutang persekutuan, tetapi juga memiliki hak atas laba perusahaan Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait. Indonesia >> Firma atau CV

Firma
Suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya. Firma harus didirikan dengan akta otentik yang dibuat di muka notaris. Akta Pendirian Firma harus didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang daerah hukumnya meliputi tempat kedudukan Firma yang bersangkutan.

Firma
Setelah itu akta pendirian harus diumumkan dalam Berita Negara atau Tambahan Berita Negara. Tetapi karena Firma bukan merupakan badan hukum, maka akta pendirian Firma tidak memerlukan pengesahan dari Departemen Kehakiman RI. Pendirian, pengaturan dan pembubaran Firma diatur di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD).

Firma bukan merupakan badan usaha yang berbadan hukum karena : Tidak ada pemisahan harta kekayaan antara persekutuan dan pribadi sekutu-sekutu, setiap sekutu bertanggung jawab secara pribadi untuk keseluruhan. Tidak ada keharusan pengesahan akta pendirian oleh Menteri Kehakiman dan HAM Firma berakhir apabila jangka waktu yang ditetapkan dalam anggaran dasar telah berakhir. Selain itu, menurut Pasal 26 dan Pasal 31 KUHD Firma juga dapat bubar sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam anggaran dasar akibat pengunduran diri atau pemberhentian sekutu.

Ciri dan sifat Firma


Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi. Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya. Keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup Seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma Pendiriannya tidak memelukan akte pendirian Mudah memperoleh kredit usaha

Kebaikan Firma:
Prosedur pendirian relatif mudah Mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar, karena gabungan modal yang dimiliki beberapa orang Keputusan bersama dengan pertimbangan seluruh anggota firma, sehingga keputusankeputusan menjadi lebih baik

Kelemahan Firma:
Utang-utang perusahaan ditanggung oleh kekayaan pribadi para anggota firma Kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin, sebab bila salah seorang anggota keluar, maka firma pun bubar

Persekutuan Komanditer (CV / Commanditaire Vennotschaap)


Suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan CV disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.

Persekutuan Komanditer (CV / Commanditaire Vennotschaap)


Persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan dan mempercayakan uangnya untuk dipakai dalam persekutuan. Para anggota persekutuan menyerahkan uangnya sebagai modal perseroan dengan jumlah yang tidak perlu sama sebagai tanda keikutsertaan di dalam persekutuan.

Sekutu pada persero dapat dikelompokkan menjadi


Sekutu Komplementer
sekutu aktif/orang yang bersedia memimpin pengaturan perusahaan dan bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya sesuai pasal 18 KUHD.

Sekutu Komanditer
sekutu pasif/orang yang tidak ikut mengurus persekutuan tapi mempercayakan uangnya dalam persekutuan dan bertanggung jawab hanya terbatas pada kekayaan yang diikut sertakan dalam perusahaan tersebut

Berakhirnya CV, diatur dalam Pasal 31 KUHD yaitu: Berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar (Akta Pendirian). CV berakhir sebelum jangka waktu yang ditetapkan, akibat pengunduran diri atau pemberhentian sekutu. Akibat perubahan anggaran dasar (akta pendirian) di mana perubahan anggaran dasar ini mempengaruhi kepentingan pihak ketiga terhadap CV.

Ciri dan sifat CV :


Sulit untuk menarik modal yang telah disetor Modal besar karena didirikan banyak pihak Mudah mendapatkan kredit pinjaman Ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan Relatif mudah untuk didirikan Kelangsungan hidup perusahaan CV tidak menentu

Kebaikan perseroan komanditer:


Pendiriannya relatif mudah Modal yang dapat dikumpulkan lebih banyak Kemampuan untuk memperoleh kredit lebih besar Manajemen dapat didiversifikasikan Kesempatan untuk berkembang lebih besar

Kelemahan peseroan komanditer:


Tanggung jawab tidak terbatas Kelangsungan hidup tidak terjamin Sukar untuk menarik kembali investasinya

Perseroaan
Organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

Perseroaan
Perusahaan yang modalnya terdiri dari sahamsaham Setiap pemegang saham adalah pemilik perusahaan yang tanggungjawabnya terbatas sebesar saham yang dimiliki Para pemegang saham secara pribadi tidak bertanggung jawab penuh atas seluruh hutang perusahaan, melainkan hanya terbatas sebesar penyertaan dalam perusahaan

Kebaikan Perseroan Terbatas


Kelangsungan hidup perusahaan terjamin Terbatasnya tanggung jawab, sehingga tidak menimbulkan resiko bagi kekayaan pribadi maupun kekayaan keluarga pemilik Saham dapat diperjual belikan dengan relatif mudah. Kebutuhan kapital lebih besar akan mudah dipenuhi, sehingga memungkinkan perluasan usaha. Pengelolaan perusahaan dapat dilakukan lebih efisien

Kelemahan Perseroan Terbatas:


- Biaya pendiriannya relatif mahal - Rahasia tidak terjamin - Kurangnya hubungan yang efektif antara pemegang saham

Ciri dan Sifat Perseroaan


Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi Modal dan ukuran perusahaan besar Kelangsungan hidup perusahaan PT ada di tangan pemilik saham Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham Kepemilikan mudah berpindah tangan Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen Kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham Sulit untuk membubarkan PT Pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

Koperasi
Suatu perkumpulan yang keanggotaannya bersifat murni pribadi dan tidak dapat dialihkan Di dalam koperasi tidak ada modal permanen, karena anggotanya dapat berganti-ganti Modal koperasi diperoleh dari simpanan pokok, wajib dan sukarela dari anggota.

Menurut UU no. 25 tahun 1992,


Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Status badan hukum koperasi diperoleh setelah memperoleh pengesahan dari pemerintah (Menteri Koperasi).

Modal Koperasi terdiri dari : Modal sendiri dapat berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib, sumbangan suka rela, hibah dan dana cadangan Sisa Hasil Usaha. Modal Pinjaman dapat berasal dari anggota, koperasi lainnya dan atau anggotanya, bank, penerbitan obligasi atau surat utang lainnya, sumber lain yang sah.

Types of Business Organizations


Proprietorships Partnerships

Corporations

Limited Liability Companies

Proprietorships
(Kepemilikan)

What are some advantages?


total undivided authority no restrictions on type of business must be legal

What are some disadvantages?


unlimited liability limitation on size fund raising power

Propriertorship Characteristics
Separate Legal Entity

No Continuous Life Unlimited Liability of Owner

Proprietorship Characteristics (continued)


Unification of Ownership and Management Business Taxation

Government Regulation

Partnerships
Kemitraan

What are some advantages?


better credit standing possibly more brain power, but consultation with partners required

What are some disadvantages?


unlimited personal liability for general partners need for written partnership agreement

Corporations
What are some advantages?
separate legal existence limited liability of stockholders transferability of ownership relatively easy

What are some disadvantages?


taxes possible double taxation extensive governmental regulation

Organizing a Corporation
Incorporators obtain charter from the state Charter authorizes corporation to:
Issue stock Conduct business in accordance with state law and the corporations bylaws

Corporations begins to exist when stock is issued

Structure of a Corporation
Stockholders elect

Board of Directors who hire

Officers of the corporation

Comparison of Business Forms


Proprietorship Partnership Corporation LLC Perseroan Terbatas Members

Owners

One

Two or more

Stockholders usually many Indefinite

Life of Organization Liability of owners for business debts

Limited by owners choice or death Owner is personally liable

Limited by owners choice or death Partners are personally liable

Indefinite

Stockholders not personally liable

Members are not personally liable

Copy of this material or other material about this lecture (task, exam, etc), please visit http://ambar-mylove.blogspot.com/