Вы находитесь на странице: 1из 9

TUGAS JARKOM-2

ROUTING STATIC CISCO ROUTER

DISUSUN OLEH : S1TI-3I


Miftakhurrokhmat Heri Susanto Isa Azhari 09.11.3207 09.11.3227 09.11.3176

Dosen : Rico Agung F, S.Kom Mata Kuliah : Jarkom

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA


2011

I. PENDAHULUAN Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari stack protokol tujuh-lapis OSI. Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenis router lainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyak router IP. Router dapat digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk mengoneksikan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda (seperti halnya router wireless yang pada umumnya selain ia dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio, ia juga mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP), atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dari Ethernet ke Token Ring. Dalam praktikum kali ini kami mengunakan Cisco Router yang merupakan router yang paling banyak digunakan di dunia.Router ini memiliki kemampuan yang luar biasa dengan bentuk yang kecil dan ramping walaupun harganya juga mahal jika digunakan selain untuk corporate.

II. SKENARIO

Tabel Addressing

III. ALAT DAN BAHAN No. 1 2 3 Nama R1,R2 PC1,PC2 Kabel console Keterangan Cisco Router Client Untuk konfigurasi pertama kali Router dengan komputer.Kalau seumpama kabel kurang panjang bisa menggunakan perpanjangan ke UTP. Untuk menghubungkan router satu dengan router yang lain (menggunakan clock rate)

Kabel DCE

Cisco Router

Kabel console

Kabel DCE

IV. LANGKAH-LANGKAH KONFIGURASI A. MENGHUBUNGKAN ROUTER DENGAN PC UNTUK KONFIGURASI Router adalah ibarat komputer yang mempunyai kemampuan untuk menghubungan jaringan komputer yang berbeda.Router tidak bisa alngusng dipakai, agar router bisa digunakan router harus dikonfigurasi terlebih dahulu.Caranya pertama-tama tancapkan kabel power router ke sumber tegangan lalu hidupkan router.Untuk mengkonfigurasi router kita harus mempunyai interface yaitu satu komputer yang terhubung dengan router.Untuk bisa terhubungkan hubungkan konektor kabel console dari port serial console di router dengan port serial di komputer. Setelah itu (Windows) jalankan HyperTerminal dengan menekan kombinasi keyboard Win + R lalu ketikkan hyperterm. Beri nama router untuk identifikasi.Untuk menandai jika ingin dengan koneksi yang lain bisa diubah iconnya.Lalu OK

Pilih port yang akan digunakan.Lalu OK.

Klik Restore Defaults.Kalau tidak, ubah Bit per second menjadi 9600 (clock rate) dan Flow control dari Hardware diubah menjadi None.Klik OK. Setelah beberapa saat akan muncul layer putih.Tekan Enter untuk koneksi dengan router.Selanjutnya masukkan perintah CLI disini.

B. CLI UNTUK KONFIGURASI ROUTER 1. Menghapus konfigurasi yang lama #ketik no pada continue with configuration dialog Continue with configuration dialog? [yes/no]: no

Press RETURN to get started! #masuk mode privileged EXEC mode: enable Router>enable #hapus konfigurasi yang lama: erase startup-config Router#erase startup-config Erasing the nvram filesystem will remove all configuration files! Continue? [confirm] [OK] Erase of nvram: complete %SYS-7-NV_BLOCK_INIT: Initialized the geometry of nvram 2. Memberi nama router #masuk mode privileged EXEC mode: enable Router>enable #masuk ke terminal: configure terminal Router#configure terminal Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z. #beri nama router: hostname name Router(config)#hostname R1 R1(config)# 3. Mendisable DNS Lookup (agar tidak searching DNS di internet, biar cepat) : no ip domain-lookup Pastikan masuk terminal lalu bisa jalankan command berikut R1(config)#no ip domain-lookup R1(config)# 4. Memberi password router (pastikan masuk terminal) #memberi password EXEC mode R1(config)#enable secret class #memberi password console R1(config)#line console 0 R1(config-line)#password cisco R1(config-line)#login R1(config-line)#exit #memberi password saat ditelnet R1(config)#line vty 0 4 R1(config-line)#password cisco R1(config-line)#login R1(config-line)#exit

R1(config)# 5. Membuat pesan saat login R1(config)#banner motd & Enter TEXT message. End with the character '&'. ********************************** !!!! AUTHORIZED ACCESS ONLY !!!! ********************************** & R1(config)# 6. Setting IP Address Router 1 #mensetting IP FasthEthernet R1(config)#interface FastEthernet 0/0 R1(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0 R1(config-if)#no shutdown %LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to upR1(config-if)# #mensetting IP Serial R1(config)#interface serial 2/0 R1(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0 R1(config-if)#clock rate 64000 R1(config-if)#no shutdown %LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to down 7. Melihat konfigurasi yang telah disetting #ketikkan show running-config, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini ! version 12.2 no service timestamps log datetime msec no service timestamps debug datetime msec no service password-encryption ! hostname R1 ! ! ! enable secret 5 $1$mERr$9cTjUIEqNGurQiFU.ZeCi1 ! ! !

! ! ! ! ! no ip domain-lookup ! ! ! ! ! ! interface FastEthernet0/0 ip address 192.168.1.1 255.255.255.0 duplex auto speed auto ! interface FastEthernet1/0 no ip address duplex auto speed auto shutdown ! interface Serial2/0 ip address 192.168.2.1 255.255.255.0 clock rate 64000 ! interface Serial3/0 no ip address shutdown ! interface FastEthernet4/0 no ip address shutdown ! interface FastEthernet5/0 no ip address shutdown ! router rip ! ip classless ! ! 8. Menyimpan konfigurasi router R1#copy running-config startup-config Destination filename [startup-config]? Building configuration... [OK]

R1# C. SETTING IP ADDRESS PC1 Setting IP Address dengan 192.168.1.2, netmask 255.255.255.0, dan gateway 192.168.1.1 (harus diisi). D. CEK KONFIGURASI DAN KONEKSI ROUTER1 #cek interface yang nyala (up) pada router1 R1#show ip interface brief Interface IP-Address OK? Method Status FastEthernet0/0 FastEthernet1/0 Serial2/0 Serial3/0 FastEthernet4/0 FastEthernet5/0 192.168.1.1 unassigned 192.168.2.1 unassigned unassigned unassigned YES manual up

Protocol up

YES manual administratively down down YES manual up up

YES manual administratively down down YES manual administratively down down YES manual administratively down down

#Cek tabel routing (belum ada karena belum dirouting, ada 2 network dengan keterangan yang terhubung secara langsung) R1#show ip route Codes: C - connected, S - static, I - IGRP, R - RIP, M - mobile, B - BGP D - EIGRP, EX - EIGRP external, O - OSPF, IA - OSPF inter area N1 - OSPF NSSA external type 1, N2 - OSPF NSSA external type 2 E1 - OSPF external type 1, E2 - OSPF external type 2, E - EGP i - IS-IS, L1 - IS-IS level-1, L2 - IS-IS level-2, ia - IS-IS inter area * - candidate default, U - per-user static route, o - ODR P - periodic downloaded static route Gateway of last resort is not set C 192.168.1.0/24 is directly connected, FastEthernet0/0 C 192.168.2.0/24 is directly connected, Serial2/0

#cek koneksi ke router sendiri dan client (PC1) R1#ping 192.168.1.1 Type escape sequence to abort. Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.1.1, timeout is 2 seconds:

!!!!! Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 16/16/16 ms R1#ping 192.168.1.2 Type escape sequence to abort. Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.1.2, timeout is 2 seconds: !!!!! Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 31/31/32 ms V. PENUTUP Demikian laporan praktikum ini kami buat sesuai dengan hasil praktikum kami sendiri.Alhamdulillah praktik berjalan lancar dan hasilnya adalah sesuai dengan skenario.Kami mengucapkan terimakasih kepada Bpk Rico selaku dosen praktikum yang telah membimbing kami dalam troubleshooting.Demikian, apabila ada kekurangan kami mohon maaf sebesar-besarnya.Terimakasih

(Praktikum)